I.Kerajaan Allah dalam Masyarakat Kontemporer: Konflik Duniawi antara Babel dan Kerajaan Asal usul Babel (Babel) berasal dari Nimrod, “yang perkasa [yaitu. 'orang yang membesarkan dirinya'] di bumi” (Kejadian 10:8). Awal kerajaan Nimrod adalah berdirinya Babel. Kota yang didirikan oleh Nimrod terkenal dengan kesombongan dan pemberontakannya; penyembahan berhalanya terhadap dewa-dewa palsu merupakan awal dari kemerosotan dari monoteisme menjadi politeisme (Rm. 1:18–32), dan mencapai klimaksnya ketika penduduknya mencari kesetaraan dengan Allah (Kej. 11:1–9). Tuhan mengubah ambisi dan kecerdikan manusia melawan dia di Babel menjadi kekacauan dan kebingungan. Babilon digambarkan sebagai kota yang perkasa di sepanjang Kitab Suci, dan sering digunakan Allah untuk menghakimi bangsa-bangsa lain (Mzm. 137:1, 8; Yes. 47:6; Yer. 21:2–10; 25:8–11; 27:1–12; 28:1–17; 51:7, 20–23; Yeh. 19:9; 23:11–35; 24:1–14). Meskipun dipakai oleh Tuhan dalam kedaulatannya, Babel tidak akan dibebaskan dar...
ππ¦π₯π’π‘ π ππ‘ππ¦π§π₯π¬ π ππππ¬ππ‘π πKonseling Pra Nikah πPemberkatan Nikah πKonsultasi Jodoh & Keluarga πHealing Ministry Doa PelepasanπKunjungan Orang Sakit πIbadah Syukur Open House πIbadah Pemakaman πLayanan Peti Jenazah