Langsung ke konten utama

🆂🅴🅽🅹🅰🆃🅰 🆁🅾🅷🅰🅽🅸 🅰🅿🅻🅸🅺🅰🆂🅸: 🅳🅾🅰 🆂🆈🅰🅵🅰🅰🆃 🅳🅰🅽 🅳🅾🅰 🅺🅴🅻🅸🅻🅸🅽🅶

1️⃣ MANFAAT DOA & BERIBADAH

(Bacaan Alkitab :Efesus 5:14-17)
DR. Charles Stanley menyimpulkan: 
"Yang terpenting di dalam kehidupan saya – yang menjadikan saya produktif – adalah bukan apa yang saya lakukan, tetapi ada berdiam diri mendengarkan Dia dan membaca Firman-Nya terlebih dahulu.

Doa adalah kunci keberhasilan Yeshua di dalam menjalankan tugas-tugas-Nya sebagai Hamba Elohim Yang Diurapi YAHWEH atau Meshiah, dan bukti nyata hubungan-Nya yang erat dan indah dengan YAHWEH Tsebaot, Bapa-Nya. Itulah sebabnya murid-murid-Nya tertarik untuk belajar prinsip berdoa yang benar dari Guru mereka tersebut (Luk 11:1-4 dan Mat 6:5-13). Yeshua sendiri, dengan perumpamaan-perumpamaan yang radikal, menegaskan kepada murid-murid-Nya agar mereka tidak jemu-jemunya berdoa (Luk 11:5-10 dan Luk 18:1-8).

Inilah daftar 15 manfaat dari Doa atau Sembayang tersebut:
1. Memberi kita petunjuk moment yang jelas, membuang kebingungan. Belajarlah dari raja Yosafat ketika ia menghadapi musuh yang besar; 2 Taw 20.3. (Gives us clear, timely direction, eliminating confusion.)
2. Mencegas kita dari membuat keputusan-keputusan yang salah. Belajar dari rasul Paulus diarahkan Roh Kudus ke Filipi, Makedonia sebelum menginjil ke Asia. (Kis 16:6-15). Jemaat Filipi dikemudian hari menjadi salah satu penopang pelayanan Paulus (Fil 1:1,7-8). (Prevents us from making wrong decisions.)
3. Membuang kekuatiran dan kecemasan (Eliminates worry and anxiety). Lihat Filipi 4:6-7
4. Menghasilkan rasa ketenangan dan kedamaian (Produces a sense of calmness and peacefulness).
5. Mengundang Elohim ke dalam aktivitas kita. Ini akan membuat kita lebih produktiv. Lihat Amsal 3:5-6 (Invites God into our activity).
6. Memberikan kita keyakinan (Gives us confidence).
7. Menghilangkan resah (Eliminates fretting)
8. Mempertajam kepekaan kita di dalam membedakan sesuatu (Sharpens our discernment)
9. Memberikan kita titik-pandang Elohim (Gives us God’s viewpoint)
10. Membawakan kita kekuatan (Bring us energy)
11. Mencegah kita dari ada terganggu (Prevents us from getting distracted)
12. Mengingatkan kita tentang perlunya untuk bertindak (Remind us of the necessity to act)
13. Mencegah ketidak-puasaan (Prevent discouragement)
14. Membuka pintu-pintu kesempatan (Opens doors of opportunity). Lihat Kol 4:1-6
15. Memampukan kita untuk membedakan antara kesibukan dan keberhasilan (Enables us to discern between busyness and fruitfulness).

”Setiap menit pada kehidupan kita membawa kita semakin mendekati kepada kematian, semakin mendekati kita kepada kekekalan (ada bersama Adonai Yeshua selamanya atau terpisah dari Dia selamanya),” DR. Charles Stanley

2️⃣DOA SYAFAAT YANG EFEKTIF

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya(Yohanes 15:7)

YAHSHUA MENJANJIKAN SUATU JAWABAN DOA SYAFAAT YANG INDAH SEKALI BAGI PENGIKUT-NYA, KITA AKAN MENERIMA APA SAJA YANG KITA DOAKAN! 

🔥Syaratnya & Ketentuan Berlaku Jika:
1. Rhema-Nya (kata aslinya untuk kata ”firman-Ku” di atas) yaitu ”perkataan-Nya yang hidup/inspirasi-Nya /wahyu-Nya ” diam di dalam kita. Rhema (Firman yang hidup) dan Roh adalah satu-kesatuan seperti ucapan Yahshua sendiri dalam Injil Yohanes 6:63: ”Rohlah yang memberi hidup … Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalahRoh dan hidup.”
2. Kita tinggal di dalam Yahshua, dengan kata lain kita berada di dalam karakter dan pikiran Messias Yahshua. 
Pernah melihat besi yang membara karena lama di tinggal di dalam api? 
Itulah api di dalam besi dan besi di dalam api!

