Langsung ke konten utama

๐Ÿ…พ๐Ÿ†๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ถ ๐Ÿ…ฑ๐Ÿ…ด๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ฐ๐Ÿ† ๐Ÿ†…๐Ÿ†‚ ๐Ÿ…พ๐Ÿ†๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ถ ๐Ÿ…ต๐Ÿ…ฐ๐Ÿ†‚๐Ÿ…ธ๐Ÿ…บ

1️⃣ SUARA HATI
¹)PENGERTIAN SUARA HATI/ HATI NURANI:

HATI NURANI adalah:
Keputusan Akal Budi, Di Mana Manusia Mengerti Apakah Satu Perbuatan Konkret Yang Ia Rencanakan, Sedang Laksanakan, Atau Sudah Laksanakan, Baik Atau Buruk Secara Moral. 

Dalam segala sesuatu yang ia katakan atau lakukan, manusia berkewajiban mengikuti dengan seksama apa yang ia tahu, bahwa itu benar dan tepat. Oleh keputusan hati nurani manusia mendengar dan mengenal penetapan HUKUM ILAHI.

²)Hati nurani merupakan hukum yang diberikan oleh Allah dalam hati manusia.
“Di lubuk hati nuraninya manusia menemukan hukum, yang tidak diterimanya dari dirinya sendiri, tetapi harus ditaatinya. 

Suara hati itu selalu menyerukan kepadanya untuk mencintai dan melaksanakan apa yang baik, dan untuk menghindari apa yang jahat. Bilamana perlu, suara itu menggemakan dalam lubuk hatinya: jauhkanlah ini, elakkanlah itu. 
Sebab dalam hatinya manusia menemukan hukum yang ditulis oleh Allah. Martabatnya ialah mematuhi hukum itu,Hati nurani ialah inti manusia yang paling rahasia, sanggar sucinya; di situ ia seorang diri bersama Allah, yang sapaan-Nya menggema dalam batinnya” 

³)Gunanya Suara Hati Adalah: 
✅Untuk Memimpin Manusia Untuk Berbuat Baik.
✅Untuk Menghindari Berbuat Jahat.
Di dalam lubuk hati seseorang bekerjalah hati nurani (Bdk. Rm 2:14-16). 

Pada waktu tertentu ia memberi perintah untuk melakukan yang baik dan mengelakkan yang jahat. Ia juga menilai keputusan konkret, di mana ia menyetujui yang baik dan menolak yang jahat (Bdk. Rm 1:32). 

Ia memberi kesaksian tentang kebenaran dalam hubungan dengan kebaikan tertinggi, yaitu Allah, oleh siapa manusia ditarik, dan hukum-hukum Siapa manusia terima. Kalau ia mendengar hati nuraninya, manusia yang bijaksana dapat mendengar suara Allah, yang berbicara di dalamnya.

⁴)Hati Nurani itu dibentuk oleh pengetahuan yang kita dapat, sehingga pendidikan hati nurani merupakan tugas seumur hidup. 
Firman Tuhan merupakan Terang yang membentuk suara hati, yang harus kita terapkan dalam hidup kita dalam iman dan doa, oleh bimbingan Roh Kudus, dibantu oleh kesaksian ataupun nasihat orang lain dan juga oleh pengajaran Gereja.

Pembentukan Hati Nurani adalah suatu tugas seumur hidup. Sudah sejak tahun-tahun pertama ia membimbing seorang anak untuk mengerti dan menghayati hukum batin yang ditangkap oleh hati nurani. 

Satu pendidikan yang bijaksana mendorong menuju sikap yang berorientasi pada kebajikan. Ia memberi perlindungan terhadap dan membebaskan dari perasaan takut, dari cinta diri dan kesombongan, dari perasaan bersalah yang palsu, dan rasa puas dengan diri sendiri, yang semuanya dapat timbul oleh kelemahan dan kesalahan manusia

Pembentukan hati nurani menjamin kebebasan dan mengantar menuju kedamaian hati. Dalam pembentukan hati nurani, Firman Tuhan adalah terang di jalan kita. 

