פ
5780-5789 – Dekade untuk Deklarasi
Sementara kita mendekati Rosh Hashanah (literal: “kepala tahun” = Tahun Baru Ibrani) pada akhir September 2019, kita mulai memandang kepada sebuah dekade baru. Selama sepuluh tahun terakhir (5770-5779 dalam kalender Ibrani), bilangan untuk masing-masing tahun diakhiri pada 70-an. Dalam sistem bilangan-huruf Ibrani, “70” diwakili oleh huruf ע. Huruf ini disebut ayin, dan itu adalah salah satu dari beberapa huruf dalam alfabet Ibrani yang ejaan dan pengucapannya juga bertepatan dengan sebuah kata Ibrani. Selain dilafalkan untuk huruf ke-17 dari alfabet Ibrani, Ayin juga merupakan kata Ibrani untuk ‘mata.’ Jadi, selama sepuluh tahun terakhir pikiran kita telah berulang kali diingatkan, terus-menerus ditarik kepada pentingnya, perlunya penglihatan – memandang dengan visi surgawi.
בְּ֝אוֹרְךָ֗ נִרְאֶה־ אֽוֹר׃
be’orkha nir’eh- or
“Dalam terang-Mu kami akan melihat terang.” Mazmur 36:9b
Sekarang, secara luar biasa, kita mendapati diri kita berada di ambang pintu gerbang dekade baru yang bilangannya juga bertepatan dengan ejaan sebuah kata Ibrani. Pada hari terakhir bulan September 2019 kita akan beralih kepada tahun Ibrani 5780, memulai “dekade 80-an.” Huruf Ibrani untuk “80” adalah פ – diucapkan pey atau peh. Selain merupakan pelafalan untuk huruf ke-18 dari alfabet Ibrani, peh juga merupakan kata Ibrani untuk mulut! Jadi, dalam waktu beberapa hari lagi, kita akan beralih dari satu dekade yang menarik perhatian kepada mata, ke dalam sepuluh tahun kebangkitan akan kewaspadaan terhadap mulut!
YHVH berfirman bahwa ini akan menjadi dekade ‘deklarasi’: Deklarasi atas diri kita sendiri, atas keluarga kita, gereja kita, bangsa kita, sesama kita. Apa yang kita deklarasikan dengan mulut kita, apa yang kita bicarakan, apa yang kita ucapkan, akan menjadi kunci kemenangan dan bagi bergerak majunya Kerajaan Elohim.
Berikut adalah beberapa cara agar deklarasi ini dapat bekerja:
Mulut Anda, Deklarasi Anda, akan Membantu Anda Mewarisi Janji-janji YHVH
לֹֽא־ יָמ֡וּשׁ סֵפֶר֩ הַתּוֹרָ֨ה הַזֶּ֜ה מִפִּ֗יךָ וְהָגִ֤יתָ בּוֹ֙ יוֹמָ֣ם וָלַ֔יְלָה לְמַ֙עַן֙ תִּשְׁמֹ֣ר לַעֲשׂ֔וֹת כְּכָל־ הַכָּת֖וּב בּ֑וֹ כִּי־ אָ֛ז תַּצְלִ֥יחַ אֶת־ דְּרָכֶ֖ךָ וְאָ֥ז תַּשְׂכִּֽיל׃
lo- yamush sefer hatorah hazzeh mippikhavehagita bo yomam valayelah lema’an tishmor la’asot kekhol- hakkatuv bo ki- ‘az tatzeliach ‘et- derakhekha ve’az taskil.
“Gulungan kitab Torah ini tidak akan menjauh dari mulutmu, dan engkau akanmerenungkan (הגה hagah) dalam dia siang dan malam, supaya engkau akan menjaga untuk melakukan seperti segala yang tertulis di dalam dia, karena kemudian engkau akan membuat berhasil » jalanmu dan kemudian engkau akan bertindak bijaksana” Yoshua 1:8
Kata Ibrani yang digunakan di sini untuk “merenungkan” adalah הגה hagah, yang secara literal berarti, “mengucapkan — untuk berbisik, bergumam, untuk mengeluarkan suara (itu juga bisa diartikan “mengerang” atau “menggeram”!). Yoshua diperintahkan untuk mengucapkan (mendeklarasikan) kebenaran tanpa henti sementara dia bersiap untuk mewarisi apa yang sudah diberikan Elohim melalui janji. Elohim memberi tahu Yoshua bahwa Firman tidak boleh menyingkir dari mulutnya — tidak hanya hatinya, peh-nya — mulutnya! Mulut Yoshua harus terus-menerus berbicara atau menggumamkan firman Torah — perintah ilahi! Karena kemudian jalannya akan berhasil, dan kemudian dia akan bertindak bijaksana!
