ULAR ULAR DALAM GEREJA
Sebagai pemimpin, kita telah menjadi pelayan gereja, bukannya pelayan ALLAH
Apa Cirinya ?
¹)Kita menyembah gambaran palsu - gambaran sukses, kerohanian, kekuasaan. Kita mengimpor ke dalam gereja dan kota kita model dan formula mutakhir untuk menjamin sukses๐ค❗
²)Melihatnya dari jauh - dari kota atau negara lain - hal-hal itu kelihatan sangat menggiurkan, sangat menjanjikan.
Namun seperti fatamorgana, harapan akan ledakan pertumbuhan gereja atau transformasi kota menguap pada saat kita bergerak maju. Mengapa?
KARENA ❗❗❗
๐Kita menolak untuk membayar harga dengan merendahkan diri di Kaki TUHAN
JANGAN Biarkan kekuatan mu di remuk kan.Iblis karena itu alat perang yang kau pakai ❗❗❗
Syarat Utama menjadi Hamba NYA adalah mrmiliki Kuasa NYA ,Jika tidak kau miliki maka semua yang anda kerjakan sia sia..
๐Program dan rencana kita - kefasihan dan kecakapan berbicara kita - musik dan talenta kita - dijadikan tidak bermakna๐คท♀️(tidak ada urapan ROH KUDUS)
๐ Kalau apa yang kita lakukan tidak dikandung di dalam rahim kelemahan kita, kita tidak akan pernah melahirkan keajaiban kuasa-NYA❗❗❗
INGAT ❗❗❗
๐Hanya ada dua pilihan: entah hal itu dilahirkan dari ALLAH, atau dari emosi manusianya sendiri ❗❗❗
๐Tanpa mengalami kehancuran hati, setiap model baru mengakibatkan kita lebih mengandalkan kecakapan kita dalam mengorganisasi, kecakapan berkomunikasi dan berjejaring, sumber daya finansial kita, atau kreativitas musikal kita.
๐Kalau kita mengimpor model sukses paling mutakhir ke kota kita tanpa menjalani kerendahan hati salib,
๐Kita hanya akan menyembah pada gambaran yang hampa. Seperti rasul-rasul hebat di Korintus itu, kita akan "bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah" (2 Kor. 5:12).
๐Kita pada kenyataannya menipu diri kita sendiri, mengira bahwa kita menjalankan model paling mutakhir dalam Pertumbuhan Gereja, transformasi kota atau kebangunan rohani demi kota kita dan bagi Kerajaan ALLAH(nyata nya apa?)
Ingat tiada yang tersrmbunyi bagi DIA.
๐Kalau selubung itu dibuka barulah kita dapat melihat ke dalam hati kita sendiri, kita akan super malu.
๐Kita seperti hamba-hamba Tuhan yang digambarkan oleh Petrus sebagai "hati mereka telah terlatih dalam Keserakahan " (2 Petrus 2:14).
๐Kita melihat sukses orang lain dan ingin mengalaminya bagi diri sendiri - ๐๐๐คท♀️ups, maafkan saya, seharusnya saya katakan, "bagi Kerajaan ALLAH."
๐Seandainya kita jujur, kita akan melihat bahwa sebagian besar dorongan untuk Mengembangkan Gereja atau Denominasi kita berasal dari Kompetisi Keegoan diri❗❗❗Dan aku melihat bahwa segala jerih payah dan segala kecakapan dalam pekerjaan adalah iri hati seseorang terhadap yang lain..." (Pkh. 4:4)
Semoga Renungan ini menjadi Berkat untuk Berubah Karena Menjadi Hamba TUHAN bukan lah perkara muda di perlukan bayar Harga !
1) SEORANG PENDETA HIDรP SELAMA 24 JAM / 7, HARI SEMINGGU // 365 HARI SETAHUN MENGERJAKAN PEKERJAANNYA (tidak ada kata Off)
2) PENDETA SELALU BANGUN DI MAL'AM HARI DAN MUL'AI MEL'AKUKAN) SESUATU HAL ATAU MENULISKAN IDE-IDE YANG DI ILHAMI ROH KUDUS
3) PENDETA MEMILIKI KEHIDUPAN IMAN YANG KUAT, SEPERTI YANG DIGAMBARKAN DALAM IBRANI 11
4) PENDETA HIDUP BAGI ORANG LAIN.
5) PENDETA TIDAK MEMILIKI MATERI YANG LEBIH DIBANDING DENGAN PROFESI LAIN (Nah kalau masih Gila uang di pertanyakan Panggilan atau penyodoran diri sendiri๐ dari pada dari pada...)
Komentar
Posting Komentar