Dalam iman dan doa kita harus menjadikannya milik kita dan melaksanakannya. Kita juga harus menguji hati nurani kita dengan memandang ke salib Tuhan. 

⁵) Prinsip utamanya: Apa yang kamu ingin agar orang lain berbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. (Mat 7:12) 
Dalam segala hal berlaku peraturan-peraturan berikut: Tidak pernah diperbolehkan melakukan hal yang jahat, supaya hal yang baik dapat timbul darinya.

Cinta Kasih Kristen Selalu Menghargai Sesama Dan Hati Nuraninya. “jika Engkau Berdosa Terhadap Saudara-saudaramu… Dan Melukai Hati Nurani Mereka Yang Lemah Engkau Pada Hakikatnya Berdosa Terhadap KRISTUS” (1 Kor 8:12) “Tidak baik? melakukan sesuatu yang menjadi batu sandungan bagi saudaramu” (Rm 14:21).

⁶) Hati nurani bisa salah karena ketidaktahuan yang tak terhindari; dalam keadaan ini orang tersebut tidak bersalah. Namun ketidaktahuan juga dapat disebabkan oleh ketidakpedulian orang itu sendiri; dan dalam kondisi ini orang itu bersalah.
Manusia selalu harus mengikuti keputusan yang pasti dari hati nuraninya. Kalau ia dengan sengaja bertindak melawannya, ia menghukum diri sendiri. Tetapi dapat juga terjadi bahwa karena ketidaktahuan, hati nurani membuat keputusan yang keliru mengenai tindakan yang orang rencanakan atau sudah lakukan.

Sering kali manusia yang bersangkutan itu sendiri turut menyebabkan ketidaktahuan ini, karena ia “tidak peduli untuk mencari apa yang benar serta baik, dan karena kebiasaan berdosa hati nuraninya lambat laun hampir menjadi buta”  Dalam hal ini ia bertanggung jawab atas yang jahat, yang ia lakukan.

⁷) Agar dapat mendengarkan suara hati, kita harus mengenal hati sendiri dan rajin memeriksa batin.
Supaya dapat mendengarkan dan mengikuti suara hati nurani, orang harus mengenal hatinya sendiri. Upaya mencari kehidupan batin menjadi lebih penting lagi, karena kehidupan sering kali mengalihkan perhatian kita dari setiap pertimbangan, dari pemeriksaan diri atau dari introspeksi. “Masuklah ke dalam hati nuranimu dan tanyakanlah dia! … Masuklah ke dalam batinmu saudara-saudara! Dan di dalam segala sesuatu yang kamu lakukan, berusahalah agar Allah adalah saksimu” 

Setelah Membaca Beberapa Prinsip Di Atas, Kita akan Menjawab Beberapa Pertanyaan ❗
1. Apakah wajar untuk berkomunikasi dengan suara hati dalam aktivitas sehari- hari, tidak hanya pada saat berdoa?
Jawaban adalah: 
๐Ÿ’Ya, Sangat Wajar, Justru baik sekali❗
Agar Dalam Bertindak Dan Memutuskan Segala Sesuatu, Kita Dapat Bertanya Kepada Hati Nurani.
๐Ÿ’Hal Ini Seolah Bertanya Kepada Diri Sendiri: Jika TUHAN YESUS Sekarang Ada Di Hadapan Kita, Apakah Yang Akan Kita Lakukan/ Putuskan/ Katakan?
๐Ÿ”ฅDengan Demikian Kita Mempunyai Kesadaran Bahwa Kita Melakukan Segala Sesuatu & Allah Sebagai Saksinya.Pemeriksaan batin ini memang dapat dilakukan kapan saja, namun minimal dilakukan sekali pada malam hari pada doa malam. Pemeriksaan batin ini adalah untuk melihat kembali apakah hal- hal negatif dan positif yang telah kita lakukan, dan perbaikan apakah yang akan kita lakukan di waktu yang akan datang jika kita telah melakukan kesalahan, atau apakah yang dapat ditingkatkan, jika yang dilakukan sudah baik.

