Langsung ke konten utama

πŸ†‚πŸ…°πŸ…°πŸ†ƒ πŸ…ΊπŸ…ΈπŸ†ƒπŸ…° πŸ†‚πŸ…°πŸ…ΊπŸ…ΈπŸ†ƒ πŸ…ΏπŸ…°πŸ†‚πŸ…°πŸ…½πŸ…ΆπŸ…°πŸ…½ πŸ…ΊπŸ…ΈπŸ†ƒπŸ…° πŸ…°πŸ…³πŸ…°πŸ…»πŸ…°πŸ…· πŸ…±πŸ…°πŸ…±πŸ†ˆπŸ†‚πŸ…ΈπŸ†ƒπŸ†ƒπŸ…΄πŸ† πŸ†ƒπŸ…΄πŸ†πŸ…±πŸ…°πŸ…ΈπŸ…Ί

SAAT KITA SAKIT PASANGAN KITA ADALAH BABYSITTER TERBAIK
WHY WHEN WE ARE SICK OUR PARTNER IS THE BEST BABY SITTER

Mengapa saya katakan demikian☝️
Walaupun Hal itu tidak saya dapati 

Sebab Kita mengikuti Apa yang menjadi Landasan hidup kita sebagai orang Percaya yakni FirmanNya yang di hidupi.

Mari Kita Bedah Alkitab 
Hari ini Bacaan Alkitab kita ambil dari:

πŸ’žTHE POWER OF LOVE

•Pengkhotbah 4:12
Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan. 

•Markus 12:33
“Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari semua korban bakaran dan korban sembelihan.”

1 Korintus 10:24
Jangan seorangpun yang mencari keuntungannya sendiri, tetapi hendaklah tiap-tiap orang mencari keuntungan orang lain.

Dapat menikah dan membentuk sebuah keluarga yang bahagia tentu merupakan keinginan banyak orang. 

Karena pernikahan itu merupakan sebuah janji suci yang diutarakan oleh dua pasang insan yang saling mengasihi satu sama lain, banyak orang yang berlomba-lomba membuat pernikahan indah seperti di negeri dongeng dengan alasan “sekali seumur hidup”. 

Benarkah demikian? Seseorang menikah pasti dilandasi dengan yang namanya cinta. Namun, kerap kali pernikahan hanya dijadikan sebuah ajang permainan semata.

Kita bisa melihatnya di sekitar kita ataupun dipemberitaan media sosial. Banyak orang yang mengakhiri pernikahannya begitu saja karena tidak dapat menyelesaikan masalah ya ada. 

Bahkan ada pula yang baru beberapa bulan menikah justru memilih untuk bercerai dan menikah lagi dengan orang yang dirasa sudah tepat.

Bahkan tidak heran jika kita melihat banyak diantara kita yang memiliki pasangan yang belum percaya karena konsep jodoh yang salah ini dan motivasi yang salah untuk menemukan jodoh secepatnya.

Setiap manusia pasti memiliki pasangannya masing-masing karena tidak baik bagi manusia hidup seorang diri saja. Oleh sebab itu, kita tidak perlu khawatir akan jodoh yang belum Tuhan pertemukan. 

Belum dipertemukan sekarang bukan berarti kita tidak memiliki jodoh. Jodoh merupakan peristiwa dimana kita memaksakan kehendak kita kepada Tuhan. Jodoh bukan berarti kita meminta Tuhan untuk menyatukan kita dengan orang yang kita sukai.

PERNIKAHAN merupakan momen indah yang amat teristimewa karena akan ada keterlibatan Tuhan dalam keluarga yang akan dibangunnya kelak. 

Pernikahan juga merupakan persahabatan yang paling akrab yang dimiliki oleh manusia. 

Dalam hubungan suami istri haruslah ada kasih Tuhan yang mendasari agar keduanya bisa saling mengasihi, mencintai, menghormati dan menghargai satu sama lain.
1 Korintus 16:14
(Lakukan segalanya dengan cinta)

Haruslah menjadikan Tuhan sebagai “kepala keluarga” dalam pernikahan tersebut karena Allah yang menjadi fokus di dalamnya. 

Setiap keputusan yang diambil haruslah seturut dengan kehendakNya. Selain itu, pasangan suami istri juga harus memiliki pandangan yang benar tentang komitmen dan ikrar pernikahan mereka.

Masih banyak diantara kita yang menganggap bahwa:
PERNIKAHAN merupakan suatu cara untuk memenuhi kebutuhan, agar tidak hidup sendiri dan agar tidak kesepian. 

Ketika pernikahan tidak didasari atas cinta kasih Tuhan, maka pernikahan tersebut akan mudah diputuskan dan dilepaskan ketika ada permasalahan yang dihadapi atau ketika dua pemikiran tidak dapat menjadi satu. 

