"............ Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh.
Koyakanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukumannya"
( Yoel 2:12-13).
NATS tersebut merupakan pernyataan Tuhan yang disampaikan kepada umatNya
lewat nabi Yoel. Yang mana pada saat itu Tuhan menghendaki agar bangsa Israel bertobat dan mendekat kepadaNya.
Disinggung juga pada nats itu, bahwa bangsa
Israel harus berbalik kepada Tuhan (bertobat) dengan sungguh-sungguh dan dengan"berpuasa."
Apa yang Tᑌᕼᗩᑎ nyatakan pada Kitab Nabi Yoel tentu saja menjadi suatu acuan bagi umat Tᑌᕼᗩᑎ saat ini mengenai pentingnya berdoa dan berpuasa.
Setiap perintah puasa di Alkitab menunjukkan kepada kita adanya hal penting untuk ditaati umatNya.
Guna mengetahui lebih jauh mengenai "puasa" berikut secara singkat akan dikupas tentang puasa berdasarkan konsep Alkitab.
Kata "ᑭuasa" dalam bahasa Ibrani PL, juga yang dipakai dalam Yoel 2:12 memakai
kata "tsom."
Kata tersebut secara literal berarti tidak makan atau minum dalam kurun waktu
tertentu, namun secara teologis bisa dimaknai "memberi waktu khusus" untuk Tᑌᕼᗩᑎ.
Musa, misalnya suatu ketika dipanggil Tᑌᕼᗩᑎ, lalu ia naik ke Gunung Sinai
menghadap Tᑌᕼᗩᑎ sebagaimana dinyatakan dalam Kitab Keluaran 24:18, "Masuklah
Musa ke tengah-tengah awan dengan mendaki gunung itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung itu empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya."
Walau dalam ayat tersebut sama sekali tidak disebutkan kata puasa, namun kenyataannya Musa tinggal 40 hari 40 malam tanpa makan ataupun minum.
Selama itu, ia menyediakan/ memberikan "waktu khusus" untuk bertemu Tᑌᕼᗩᑎ.
Demikian juga pada kedua kalinya dilakukan Musa ketika Tᑌᕼᗩᑎ hendak
memberikan loh batu yang baru seperti tercatat dalam Keluaran 34:28, "Dan Musa
ada di sana bersama-sama dengan Tᑌᕼᗩᑎ empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni Kesepuluh Firman."
Pada saat itu Tᑌᕼᗩᑎ sama sekali tidak memerintahkan Musa berpuasa selama 40
hari. Namun Tᑌᕼᗩᑎ memanggil Musa menghadapNYᗩ.
Jadi disini Tᑌᕼᗩᑎ meminta
"waktu" kepada Musa untuk bertemu denganNya. Dan Musa taat, ia memberi waktu sepenuhnya kepada Tᑌᕼᗩᑎ kapanpun dan seberapa lama Tᑌᕼᗩᑎ mau.
Dan dari peristiwa itu barulah ada penetapan "puasa" namun intinya sama,penekannya bukan pada soal tidak makan atau minum melainkan "memberi waktu khusus" untuk Tᑌᕼᗩᑎ.
Berada bersama-sama dengan Tᑌᕼᗩᑎ, yaitu untuk menerima 'sesuatu' dari Tᑌᕼᗩᑎ.
Sesuatu itu itu bisa perintah untuk umat atau peneguhan,
pengampunan ataupun mukjizat.
Dan berkaitan dengan "memberi waktu khusus," maka puasa bisa saja disamakan dengan waktu "ᗴᑭᗴᗪᗴᗰI" ataupun "ᕼari perhentian" sebagaimana dikatakan dalam
Imamat 16:30-31"Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk
mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu dihadapan Tuhan.
Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan
diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.”
Kitab Yoel 2:15-17 menyatakan, " Tiuplah sangkakala di Sion, adakan puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya: kumpulkanlah bangsa ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, kumpulkanlah orang-orang yang tua,
kumpulkanlah anak-anak, bahkan anak-anak yang menyusu; baiklah pengantin laki-laki keluar dari kamarnya, dan pengantin perempuan dari kama tidurnya; baiklah para
imam, pelayan-pelayan Tᑌᕼᗩᑎ ᗰᗴᑎᗩᑎᕼᘜIՏ di antara balai depan dan mezbah, dan
berkata: " Sayangilah, ya Tᑌᕼᗩᑎ, umatMᑌ dan janganlah biarkan milikMu sendiri menjadi cela, sehingga bangsa-bangsa menyindir kepada mereka.
