Langsung ke konten utama

KUTUK MATI MUDA

I)KUTUK MATI MUDA 


KUTUK (SEBAB & AKIBATNYA) 
[Ul 28:15, Ul 28:45, Ul 30: 17-18]
BERKAT[Ulangan 28 : 1 - 14]
KUTUK[Ulangan 28 : 15 - 46]

1️⃣Kutuk adalah: nasib buruk (keadaan hidup buruk bahkan sangat buruk: kematian dan kecelakaan bahkan kepunahan dan kebinasaan) akibat dari tidak mendengarkan perintah Tuhan Allah, dan menyimpang / berpaling dari jalan yang diperintahkan Tuhan, dengan mengikuti  (disesatkan) allah lain yang tidak dikenal (berhala/ penyamar/ penipu/ pendusta). 

Baca Alkitab : Ulangan 11:26-28; Ulangan 28:15; Ulangan 30:15-20; bandingkan dengan: Yohanes 10:1-5; 8:44).

Lawan dari kutuk adalah BERKAT yakni seseorang yang mendapatkan kehidupan dan keberuntungan/ keadaan baik/ damai sejahtera, karena dengan baik – baik mendengarkan suara Tuhan Allah, dan melakukan dengan setia segala perintahNya 
[Ulangan 10:13; Ulangan 11:27; Ulangan 28:1; Ulangan 30:15-20]

Allah (sebagai Bapa dari segala roh yang memberi hidup- Ibrani 12:9) dari awal hanya menawarkan keadaan/ nasib baik (hidup) kepada umat manusia dengan syarat mengasihi Dia totalitas (dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan, hanya menyembah dan beribadah kepadaNya , 
Baca: Kejadian 2 : 9,16-17; Ulangan 10:12-22; Ulangan 6:1-9- Tanda di tangan dan Lambang di dahi; 
[Tangan melambangkan karya/perbuatan, 
Dahi melambangkan pikiran]

Dia bahkan menyuruh umat manusia untuk memilih kehidupan/ berkat bukan kematian/ kutuk (baca Ulangan 30: 19-20-  Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi Tuhan, Allahmu, mendengarkan suaraNya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanjut umurmu... ). 

Jelas sekali, bahwa DIA tidak menginginkan kehancuran dan kematian (bahkan bagi penjahat sekalipun) tetapi damai sejahtera dan kehidupan/ keselamatan (Yehezkiel 33:11; Yeremia 29:11; 1korintus 14:33). 

Dan yang pasti bahwa ALLAH  tidak pernah mencobai siapapun, tetapi pencobaan terjadi karena sebab dan akibat dari perbuatan manusia itu sendiri (Yakobus 1:12-17).

Sebaliknya biang dari kutuk adalah si Iblis / si jahat / si maut / allah-berhala yang sudah sejak awal dengan kuasa / sengat mautnya berencana untuk membunuh manusia dan keturunannya (Yohanes 8:44; Kejadian 3:1-6).

2️⃣ Mari kita lihat proses penyebab terjadinya kutuk yang pertama (Kejadian 3:17-19). Adam mendengarkan perkataan isterinya (yang diperdaya si iblis/ si jahat), dan melanggar/ menyimpang dari perintah Tuhan Allah, maka akibatnya adalah kutuk.

Apa akibat yang nyata dari kutuk Adam?
Sarana untuk kehidupan jasmaniah dan rohaniah adam dan keturunannya sangat sulit, lebih banyak keadaan buruknya (terkutuklah tanah = sarana/ lahan kehidupan jasmani rohani – kejadian 3:17-19).

Adam dan keturunannya memiliki musuh besar yakni iblis/ sang maut/ si jahat yang akan menghancurkan bahkan membunuh kehidupan mereka, karena iblis pun sudah di kutuk Allah menjadi hina dimana akan hidup dengan hawanafsu dosa dan hanya untuk memproduksi dosa, maut, kehancuran dan kebinasaan/ kematian sebanyak banyaknya kepada manusia (Kejadian 3:14-15- terkutuk diantara segala ternak;  mengadakan permusuhan).

Adam dan keturunannya memiliki roh yang disengat / diperdaya maut sehingga walau masih hidup tapi tidak berdaya, yang berkembang luar biasa adalah kedagingan/ hawa nafsu duniawi bahkan sampai membesar luar biasa dan tidak terbendung (raksasa – Kejadian 6:1-6; Galatia 5:17). 

Yang membuat Allah menyesal dan sangat marah sehingga menghukum umat manusia secara massal dengan air bah, dan hanya menyisakan Nuh dan keluarganya karena berkenan bagi Tuhan (Kejadian 7:1-24). 

Apakah pasca air bah keturunan Nuh yang semakin banyak jumlahnya mengikuti jejak Nuh? Tidak, mereka juga sama seperti pendahulunya sebelum air bah masih meraksasakan keinginan daging hingga saat ini. 

Karena selama belum di putus kuasa maut dan kutuk yang menjalar melalui Adam, selama itulah maut/ kutuk akan menjalar mengincar seluruh keturunan Adam dari generasi ke generasi (Roma 5:12).Adam dan keturunannya otomatis terputus hubungannya secara pribadi dengan Allah[Kejadian 6:3; Yes 59:1-2; Baca:Matius 6:24]Bonus” Terahir adalah: Kutuk   Memberkati” kehidupan adam dan keturunannya untuk tidak memiliki damai sejahtera. 

Yang bersaudara/ sedarah saling bermusuhan,Kain tega membunuh adeknya habel[Kejadian 4:1-8] 
Kalaupun kompak tetapi kebanyakan hanya untuk tujuan dosa/ aib (Kejadian 11:1-9).

Selanjutnya kutuk semakin menyebar hingga saat ini, khususnya setelah Allah menurunkan hukum taurat karena otomatis kehadiran hukum taurat mengakibatkan semakin banyak pelanggaran perintah dan ketetapan Tuhan Allah (Ulangan 27:15-26; Galatia 3:10-14; Roma 7:7-12). 