Mazmur 1:2-3 menggunakan kata ini dalam cara yang sama mengenai orang yang berjalan dalam berkat Elohim:
כִּ֤י אִ֥ם בְּתוֹרַ֥ת יְהוָ֗ה חֶ֫פְצ֥וֹ וּֽבְתוֹרָת֥וֹ יֶהְגֶּ֗ה יוֹמָ֥ם וָלָֽיְלָה׃
וְֽהָיָ֗ה כְּעֵץ֮ שָׁת֪וּל עַֽל־ פַּלְגֵ֫י מָ֥יִם אֲשֶׁ֤ר פִּרְי֨וֹ ׀ יִתֵּ֬ן בְּעִתּ֗וֹ וְעָלֵ֥הוּ לֹֽא־ יִבּ֑וֹל וְכֹ֖ל אֲשֶׁר־ יַעֲשֶׂ֣ה יַצְלִֽיחַ׃
ki ‘im betorat Adonai cheftzo uvetorato yehgeh yomam valayelah. vehayah ke’etz shatul ‘al- palgei mayim ‘asher piryo yitten be’itto ve’alehu lo- yibbol vekhol ‘asher- ya’asheh yatzeliach.
Tetapi melainkan kesukaannya dalam Torah (bahasa Ibrani: torah – “ajaran”, “petunjuk”, “hukum”) YHVH, dalam Torah-Nya dia akan merenungkan (הגה hagah: meditasi, bergumam, komat-kamit, mengucapkan) siang dan malam. Dan dia ada seperti pohon yang ditanam pada aliran air, yang buahnya akan dia berikan dalam musimnya dan daunnya tidak layu, dan segala yang dia perbuat, dia akan membuat berhasil. Mazmur 1:2-3
Orang laki-laki atau perempuan yang benar itu mengucapkan Torah Elohim siang dan malam. Dia tidak hanya membacanya atau mempelajarinya. Dia mengucapkannya dengan keras! Ada kuasa dalam hal ini! Deklarasi-deklarasi kita membantu mengamankan warisan kita.
Perlu diperhatikan bahwa kata הגה hagah yang sama digunakan beberapa ayat kemudian dalam Mazmur 2:1
לָ֭מָּה רָגְשׁ֣וּ גוֹיִ֑ם וּ֝לְאֻמִּ֗ים יֶהְגּוּ־ רִֽיק׃
lammah rageshu goyim ule’ummim yehgu- riq.
Untuk apa bangsa-bangsa mengamuk, dan kaum-kaum merancangkan (הגה hagah: meditasi, bergumam, komat-kamit, mengucapkan) kesia-siaan. Mazmur 2:1
Musuh kita juga bermeditasi, bergumam, mengucapkan rancangan kejahatan mereka. Tetapi kata-kata mereka didasarkan pada kesia-siaan. Namun Firman YHVH adalah substansi kehidupan!
Dua kitab dalam Alkitab yang paling banyak berbicara tentang menjaga mulut adalah kitab Amsal dan surat Yakobus di Perjanjian Baru. Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa akar kata Ibrani הגה hagah yang berarti “bermeditasi”, “menggumam”, “berbisik”, bentuk kata benda dari akar kata ini adalah הֶגֶה hegeh yang artinya kemudi kapal. Dalam Yakobus 3:4-5, lidah juga disamakan dengan kemudi kapal!