2. Seperti apakah suara hati?
Jawaban : 
Suara hati/ hati nurani, itu merupakan keputusan akal budi untuk menentukan hal yang baik/ benar dan buruk dari setiap tindakan kita. Sedangkan moralitas, dari bahasa Latin, ‘moralities’ artinya cara, karakter, tingkah laku yang wajar, sehingga berkaitan dengan sistem tingkah laku yang mempunyai nilai kebajikan. Nah, sekarang, kepribadian seseorang terbentuk dari segala sikap dan tindakan yang sejalan dengan nilai- nilai kebajikan atau yang malah bertentangan dengan nilai- nilai kebajikan tersebut. Jadi, sebenarnya tidak bisa kita memisahkan kepribadian dengan moralitas. Karena keduanya berhubungan erat, sebab kita dapat dikatakan mempunyai kepribadian yang baik jika perbuatan- perbuatan kita menunjukkan kualitas moral yang baik. Untuk mencapai hal ini, peran suara hati sangatlah penting, yaitu untuk membantu kita memutuskan segala hal sesuai dengan akal sehat dan sesuai dengan hukum TUHAN.

3. Apakah suara hati memiliki tingkatan? 
Bagaimana meningkatkannya?
Jawaban:
Tidak ada tingkatan dalam suara hati; yang ada adalah tingkatan pada kemampuan dari kita masing- masing untuk memahami suara hati/ hati nurani. Karena jika seseorang tidak pernah meluangkan waktu untuk memeriksa batin, maka akan sulit baginya untuk mengenal suara hatinya. Atau, jika seseorang tidak mempunyai kepedulian untuk membentuk suara hatinya agar sesuai dengan Firman TUHAN, maka hati nuraninya dapat salah, sehingga walaupun ia mengikuti suara hatinya, namun keputusannya dapat menjadi keputusan yang keliru dan belum tentu baik secara moral.
Maka untuk Meningkatkan Kemampuan Untuk Mengenal Hati Nurani, Yang Terbaik Adalah: ✅Dengan Meningkatkan Frekuensi Pemeriksaan Batin (Lebih Dari sekali sehari), dan 
✅Meningkatkan Kesadaran Akan Kehadiran TUHAN Dalam Kehidupan sehari- hari. 
Ini Dapat Dicapai Melalui:
1) Kehidupan Rohani Yang Baik, dalam doa dan merenungkan Firman TUHAN, 
2) Pengajaran alkitab yang buat Gereja; Dan 
3) Bimbingan Alkitab Dari pembimbing rohani yang telah dewasa imannya dan mempunyai pengetahuan yang benar tentang firman TUHAN dan ajaran Gereja.

4. Apa yang mesti dilakukan supaya tidak tersesat jika mengikuti suara hati?
Jawaban : 
I. Yang pertama- tama harus dilakukan adalah membentuk hati nurani kita agar sesuai dengan firman TUHAN, sebagaimana yang diajarkan oleh KRISTUS dan para Rasul. 
Untuk Ini, Kita Perlu:
1) Membaca Alkitab  dan merenungkannya; 
2)Mempelajari Buku Buku Rohani, Sehingga Kita Dapat Yakin Bahwa interpretasi  ajaran tersebut  didasari  atas Kebenaran Allah yang tidak mungkin salah.
II. Kedua, luangkan waktu untuk memeriksa batin dalam suasana doa dengan pimpinan Roh Kudus. Sebab tanpa pemeriksaan batin yang baik, seseorang dapat salah menyangka, bahwa suara hati itu dari ALLAH, padahal berasal dari keinginan diri sendiri. Peran pembimbing rohani sangat penting; Carilah seorang Bapak Rohani sedapat mungkin, Seorang Pendeta /Hamba TUHAN.
III. Ketiga, belajarlah dari buku buku rohani,kisah kesaksian  hidup pengalaman para saudara seiman untuk belajar bagaimana caranya mengikuti suara hati/ hati nurani, yang menghantar kepada kesempurnaan iman, pengharapan dan kasih. Adalah sesuatu yang baik jika semenjak anda rajin memeriksa batin dan mendengarkan hati nurani, kehidupan rohani maupun kepribadian anda menjadi semakin baik. Selanjutnya, tingkatkanlah pengenalan akan kehendak TUHAN dalam hidup anda, dengan semakin mengenal hati nurani anda  akan membantu anda untuk melaksanakannya.
2️⃣KESAKSIAN PENULIS๐Ÿ”ฅ
Tim Keller menulis, “Jika Anda pernah menjadi korban kejahatan, jika Anda pernah menderita kekerasan, dan si pelaku (atau bahkan hakim) berkata, ‘Maaf, bisakah kita anggap ini selesai?’ 