🛐 BERIKUT CARA MELAKUKAN DOA SYAFAAT YANG EFEKTIF❗
1)PERSIAPAN DOA SYAFAAT
Sedapat mungkin Alkitab dan buku catatan-doa turut bersama Anda saat ber-DS. Pastikan bahwa hati Anda bersih dihadapan Elohim, setiap dosa yang belum diakui selesaikan. Hal ini menyangkut memaafkan dan meminta maaf kepada orang lain. Dalam kelompok pemimpin DS memberi waktu setiap anggota membuat pemberesan hati baik kepada Elohim maupun antar rekan doa. Yakobus 5:16 berkata, “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar , bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Mazmur 66:18 Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah YAHWEH tidak mau mendengar. Kombinasi Markus 11:24-25 dengan Yesaya 59:1-2 meneguhkan Yakobur 5:16 di atas bahwa “doa-yang-didengar YAHWEH adalah doa-orang-yang-benar!” Usahakan setiap kelompok DS maksimum 7-8 orang, sehingga waktu rekonsiliasi ini tidak terlalu panjang. Pemimpin DS bisa menunjuk 3 orang untuk berdoa pada langkah 3, 4 dan 5. Waktu 10-15 menit.
2)PUJIAN PENYEMBAHAN
Angkatlah satu dua lagu pujian atau penyembahan, untuk berterima kasih kepada-Nya dan sekaligus mengagungkan DIA. Mazmur 22:4 Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel. Waktu 5- 6 menit.
3)BERDOALAH UNTUK MENYERAHKAN 
Keingian, pemikiran dan beban yang kita rasa harus didoakan. 2 Kor 10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Elohim. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Messias/Yang Diurapi; Amsal 3:5b janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri; Amsal 28:26a Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal; Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman YAHWEH. Waktu 2-3 menit.
4)BERDOALAH MEMATAHKAN PEKERJAAN-PEKERJAAN ROH JAHAT DAN MENGIKAT SERTA MENGUSIR ROH-ROH JAHAT DIMANA KITA BERADA

Yakobus 4:7 Karena itu tunduklah kepada Elohim, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!Waktu 2-3 menit.

5)BERDOALAH MINTA ROH KUDUS-NYA DATANG UNTUK MEMBERI KUASA DAN PETUNJUK HAL-HAL APA YANG BAPA SURGAWI MAU KITA DOAKAN. 
(Efesus 5:18 hendaklah kamu penuh dengan Roh; Roma 8:26a Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. Waktu 2-3 menit.
6)SEMUA BERDIAM DIRI DAN TIDAK BERSUARA – MENUNGGU ROH KUDUS BERBICARA – MENDENGARKAN DIA MEMBERI PETUNJUK. 
(Mazmur 62:5 For God alone, O my soul, wait in silence, for my hope is from him Bible ESV. [terjemahan bebas:] Hanya kepada Elohim, O jiwaku, menunggu dalam kesunyian, sebab dari pada-Nyalah harapanku; Mika 7:7 But as for me, I will look to the LORD; I will wait for the God of my salvation; my God will hear me [Bible ESV]. Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu YAHWEH, akan mengharapkanElohim yang menyelamatkan aku;ElohimKu akan mendengarkan aku! Roh Kudus bicara melalui banyak cara: gambar (diam dan hidup/’film’), kalimat, sebuah kata atau ayat Alkitab. 

DISINILAH ALKITAB KALIAN BERFUNGSI. 
@Sekedar contoh bagaimana luar biasanya Roh Kudus memimpin, Anda bisa membaca Waktu tenang 7-10 menit,
Petunjuk:
A)UNTUK PENDOA SYAFAAT SINGLE
Bertanyalah Kepada ROH KUDUS Jika Anda Masih Belum Jelas Dengan Petunjuk Yang Ia Telah Berikan, Periksalah Itu Dalam Alkitab Anda Sementara Tetap Dalam ”menunggu Dengan Sunyi”.
(Catat Tanggal Dan Pokok Doa Yang Anda Dapat Pada Buku-doa, Juga Tanggal Penggenapannya)

B)UNTUK DOA SYAFAAT KELOMPOK.
Setelah 7-10 menit pemimpin-DS bisa bertanya “apakah mereka masih perlu waktu” jika semua siap, mereka bisa bercerita singkat satu-persatu apa yang mereka telah dapat dari Roh Kudus pada saat berdiam diri. Waktu 2 menit perorang. 

Bila petunjuk doa belum jelas bisa kembali berdiam diri. Pada waktu berdiam diri setiap orang bebas membuka Alkitab mereka (dengan tetap menjaga kesunyian) untuk memastikan apa yang mereka dapat. Dan catat dibuku-doa tanggal serta pokok doa yang telah didapat dan catat kapan jawaban doa tergenapi. Sering terjadi dua tiga orang yang mendapat berlainan tapi ternyata potongan-potongan dari satu-pokok-doa❗

Pastikan bahwa kalian tidak berpindah ke langkah berikutnya sebelum Dia memberi petunjuk atau inspirasi pokok-pokok doa. 
MILIKILAH IMAN!
Yoh 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku; Mazmur 32:8 Aku~hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.
7) BERDOALAH DARI SATU POKOK-DOA KE POKOK-DOA BERIKUTNYA
Sesuai apa yang telah tertulis. Lambat atau cepat itu pasti terjadi! 
(Yesaya 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya)
8) TUTUPLAH DENGAN DOA 
SYUKUR.
“Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” … “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu(Maz2:6-8)
Bawa bangsa-bangsa kembali kepada Yahshua Ha Mashiah!
Catatan:
Pokok-pokok doa (langkah 3). 
Jika Pemimpin DS/ Anda (penDS single) sudah memiliki beban doa (misalnya untuk negara Indonesia atau sebuah kota), 

Pokok doa ini bisa dikembangkan pada langkah-langkah berikutnya untuk mengetahui lebih spesifik hal-hal apa yang IA ingin kita doakan untuk Negara atau kota tersebut.
TUJUAN AHIR DARI ARTIKEL INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI SUATU METODE DS (PENGETAHUAN) TAPI SUATU HUBUNGAN YANG SEMAKIN ERAT KEPADA ROH KUDUS DAN PENGENALAN YANG LEBIH DALAM AKAN YAHWEH DAN PUTRA-NYA, YAHSHUA.