Jadi Si Jahat akan memperalat hukum taurat menjadi sarana mendatangkan kutuk dan maut (1Korintus 15:56). Tentu tujuan Allah menurunkan hukum taurat adalah sarana menuntun manusia melalui hukum/ perintahNya, dengan perantaraan malaikat kepada nabi- nabi karena hubungan secara pribadi antara roh manusia dengan Roh Allah sudah terputus, sampai datangnya Injil Kerajaan Allah [Galatia 3:24; Ibrani 2:1-4;1:1]

Trik si jahat dalam penyebaran kutuk (menambah kutuk yang sudah menjalar mulai dari Adam) adalah dengan menciptakan sarana/media untuk disembah dan beribadah yang disebut dengan berhala.

Kekuasaanya akan dunia dan kemuliaannya (Lukas 4:5-7; 1Yohanes 5:19) akan dipergunakan semaksimal mungkin untuk menjerat umat manusia (melalui keinginannya) kedalam penyembahan berhala baik yang lama/kuno (patung, benda-benda dan sejenisnya- Roma 1:18-32) maupun yang moderen (uang, harta, jabatan, status, akal, keinginan daging/hawa nafsu, mencintai diri sendiri; dst, melebihi cinta/kasih kepada Allah- Kolose 3:5;  
1Yohanes 2:15-17; Matius 10:37; 16:24 ).

Si jahat akan membuat allah lain berupa patung/ benda yang menyerupai yang ada di langit di bumi, di dalam air dan di bawah bumi menjadi allah yang di sembah dan beribadah kepadanya (Keluaran 20:3-5) 

Dengan resiko si penyembah akan mengalami kutuk dan semua generasinya sampai kebawah, tentu yang akan nyata masih kelihatan akibatnya adalah 4 keturunan (baik dari atas maupun ke bawah).

Penyembahan berhala lama/kuno ini membuat Allah marah (Keluaran 20:3-5), sehingga Dia membalaskan akibat dari kesalahan bapa kepada keturunannya sampai empat turunan (sebenarnya keseluruh keturunan, tetapi efek yang sangat nyata/masih bisa disaksikan akibatnya adalah empat keturunan). 

Artinya Allah tidak mau ikut campur lagi untuk nasib si penyembah berhala dan keturunannya, dan dibiarkan di habisi oleh skenario nasib buruk yang di timpakan si jahat. Kemarahan Allah ini bisa dipahami, Dia di hianati, sebagai pencipta hanya Dialah yang pantas disembah tetapi manusia sudah menyembah ciptaanNya maka Dia cemburu. 

Contoh
Seorang raja  didunia ini saja kalau dihianati rakyatnya, dia akan marah dan menghukum si penghianat sampai keturunannya.

Berhala lama/kuno ini sangat banyak menjadi sarana penghancur kehidupan umat manusia hingga saat ini. Seperti sarang laba-laba akan dibuat semakin melebar oleh si jahat/ maut dari generasi ke generasi.  

Tidak kalah dengan berhala lama/kuno, berhala moderen pun dibuat si jahat untuk menghancurkan nasib umat manusia.

CARANYA................❓❓❓
Manusia diarahkan untuk lebih mengasihi dirinya dan duniawi melebihi Allah disebut dengan ilah zaman ini (2korintus 4:4; baca: Matius 10:37), 

Membuat Kekuatan & Kekuasaan harta, otak dan duniawi lainnya lebih kuat dari pada ALLAH sehingga mereka akan total berkarya/ menyembah/ beribadah kepadanya (Wahyu 13:11-18- tanda di tangan kanan atau dahinya; Matius 16:24; baca: 2Timotius 3:1-8). 

Menggelembungkan ego dan membenci orang lain. Ego suku, ego kaum, ego bangsa, ego negara, ego agama dibuat untuk membenci suku, kaum, bangsa, negara, agama lain. Sampai –sampai umat manusia saling membunuh/ memusnahkan dengan menciptakan senjata – senjata dan perang. 

Manusia diarahkan untuk mencintai total ( disadari atau tidak sudah sama dengan menyembah ) uang, akal dan kenikmatan – kenikmatan duniawi lainnya, sehingga pikiran dan hatinya gelap dan penuh dengan rupa rupa kecemaran sehingga dengan serakah mereka menuruti hawa nafsunya yang menyesatkan dan membinasakan (Efesus 4:17-22; Filipi 3:19).

☝️Inilah kedasyatan penyembahan berhala moderen untuk menghancurkan kehidupan umat manusia hingga detik ini.
 
3️⃣Dampak/akibat dari kutuk dan penyebarannya:
a.Bagi penyembah berhala lama/kuno.
Secara umum sudah di bahas diatas bahwa akibat dari melanggar perintah Allah dan lebih mendengarkan perkataan si Jahat/ iblis, maka Adam dan hawa serta keturunannya mengalami kutuk dan akibat nya.

Sekarang yang mau kita bahas adalah 
Penyebaran  KUTUK dari Peyembah BERHALA lama/kuno kepada keturunannya dan bentuk -bentuk nasib buruk yang terjadi. 

