Langsung ke konten utama

πŸ…ΏπŸ†πŸ…ΈπŸ…ΎπŸ†πŸ…ΈπŸ†ƒπŸ…°πŸ†‚ πŸ…ΌπŸ…°πŸ…½πŸ…° πŸ†ˆπŸ…΄πŸ†‚πŸ†„πŸ†‚ πŸ†…πŸ†‚ πŸ…ΊπŸ…΄πŸ…»πŸ†„πŸ…°πŸ†πŸ…ΆπŸ…°

PERTANYAAN

1)Manakah Lebih Utama Menurut Alkitab Agar  Kita Lakukan Membantu Teman Atau Mendukung Pelayanan Gerejawi?

Akhir Akhir ini banyak dari golongan abu abu mengalami tawar hati & melupakan komitmen yg pernah ia ucapkan pada Gereja.
Dengan Alasan Pembelaan diri seperti berikut ini:

πŸ”₯Kami Tidak Aktif❗
Karena Bagi Kami Keluarga Lebih Prioritas Dari Pada Gereja❗

πŸ₯Ί WAO.....PERFECT BANGET❗

πŸ”₯dengan Ayat Alkitab ini yang menjadi kekuatan Mereka Untuk Lebih Prioritaskan Keluarga❗

1 Timotius 5:8 (TB)  
Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.

Matius 15:3-4 (TB)
3)Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?
4) Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.

NAMUN YESUS πŸ—¨️ MEMPERTANYAKAN KOMITMEN ORANG FARISI ❓

Lukas 14:26 (TB)  "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Makna Pernyataan YESUS Dalam Injil Lukas πŸ‘†

Bagi Masyarakat Mediterania di abad pertama (Orang-orang di dunia Perjanjian Baru)point terpenting adalah :
"Kesetiaan kepada keluarga merupakan kebajikan relasional"
Sehingga konsep mereka mengikuti YESUS berarti menjadi bagian dari dua keluarga:
1)Keluarga Alami dan 
2)Keluarga Iman.

Namun Tahukah saudara bahwa :
"Bagi YESUS Yang Terpenting Adalah Keluarga Iman"

Ini BuktiNya IA Menunjuk pada murid-muridNya:
Matius 12:46-50 (VMD)
(46) [KELUARGA YESUS]
Ketika Yesus sedang berbicara dengan orang banyak, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar. Mereka mau berbicara dengan Dia.
(47) Seseorang memberitahukan kepada-Nya, “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu sedang menunggu-Mu di luar. Mereka mau berbicara dengan Engkau.”
(48) Jawab Yesus, “Siapakah ibu-Ku? Siapakah saudara-saudara-Ku?”
49) Kemudian Dia menunjuk ke arah pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Inilah ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku.
(50) Setiap orang yang melakukan hal-hal yang diinginkan Bapa-Ku di surga adalah saudara-Ku laki-laki, saudara-Ku perempuan, dan ibu-Ku.”

KONTEKS AYAT DI ATAS :
SYARAT MEMENUHI PANGGILAN YESUS  DIBUTUHKAN SIKAP HATI YANG  :
1)LOYALITAS YANG TINGGI
2)LURUS DALAM PRIORITAS

πŸ”₯Keluarga ALLAH harus memiliki peringkat yang lebih tinggi dari pada keluarga alami(inti)❗

The Cashes menyatakan bahwa πŸ”₯Karakter Kristen Paling Baik Dikembangkan Dengan Bergaul Dengan Orang Lain Yang Mengasihi YESUS.
πŸ”₯Kita diciptakan untuk berkembang dalam komunitas keluarga ALLAH.

Artikel berlanjut di bawah
Demi Kesehatan Gereja
Kembali ke prioritas relasional Kristen awal tidak hanya akan meningkatkan pertumbuhan rohani pribadi, tetapi juga akan meningkatkan kesehatan gereja Barat dalam apa yang sekarang telah menjadi budaya pasca-Kristen.

Banyak yang menyesali eksodus massal orang-orang Kristen Milenial dari gereja dalam beberapa tahun terakhir (59% menurut studi Barna Group 2011). 

Sementara semua orang berfokus pada mengapa begitu banyak Milenial meninggalkan gereja, alasan mengapa yang lain memilih untuk tetap sama menariknya. 