YWAM (Youth With A Mission) ialah suatu organisasi misi Kristen yang bersifat interdenominasi, yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip Alkitab. Tidak ada satupun yang mendapat gaji; termasuk presiden direkturnya. Bergantung dan taat kepada Roh Kudus dan pinpinan-Nya (seperti isi artikel di atas) adalah kunci sukses dari YWAM.

3️⃣EKONOMI KERAJAAN SURGA
Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. 

Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.” 2 Korintus 8:14-15

Ini suatu kisah nyata yang tidak umum bagaimana Yahweh melalui Roh Kudus-Nya mengajar umat-Nya mengerti cara kerja ekonomi Kerajaan Surga.
Latar belakang: Di yayasan misi Youth With A Mission (YWAM), di Indonesia dipanggil sebagai ”Yayasan Wahana Anak Muda,” memberi dan menerima uang adalah hal yang umum, sebab para pemimpi, pekerja serta staf sekolah tidak ada satupun yang menerim gaji, sekalipun mereka bekerja sebagai full-timers. Dan YWAM menerima murid-murid sekolah (umumnya adalah murid internasional; datang dari negara yang berlainan) tanpa jaminan uang sekolah yang pasti. Kepastian utama yang diminta dari murid hanyalah ”benar bahwa mereka dipimpin oleh Roh Kudus” dan para staf sekolahpun (yang juga internasional) ”mengkonformasikan pangilan mereka melalui doa-doa syafaat” sementara admintrasi pendaftaran dan visa-visa diproses. Dengan kata lain, calon murid yang beruang belum tentu ia diterima disekolah tersebut jika staf sekolah tidak merasa bahwa ia dipanggil Yahweh untuk bergabung.
YWAM memilki banyak tempat latihan (dikenal sebagai ”base”), base-base ini tersebar di 130 negara. Banyak kelas yang dibuka setiap tiga bulannya; empat kali setahun kelas-kelas dibuka. Umumnya setiap kelas terdiri dari 3 bulan teori dan 3 bulan berikutnya praktek lapangan. Kelas yang paling dasar disebut DTS (Discipleship Training School).
Para staf sekolah akan membawa murid-murid kenegeri/ ketempat dimana Roh Kudus memberi beban kepada mereka untuk dilayani). Diperlukan banyak uang untuk 6 bulan ini; biaya penerbangan ke sekolah dan biaya penerbangan ketempat praktek ditambah biaya uang sekolah.
Setiap tahunnya puluhan ribu staf dan murid beraktifitas seperti ini di YWAM di seluruh dunia. Darimana uang mereka (yang umumnya adalah remaja) berasal? Ingin tahu? Belajarlah Ekonomi Kerajaan Surga!! Di bawah ini adalah salah satu caranya.
Cerita nyata: Base YWAM di Hilo, di kepulauan Hawaii. Para pemimpin memikirkan uang sekolah yang belum terbayar. Mereka datang kepada Elohim meminta petunjuk. Seorang pemimpin, bapak Loren Cunningham, mendapat 2 Korintus pasal 8, ia telah tahu isinya, ”tentang memberi kepada kebutuhan orang-orang kudus”, ketika ia memulai membaca pasal tersebut, ayat-ayat 14 dan 15 menjadi nyata kepadanya, ”Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka,… supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekuranga.”
Mereka mengumpulkan semua murid dan staf sekolah-sekolah dan menempatkan mereka dalam kelompok masing-masing, dan mereka diminta satu-persatu berdiri untuk menyebut jumlah kekurangan uang mereka. Lalu mereka semua berdoa bertanya kepada Elohim secara pribadi, jika Ia ingin mereka memberi, tanya berapa jumlahnya dan kepada siapa itu diberi.