Yang jelas bahwa si jahat akan membuat rancangan/scenario nasib buruk bagi keturunannya khususnya 4 keturunan dengan melihat:
  • Karakter seseorang (yang buruk/jahat dibina dan yang baik di hajar bahkan kalau perlu di bunuh). Iblis/si jahat tidak melihat kebaikan seseorang dalam menagih piutang kutuk/ nasib buruk nya, dia hanya membawa surat hutang sebagai dasar penagihan. Ya sama hal nya Seorang debt colector tidak melihat kebaikan nasabahnya, tetapi menunjukkan surat hutang sebagai dasar untuk menagih.
  • Mempertimbangkan waktu dan cara (cicil atau sekaligus, semasih hidup atau sekalian di alam maut, dst).
  • Mempertimbangkan sikon (pribadi/ tunggal atau massal/kolektif, kapan produktif atau tidak, dst).
  • Pengalokasian yang tepat ( jumlah tagihan melihat jumlah keturunan dan karakter, penerapan tehnik main layang-layang/ tarik ulur untuk penagihan dan memiutangkan kembali, dst). Bahkan ada yang dipakai menjadi pekerja penyebar kuasa maut dengan menjadi orang pintar/para normal sdb istilah lainnya.
Bentuk - bentuk nasib buruk sebagai akibat/ dampak dari kutuk (Ulangan 28:15-46), yang terjadi diantara penyembah berhala dan diantara keturunannya untuk selamanya (Ulangan 28: 46):
  • Di tempat manapun hidup nasibnya selalu buruk (Ulangan 28:16)
  • Bermasalah untuk makanan/ ekonomi, kemiskinan, selalu diperas dan dirampas (Ulangan 28:17+ 29)
  • Kemandulan, termasuk ternaknya (Ulangan 28:18)
  • Penyakit sampar, batuk kering, demam, sakit radang (kanker dsb), kekeringan, hama, borok, kedal dan kudis, penyakit tak tersembuhkan dan seterusnya (Ulangan 28:22,27,35)
  • Kegilaan, kebutaan dan kehilangan akal (Ulangan 28:28-29).
  • Mati muda (tidak lanjut umur nya), bahkan bisa mengalami kebinasaan dan kepunahan(Ulangan 30:17-18; Ulangan 28:20).
  •  Kematian tragis (baca: Lukas 13:1-5).
  • Kutuk huru-hara dan penghajaran atas segala usaha yang dikerjakan (Ulangan 28:20).
  • Kesialan- kesialan: Perzinahan pasangan, ekonomi/ usaha dan status dll (Ulangan 28:30-31 + 33 +38-40).
  • Anak-anak yang bermasalah, menjadi beban bahkan sumber kehancuran bagi orang tua (Ulangan 28:32 + 41).
  • Menjadi bahan kiasan dan sindiran karena kedasyatan masalahnya/ status hina (Ulangan 28:37).
  • Masih banyak lagi bentuk nasib buruk lainnya tetapi secara garis besarnya di bagi 3: garis ekonomi, garis rumah tangga dan garis kesehatan. Bisa terjadi kedalam suatu keluarga atau generasinya dengan sekaligus ketiga garis ini, bisa hanya dua, atau satu, sepenuhnya sesuai dengan scenario/ rancangan si maut/ kutuk.
Dampak lain dari akibat dari kutuk adalah terjadinya penyimpangan-penyimpangan perilaku a/l: 
♂️Penyimpangan orientasi seksual seperti homoseksual, play boy, hiper sex, perzinahan demi perzinahan dan yang  lain-lain penyimpangan yang serupa atau ♀️Sebaliknya terjadi disfungsi Sexual seperti impoten, frigid dan yang lain-lainnya (baca: Kejadian 6:1-4; Kejadian 19: 1-29; Roma 1:24-27); 

Pikiran-pikiran dan perilaku yang terkutuk seperti kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan (Roma 1:28-31); Tidak dapat menguasai diri sehingga diseret dan dipikat hawa nafsu keburukan seperti judi, kemabukan, narkoba, dan sebagainya (Baca: Galatia 5:19-21).

Banyak orang bertanya, apakah ini yang di sebut dosa keturunan? Inikan tidak adil karena anak menanggung dosa orang tua❓

Jawabannya ❗❗❗
Adalah: Ini bukan dosa keturunan. Bagi penyembah berhala (lama/kuno) mereka terkena hukum perdata, yakni hukum hutang piutang. Bapa  yang menyembah dan meminta jasa (kuasa)  kepada berhala otomatis dia sudah berhutang maut  berupa kutuk dan nasib buruk, sebagai bentuk tagihan atau  pengembalian kuasa yang dihutang si peminta jasa berhala –Roma 6:23). Sehingga si maut sudah membuat surat hutang yang akan di tagih (berupa nasib buruk/ maut) bagi si penyembah berhala dan seluruh keturunannya  (baca: Kolose 2:13-14: Ulangan 28:45-46).

Contoh:
 - kalau si bapak meminta kesaktian dari berhala (bisa menghilang, tahan bacok, kewibawaan, dsb) maka surat hutang akan ditulis dan akan ditagihkan kepada si bapak dan keturunannya berupa: mati muda, penyakit tak terobati, cacat permanen, kegilaan, kebutaan, dsb, bahkan bisa sampai terjadi kebinasaan dan kepunahan. Atau memilih salah satu atau beberapa dari keturunannya untuk di pakai si jahat menjadi pekerjanya penyebar kuasa maut nya, seperti dukun/ orang pintar/ orang sakti atau yang lainnya yang serupa.  Keturunannya ada yang memiliki kuasa yang datang tanpa berguru dan  tanpa syarat-syarat apa pun, bahkan banyak syaratnya yang sama dengan hukum taurat, dan seterusnya, sehingga di sebut ilmu putih/ ilmu kebaikan untuk menolong orang lain. Suatu teknik penyamaran kuasa berhala untuk  menyebarkan kuasa maut/ kutuk nya melalui  “kebaikan”. Penyamaran ini bisa memakai/ memperalat keturunaannya yang memiliki jabatan religi, orang medis dsb, sehingga semakin “legal” profesinya.

Kesaksian
Pertengahan tahun 2014 yang lalu, kami beberapa orang dari Yayasan Kasih Kyriakon atas permintaan satu keluarga, pergi melayani ke kota Yogyakarta persisnya di daerah Bantul. Sang kepala keluarga yang masih berumur 31 tahun dan pendatang di kota ini adalah seorang yang sakti. Kesaktiannya sudah di akui oleh para paranormal di sekitar Yogyakarta.

Kesaktian yang dimlikinya diperoleh tanpa berguru, tetapi sudah ada sejak kecil. Ketika masih duduk dibangku SMA beliau mencoba menolaknya tetapi beliau mengalami penyakit keras sehingga terpaksa menerimanya dan mulailah beliau dipakai luar biasa bahkan sampai pejabat dan orang berpangkatpun datang meminta bantuannya.

Begitulah perjalanan hidupnya sampai usia menjelang 30 tahun. Membantu orang lain dengan kesaktiannya dan membuat usaha untuk ekonominya dan juga berhasil.

Di usia 30 tahun terjadilah masalah yang membuat dia dan keluarganya bingung. Ya, dia yang sakti menderita penyakit aneh yang berbahaya tetapi tidak satu dokterpun mampu mengetahui penyakitnya. Semua rumah sakit mengatakan bahwa dia tidak memiliki penyakit. Penyakit aneh ini sering menyerang tengah malam yang membuat dia susah bernafas seakan ada yang mencekik lehernya. Sering dia meminta bantuan  hamba Tuhan yang ada di rumah ibadatnya di setiap dia mengalami serangan, tetapi belum  membuahkan hasil.