Mengapa orang
berkata di antara bangsa: Dimana Tᑌᕼᗩᑎ mereka?"
Ayat-ayat inipun menunjukan suatu perintah Tᑌᕼᗩᑎ, bagi mereka yang sungguh-
sungguh mentaatiNYᗩ, harus memberi waktu khusus dengan cara berpuasa.
Dalam ᗷerpuasa kita diajar :
ᗰerendahkan diri,
ᗰengaku dosa, bertobat,
ᗰengendalikan nafsu, ᗰenantikan Tᑌᕼᗩᑎ serta ᗰematikan keinginan daging serta makin ᗰengasihi Tᑌᕼᗩᑎ.
Menjalankan puasa janganlah dipandang sebagai suatu perintah semata, melainkan
sebagai tanda, bahwa kita mengasihi Tᑌᕼᗩᑎ.
Jadi ketika kita menjalani puasa, itu semata-mata karena kita mengasihi Tᑌᕼᗩᑎ.
Kapan Berpuasa❓
💛Pertama, setiap saat kita bisa melakukan puasa, sebab setiap saat kita perlu
menghadap Tᑌᕼᗩᑎ.
💛 Kedua, saat alami keadaan sukar. Ester 4:16, "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu
siang. Aku serta dayang-dayangku pun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-
undang kalau terpaksa aku mati."
💛Ketiga, Untuk peneguhan pelayanan dan saat membutuhkan terobosan. Kisah14:23, " Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-
penatua itu kepada Tᑌᕼᗩᑎ, yang adalah sumber kepercayaan mereka."
💛 Keempat, saat "peperangan rohani," yaitu perang melawan diri sendiri dan penghulu-penghulu di udara (iblis). 2 Korintus 10:4, menyatakan, "Karena
senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata
yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan
benteng-benteng."
3 BERPUASA YANG BISA
DILAKUKAN JEMAAT:
CARA-Pertama:
Puasa tidak makan dan atau tidak minum. Waktu puasa dimulai pada pukul 22.00
sampai keesokan hari Pukul 18.00. (Imamat 23:32 berkata: "Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan-berpuasa.
Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam
sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."
Kedua :Puasa tidak makan dan atau tidak minum. Waktu puasa dimulai pukul 22.00 sampai keesokan hari pukul 15.00. (Kitab Hakim 20:26, menyatakan, "Kemudian pergilah
semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka-tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu dan-mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN."
Ketiga :Puasa tidak makan dan atau tidak minum mulai Pukul 22.00 sampai keesokan hari-pukul 13.00, diperuntukkan bagi jemaat yang mengalami kelemahan fisik atau tidak-sehat.
POKOK-POKOK
DOA SYAFAAT ᖇᗩᗷᑌ ᑭ3 ᕼOᒪY ՏᑭIᖇIT ᗴՏᖇOᑎ ᗰIᑎIՏTᖇY
ᗷᗩᘜI BANGSA DAN NEGARA
💜 Doakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
💜 Doakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai eksekutif pemerintahan
💜 Doakan para menteri kabinet, utamanya bagi anak-anak Tᑌᕼᗩᑎ yang dipercaya sebagai
menteri. Seperti Menteri Kesehatan Bapak dr. Terawan, Menteri Hukum dan Ham-Bapak Yasona dan yang lainnya, supaya mereka berjalan dalam pimpinan Tᑌᕼᗩᑎ dalam
menjalakan tugas dan tanggung jawabnya.
💜Doakan para wakil rakyat (DPR/MPR)badan legeslatif agar diberi roh takut akan Tᑌᕼᗩᑎ dan hikmatᑎYᗩ
💜 Doakan MA (Mahkamah Agung), MK (Mahkamah Konstitusi) dan KPK (Komisi
Pemberantasan Korupsi) bertindak sesuai dengan hukum dan berlaku adil.
💜Doakan jalannya roda pemerintahan dan kestabilan ekonomi terlebih ditengah-tengah-pandemi virus corona – Covid 19.
💜 Doakan agar aparatur Negara makin bersih dan mengalami revolusi mental ke arah-lebih baik, bersih dari Narkoba, tidak korupsi, kolusi, dan ᑎepotisme.
💜 Doakan BNPB dan para medis sebagai garda terdepan yang menangani pandemi-Virus Corona.
💜 Doakan TNI dan POLRI agar diberi kekuatan dalam menjalankan fungsinya dengan-semaksimal mungkin, sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman, terutama
dalam rangka Menjaga keamanan karena pandemi Virus Corona 2020.