Semua diam di dalam doa. Kemudian Bp Loren berbisik kepada istrinya ibu Darlene; “Apa yang engkau telah dapat Dar?” Istrinya menjawab, “Saya telah merasa Elohim berkata kita member $100 to Tom Hallas.” “Tetapi Sayang, kita haruslah ada berdoa untuk kebutuhan murid-murid. Tom Hallas adalah pekerja,” suaminya berespond. Tidak diucapkan, tapi pesannya jelas: Kamu salah, itu tentunya bukan Elohim yang bicara kepadamu. Lalu bp Loren bercerita kepada istrinya bahwa ia merasa dipimpin untuk memberi $50 kepada murid. Dan berkata: ”Kita tidak punya $100 didalam account bank kita, Dar, tetapi kita punya sedikit lebih $50.”
Kepala-kepala masih tetap tertunduk. Beberapa orang sudah bergerak, uang telah berpindah tangan, orang-orang berpelukan dengan lembut atau menangis.
Bp Loren dan ibu Darlene kembali kepada Yahweh, lalu keduanya mendapat keyakinan bahwa kedua hal yang mereka dapat adalah benar. Bapa ini menulis check $50 dan memberikan itu kepada nama yang ia telah dapat dr hasil doa, dan kembali duduk. Mereka tidak bisa member $100 yang belum mereka punya.
Tidak lama kemudian bp Tom Hallas dan Diane, istrinya, menghampiri pasangan Cunningham dan bercerita bahwa mereka mendapat impresi untuk memberikan $100 kepada seorang murid. Sambil menggaruk telinganya bp Tom bilang, “Tetapi kami tidak memiliki sedikitpun uang. Loren, kamu pikir itu dari Elohim?” Ya, saya pikir itu dari Elohim. Kenyataannya, Dia telah berkata kepada Dar dan saya memberi $100 kepada kamu, tetapi kami tidak punya itu. Marilah tunggu sebentar dan lihat apa yang Elohim lakukan.”
”Baiklah, sedikitnya saya merasa lebih baik, ”Tom berkata dan mereka kembali ketempatnya.
Kemudian, seorang staff bernama Debbie Smith mendekati ibu dan bapa Cunningham, dari wajahnya nampak ia ada pertanyaan. ”Loren, Elohim telah berkata kepada saya untuk memberi kepadamu $100, tetapi berkata itu bukan untuk kamu.” Dia nampak malu. “Benarkan Ia bisa berbuat demikian?”
”Dia tentu bisa, Debbie. Berdiri di sini. Jangan pergi dulu.” Bp Loren pergi mendapatkan Tom dan Diane. Lalu bp Loren berkata kepada Debbie, ”beripada saya $100.” Dia memberikannya kepada bp Loren. Bp Loren dan istrinya berpaling kepada bp Tom dan istrinya, ”Tom, Elohim telah berkata kepada kami untuk memberi kamu $100.” Bp Tom mengambil itu dan tertawa, lalu mencari murid yang ia dan istrinya telah merasa dipimpin oleh Roh Kudus untuk memberi uang tersebut.
Bapa Loren, menggelengkan kepalanya didalam ketakjuban. Mengapa Elohim tidak bilang kepada Debbie untuk memberi $100 itu langsung kepada murid yang membutuhkannya uang tersebut? Mengapa Ia melibatkan istri dan dirinya, Tom dan istrinya dan kemudian Debbie? Bapa Loren berpikir bahwa Ia ingin menunjukan secara keseluruhan cara Ekonomi Kerajaan Surga bekerja di seluruh dunia. Uang yang sama – yang Hagai 2:9 berkata segala sesuatu milik Elohim bagaimanapun juga – dilewatkan dari tangan ketangan, menemukan yang membutuhkan, dan mengijinkan kita semua untuk berpartisipasi di dalam mujizat penyediaan, menguatkan kesatuan kita dan menantang kita kepada ketaatan.
Disadur dari buku Loren Cunningham, DARING TO LIVE ON THE EDGE, The Adventure of Faith and Finances, hal. 97-100. Cerita di atas ini hanyalah satu dari banyak keajaiban cara kerja Elohim. Anda bisa temukan cerita-cerita lainnya dari sumber buku yang sama.Bapa Loren Cunningham adalah pendiri dari YWAM.
Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. 2 Kor 8:13
”Sebab beginilah firman Adonai YAHWEH, Yang Mahakudus dari Israel: … Dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Yesaya 30:15