Melalui sharing dan saran dari anggota Yayasan Kasih Kyriakon, yang juga keluarga si sakti, akhirnya beliau bersedia dan mengundang kita datang ke tempatnya. 

Padahal sebelumnya beliau susah untuk menerima kebenaran Injil karena beliau merasa memakai kuasa kesaktianya untuk kebaikan. Ya, beliau tidak mau mempergunakannya untuk kejahatan tetapi membantu orang dalam kesusahannya, bahkan memakai alkitab sebagai sarana “pelayananya”​. 

Bahkan jasanya sangat di kenang di daerah asalnya di tapanuli karena beliau berhasil menemukan mata air besar dari gunung dengan ilmunya dan menjadi saluran air yang menghidupi beberapa desa di sana.

Ahirnya Tuhan memberikan solusi atas diri si sakti dan kelurganya, walaupun melalui perjuangan pelayanan yang luar biasa dalam pimpinan Kuasa Tuhan melalui para pelayanNya, kita yang datang dari Jakarta.Sekarang beliau sudah sembuh dari penyakitnya, dan sedang berjuang belajar untuk mengenal Kristus lebih dalam.. Atas kerinduannya belajar kebenaran dan kerinduan bersaksi, Tuhan sudah memakai beliu meluruskan “profesinya” yang salah selama ini dan memberitakan kebenaran. Puji Tuhan.- 

Kalau si bapak meminta kekayaan/kejayaan dari berhala maka surat hutang di garis ekonomi akan ditulis si maut, dan akan ditagih kepada si bapak dan keturunannya berupa kemiskinan, kesialan, dsb,  intinya ekonomi yang buruk/ morat marit.
Kasus

Beliau ini adalah seorang yang aktif melayani (dan keluarganya) di yayasan pelayanan kita, bahkan ikut menjadi pengurus. Beliau mengalami keterpurukan di bidang ekonomi sejak menikah, bahkan sampai meninggalkan anak dan isteri di kampung nya dan merantau seorang diri ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Di dalam situasi yang tak menentu bekerja di Jakarta beliau datang konsultasi dan sekaligus lahir baru. Tuhan (melalui Roh Kudus) mengatakan bahwa nasib ekonomi dia (dan yang seketurunan dengan dia)  sudah digadaikan kakeknya. Ternyata dia juga tahu bahwa kakek mereka adalah orang kaya raya di kampung mereka dulu. Kakeknya memiliki “pasukan” katak siluman sebagai pekerja di sawah pertanian nya. Demikian dengan ternak dan harta yang lainnya yang semuanya berlimpah karena meminta jasa kepada berhala untuk “memberkatinya”. Inilah yang berakibat kepada dia dan hampir ke seluruh keturunan kakek mereka tadi, yakni ekonomi yang morat marid. Tetapi dengan beliau sudah mengerti kebenarannya dan pasca lahir baru beliau belajar totalitas berjuang bersama Kristus rohani jasmani, ahirnya dia mampu bersama Tuhan untuk memperbaiki nasib ekonominya yang sudah sempat tergadai oleh kakeknya. Puji Tuhan
- Kalau si bapak meminta ilmu pengasihan/ pelet kepada berhala, maka akan dibuat surat hutang di garis rumah tangga yang akan ditagih kepada si bapak dan keturunannya berupa kemandulan, perceraian, kesialan di pertunangan, tidak dapat jodoh bahkan sampai tua, suami isteri yang selalu bertengkar, percecokan antara orang tua dan anak, anak yang menjadi sumber kehaancuran di keluarga, dan sebagainya, sehingga tidak ada damai sejahtera dalam keluarga.
Kasus