Menurut sebuah studi Barna 2013 , “pengalaman gereja paling positif di antara Milenial adalah relasional.” 

Tapi tidak sembarang hubungan akan berhasil. Hubungan antargenerasi menduduki puncak daftar alasan orang-orang muda tetap terhubung dengan komunitas agama mereka.

Mereka yang tinggal dua kali lebih mungkin untuk memiliki persahabatan pribadi yang dekat dengan orang dewasa di gereja dibandingkan mereka yang pergi (bandingkan 59% dengan 31%).

Sebagai Barna Presiden David Kinnaman mengatakan ,
Memupuk hubungan antargenerasi adalah salah satu cara terpenting di mana komunitas iman yang efektif mengembangkan iman yang berkembang baik di kalangan muda maupun tua. 

Di banyak gereja, ini berarti mengubah metafora dari sekadar menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya menjadi gambaran tubuh yang lebih fungsional dan alkitabiah—yaitu, seluruh komunitas iman, di seluruh rentang kehidupan, bekerja sama untuk memenuhi tujuan Allah.

Melihat keluarga Allah sebagai keluarga utama kita juga akan menyebabkan berkurangnya hak istimewa pernikahan, pengasuhan anak, dan dinamika keluarga, dan teologi lajang dan selibat yang lebih kuat. 

Menurut Perjanjian Baru, keluarga Allah—bukan pernikahan—adalah komunitas utama di mana pertumbuhan rohani terjadi. 

Di antara orang-orang Kristen mula-mula, pernikahan dan kelajangan keduanya tunduk pada model menyeluruh gereja sebagai keluarga dan hasrat menyeluruh untuk menerima Amanat Agung dan memenangkan dunia bagi Kristus.

Menurut Perjanjian Baru, keluarga Allah—bukan pernikahan—adalah komunitas utama di mana pertumbuhan rohani terjadi.

Dalam Perjanjian Baru, misi, pernikahan, dan kelajangan bersinggungan paling jelas dalam 1 Korintus 7, di mana pernikahan dipandang sebagai "pengampunan" untuk keinginan fisik kita (ay. 6) dan kelajangan dipuji sebagai cara terbaik untuk "dibaktikan kepada Tuhan dalam tubuh dan roh” (ay. 34). 

Paulus bahkan berkata, "Adalah baik bagi seorang pria untuk tidak menikah," karena satu orang, pria atau wanita, "memprihatinkan urusan Tuhan" (ay. 32).

Ini adalah satu-satunya tempat dalam Alkitab di mana kelajangan dan pernikahan dievaluasi secara berdampingan untuk kemampuan masing-masing untuk melayani Tuhan, dan prioritas Paulus terlihat sangat berbeda dari prioritas yang kita lihat di sebagian besar gereja kita saat ini.

Jika kita tidak mengutamakan keluarga Allah, kita dapat menghambat pelayanan gereja dengan secara tidak sengaja mengabaikan anggota keluarga gereja kita. 

Kebanyakan orang dewasa akan menikah, tetapi banyak yang tidak. Dan mereka yang menikah jauh di kemudian hari, sering kali meninggalkan satu dekade atau lebih masa dewasa lajang antara masa remaja dan perkawinan. 

Ada juga saudara dan saudari di antara kita yang berjuang dengan ketertarikan sesama jenis. 

Sebuah komunitas Kristen yang mengutamakan keluarga alami di atas keluarga Allah, dan yang menjunjung tinggi pernikahan sebagai lambang hubungan manusia, tidak memiliki apa-apa untuk ditawarkan kepada mereka yang harus berkomitmen untuk membujang selama satu musim—atau bahkan seumur hidup—untuk hidup dalam cara yang menyenangkan Tuhan.

πŸ…ΈπŸ…½πŸ…΅πŸ…Ύ πŸ…ΆπŸ…΄πŸ†πŸ…΄πŸ…ΉπŸ…° πŸ…²πŸ…ΌπŸ…² πŸ…·πŸ…ΎπŸ…»πŸ†ˆ πŸ†‚πŸ…ΏπŸ…ΈπŸ†πŸ…ΈπŸ†ƒ
http://holyspiritesronministry.blogspot.com/2021/04/blog-post_21.html

Komentar