4️⃣MENEMUKAN JAMINAN JAWABAN DOA

ELOHIM bukanlah manusia sehingga Dia berdusta; juga bukan seorang anak manusia sehingga Dia menyesal! Apakah setelah Dia berfirman dan Dia tidak melakukannya; dan setelah Dia berbicara maka Dia tidak menegakkannya? 
(Bilangan 23:19)

Dunia Penginjilan mengenal baik Charles Grandison Finney (1792-1875). Ia dikenal sebagai Bapa Rivivalisme Modern. Ia seorang mahasiswa hukum yang dipanggil Elohim menjadi Pengkotbah yang penuh kuasa, bapa kebangunan rohani modern, professor Theologi, tokoh reformasi kemasyarakatan (pendidikan bagi wanita, dan orang kulit hitam serta pembela anti-perbudakan), dan seorang president dan dosen dari sebuah kampus. Ia memiliki cukup pengetahuan dalam bahasa Ibrani, Yunani dan Latin. Kehidupan dan kotbahnya menjangkau semua tingkat sosial masyarakat.

Charles Finney, dalam bukunya Answers to Prayer, bercerita bahwa ia sangat yakin “Elohim akanlah menjawab doa-doa kita jika kita berdoa dengan benar.” Ia menceritakan keyakinannya ini melalui pengalamannya sendiri menjadi orang Kristen dan dalam pelayanannya sebagai hamba YAHWEH.
Pada catatan harian Finney ketika ia menjabat sebagai president pada Oberlin College, kondisi kerohanian di kota New York saat ia masih remaja ia gambarkan sebagai:
“Tidak satupun dari kedua orangtua ku adalah profesor agama, dan, saya percaya di antara tetangga kami ada sangat sedikit orang yang religius. Saya jarang mendengarkan khotbah, kecuali sesekali-sekali dari beberapa hamba Adonai yang berkeliling kota, atau dari pengkhotbah bodoh yang kadang-kadang bisa ditemukan di negara itu. Saya ingat sekali bahwa ketidaktahuan para pengkhotbah tersebut yang saya dengar adalah sedemikian buruknya, (sehingga) orang-orang akan keluar dari pertemuan dan menghabiskan banyak waktu tertawa tak tertahankan pada kesalahan-kesalahan aneh yang telah dibuat dan hal-hal kuno yang telah berkembang.”
Dan saya pikir di abad 21 ini kerohanian Kota New York bahkan lebih parah lagi. Seorang repoter FOX News yang bertobat di awal 2015 ini bercerita bahwa sekitar 99% penduduk New York adalah orang-orang yang tidak perduli dengan masalah keagamaan (jika tidak ingin dikatakan Atheists). Perlu diingat oleh setiap orang, bahwa jika kita melihat masalah-masalah dalam keagamaan, janganlah pernah berpikir bahwa kesalahan ada pada Yang bertahta di Sorga. Semua masalah di dunia ini, termasuk masalah kerohanian atau keagamaan bersumber dari manusia itu sendiri: penyalah gunaan kehendak bebas manusia untuk memilih dan berbuat.
Sebelum Finney menjadi Kristen ia adalah mahasiwa jurusan Hukum di Adams, kota New York, dimana ia magang di sebuah kantor hukum untuk menjadi seorang ahli. Di Adams ada terdapat sebuah Jemaat (Gereja) tanpa pemain piano. Charles bisa bermain piano, jadi ia menawarkan dirinya bermain piano bagi Jemaat tersebut. Karena keahliannya dalam bidang musik, ia bahkan menjadi pemimpin paduan suara kaum remaja.
Setiap hari Minggu ia bermain piano untuk ibadah mingguan, namun setiap orang dari Jemaat tersebut tahu bahwa ia bukanlah seorang Kristen.
Jemaat ini biasa mengadakan doa syafaat malam untuk kebangunan rohani setiap hari Selasa dan Kamis, itu sudah berlangsung beberapa tahun.
Setiap Minggu pagi, sebelum ibadah dimulai, pendeta setempat akanlah memimpin para pekerja berdoa untuk kebangunan rohani.
Mereka mulai berdoa untuk Charles agar mahasiswa Hukum ini membuka hatinya bagi Yeshua. Ketika Charles mendengar apa yang mereka lakakuan atas dirinya, ia menjadi tersinggung, mengapa mereka tidak permisi dulu kepadanya. Jadi Pendeta memanggil dia dan bertanya:
”Apakah kamu ingin kami berdoa bagi mu di gereja pada Minggu berikut?”
”Tidak,” Charles menjawab
”Apa maksudmu? Tidak kamu kamu suka didoakan? Tidakkah kamu mengasihi Elohim?” Pendeta bertanya.
”Saya tahu Elohim eksis, namun saya memiliki banyak pertanyaan tentang hal-hal yang saya tidak mengerti tentang Dia,” Charles memberi alasan penolakan tawaran doa pendeta tersebut.
”Ok, kami dapat berdoa untuk Elohim memberikan kepada mu pewahyuan dan pengertian,” Pendeta tidak menyerah
Charles Finney tetap menolak. Pendeta meminta Charles untuk menyelaskan lebih jelas penolakkan dirinya untuk didoakan.
Finney menjawab, ”Lihat, kalian telah berdoa sepanjang tahun-tahun ini untuk sesuatu yang secara pribadi kalian perlukan, dan itu belum mendapat jawabannya. Mengapa kalian ingin saya percaya jika kalian meminta untuk diriku , itu akan terjadi? Kalian telah meminta untuk suatu kebangunan rohani setiap minggu dan itu tidak terjadi. Mengapa saya harus percaya jika kalian berdoa untuk saya, itu pastilah akan berbeda?”
Charles Finney bukanlah seorang yang suka berpura-pura dalam hal ini, tambahan, ia adalah seorang mahasiwa Hukum, yang terlatih secara pendidikan untuk memakai logika dan percaya bahwa sesuatu hanyalah bekerja berdasarkan ”aturan permainan” perjanjinan dan undang-undang hukum.
Sekarang si pendeta gereja yang tersinggung dan memberi saran kepada majelis Jemaat setempat, ”Ini suatu karakter yang salah di dalam jemaat. Mungkin sebaiknya pemuda-pemudi kita berhenti berhubungan dengan dia.” 