Dalam minggu yang sama dengan penulisan makalah ini, kami melayani seseorang yang mengidap penyakit paru-paru yang sudah kebal obat (sesuai analisa dokter). Beliau hidup seperti terasing karena dijauhi rekan kerja dan orang sekitar yang tahu penyakitnya. Beliau menangis saat kita layani ( merasa masih ada orang yang perduli) dan kita sampaikan bahwa Tuhan tidak melihat masalah seseorang seperti cara orang melihat nya. Intinya kita sampaikan supaya totalitas belajar mengenal Kristus pasca pelayanan pendamaian. Tetapi yang mengganjal, menurut dia adalah bahwa isterinya berkarakter buruk, menganggap dia dibawah derajatnya sehingga tidak pernah mau memperhatikan apalagi mendengar perkataannya. Dan anehnya sifat seperti ini dimiliki beberapa saudara perempuan isterinya tersebut, yang selalu menguasai suami dan menganggap derajatnya dibawah mereka. Ya, suatu karakter yang seragam di buat si jahat untuk tujuan kehancuran rumah tanggga.
Kalau urusan perbuatan baik si aku tidak ada masalah karena itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah (hukum pidana). Artinya selama saya berbuat baik walaupun banyak nasib buruk, itu akan diadili dengan sangat adil di penghakiman nanti, apakah pantas masuk sorga atau tidak. Tetapi harus masuk alam maut dulu untuk membayar hutang kepada maut (Lukas 16:23; Lukas 5:25-26), baru di hakimi pada penghakiman terakhir nanti oleh Kristus.
Misalnya, Anak kecil yang terkena penyakit kanker terjadi karena kutuk,  kalau meninggal dia harus masuk alam maut dulu untuk membayar hutang maut yang di suratkan untuk jatah dia (urusan dengan hutang piutang maut/ perdata), kemudian setelah penghakiman nanti Allah akan mengadili perbuatannya, dan akan otomatis masuk sorga karena belum ada perbuatan buruknya (pertanggung jawaban dengan Allah/ pidana beres).
Dan perlu di catatat: Dalam Hukum Pidana tidak bisa hukumannya diturunkan ke keturunan atau kepada siapapun, pertanggung jawabannya pribadi. Contoh: kalau seseorang mencuri, maka dialah yang harus masuk penjara, tidak dapat diperwakilkan kepada siapapun, tetapi kalau seseorang berhutang bisa di tagih ke keturunannya selama belum dilunasi hutang tersebut (perdata).
Kasus1
Di suatu komplex perumahan mengengah keatas di Jakarta, kita mengenal dua keluarga yang rumah mereka saling berekatan dan sahabatan. Keluarga – keluarga ini adalah aktifis- aktifis religi. Yang satu keluarga, tinggal si ibu yang usia hampir pensiun (saat kita layani saat itu) dan anak tunggalnya laki-laki yang berusia 30an, karena suaminya sudah meninggal di usia muda. Si ibu memiliki suatu penyakit langka tapi berbahaya, yakni virus yang akan menghabisi otot. Menurut dokter di Singapura (dia dibawa sahabat se komplex nya tadi berobat ke Singapura) virus ini belum ada obat, dan tidak difokuskan para ahli untuk mencari obatnya karena biaya mahal pada hal kasus nya di seluruh dunia masih langka. Dan si ibu divonis dokter singapura bahwa usianya tinggal 4 tahun lagi. Tetapi bukan hanya vonis dokter yang membebani dia, dia juga sering mengalami hal-hal yang membahayakan seperti ditabrak angkot, jatuh dan yang lainnya. Tahun ke tiga vonis dokter, kita bertetemu beliau. Kita melayani pendamaian secara pribadi kepada Kristus (lahir kembali/ lahir baru), puji Tuhan karena beliau mau tetap belajar mengikut Kristus secara pribadi, sampai sekarang beliau masih tetap sehat (walau ada sedikit ketidak normalan di otot tangan) dan tidak terancam kecelakaan lagi, pada hal sudah melalui tahun ke 10 dari vonis dokter.
Sementara si ibu tetangganya dan sahabatnya tadi, yang awalnya sangat sehat, tiba tiba koma habis operasi kecil di lututnya di Singapura. Dan sampai saat ini sudah jalan 3 tahun beliau koma dan diawat di rumah mereka karena sudah angkat tangan dokter baik dari singapura dan di Indonesia. Beliau belum ikut lahir baru/ lahir kembali saat sahabatnya dilayani. Mereka sekeluarga ini (suami, isteri dan 3 orang anak) totalitas melayani di rumah ibadah, sampai sampai si ibu ini ikut membersihkan toilet rumah ibadah supaya bersih walaupu dia orang berada. Tetapi nasib berkata lain, suaminya yang belum pensiun terkena kanker paru-paru dan beberapa tahun kemudian meninggal. Sewaktu si suami masih di rawat di Singapura, anak perempuan mereka yang paling bungsu mendapatkan musibah terkena api dari tabung gas yang bocor di dapur yang mengakibatkan angota tubuhnya terbakar, tetapi bisa tertolong dan dalam proses pemulihan hingga saat ini. Masalah bertubi-tubi pada hal mereka adalah keluarga yang baik dan totalitas melayani dipelayanan religi (agamanya).Puji Tuhan, baru-baru ini  seluruh anak-anak nya sudah lahir baru dan berjuang bersama Kristus untuk mamanya hingga saat ini.
Kasus 2
Kita melayani seorang gadis yang selalu histeris di rumh sakit, dia kesakitan dan ketakutan luar biasa akan kematian. Karena bapak nya dan  dua abang nya yang  masih muda dan belum menikah meninggal beruntun beberapa tahun sebelumnya. Pada hal bapaknya ini dalah orang baik, menjadi tulang punggung ekonomi keluarganya (dan keluarga-keluarga dekat nya ) semasa hidupnya. Puji Tuhan setelah dilayani ( lahir baru) dia sudah terselamatkan dari kematian hingga saat ini.  Dalam pelayanan terungkap bahwa Kakek mereka adalah orang sakti. Bahkan kalau mau turun dari kudanya saja harus ada orang (budak) yang jongkok  menjadi tangga buat dia. Si kakek sakti ini  memiliki 3 orang anak, nasib ketiga anak dan ketrurunannya pun hampir sama kebanyakan mati muda. Mengerikan.
Tentu iblis/si jahat/ si maut sangat pintar menghitung, mereka akan membuat supaya tetap bahkan semakin banyak hutang yang di pinjam umat manusia sehingga bukan hanya di dunia tagihannya bahkan sampai alam maut/ disiksa maut ( Lukas 16:23; Roma 5:21; Wahyu 6:3-8). Ini akan terjadi dari generasi ke generasi.
Dan yang tidak kalah mengerikannya adalah: si jahat akan menawarkan jasanya melalui bantuan berhala dan diciptakan pemahaman bahwa tindakan si penyembah berhala/ penikmat jasa berhala ini seakan akan biasa – biasa saja, padahal semua jasa itu harus di bayar mahal, berkali kali lipat berupa nasib buruk dan maut (Wahyu 6:5-6). Belum lagi dibumbui bahwa tetap harus ber doa kok sesuai iman masing-masing, dan terkadang memanfaatkan oknum yang memiliki status religi sebagai perantara/ pekerja berhalanya (tentu tanpa dimengerti/ disadari). Tapi intinya adalah: mau berdoa atau tidak, melalui oknum yang memiliki status religi sekalipun atau tidak yang namanya minta jasa ke berhala harus di bayar mahal, yakni terkena  kutuk dan maut. Untuk itu perlu kejelian, kebenaran/ hikmat khusus. Dan tanpa pimpinan Roh Kudus/ Allah akan sangat sulit untuk mendeteksi kuasa mana di balik seseorang yang memiliki kemampuan transedental tersebut.
Namun secara umum inilah cara mendeteksi kuasa mana yang ada di balik seseorang pemilik kemampuan transedental:
Tujuan
Setiap kuasa yang dari Allah tujuan utamanya adalah untuk mempermuliakan namaNya: memperkenalkan keilahianNya dengan menyertai nabi-nabi (contoh nabi Musa- Keluaran 3:13-14; Keluaran 4:1-31), murid- muridNya dan rasu-rasulNya yang bertugas melakukan pekerjaan pelayanan- pelayanan untuk Tuhan ( Markus 16:15-20; Ibrani 2:3-4). Allah sangat tegas dalam menyalurkan kuasaNya, tidak sembarangan, hanya untuk tujuan mempermuliakan Dia. Karena kuasa itu dari Dia oleh Dia dan hanya untuk kemuliaan Dia (baca: Roma 11:36).
Allah juga sangat selektif dalam mempercayakan kuasaNya. Hanya kepada orang yang totalitas melayani pekerjaan Allah saja antara lain para nabi, para murid Tuhan dan para rasul supaya hasilnya 100 persen hanya untuk kemuliaan Allah.
Tidak untuk tujuan urusan- urusan jasmaniah apalagi yang duniawi seperti kesembuhan, masalah rumah tangga, ekonomi dst. Kalaupun Tuhan ikut campur dalam urusan jasmaniah terjadi karena iman seseorang kepada Tuhan dan dia rindu untuk semakin dekat dengan Tuhan/ menjadi muridNya, dan dipandang Tuhan layak untuk di salurkan kuasaNya. Maka sewaktu Tuhan yesus masih di Israel 2000 tahun yang lalu, Dia tidak mengurusi urusan jasmaiah mereka seperti ekonomi, kesembuhan dll, bahkan Dia mengundurkan diri dari kerumunan orang banyak yang datang hanya untuk motivasi urusan jasmani duniawi ( Lukas 5:15-16; Yohanes 6:26-27 ). Karena Dia ditugaskan BapaNya kedunia ini tujuan utamanya adalah untuk menyelamatkan (urusan roh) jiwa- jiwa yang haus akan tuntunan Tuhan dalam hidupnya secara pribadi (padi menguning/ domba sesat), kalaupun terkait urusan jasmaniah itu sebagai yang ketiga dan seterusnya ( Matius 6:33 ) alias remah- remah saja, roti utamanya adalah keselamatan.
Cobalah kita lihat motivasi orang yang datang minta bantuan kepada orang pemilik kuasa transental, tujuannya hanyalah supaya urusanku dan keinginanku terpenuhi. Ego/ kesombongan dan keinginan dagingnya yang melambung. Aku hebat (kaya, sehat/kuat,  berwibawa, berstatus tinggi dst –dst), bukan Allah yang di hebatkan. Padahal hanya Allah lah yang pantas Di tinggikan maka namaNya adalah : AKU ADALAH AKU (baca: Keluaran 3:13-14). Dan minusnya lagi adalah bagi orang- orang yang sudah terbiasa menikmati pemuasan ego melalui kuasa berhala (via para orang pintar/ berkemampuan gaib) seperti ini akan sulit belajar ikut Kristus walaupun sudah lahir baru, karena sulit merendahkan diri dan menyangkal diri sebagai syarat untuk mengikut Kristus. Maunya semuanya instan dan sesuai kehendaknya.
Sesuai dengan kehendak Tuhan
Tidak ada kuasa yang dari Tuhan menjadi milik permanen seseorang siapapun dia. Bagi para nabi dan rasul – rasulpun kuasa Allah hanya di berikan sesuai kehendakNya dan sebagai sarana untuk mensupport pelayanan untuk Tuhan saja, di luar itu tidak (baca: 1 Korintus 12:11; Ibrani 2:4). Kapan diberikan sesuai kebutuhan pelayanan (perlu tidaknya) hanya Tuhan yang menentukan. Jadi tidak ada hamba- hamba Tuhan (baik itu para nabi, para murid Tuhan dan para rasul ) yang bisa membuka praktek penyaluran kuasa Allah untuk urusan jasmani – duniawi seperti kesembuhan dan sebagainya itu.
b. Penyembahan berhala moderen
Bagi penyembah berhala moderen, akibat/ dampak yang nyata bagi si pelaku adalah: tidak ada damai sejahtera dalam kehidupnnya dan keluarganya. Untuk keturunannya tidak ada tagihan berupa empat keturunan, tetapi akan dikondisikan sijahat (dikuasai/ diperhamba) supaya keturunannya juga mengikuti pemberhalaan moderen orang tuanya sehingga tetap  berdampak sama. Sebab bagi penyembah berhala baik lama maupun moderen, si jahat berhak memperhamba kehidupannya (Yohanes 8:34). Mereka dari generasi ke generasi akan dibuat meninggikan akal (sehingga Tuhan itu hanya formalitas bahkan banyak yang tidak percaya walau beragama), meningggikan ego, meninggikan hawa nafsu, dst. Tentu Tuhan tidak mau ikut campur dalam kehidupan orang orang seperti ini (1Korintus 6:9-10; galatia 5: 16-21), dan yang jelas harus masuk alam maut untuk melunasi hutang maut mulai dari adam plus akibat pelanggaran taurat yang dilakukannya, karna tidak mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan jiwanya otomatis akan banyak pelenggaran perintah Tuhan disadari atau tidaknya. Ya upah dosa adalah maut (Roma 6:23; 1Korintus 15:56).
SOLUSI ATAS KUTUK
 