Memang setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang pernikahan.
Namun Yang perlu diingat disini adalah: 

1)PERNIKAHAN ITU SUCI

Oleh Sebab Itu, Setiap Pasangan Harus Tahu Terlebih Dahulu Mengapa Mereka Ingin Menikah Dan Membangun Keluarga Bersama.Ketika suatu pasangan suami istri kelak diperhadapkan oleh suatu masalah, janganlah sampai menyalahkan Tuhan. Tuhan tidak pernah salah. Ia selalu tahu apa yang kita butuhkan.Yang membuat itu salah adalah manusia itu sendiri.

Apakah itu merupakan pernikahan yang berkenan di hadapanNya?

Apakah Yang Harus Dilakukan Agar Ada Kasih dalam Pernikahan?

Karena pernikahan merupakan suatu tahapan menuju kehidupan yang baru, maka hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu:
✔️Tanda Dia Merupakan Pasangan dari Tuhan &
✔️Dalam Membangun Hubungan Pernikahan Itu

1)Memiliki Iman yang sejati kepada Tuhan Yesus & Menjadikan Tuhan Pondasi Pernikahan.
•Tuhan yang mendominasi pertemuan kita dengannya
2)Benar-benar mencintai kita apa adanya
3)Saling Mengasihi(1 Korintus 16:14)
4)Saling Menghormati(Kol 3:18-21)
5)Saling Mengampuni
6)Saling Terbuka dalam hal:  
Apa Yang Anda Inginkan & Apa yang tidak Anda dapatkan.

Anda dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk membagi kerja emosional secara lebih adil dengan pasangan Anda
•Bagi kedua pasangan:
masing-masing harus bertanggung jawab untuk diri  sendiri, 
✔️Untuk Kesenangan 
✔️Untuk Kebutuhan   
✔️Untuk Apa Yang Ingin Kita Lihat," 
Dalam Penggunaan Kontemporer, 
istilah ini lebih sering digunakan untuk menggambarkan pekerjaan yang terjadi di lingkungan rumah tangga, dan yang diperlukan untuk menjaga kelancaran rumah tangga.

Contoh Kerja Emosional, Seperti:
✔️Memulai Percakapan Yang Sulit. ✔️Mengatur Jadwal Anak-anak.
✔️Mengingat Untuk Mengirim Kartu Ulang Tahun & Liburan Kepada Kerabat. ✔️Meminta Bantuan (Berulang Kali)
✔️Mengosongkan Mesin Cuci Piring

ISTILAH "KERJA EMOSIONAL" pada tahun 1983 :
"Wanita sering dikondisikan untuk menjadi pengasuh dan mengesampingkan kebutuhan mereka sendiri untuk memenuhi kebutuhan orang lain, 

IDENTIFIKASI MASALAH:
Hargons berkata :

•Untuk mengetahui pasangan mana yang melakukan lebih banyak kerja emosional dalam suatu hubungan❓
 
Ada Beberapa Pertanyaan Yang Bisa Anda Ajukan:

•Ketika seorang anak sakit, siapa yang dia minta❓ 
•Ketika pertengkaran muncul, sejauh mana wanita berusaha melindungi ego pria❓
•Apakah kita memenuhi tujuan yang diinginkan❓
•Apakah Anda merasa kewalahan❓
•Bagaimana saya bisa lebih mendukung Anda❓
Carilah dukungan dari luar
[Terapi pasangan]
Dibutuhkan konselor sebagai orang luar yang netral untuk memberikan perspektif.
✔️Dapat membuat Orang Yang melakukan lebih sedikit kerja emosional untuk mengidentifikasi dan mengomunikasikan emosi mereka dengan lebih baik, dan ✔️Belajar untuk memenuhi kebutuhan emosional mereka sendiri,” 
✔️Membantu orang yang melakukan lebih banyak pekerjaan emosional dengan mengeksplorasi bagaimana mereka menjadi percaya bahwa itu adalah tanggung jawab mereka, dan 
✔️Mulai Melepaskan Beberapa Aspek untuk Mereka yang kurang dalam melayani Dengan Baik yakni:

1)Buat Daftar Tugas Kerja Emosional
(Mirip dengan daftar tugas rumah tangga)
•Mengingatkan Pasangan Untuk Melakukan Sesuatu 
•Untuk menghindari kebencian yang datang akibat omelan.
•Untuk Membantu Kedua Pasangan Memahami Seperti Apa Pembagian Kerja Emosional Mereka Yang Baru.
Daftar Tugas Ini Dapat Membagi Kerja Emosional Yang Paling Kontroversial Antara Pasangan Untuk Peran Yang Jelas. 
®Mungkin Salah Satu Pasangan: ✔️Membongkar Mesin Cuci Piring, ✔️Mengawasi Waktu Pekerjaan Rumah ✔️Menulis Catatan Terima Kasih, Sementara Pasangan Yang Lain:
✔️Membayar Tagihan, 
✔️Menangani waktu tidur dan ✔️Mengingatkan anak-anak untuk menelepon kakek-nenek mereka.
2)Berfokuslah untuk merubah diri sendiri  Hal yang paling mudah Anda kendalikan.
Hargons berkata :
“Keindahan dinamika pasangan adalah jika satu orang berubah, pasangan itu juga berubah,” 

Tetapi jika satu pasangan tidak mau beradaptasi dengan perubahan yang lain, Maka orang yang melakukan pekerjaan paling emosional dapat memilih untuk pergi, katanya☝️πŸ˜†

Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang memerlukan orang lain di dalam hidupnya. 

Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain,Sama halnya dengan Cinta

SESEORANG TIDAK DAPAT HIDUP TANPA ADANYA CINTA.

Cinta merupakan suatu anugerah yang Tuhan berikan bagi kita manusia. 

Di dunia ini jika tidak ada cinta maka kehidupan hanya penuh dengan ketakutan dan kesendirian, Tanpa disadari kehadiran cinta di tengah-tengah umat manusia sangat berarti dan sangat berdampak besar. 

Cinta akan mampu mengalahkan segala rintangan dan kesulitan yang dialami

Dalam Efesus 5:1-2 Tuhan  mengingatkan dan mengajak kita untuk hidup di dalam kasih dengan tidak mengasihi diri kita sendiri namun juga dengan mengasihi Tuhan dan sesama kita. 

Ketika kita membangun sebuah kasih atau cinta, pasti akan menjadi kekuatan bagi kita dan bagi orang yang kita cintai. 

Cinta mampu merubah segala. Cinta mampu menguatkan. Cinta mampu membuatmu mengerti apa arti dari kehidupan ini. 


Cinta bisa membuatmu bersyukur atas kehidupan yang telah Tuhan berikan. 

Cinta merupakan perasaan yang mesti ada di dalam diri setiap manusia. Cinta bukanlah sesuatu yang murah dan patut kamu permainkan. 

Cinta adalah sesuatu yang sangat mahal harganya dan sangat brharga sehingga harus dijaga dan dipelihara. 

Satu-satunya cara agar kita meperoleh kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberikan kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan.” Dale Carnagie.

Kidung Agung 8:6 Dikatakan bahwa:
Cinta adalah sesatu yang kuat. Ketika kita mencintai sesuatu atau seseorang pasti kita akan sulit untuk melepaskannya. 

Cinta itu tak berkesudahan. Ia tidak akan pernah berakhir. Karena kekuatan cinta pula kita dapat tetap berdiri tegak. 

Jangan sampai kita kehilangan cinta itu terutama cinta dari Allah. 

Cinta dari Allah merupakan cinta yang paling tulus yang tak pernah menuntut balas.

Untuk mendapatkan cinta sejati itu, ada hal-hal yang perlu diperhatikan:

1)Yang pertama adalah mengenali diri sendiri. 
2)Yang kedua adalah berubah. 
Berubah disini berarti kita tidak bersikap egois dengan hanya mementingkan diri sendiri. 
✔️Kita harus mementingkan kepentingan orang lain. 
✔️Kita harus mau menerima dan mendengarkan orang lain. 

☝️Itulah yang dinamakan cinta. 

Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan 
di masa penantian menemukan pasangan hidup?

Mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Hidup positif dengan tetap berharap
Dalam Filipi 4:6-7 Jika pada saat ini kita masih dipenuhi rasa kekhawatiran, buanglah kekhawatiran itu. Tuhan pasti sudah menyiapkan seseorang yang baik untukmu.

2. Tidak salah memilih seseorang yang kelak akan menjadi pasangan kita

Seseorang yang sudah mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati pasti akan mengasihimu juga.

3. Mengutamakan Tuhan

4. Siap untuk mencintai dan dicintai

Hubungan yang didasari oleh kasih yang tulus akan membawa kebahagiaan di dalamnya.

✍️Note

Jika pada saat ini kamu Belum menemukan Jodoh & Masih Mencari  pasangan hidup ❓ 

πŸ’ž Lakukan Hal Berikut Ini :
πŸ› Berdoa & 
πŸ‘£ Bertindak lewat bergabung di ESRON  Community Single Meet Single
πŸ”₯Saksikan  kuasa TUHAN bekerja atas hidupmu. 

TUHAN YESUS Memberkati kita semua,Amin

πŸ…ΈπŸ…½πŸ…΅πŸ…Ύ πŸ…ΆπŸ…΄πŸ†πŸ…΄πŸ…ΉπŸ…° πŸ…²πŸ…ΌπŸ…² πŸ…·πŸ…ΎπŸ…»πŸ†ˆ πŸ†‚πŸ…ΏπŸ…ΈπŸ†πŸ…ΈπŸ†ƒ

http://holyspiritesronministry.blogspot.com/2021/04/blog-post_21.html 

Komentar