Pendeta menghentikan Charles untuk bermain piano, namun Charles tetap mengunjungi gereja ini sekalipun ia tidak bermain piano dan memimpin paduan suara lagi. Tekanan bertambah atas Charles; Pendeta secara terbuka berkotbah untuk para pemuda menjaukan diri mereka dari Charles, sekali lagi Charles tetap kokoh. Tidak seorang pun dapat menghentikan dia untuk tidak datang ke gereja tersebut; ia tetap mencari dan bertanya JIKA Elohim benar-benar eksis atau tidak?
Sikap Finney yang rasional ini telah membuat seorang bapa, Tuan Gale, salah seorang pekerja dari Jemaat setempat, sangat yakin bahwa selama calon ahli hukum ini tetap berada di Adams, para pemuda setempat tidaklah akan pernah dipertobatkan. Bahkan seorang suami mengejek istrinya yang taat beribadah dengan bersembunyi di balik rasional Finney. Finney menulis kisah ini pada buku autobiografinya sebagai: ”Saya dapatkan setelah saya bertobat, bahwa beberapa orang-orang yang jahat di tempat itu telah bersembunyi di belakang diriku. Seorang pria untuk tepatnya, tuan C—-, yang memiliki seorang isteri yang saleh, telah berkali-kali berkata kepadanya (isterinya), ’Jika agama adalah benar, mengapa kalian tidak menpertobatkan Finney? Jika kalian para Kristen dapat mempertobatkan Finney, saya akanlah percaya kepada agama.’”
Finney melanjutkan ceritanya, ”Seorang ahli hukum yang telah berusia lanjut dengan nama M—, hidup di Adams, ketika ia telah mendengar cerita pada hari itu bahwa saya telah bertobat, berkata bahwa itu semua adalah sebuah kebohongan.” – Bagaimanapun, gossip pertobatannya telah membuat gedung gereja dimana Finney biasa bermain piano menjadi penuh dengan pengunjung pada hari Minggu berikutnya, termasuk tuan Gale, pekerja Jemaat, dan dua bapa yang atheist tersebut tuan C— dan tuan M— hadir di sana. Kebangunan Rohani terjadi hari itu juga setelah mereka mendengar kesaksian Finney, dan tuan Gale sejak hari itu diubahkan Adonai menjadi pekerja Gereja yang memiliki wawasan baru.
Kita kembali pada priode disaat Finney dilarang oleh pendeta setempat untuk bermain piano dan berhubungan dengan para remaja gereja setempat.
Charles tetap membaca dan membaca ulang Alkitabnya dan kemudian memutuskan, “Saya pikir Dia sungguh eksis. Ada cukup banyak kesaksian di sekitarku.” Ia melangkah ke “kasus” ke dua; “Apakah Dia Elohim yang baik? Dapatkah saya bergantung kepada Nya?”
Charles telah melihat peristiwa penghakiman-penghakiman di dalam Perjanjian Lama, sebagai seorang calon ahli hukum ia terus bertanya-tanya, “Mengap Elohim melakukan hal-hal tersebut?” Dari penyelidikannya melalui pembacaan Alkitab ia mendapat jawabannya: “Sekalipun ketika Elohim melaksanakan penghukumannya, itu dilakukan Nya atas dasar keadilan dan kasih.“
Charles sadar bahwa YAHWEH adalah Elohim yang baik, namun ia tetap bertanya-tanya, “Apakah Dia dapat diandalkan? Apakah Dia melakukan apa yang dikatakan-Nya? Mengapa orang-orang berdoa menurut janji-janji dan Dia tidak menjawabnya?
Jadi Charles kembali meneliti isi Alkitab, ia diyakinkan bahwa Elohim dapat diandalkan. Sehingga ia menyimpulkan:
”Jika Elohim eksis, dan baik, dan dapat diandalkan serta menggenapi apa yang Dia katakan, dan mengapa doa-doa mereka tidak mendapatkan jawabannya, masalahnya kecuali adalah sungguh pada mereka sendiri dan cara mereka berdoa.”
Charles Finney bertobat dan menjadi Kristen
Setelah ahli hukum ini yakin bahwa Elohim sungguh eksis, baik, dapat diandalkan dan menepati perkataan-Nya dan masalah bukanlah di pihak Elohim, tetapi orang-orang itu sendiri, lalu ia mendengar suatu pertanyaan di dalam hatinya: “Nah sekarang kamu tahu bahwa Elohim sungguh eksis, Dia dapat diandalkan dan Dia baik, dan menjawab doa-doa. Apa yang sekarang kamu ingin lakukan dengan semua ini? Apakah kamu akan berhenti di sini atau kamu pergi untuk berdoa? Akankah kamu menerima itu sekarang, hari ini?” Ia menjawab, ”Ya, saya akan meneriman itu hari ini, atau saya akan mati dalam mencapainya.”
”Hal pertama adalah saya akan bertobat, mengakui dosa-dosaku dan menyerahkan kehidupanku kepada Yeshua. Saya akan menjadi seorang Kristen,” Charles mengenang keputusan pentingnya itu.
”Saat itu adalah Oktober, … (sore hari) sebagai ganti pergi ke kantor, saya berbalik dan membatalkan kursusku, berjalan menuju hutan, jauh dari semua mata dan telinga manusia, sehingga saya dapat mencurahkan doaku pada Elohim.”
Ketika ia tiba di hutan, ia mulai mencari semak-semak dimana ia dapat berdoa.
Ia pergi dan masuk ke tengah-tengah semak tersebut, dan melihat ke sekelilingnya, “Oh, jika seseorang berjalan lewat, mereka akanlah melihat diriku.” Lalu ia bergerak lebih ke dalam hutan. Ketika ia hendak mau mulai berdoa, ia berpikir, ”jika saya berteriak, tentunya seseorang akan mendengarnya.” Jadi sekali lagi ia masuk semakin dalam ke hutan tersebut sehingga tidak seorang pun bisa mendengar tentang hal-hal buruk dalam hidupnya yang ia ingin keluarkan.
Ketika ia merasa benar-benar menemukan tempat yang tepat untuk menyerukan seluruh isi hatinya maka mulailah dia berdoa, namun celaka, hatinya telah menjadi begitu kering dan dingin. Doanya hanyalah kata-kata belaka – ungkapan tanpa hati nurani. Bukanlah suatu pertobatan yang keluar dari hati.