Dua ribu tahun yang lalu, sekali lagi 2000 tahun yang lalu sudah ada solusi sempurna (fasilitas sangat lengkap) untuk mengalahkan/ memenangkan maut yang diturunkan Allah dari sorga yang disebut Injil Kerajaan Allah yang membawa fasilitas sempurna yang disebut keselamatan dan tokoh utamanya adalah Kristus, Sang Juru Selamat, tetapi tidak banyak orang yang meraihnya. Mereka kebanyakan puas diri dengan agamanya, pra Injil nya, akalnya, dsb. Banyak  juga yang masa bodoh dengan nasib nya, tentu pasti banyak juga yang mencari – cari keselamatan ini tetapi belum pernah mendengarnya, merekalah padi menguning/ domba sesat yang harus kita layani (Roma 10:14-15). Banyak tuaian tetapi sedikit pekerja (Yohanes 4:35; Matius 9:35:38).
Perlu di garis bawahi Bahwa: Injil Kerajaan Allah adalah solusi universal, yang berlaku untuk seluruh umat manusia selama dia keturunan Adam. Karena maut/ kutuk terjadi mulai dari Adam (pertama) sebelum ada suku, kaum, bahasa, bangsa, agama, maka Kristus pun datang (dengan kuasa Allah) untuk memberi solusi bagi seluruh keturunan Adam tanpa memandang suku, kaum, bahasa, bangsa, agamanya ( Wahyu 7:9) maka Dia disebut Adam ke dua. Intinya: Adam pertama menjalarkan kematian (maut dan kutuk), Adam ke dua (Kristus) datang untuk menyelamatkan ( Roma 5:12-21). Ya. Karena tidak seorang manusia, nabi atau malaikat sekalipun yang mampu melepaskan umat manusia dari kuasa si jahat/ maut/ kutuk/ kecuali oleh kuasa Allah sendiri, dan inilah missi kedatangan Kristus ke dunia ini 2000 tahun yang lampau. Menyelamatkan Adam dan seluruh keturunannya dari kuasa si jahat/ kuasa dosa/ maut.
Apa saja fasilitas Injil Kerajaan Allah yang dibawa Sang Mesias/ Sang Juru Selamat?
Penebusan dari maut/ kuasa dosa/si jahat/ si iblis.
Darah Kristus akan menyucikan dari kuasa maut (melepaskan/ mengusir/ membersihkan) dan mengampuni segala dosa sekaligus melunasi hutang hutang maut sehingga surat hutang dibatalkan karena meterainya sudah di hapus (1Yohanes.1:9; Kolese 2:13-14). Nyawa Kristus menebus dari maut (gigi ganti gigi, nyawa ganti nyawa, maut ganti maut). Proses ini diawali ketika Tuhan Yesus mengusir setan/si jahat dengan kuasa Roh Allah (Matius 12:28). Ada proses pemindahan roh manusia dari maut ke dalam hidup ( Yohanes 5:24; Matius 16:18; Roma 5:21).
 