💜 Doakan agar terjalin persatuan dan Kesatuan bagi bangsa dan Negara Kesatuan-Republik-Indonesia.
💜 Doakan terjalin kerukunan antar suku, agama, ras dan antar golongan di bumi
Nusantara Indonesia.
KOTA DAN DAERAH DI MANA KITA TINGGAL
💜 Doakan Gubernur, Bupati, Camat, Kepala Desa, Lurah hingga RW, RT di daerah anda-tinggal.
💜Doakan pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat bekerjasama mencari solusi-dari berbagai masalah yang ada, seperti hadapi dampak pandemi Virus Corona,kemiskinan, pengangguran, terorisme, radikalisme, kejahatan kota, narkotika, dan lain-lain.
💜 Doakan agar pemerintah daerah dapat bertindak bijaksana untuk setiap keputusan-yang diambil, sehingga memberikan solusi terbaik bagi seluruh warganya.
💜Doakan Keamanan dan perkembangan ekonomi dan kesejahteraan kota di mana kita-tinggal.
💜 Doakan kedamaian, kesejahteraan penduduk di kota, desa dan tempat lainnya sampai-pada yang terpencil pun.
💜 Doakan agar mereka yang terpapar virus covid-19 dikuatkan hatinya dan terus-berharap kepada Tuhan, utamannya pada daerah-daerah kantong Kristen.
💜 Doakan agar Gereja menjadi berkat bagi setiap RT dan RW dimana saudara tinggal.
HAMBA-HAMBATUHAN DAN GEREJA
💜 Terjalin kesatuan dan kerjasama yang baik diantara hamba-hamba Tuhan dari berbagai
denominasi, sehingga berkat Tᑌᕼᗩᑎ tercurah untuk setiap tempat dimana mereka-melayani (Mazmur 133), kekuatan iblis dihancurkan (Lukas 11:14-23), nama Tᑌᕼᗩᑎ
dipermuliakan.
💜 Doakan agar gereja-gereja di seluruh Indonesia dan luar negeri saling mengasihi & membutuhkan satu dengan yang lain sebagai Tubuh Kristus, serta saling memberkati
& mendoakan Filipi 2:1-11
💜 Doakan setiap hamba Tᑌᕼᗩᑎ yang sedang melayani di berbagai daerah, baik di kota,
maupun di desa-desa hingga tempat-tempat terpencil, agar orientasi dan motivasi
mereka tetap pada Kasih Tᑌᕼᗩᑎ serta setia sampai akhir hayatnya.
💜 Doakan Para Misionaris dalam menjalankan tugas-tugas penginjilan, agar diberikan-kekuatan iman saat menghadapi berbagai macam tantangan dan hambatan.
💜 Doa setiap hamba Tᑌᕼᗩᑎ yang berperan aktif baik langsung dan tidak langsung dalam
mendukung penanggulangan pandemi Covid-19.
💜 Doakan kerjasama antar gereja supaya tidak menjadi hal yang formalitas dan menjadi-ajang prestise, tetapi sungguh-sungguh ingin menjalin kerukunan diantara semua-warga denominasi gereja.
💜Doakan agar setiap hamba Tᑌᕼᗩᑎ bisa saling menghormati satu sama lainnya, walau-ada-perbedaan dalam pola pikir.
💜 Jemaat dikuatkan imannya dalam menghadapi berbagai persoalan hidup seperti-pekerjaan, rumah tangga, keuangan, anak sekolah, termasuk sakit dan penyakit.
💜Jemaat diberi kesabaran, ketabahan, dan kesetiaan saat hadapi pandemi Corona yang-berdampak pada keuangan & kesejahteraan keluarga.
💜 Jemaat tetap mengandalkan Tᑌᕼᗩᑎ dan hanya berharap sepenuhnya kepada Tᑌᕼᗩᑎ-YᗴՏᑌՏ
💜Rumah Tangga Kristen hidup rukun dalam kesehatian dan kesetiaan, suami istri, orang
tua anak harmonis, semuanya cinta Tᑌᕼᗩᑎ.
💜Doakan agar rumah tangga yang sedang bermasalah dipulihkan Tᑌᕼᗩᑎ.
💜 Doakan agar anak-anak kita yang usia sekolah TK, SD, SMP, SMU, hingga kuliah
sungguh-sungguh menjalankan kewajibannya dan menjadi anak-anak yang sukses.
💜Doakan jemaat yang sedang menderita sakit agar mereka diberi kesabaran & kekuatan dan penghiburan serta kesembuhan.
Komentar
Posting Komentar