Finney bertobat di hutan
Ia mencoba berkali-kali, setelah dua puluh menit berlalu tidak mendapatkan hasil, ia berkata kepada dirinya sendiri, “Saya tidak dapat berdoa. Hatiku mati untuk Elohim. Mungkin saya telah menunggu terlalu lama dan sekarang saya telah menjadi keras. Mungkin saya jauh dari keselamatan. Saya tidak bisa sungguh-sungguh bertobat.”
Dengan sedih ia bangkit berdiri dan berjalan balik ke desa. Sementara berjalan keluar dari hutan, ia terus bertanya-tanya, “Apa yang akan terjadi kepadaku? Sekarang saya telah mengetahui kebenaran, saya mengetahui tentang Elohim, dan saya tahu juga bahwa jika saya tidak bertobat maka saya akan binasa. Apa yang akan terjadi kepadaku?”
Tiba-tiba suatu ayat firman Elohim muncul di hatinya: ”Elohim menentang orang-orang yang takabur (congkak), tetapi Dia memberikan anugerah kepada orang-orang yang rendah hati (Yakobus 4:6)
Firman itu datang seperti cahaya yang membongkar kesombongannya. Ia menulis kejadian itu sebagai:
“Bagaimana mungkin seorang berdosa menerima pengampunan, sadar hanya demi apa yang orang-orang akan katakan?”
Ia menyadari bahwa pertobatannya tidak berfokus kepada Elohim tetapi penyenangan bagi manusia (pendeta dan jemaat dimana ia beribadah).
Sadar akan kesombongan tersembunyi yang ada pada dirinya,  saat itu juga ia berseru, ”Adonai, kasihanilah aku seorang berdosa!” Ia tidak perduli dengan sekelilingnya, ia terus saja berseru dengan keras dan merintih – mengakui satu persatu dosanya. Ia tidak tahu berapa lama ia telah berada di hutan itu; ketika ia akhirnya berhenti ia merasakan ketenangan di dalam jiwanya suatu ketenangan yang belum pernah terjadi sebelumnya sepangjang hidupnya.
Hutan telah menjadi gelap. Ia bangkit segera dan buru-buru balik ke kantornya, dan bossnya telah meninggalkan kantor. Ia masih ingin terus berdoa dan melanjutkan pengakuan dosa yang ia pikir belum diucapkan atau belum dibereskan, jadi ia berlutut dan berdoa, ”Adonai, saya ingin melanjutkan pertobatanku,” namun tidak ada suatu apa pun yang keluar. Yang ada hanyalah keheningan yang penuh damai di hatinya.
”Adonai, apakah sekarang ke-akuan-ku telah mati? Apa yang telah terjadi pada diriku?” Lalu ia bangkit dan bermaksud ingin meninggalkan kantornya untuk pulang ke rumah. Tiba-tiba suatu yang Charles tidak impikan terjadi, ia melihat Adonai Yeshua Ha Mashiah berdiri di ambang pintu. Yeshua melihat kepada dirinya sambil tersenyum. Charles Finney jatuh bertelut di depan hadirat Adonai yang mahamulia, saat itu juga kuasa dari tempat yang mahatinggi turun ke atas dirinya, ia mendengar Adonai berbicara kepadanya, ”Kepada yang rendah hati Dia memberi anugerah.” Dan berkata beberapa kali kepadanya, ”Aku mengasihimu. Aku mengasihimu.”
Setelah mengalami perjumpaan yang dasyat ini dengan Tuannya, ia menghentikan magangnya sebagai calon ahli hukum, ia menulis: ”Saya memiliki impressi, yang tidak pernah meninggalkan pikiranku, bahwa Elohim ingin saya mengkotbahkan Injil, dan saya harus memulai dengan segera.”
Kehidupan Charles Finney berubah drastis dan dikemudian hari Adonai melalui hidupnya merubah ratusan ribu orang-orang – kemanapun dia pergi, kebangunan rohani terjadi! Lawatan kuasa Roh Kudus melalui pelayanan Charles Finney tidak hanya merubah Gereja-gereja tapi juga kehidupan sosial masyarakat. PUB-PUB (kedai-kedai legal yang menjual minuman alkohol), dan tempat-tempat pelacuran tutup karena tidak ada pembeli, dan bahkan beberapa penjara menjadi kosong. Para polisi mendapatkan pekerjaan mereka menjadi ringan, sebab tindak kejahatan dan keributan turun drastis.
Minggu pertama dari hari pertobatan Finney, Oktober 1821, ia memberikan kesaksian kepada Jemaat bagaimana Yeshua telah melawat dan merubah hidupnya; kebangunan rohani terjadi pada Minggu itu juga di gedung gereja tersebut.