Pemulihan kembali hubungan pribadi manusia dengan Allah yang sudah terputus sejak mulai dari adam, dan diperparah oleh kemarahan Allah atas penyembahan berhala yang dilakukan manusia pribadi per pribadi (baca: Yesaya 59:1-2; bdk: Yohanes 14:6- Akulah jalan). Jalan yang dimaksud adalah jalan pendamaian hubungan pribadi antara manusia dengan Allah yang sudah sempat terputus oleh dosa/ maut (Kejadian 6:3; Roma 3:25; Kolose 1:20; 1 Yohanes 4:10). Inilah yang disebut immanuel artinya Allah beserta manusia (secara pribadi) kembali.
 
Penggembalaan secara pribadi (Yohanes 10:1-19) atas domba- dombaNya (yang sudah sempat di gembalakan/ diperhamba si jahat /maut) oleh Roh kebenaran untuk menuntun supaya merdeka (bebas berjuang kearah nasib yang lebih baik- Yohanes 8:30-36), untuk mendapatkan damai sejahtera ( Roma 14:17), keselamatan (hidup roh nya) dan menjadi anak- anak Allah ( Yohanes 14:6- kebenaran dan hidup; baca: Yohanes 1:12).
 
Begitu luar biasa fasilitas Injil ini dan sangat dirindukan oleh roh seluruh umat manusia, maka Injil itu artinya: kabar gembira.
 
Bagaimana caranya untuk mendapatkan fasilitas keselamatan yang di bawa Kristus?
Datang kepada Kristus dengan iman/percaya bahwa Dia Anak Allah/ Tuhan Sang Juru Selamat, bertobat dan lahir baru/ di lahirkan kembali (1 Yohanes 1:9; Yohanes 3:3). Murid- murid Tuhan yang ditugaskan Tuhan untuk tugas pelayanan pendamainan ( 2Korintus 5:18; Yohanes 20:19-23), akan membaptis dengan baptisan Kristus yaitu baptisan Roh Kudus dan api (Matius 3:11; baca: Yohanes 1:29-34). Artinya si murid Tuhan akan dipimpin oleh Roh Kudus dan kuasaNya (api) untuk mengusir/ menyucikan/ membersihkan dari kuasa si jahat/ si maut, dan untuk mengampuni dosa- dosa yang di perbuatnya serta menghapus surat hutang dari maut (Kolose 2:13-14). 2000 tahun yang lalu darah Kristus tercurah di salip untuk menebus umat manusia. Darah memiliki kuasa penebusan, pengampunan, penyucian, fungsi darah inilah yang di tugaskan kepada Roh Kudus oleh kuasa Kristus (sejak Dia terangkat ke sorga hingga saat ini dan sampai ahir zaman), maka disebut membabtis dengan Roh Kudus dan api, dan pelaksananya adalah murid – murid Tuhan ( Matius 28: 16-20- baptislah mereka).
 
Setelah lahir baru belajar menyangkal diri, memikul salip dan mengikut Kristus setiap saat ( Lukas 9:23). Belajar mengasihi Allah melalui Kristus setiap saat dengan cara belajar kebenaran dan menuruti segala perintah Kristus, supaya hubungan dengan Tuhan semakin dekat sehinggaDia akan mempercayakan Roh KudusNya untuk memimpin secara pribadi supaya semakin dekat (Yohanes 14:14-15; baca: Keluaran 20:6- yang mengasihi Aku). Roh Kudus akan menggembalakan kehidupan orang yang mengasihi Kristus secara pribadi untuk mendapatkan kebenaran, damai sejahtera dan suka cita (Roma 14:17; Yohanes 14:26-27). Roh kudus akan memimpin roh si lahir baru sehingga menjadi sarana/media untuk menyembah Allah (tunduk dan berkarya total untuk Nya) dalam kebenaran (Yohanes 4:24). Meterai Roh Allah akan ada di dalam tubuh, jiwa dan roh si murid Tuhan (totalitas- Ibrani 8:8-13; 2 Korintus 1:22). Peringatan: bagi yang sudah lahir baru/ dilahirkan kembali, jangan melihat ke   belakang ( masa lalu yang gelap) lagi, bisa berakibat nasib lebih buruk dari semula (Matius 12:43-44; Ibrani6:1-8). Yang benar adalah, bina terus hubungan pribadi yang semakin dekat (mengasihi) dengan Kristus, sehingga nasib kita akan mengalami lembaran/ bab- bab baru  bersama Dia.  Sebagai bonus, Dia akan memberikan damai sejahtera (kenikmatan hidup yang sesungguhnya) untuk kita nikmati (1 Timotius 6:17; 2 Petrus 1:2) dan untuk kita saksikan bagi kemuliaanNya.
Membina persahabatan dengan Kristus/Allah
Inilah puncak kemenangan yang ditawarkan Kristus di dalam Injil Kerajaan Allah. Seseorang yang sudah totalitas mengikut kristus, akan bisa menjadi sahabat Kristus dengan syarat bekerjasama dengan Dia memberitakan Injil Kerajaan Allah, mempersembahkan jiwa-jiwa yang di selamatkan menjadi murid – murid Kristus yang disebut dengan berbuah banyak (Yohanes 15:9-16; baca: Wahyu 3:20). Persahabatan ini otomatis membuat kesempatan menjadi anak Allah yang Maha Tinggi akan tercapai karena Roh Kudus akan semakin intensif menuntun produktifitas si murid Tuhan (Wahyu 9:4- merterai Allah di dahinya). Antara lain diajar supaya sayap-sayap rohaninya berkembang (menjadi gambar dan rupa Allah), Dibina/dikader untuk mengelola kekuasaan Allah melalui pekerjaan Pelayanan Injil Kerajaan Allah karena sudah dipercaya mutu kerjanya (Lukas 19:1-17; Yakobus 1:18- sulung = kepala/pemimpin​; Wahyu 22:1-5), dipercayakan mengelola/ menggembalakan jiwa – jiwa yang baru bertobat ( Yohanes 21:15-19); dipercayakan karunia-karunia Roh (Markus 16:15-18; 1 Korintus 12: 1-11; Roma 12:6-8), dan seterusnya. Ya, anak Allah pewaris keilahian seperti hubungan seorang bapa dengan anaknya yang mempersiapkan anaknya untuk mewarisi segala miliknya walaupun harus dilalui dengan perjuang keras/ penderitaan ( baca: Roma 8:14-21;  2 Petrus 1:3-4).
Inilah jaminan yang paling pasti untuk meraih keselamatan yakni bersahabat dengan Sang Juru Selamat itu sendiri. Kutuk di halau damai sejahtera ketemu, masuk akal bukan?
 
