๐ บ๐ ด๐ ฝ๐ ฐ๐ ฟ๐ ฐ ๐ ฝ๐ ธ๐ บ๐ ฐ๐ ท ๐ ณ๐ ธ ๐ ถ๐ ด๐๐ ด๐ น๐ ฐ ๐ ฑ๐ ฐ๐๐ ฐ๐❓
1)Kenapa Nikah Di Gereja Bayar Ya Bu Alin ❓
Shalom, beberapa kali saya mendapat pertanyaan ini baik dari teman yang akan menikah maupun yang telah menikah.
Mereka kaget plus merasa merissa kaget sebab ada beberapa di Jakarta yang memasang tarif untuk saat adakan Pemberkatan Pernikahan di Gereja.
๐ฅMereka beralasan untuk sewa alat musik sound sistem dan lain-lain. Mengapa harus mematok tarif, bukan uang sukarela?
Kalau mau hitung-hitungan, setiap minggu teman saya dan orangtua serta keluarganya selalu Memberi Kolekte , belum termasuk amplop persembahan yang sewaktu-waktu diedarkan.
๐ฅSeharusnya bukankah gereja bersyukur masih ada jemaat yang mau di nikah kan di Gereja kalian.
Ada tarif untuk musik,Worsip,pendoa,singer, pendeta dan sewa alat musik dengan biaya mahal. ini kan memberatkan. Apakah hal ini tidak sempat dibahas di gereja ibu ? Mohon pendapat ibu selaku sekretaris gereja❗
Jesica di Jakarta
Ibu Jesica yang baik, jawaban saya ini pasti tidak mewakili apa yang akan dikatakan oleh setiap gereja yang ibu maksudkan dalam pertanyaan ini. Tetapi Saya akan mencoba memberi keyerangan sejauh yang dapat saya pikirkan dan renungkan mengenai biaya ini.
Tentu saja perkawinan pertama-tama bukanlah soal alat musik atau singer, melainkan janji kedua pihak yang menikah itu, tetapi saya melihat ada sisi lain yang sedang perlu kita diskusikan bersama.
PERKAWINAN DI JAKARTA
Bukanlah Hal Yang Sederhana, Melainkan Menikah di Jakarta berarti siap untuk mengeluarkan biaya yang (barangkali) besar. Karena, semua di Jakarta harus dikerjakan oleh pihak-pihak yang nota bene adalah orang-orang yang perlu dibayar atau profesional.
Jadi menikah pun perlu biaya❗
Apakah Gereja menjadi penghalang karena meminta biaya besar? Mohon tidak berkesimpulan negatif dulu❗
Jawaban saya ini bukanlah pedoman dalam menyelesaikan persoalan biaya perkawinan di gereja. Ini adalah semacam inspirasi dari saya. Di samping biaya tersebut, masih ada biaya persiapan konseling Pra Nikah , seperti biaya mengikuti konseling calon Rumah Tangga (KRT).
Tentu saja ini dibuat bukan karena gereja mencari uang, melainkan memang biaya itu benar-benar dikeluarkan oleh Gereja, seperti: Materi/Bahan dan alat musik seperti yang Anda sebutkan.
Apakah ini suatu bisnis?
Seharusnya tidak, karena persiapan perkawinan adalah kewajiban yang berdasar Hukum Gereja dan itu pasti membutuhkan biaya.
Sebelum berpikir, renungkanlah lebih dulu hal-hal duniawi yang senyatanya dibutuhkan. Janganlah berburuk sangka dengan pikiran bahwa mematok harga itu suatu bisnis gereja. Memang benar hal seperti ini juga bisa (saya katakan sebagai kemungkinan) terjadi, tapi hal itu semestinya dapat dipantau oleh para Hamba TUHAN.
Biaya perkawinan Rp.5 juta dirasa besar❓
Bukankah secara keseluruhan biasanya biaya itu memakan puluhan bahkan ratusan juta❓
Gereja juga pernah menyelenggarakan perkawinan masal yang minim biaya, tetapi itupun berbiaya. Tapi pasti tidak bisa selalu dilakukan karena setiap pasangan mau menikah secara privat bukan❓
Cobalah membayangkan gereja kita yang belum memiliki alat soundsistem lengkap
Kebutuhan pembagian Persembahan Kasih bagi setiap yang bertugas adalah kebutuhan aktual yang harus dibayar oleh gereja sendiri.
Meskipun demikian jemaat tetap boleh menyatakan keluhan serta keberatannya, jika dirasa itu amat “Tidak Masuk Akal”
Untuk diwujudkan karena kesulitan ekonomi. Berbicaralah dengan Gembala Gereja tentang hal-hal yang mengganjal atau memberatkan.
Jika saudari biasa menyumbang gereja, mengapa sekarang merasa keberatan membiayai perkawinannya sendiri❓
Sementara pasangan lain bisa membayarnya❓
MEMBANGUN HUBUNGAN YANG BAIK DENGAN GEREJA ITU PENTING❗
Jika benar ada pihak yang dirugikan, berbicara dengan pihak gembala gereja adalah hal yang tepat.
Jangan langsung menghubungkan sumbangan atau kolekte dengan biaya perkawinan di gereja, sebab semua itu adalah untuk Gereja kita sendiri.
Semoga sesudah ini, semua pihak boleh secara bijaksana berkeputusan terbaik agar semua perkawinan menjadi sukacita dan kebahagiaan bagi semua pihak.
TUHAN YESUS LOVE US
(Pdt.Nuryani Evalin.SPd.K)
Komentar
Posting Komentar