Apa respond dari pendetanya – yang telah bertahun-tahun berdoa untuk datangnya kebangunan rohani dalam Jemaat yang ia layani – atas kebangunan rohani yang disebabkan oleh kesaksian Finney ini? Di luar dugaan, pendeta ini menentangnya dan meminta Charles untuk tidak lagi datang ke gedung gerejanya.
Charles Finney tidak kembali ke gereja tersebut, sebaliknya ia pergi memasuki PUB-PUB dan tempat-tempat pelacuran. Setiap kali ia masuk, ia akan menatap kepada setiap mereka “mata ke temu mata dan berkata, ”Tahukah kamu betapa besar Elohim mengasihi kamu?” Dan kuasa Elohim turun saat itu juga; mereka menangis dan berlutut mengakui dosa-dosa mereka – tanpa ada seorang pun yang memerintahkan apalagi memaksa mereka. Tempat-tempat yang dijauhi oleh ”orang-orang agamawi” ini berubah menjadi tempat-tempat pertemuan Kristen. Pencuri dan pembunuh setelah dijamah Roh Kudus, secara suka rela mendatangi kantor-kantor polisi untuk mengakui apa yang mereka perbuat.
Di kemudian waktu, ketika ia mengunjungi pabrik-pabrik, Mr. Finney hanya berjalan lewat, secara luar biasa para karyawan ini merasakan jamahan kasih dan kesucian Elohim melalui kehadiran dirinya, mereka bertobat di tempat mereka berada, berlutut dan mengaku dosa dengan sendirinya! – Kuasa Elohim yang merubahkan manusia ini akanlah bekerja secara nyata di dalam kekudusan para hamba-Nya. Sebagaimana John Wesley (1730-1791) berkata pada pernyataannya yang sangat terkenal: ”Berikan pada saya seratus orang yang tidak takut apa pun kecuali Elohim dan saya akan merubah dunia.” John adalah pengkotbah Inggris yang terkenal dengan hidup kudusnya, dan saudara kandungnya Charles Wesley terkenal dengan ratusan lagu-lagu Gereja  – yang padat dengan prinsip-prinsip Kristianiti yang berfondasikan ajaran Alkitab  – yang sampai saat ini tetap dinyanyikan di banyak Gereja-gereja Injili.
Apa yang terjadi dengan Jemaat dimana Charles Finney pernah bermain piano di ibadah Minggu tersebut. Jemaat secara sehati memecat pendeta tersebut. Mereka juga rindu menerima kuasa Roh Kudus yang telah merubah banyak orang.
Charles Finney memiliki keyakinan, dan ia sering nyatakan di depan mimbar:
“Jika Anda berdoa dan melalukan hal yang benar, Elohim akan menurunkan kebangunan rohani.”
Para ahli theologi yang menolak keyakinan Mr. Finney berkata: “Anda tidak dapat mengatakan kepada orang-orang untuk mengharapkan kebangunan rohani. Elohim berkuasa. Dia melakukan apa yang Dia inginkan dan kapan Dia inginkan.”
Mr. Finney membuktikan apa yang ia percayai,
  • selama periode 1825-1835 (selama dua puluh tahun) ia sangat dikenal di kota New York dan Manhattan sebagai tokoh penggerakan kebangunan rohani.
  • Kampus Oberlin College didirikan oleh Mr. Finney dengan iman, di tengah-tengah krisis keuangan.
  • Selama hidupnya ia telah menjabat sebagai pengkotbah untuk pertemuan-pertemuan kebangunan rohani (KKR), pendeta, professor sekolah theologia, president dari sebuah kampus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ 𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐌𝐀𝐍𝐔𝐒𝐈𝐀 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐑𝐎𝐃𝐔𝐊𝐓𝐈𝐅 𝐌𝐄𝐍𝐔𝐑𝐔𝐓 𝐏𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐀𝐋𝐊𝐈𝐓𝐀𝐁 ♥

ʀᴇɴᴜɴɢᴀɴ ʀᴀʙᴜ, 21 ғᴇʙʀᴜᴀʀɪ 2024 | ᴀʟɪɴ_ᴇsʀᴏɴ | 19 ᴍᴇɴɪᴛ ʀᴇᴀᴅ 🗯️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? 𝑷𝑹𝑶𝑳𝑶𝑮 Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! 🗯️ Kenapa Biang Kerok ? 🗨️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐄𝐍 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐑𝐎𝐃𝐔𝐊𝐓𝐈𝐅 ♥

✦𝐑𝐄𝐍𝐔𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐉𝐮𝐦𝐚𝐭, 30 𝐀𝐠𝐮𝐬𝐭𝐮𝐬 2024.✦ ♥ 𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐄𝐍 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐏𝐑𝐎𝐃𝐔𝐊𝐓𝐈𝐅 ♥ 𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑 𝐈𝐒𝐈 : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? 𝐏𝐄𝐌𝐁𝐀𝐇𝐀𝐒𝐀𝐍 : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. 🗯️ 𝐏𝐄𝐑𝐓𝐀𝐍𝐘𝐀𝐀𝐍  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...