Kita bertemu dan melayani dua hamba Tuahan dalam kurun waktu yang berbeda. Ke dua nya dari aliran yang berbeda. Satu dari aliran taurat, satunya lagi dari aliran pra Injil nya Yohanes Pembaptis. Dua-duanya sama sama sakit kanker. Yang aliran taurat kanker tulang dan yang aliran Yohanes Pembap kanker paru-paru.
Dalam pelayanan, hamba Tuhan yang  aliran Taurat terungkap bahwa dia memilih jadi hamba Tuhan karena sewaktu kecil (usia SMP) dia sering kemasukan roh, yang menyuruh dia untuk masuk kamar sendiri dan bunuh diri, dan mengatakan bahwa semua orang di rumahnya itu membenci dia. Pada hal orang tuanya adalah pelayan di rumah ibadah. Dia tertolong karena kakaknya menyuruh dia memanggil nama Tuhan Yesus setiap dimasuki roh tersebut, dan berhasil. Tetapi untuk lebih mendekatkan diri dengan kuasa Tuhan, dia memilih sekolah di  sekolah hamba Tuhan. Dan jadilah dia hamba Tuhan pelayan di organisasi kegamaan tertentu. Tetapi di usia  menjelang pensiun, datang lah yang dia takutkan itu, penyakit kanker dan sudah ditolak oleh dokter karena sudah stadium akhir.
Kita mencoba bertanya kepada beliau, apakah kerinduannya roh nya untuk semakin dekat dengan kuasa Kristus, tercapai selama menjadi hamba Tuhan? Dia jujur dan mengatakan tidak sepenuhnya. Ahirnya beliau mau di lahir barukan untuk meraih penebusan kuasa kristus dari kuasa maut. Walaupun dia tidak sembuh, tetapi dia mampu melewati batas vonis waktu dari dokter karena disisa usianya dia masih mau belajar lanjutan tentang Injil Keselamatan Kristus. Kita rutin mengunjungi beliau, sampai ahirnya sesudah ada pengenalan akan keselamatan, beliau diangkat Tuhan. Puji Tuhan.
Beberapa tahun kemudian barulah kita ketemu dengan hamba Tuhan ber aliran Yohanes Pembaptis dan mengidap penyakit kanker paru. Karena satu asal dari daerah, maka kita tahu bahwa bapak dari kakeknya adalah orang sakti, sehingga syarat setelah meninggalpun tidak boleh di kubur, tetapi di simpan di loteng rumah dan ada waktu-waktu tertentu mayat tersebut di jemur oleh keturunannya yang masih percaya. Si hamba Tuhan ini hanya memiliki satu saudara  laki-laki (adik) itupun sejak kecil ada kelainan jiwa dan meninggal di usia muda.
Waktu ketemu kita, dia bertanya, “kenapa saya sudah terancam nyawa pada hal saya masih melayani di rumah ibadah?”. Dia memiliki jemaat lumayan banyak, dia sejak muda sudah menjadi hamba Tuhan, bahkan walaupun di lempari oleh oknum ormas tertentu, dia berpindah-pindah tempat untuk tetap melayani jemaatnya. Usia nya hampir 50an tahun, anak nya paling besar masih di pertengahan tahun kuliahnya, sementara anak nya yang dua lagi masih sekolah. Dia belum ingin mati.
Kita beberapa kali mengunjungi dia dan menyampaikan tentang kuasa Keselamatan Kristus dan cara meraihnya supaya lepas dari kuasa maut dan kutuk , tetapi beliau bersikukuh dengan ajaran pra Injil Yohanes Pembaptis nya bahwa beliau sudah meraih itu semua, bahkan dia merasa sudah hamba Tuhan.  Sampai –sampai kita (penulis) bersaksi juga bahwa kasus kami sama, keturunan orang sakti, tetapi mampu lepas hingga saat ini dan tetap dipercayakan Tuhan waktu untuk melayani karena meraih kuasa keselamatan dari Kristus beberapa tahun lalu.  Ahirnya tidak berapa lama kemudian beliau meninggal. Tidak mampu memperpanjang usia nya untuk melayani yang harusnya bisa diraih. Dan biar lah ini menjadi pelajaran untuk kita.
Makalah ini hanyalah sebagian dari kebenaran firman Tuhan tentang kutuk (sebab, akibatnya dan solusinya).
Mari kita pahami kebenaran firman Tuhan ini lebih dalam lagi bersama Roh Kudus, dan kita bagikan kepada jiwa- jiwa yang haus, untuk nasib kita dan nasib orang lain. Tuhan memberkati, amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...