Anda tentu akan berkata, ‘Tidak, itu tidak adil.’ Penolakan Anda tak ada hubungannya dengan kepahitan atau pembalasan dendam. 

Kalau Anda telah dianiaya, Anda tahu minta maaf tidaklah cukup. 
Ada hal yang harus dilakukan - Harga Yang Harus Dibayar Untuk Memperbaiki Keadaan.”

Manusia Harus Selalu Mengikuti Keputusan Yang Pasti Dari Hati Nuraninya, Jikalau  Dengan Sengaja Bertindak Melawannya, akan Menghukum Diri Sendiri❗

@ Perbedaan Antara Orang Percaya Vs Orang Fasik Dalam Menangani Persoalan❗

Kata Orang Penyesalan selalu datang, dikemudian hari....
Demikian jugalah persoalan yang
Sedang Penulis alami, Sudah Jatuh Ketimpa tangga pula...
Pada Hari minggu penulis mendapat Berkat TUHAN, Melalui Toko Online Shop Karena Memegang Prinsip Hidup: 

I.Alasan Pertama Selain menjadi Pelayan TUHAN, 
Setiap Kita orang Percaya harus dilakukan aktif dalam segala hal, Sebab Firman TUHAN berkata dalam Amsal 10:4 (TB)  
"Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya"

II. Alasan Kedua  Mengapa Orang Kristen Harus Bekerja.
1. Bekerja Adalah Rancangan Allah Sejak Penciptaan Manusia
(Kejadian 2:15).
2. Bekerja Adalah Cara Allah Memelihara Hidup Kita (Maz 104).
3. Bekerja Adalah Hukum Alam Dan Siklus Bumi Yang Allah Tetapkan Untuk Selamanya
(Kejadian 8:22).