Deklarasi Dapat Mengubah Emosi-emosi Kita
Apakah kita menyadarinya atau tidak, kita melakukan perenungan (berbicara kepada diri sendiri) di kepala kita hampir secara terus-menerus. Bahkan psikologi sekuler mencatat bahwa berbicara kepada diri sendiri berdampak pada emosi kita. Seperti Elizabeth Scott, seorang pelatih kesehatan, baru-baru ini menulis, “Ucapan negatif terhadap diri sendiri dapat mempengaruhi kita dalam beberapa cara yang sangat merusak. Penelitian telah mengaitkan ucapan negatif terhadap diri sendiri dengan tingkat stres yang lebih tinggi dan tingkat citra diri yang lebih rendah. Hal ini dapat menyebabkan penurunan motivasi serta perasaan tidak berdaya yang lebih besar. Jenis dialog internal yang penting ini bahkan telah dikaitkan dengan depresi, jadi ini adalah sesuatu yang jelas-jelas harus diperbaiki.” (verywellmind.com, 23 Juni 2019)
Pernahkah Anda bangun dan berkata kepada diri Anda sendiri: “Oh, aku sangat lelah, aku tidak yakin bisa melakukannya hari ini.” Atau, “Oh, aku tidak ingin pergi bekerja hari ini!”; atau mungkin, “Betapa banyaknya yang harus aku kerjakan. Aku tidak tahu bagaimana caranya bisa fokus!” Firman Elohim mengatakan ini: “Kegelisahan dalam hati manusia membungkukkannya, tetapi perkataan yang baik menggembirakannya” (Amsal 12:25). Dan Filipi 4:6-7, “Janganlah mengkhawatirkan apa pun, sebaliknya biarlah permintaan-permintaanmu diketahui oleh Elohim dalam segala hal, dengan doa dan permohonan disertai ucapan syukur. Dan damai sejahtera Elohim yang melampaui segala pikiran akan menjaga hatimu dan akalmu di dalam Kristus Yesus.” Doa-doa yang kita ucapkan, digarami dengan ucapan syukur, menjaga tidak hanya hati kita, tetapi juga pikiran kita. Kita perlu mendisiplinkan diri kita sendiri sehingga perkataan kita kepada diri sendiri dipenuhi dengan Firman Elohim. Dalam musim פ – pey ini, perhatikan baik-baik segala yang Anda ucapkan atas diri Anda sendiri. Deklarasikan kasih dan kebaikan-Nya serta harapan atas hidup Anda sementara Anda berjalan menjalani hari demi hari!
Deklarasi Dapat Secara Literal Memiliki Kuasa Atas Hidup Atau Kematian
מִפְּרִ֣י פִי־ אִ֭ישׁ תִּשְׂבַּ֣ע בִּטְנ֑וֹ תְּבוּאַ֖ת שְׂפָתָ֣יו יִשְׂבָּֽע׃
מָ֣וֶת וְ֭חַיִּים בְּיַד־ לָשׁ֑וֹן וְ֝אֹהֲבֶ֗יהָ יֹאכַ֥ל פִּרְיָֽהּ׃
mipperi fi- ‘ish tisba’ bitno tevu’at sefatav yisba’
mavet vechaiyim beyad- lashon ve’ohaveiha yokhal piryah
“Perut orang dikenyangkan oleh hasil mulutnya, ia akan dipuaskan oleh hasil bibirnya. Mati dan hidup ada dalam kuasa lidah dan orang yang mencintainya akan memakan buahnya” Amsal 18:20-21.
Lidah kita memiliki kuasa untuk melepaskan kehidupan Elohim di mana pun kita berada. Baik deklarasi sadar akan Firman kebenaran-Nya, atau melalui kata-kata yang dikeluarkan sebagai ungkapan hati Anda, sebagai anak-anak Elohim, kita memiliki kapasitas untuk “mengucapkan” kehidupan! Bahkan tindakan-tindakan kita memiliki kuasa untuk menggabungkan dengan kata-kata kita dalam memperkatakan hidup-Nya!
וַיִּתֵּ֬ן בְּפִ֨י ׀ שִׁ֥יר חָדָשׁ֮ תְּהִלָּ֪ה לֵֽאלֹ֫הֵ֥ינוּ יִרְא֣וּ רַבִּ֣ים וְיִירָ֑אוּ וְ֝יִבְטְח֗וּ בַּיהוָֽה׃
vaiyitten befi shir chadash tehillah le’lohienu yir’u rabbim veyira’u veyivtechu Adonai
“Dan Dia memberikan dalam mulutku lagu baru, pujian bagi Elohim kita, banyak yang akan melihat, dan mereka akan takut, dan mereka akan percaya di dalam YHVH” Mazmur 40:3.
Banyak orang akan MELIHAT pujian kita dan mereka akan menjadi takut serta mempercayai YHVH. Mulut kita mencerminkan hati kita. Karena itu, mulut kita membawa kehidupan kepada orang-orang di sekitar kita!
Dalam dekade פ- pey ini, marilah kita memperhatikan mulut kita dan menerima warisan kita, mengubah emosi kita dan membawa kehidupan kepada orang-orang di sekitar kita!
גַּם־ לְשׁוֹנִ֗י כָּל־ הַ֭יּוֹם תֶּהְגֶּ֣ה צִדְקָתֶ֑ךָ
gam- leshoni kol- haiyom tehgeh tzidqatekha
“Juga lidahku akan mengucapkan (הגה hagah: menggumam, meditasi) kebenaran-Mu sepanjang hari” Mazmur 71:24
Komentar
Posting Komentar