
Tahun Ibrani 5780 diwakili dengan huruf Ibrani “ืค” (Pey), yakni huruf ke-17 dari Aleph-Bet (alfabet) Ibrani, yang memiliki nilai numerik 80.
Huruf ืค (Pey) berbentuk seperti Mulut. Kata Ibrani “Peh” (ืคื) artinya “Mulut” dan dapat diperluas menjadi: “kata,” “Ekspresi,” “Vokalisasi,” “Ucapan,” dan “nafas.” Dalam urutan alfabet Ibrani, Pey (ืค) mengikuti huruf ‘Ayin (ืข), yang artinya mata, dan memiliki nilai numerik 70. Ini menunjukkan bahwa mata (yaitu: pemahaman, kesadaran) merupakan prioritas sebelum ekspresi verbal (yaitu: ucapan, perkataan).
Chokhmah (orang bijak) cepat untuk mengamati dan kemudian baru memberikan pendapat tentang sesuatu. ‘Ayin (mata) memberi wawasan, tetapi peh (mulut) yang memberikan ekspresi dari wawasan.
Sehingga dapat dipahami bahwa huruf Pey adalah gambaran percikan ILAHI (Yod) ELOHIM di dalam jiwa (Kaf, dipahami sebagai wadah bagi jiwa).
Karena PEY (MULUT) mengikuti ‘Ayin (mata), rabbi Yahudi telah mengajarkan bahwa meskipun ‘ayin adalah PINTU GERBANG kepada REALITAS,
Mulutlah yang membawa realitas menjadi ada. Ini disinggung dalam Alkitab ketika dalam aktivitas Penciptaan, ELOHIM mengucapkan Firman (perkataan).
Targum Onkelos (terjemahan bahasa Aram kuno yang sangat dihormati yang berasal dari abad pertama) menerjemahkan frasa, nefesh chaiyah (“JIWA yang HIDUP”) sebagai ruach memalla’ (“roh yang berbicara”) dalam Kejadian 2:7. Perkataan ELOHIM menciptakan realitas, dan karena manusia diciptakan b’tzelem ELOHIM (dalam gambar ELOHIM), orang-orang bijak berpikir bahwa kuasa perkataan dan rasionalitas adalah yang membedakan umat manusia dari hewan-hewan yang lebih rendah yang diciptakan YHVH Elohim.
Ruang kosong di dalam huruf Pey (ืค) menyingkapkan huruf Bet (ื) yang tersembunyi. Karena kata pertama dari Kitab Suci (ืืจืืฉืืช bereshit) dimulai dengan huruf Bet yang diperbesar (mewakili rumah penciptaan), disimpulkan bahwa huruf Pey yang tidak kelihatan (mengelilingi Bet) melambangkan Firman Elohim yang menciptakan langit dan bumi (Kej. 1:1; Yoh. 1:1-3).
ืְּืจֵืืฉִׁ֖ืืช ืָּืจָ֣ื ืֱืֹืִ֑ืื ืֵ֥ืช ืַืฉָּׁืַ֖ืִื ืְืֵ֥ืช ืָืָֽืจֶืฅ׃
bere’shit bara’ ‘elohim ‘et hashshamayim ve’et ha’aretz
Kej 1:1 Dalam permulaan, Elohim menciptakan » langit dan» bumi.
Dengan kata lain, huruf paling pertama dari Kitab Suci adalah gambaran bahwa ‘Firman’ Elohim adalah perantara di balik seluruh eksistensi alam semesta,
Mzm 33:6 Dalam firman YHVH langit dibuat, dan dalam roh mulut-Nya segala pasukan mereka.
Huruf Pey mewakili angka 80. Dalam gematria Ibrani, angka 80 adalah nilai yang sama yang ditemukan dalam kata yesod (fondasi) dan gevurah (kekuatan). Ini juga merupakan umur Musa ketika dia dipanggil untuk memimpin Bani Israel keluar dari Mesir, dan nampaknya mengindikasi kekuatan (gevurah) di dalam kehidupan manusia (Mzm. 90:10).
ืฃ – ืค
Huruf Pey memiliki 2 bentuk, yakni bentuk medial (ืค) dan bentuk sofit (ืฃ). Bentuk medial huruf Pey (ืค) terlihat “ditekuk” dalam kerendahan hati, menunjukkan “mulut tertutup”. Namun, bentuk Pey sofit (ืฃ), dikatakan “terbuka” dan “tegak.” Memiliki makna bahwa kita harus diam dan rendah hati sebelum kita menegakkan diri untuk berbicara. Jika mulut tidak bisa mengeluarkan pujian dan kebenaran Torah, mulut itu harus tetap ditutup (Ams. 10:19).

Komentar
Posting Komentar