Mengapa saya katakan sudah jatuh,ketimpa tangga pula, dikarenakan untuk berjualan online sebagai pedagang kecil kecilan membutuhkan modal yang besar untuk dapat tetap bertahan
Memenuhi Permintaan customer,
Alasan lain dana yang dicairkan butuh waktu proses 1-2minggu untuk dapat dicairkan,tergantung bagaimana Cust respon selesaikan penjualan. 
Nah kendala yang penulis alami Waktu Hari minggu 05 Sept 21
Ada orderan masuk,dan Pilihan Kurir via Wahana & dengan segala daya upaya untuk secepat mungkin mengirim kan permintaan cust di hari yang sama,karena prinsip orang sukses " Dilarang menunda - nunda " 
Saya Pun Antar Pesanan Ke Kurir Wahana Sesuai Request Pembeli, 
Eh Ternyata Kurir Wahana Tutup pada hari minggu,Dalam Hati saya
Sudahlah Jauh Jauh Jalan Ke sini
Sayang banget harus kirim hari senin,Tiba tiba ada suara di hati penulis, Untuk Mengirimkan Via JNE Saja Agar Cepat Sampai, Sehingga Dana Cepat Cair dan bisa diputar, Tapi Suara itu saya abaikan karena pikiran logika bermain "Tar  kl kirim Via JNE , Dana Kurir yang kamu bayarkan tidak diganti , karena berdasar pengalaman yang sudah sudah , jika penjual mengganti Kurir tidak sesuai Request Pembeli maka biaya pengiriman nya ditanggung si penjual...(¹Alasan Penulis "Sudah Jatuh Ketimpa tangga")
Akhirnya Penulis putusin tuk kirim hari senin saja, dan tiba hari senin tepatnya pukul 4 Sore saya pun berjalan kaki ke lokasi Wahana, 
Eh tiba sampai disana,admin Wahana tidak di tempat,dan saya di suruh tinggal aja barangnya, serta berikan ongkos kirim nya
Nanti no resi nya  di WA Saja kata karyawan Wahana, Saya Pun Setujui Permintaan Beliau..
Akhirnya Saya Pulang Ke Rumah Dan Tunggu no resi sampai pukul 06.00 Sore gak juga dikirim ๐ŸฅถSaya sempat mendidih kok belum di info juga sementara batas Pengiriman barang di Toped hampir habis,lalu saya cek di Google Map No Telp Wahana Gak Bisa Di Hubungi Dan Tertera Jam Buka & Tutup Pukul 06.00 Sore...
Dengan Kalang Kabut saya lari lagi ke Wahana dan Tanyakan Yang kebetulan mas yang bagian input data sudah ada,saya langsung bilang : " Aduh mas, kok gak di WA  no resi nya,Hampir batal loh ini di Toped"
Dengan santai si mas nya, bilang ke saya "Iya Mba Tar Sekalian Sm Yg Lain Nya, Baru Saya Wa No Resinya"
Saya  Pun Jawab "Tahu Gak Mas Ini Orderan Sejak Hari Minggu Loh, Kalau Sore Ini Tak Kirim Batal Dech Pemasukan Saya"
Minggu Wahana tutup kan❓
Saya kemaren kesini, tapi tutup,
Setelah si mas Input data , lalu kasih no  resi nya , Kemudia  info Ke Saya No Wa Wahana Yang Aktif , Karena Telp Kantor Wahana Tidak Aktif Lagi, Lalu Sesegera Mungkin Saya Scan Barcode Dari Wahana Ke Toped Agar tidak batal
Setelah kelar saya pun pulang kerumah, tapi dalam hati terus Segudang pertanyaan seperti aba aba rasa tidak puas dan akan terjadi sesuatu hal yang  akan terjadi, Akibat dari tindakan yang  Melawan suara hati yang mengakibat kan hukuman bagi Diri Sendiri☝️(Prolog Awal No 2)
Dan Faktanya....
Pengiriman Barang Bermasalah❗
Hari Ini Kamis 09 Sep 21
Di hati Saya Suara Menuntun Untuk : "Tidak marah/Tetap Kondusif & Mengingatkan saya untuk berlaku Sabar,Manis Karakter Kristus yang harus kamu tonjolkan dalam diri kamu! Akhirnya dengan memegang prinsip yang ke Tiga yakni :  
III. Alasan Ketiga Proses Pembentukan Karakter KRISTUS,
Sebab Pihak Toped tidak mau ikut campur dalam penanganan kasus
Salah Kirim & Hal ini di bebankan Sepenuhnya Kepada Penjual, Penggantian dana Dengan di cicil/minggu
(²Alasan Penulis "Sudah Jatuh Ketimpa tangga")

Kol 3:23 ➡️ Orang Kristen Perlu Berusaha Keras Membuat Pekerjaan Menjadi "Pekerjaan Baik", Dengan Melakukan "Seperti Melayani TUHAN".
Tetap Bersyukur, Tidak  Selalu Proses Merugikan Tapi Membentuk Karakter, sehingga Dapat Tetap Kondusif, tidak Memaki 2x Kurir,Karena Pembayaran akan di cicil Tiap minggu oleh si kurir yang melakukan kesalahan dalam Pengiriman, Puji TUHAN Penulis Dikasih Kedamaian oleh ROH KUDUS Sehingga Tidak Terjadi Memaki maki, Kurir Yang Salah Kirim Barang ๐Ÿฅบ Malah Sebaliknya Belas Kasihan!

LANTAS SEPERTI APAKAH ORANG FASIK ITU❓
Menurut KBBI, orang fasik adalah orang yang percaya Tuhan, tetapi tidak mengamalkan perintah-Nya, bahkan berbuat berdosa
(Mazmur 36:1-4 )
Ciri Ciri Orang Fasik Menurut Alkitab:
1)ORANG FASIK AHLI MENCIPTAKAN KEBINGUNGAN DAN PERTIKAIAN!
Kesukaannya: Memelintir Fakta, Menyesatkan, Berdusta, Menolak Bertanggung Jawab, Menyangkal Realitas, Mengarang Cerita, Dan Menahan Informasi (Mazmur 5:8, 10:7, 58:3, 109:2–5, 140:2; Amsal 6:13,14; 6:18,19; 12:13; 16:20; 16:27, 28; 30:14; Ayub 15:35; Yeremia 18:18; Nehemia 6:8; Mikha 2:1; Matius 12:34-35; Kisah Para Rasul 6:11–13; 2 Petrus 3:16).

2)ORANG FASIK PANDAI BICARA DAN SUKA MENYANJUNG UNTUK MENGELABUI ORANG!
Jika di Telaah buah-buah dalam kehidupannya, Perkataannya, takkan menemukan bukti adanya pertumbuhan / perubahan rohani. 
Semuanya hanyalah tipu muslihat ! 
(Mazmur 50:19, 52:2,3, 57:4, 59:7, 101:7; Amsal 12:5, 26:23–26, 26:28; Ayub 20:12; Yeremia 12:6; Matius 26:59; Kisah Para Rasul 6:11–13; Roma 16:17-18; 2 Korintus 11:13,14; 2 Timotius 3:2–5; 3:13; Titus 1:10,16).

3)ORANG FASIK HAUS KENDALI, DAN OTORITAS TERTINGGI MEREKA ADALAH DIRI SENDIRI
Orang Fasik Menolak Umpan Balik, Pertanggungan Jawab, Dan Mengarang Aturan Hidup Mereka Sendiri. Mereka Menggunakan Kitab Suci Untuk Keuntungan Pribadi, Tetapi Mengabaikan Dan Menampik Ayat-ayat Yang Membutuhkan Pemeriksaan Batin Dan Pertobatan (Roma 2:8; Psalms 10; 36:1–4; 50:16–22; 54:5,6; 73:6–9; Amsal 21:24; Yudas 1:8–16).

4)ORANG FASIK SUKA MEMANFAATKAN SIMPATI ORANG YANG BERNIAT BAIK!
Orang Fasik Menuntut Belas Kasih, Tetapi Tidak Akan Memberikannya. Mereka Meminta Kehangatan, Pengampunan, Dan Keintiman Dari Mereka Yang Mereka Sakiti Tanpa Empati Atas Rasa Sakit Yang Mereka Akibatkan. Tanpa Niat Untuk Memperbaiki Atau Membangun Kembali Kepercayaan Yang  Telah dia Rusak (Amsal 21:10; 1 Petrus 2:16; Yudas 1:4).

5)ORANG FASIK TIDAK PUNYA BELAS KASIHAN DAN TIDAK MERASA BERSALAH!
Orang Fasik  tidak pernah mengalami pergulatan untuk melawan dosa / kejahatan(Hati NuraniPadam/Mati/Tidak lagi aktif)
Orang Fasik menikmatinya—dosa,bahkan tidak sadar Akan Dosanya,Sehingga Menyamar Menjadi Seseorang Yang Berkarakter Mulia/Kudus (Amsal 2:14–15; 10:23; 12:10; 21:27,29; Yesaya 32:6; Roma 1:30; 2 Korintus 11:13–15)

ORANG-ORANG FASIK BERPIKIR BAHWA:
1)Tindakan kejam yang dilakukan tidak punya konsekuensi serius atau menyakitkan (Yesaya 26:10)
Alkitab menyatakan bahwa Ucapan Tidak Dapat Menyadarkan Orang-orang Fasik, Tetapi Konsekuensi Buruk Mungkin Bisa❗

2) Jika saya bicara seperti seorang pengikut Injil, saya akan dianggap demikian, meski tindakan dan ucapan saya tidak selaras(2 KOR 11:13–15). 
Firman TUHAN menegur keras orang- yang tindakannya tidak sesuai dengan ucapannya (1 Yoh 3:17-18; Yer 7:8,10; Yak 1:22, 26).

☝️Inilah alasan  Penulis Untuk Menulis tentang: Perbedaan Antara Orang Percaya VS Orang Fasik, Dalam Menangani Persoalan❗

✍️ RENUNGKAN
KETIKA KITA MENGKONFRONTASI KEJAHATAN, Kemungkinannya Adalah Orang-orang Jahat Itu Akan Berhenti Mencari Bimbingan Anda, Karena Kegelapan Membenci Terang (Yohanes 3:20); 

ORANG FASIK MENOLAK KECAMAN/TIDAK MAU DITEGUR/TIDAK MAU DIAJAR❗
(Amsal 9:7-8). 

Namun, Itu Lebih Baik Daripada Membuat Orang Fasik Percaya Bahwa Anda Memihak Dia. 
Bahwa “dia Tidak Seburuk Itu”. 
Bahwa “dia Benar-benar Menyesal”. Atau, Bahwa dia Berusaha Berubah”, 
Padahal Kenyataannya Tidak....!

๐Ÿ”ฅBagian dari kedewasaan kita sebagai Orang Percaya / Pemimpin Rohani Adalah: Kita Terlatih Membedakan Kebaikan Dan Kejahatan. 

Mengapa Ini Penting❓
Karena Kejahatan Biasanya Berpura-pura Baik, Dan Tanpa Hikmat, Kita Dapat Mudah Dikelabui (IBRANI 5:14).

PERTANYAAN :
Ada Banyak Jenis-jenis Konflik Yang Sering Terjadi Didalam Kehidupan Umat Percaya:
1) Apakah Yang Sering Menyebabkan konflik Terjadi Di Gereja❓
2)Bagaimana seharusnya kita sebagai orang Kristen dan gereja mengambil sikap saat menghadapi Konflik❓
3)Ada beberapa hal yang terjadi di Gereja namun tidak terselesaikan dengan tepat dan benar, sehingga  membawa konflik yang lebih besar bahkan terjadi perpecahan  persatuan di dalam Jemaat TUHAN, Dikarenakan Adanya Perbedaan Dalam Nilai, Sasaran, Prioritas, Dan Harapan❗

KATA KUNCI UNTUK ORANG PERCAYA

1) Konflik adalah sesuatu atau yang terjadi di antara satu individu dengan individu lainnya atau satu kelompok dengan kelompok lainnya 

2) Visi artinya kemampuan untuk melihat pada inti persoalan dan memandang jauh ke depan akan dibawa kemana persoalan yang dihadapi tersebut.  

3) Rekonsiliasi adalah perbuatan hubungan persahabatan pada keadaan semula;  menyelesaikan perbedaan.

4)Kondusif/ Konstruktif adalah cara memecahkan perbedaan dengan cara membangun hubungan, atau menyelesaikan masalah pada kedua belah pihak sama-sama menang, demi keutuhan berbagai pihak yang lebih besar yang terlibat dalam sistem sosial yang lebih besar dimana konflik berlangsung.  

5) Destruktif artinya cara memecahkan perbedaan-perbedaan dangan cara merusak hubungan, atau mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah demi satu pihak dangan mengorbankan kepentingan-kepentingan pihak lain.

๐Ÿ…ธ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ต๐Ÿ…พ ๐Ÿ…ถ๐Ÿ…ด๐Ÿ†๐Ÿ…ด๐Ÿ…น๐Ÿ…ฐ ๐Ÿ…ฒ๐Ÿ…ผ๐Ÿ…ฒ ๐Ÿ…ท๐Ÿ…พ๐Ÿ…ป๐Ÿ†ˆ ๐Ÿ†‚๐Ÿ…ฟ๐Ÿ…ธ๐Ÿ†๐Ÿ…ธ๐Ÿ†ƒ
http://holyspiritesronministry.blogspot.com/2021/04/blog-post_21.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...