Langsung ke konten utama

๐Ÿ†ƒ๐Ÿ…ท๐Ÿ…ด ๐Ÿ†…๐Ÿ…ธ๐Ÿ†‚๐Ÿ…ธ๐Ÿ…พ๐Ÿ…ฝ ๐Ÿ†ƒ๐Ÿ…ท๐Ÿ…ด ๐Ÿ…ต๐Ÿ…ธ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ป ๐Ÿ†€๐Ÿ†„๐Ÿ…ด๐Ÿ†‚๐Ÿ†ƒ ๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ณ ๐Ÿ†ƒ๐Ÿ…ท๐Ÿ…ด ๐Ÿ…ฒ๐Ÿ…ฐ๐Ÿ…ป๐Ÿ…ป ๐Ÿ…ฑ๐Ÿ†ˆ ๐Ÿ†๐Ÿ…ธ๐Ÿ…ฒ๐Ÿ…บ ๐Ÿ…น๐Ÿ…พ๐Ÿ†ˆ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ด๐Ÿ†

Rick Joyner Adalah Pendiri Morning Star Ministries, Beliau Salah Satu Hamba Tuhan Yang Dipercaya Tuhan Untuk Menyampaikan Pesan Nubutan Bagi Gereja-nya Di Akhir Zaman.

Buku-bukunya Menjadi Best Seller Dan Banyak Memberkati Hamba-hamba Tuhan.  
Rick Joyner Tinggal Di Carolina Bersama Keluarganya. 
"Kemudian Dari Itu Akan Terjadi, Bahwa Aku Akan Menaurahkan Roh-ku Ke Atas Semua Manusia, 
Maka Anak-anakmu Laki-laki Dan Perempuan Akan Bernubuat; Orang-orangmu Yang Tua Akan Mendapat Mimpi, Teruna-terunamu Akan Mendapat Penglihatan-penglihatan."  (Yoel 2:28)

PENDAHULUAN 
THE VISION adalah buku hasil gabungan dari 2 buah buku karya Rick Joyner yang berjudul “The Final Quest" dan "The Call'" dimana kedua buku tersebut menjadi buku international bestsellers yang telah memberkati banyak orang termasuk hamba-hamba Tuhan yang bergerak dalam bidang pelayanan. 

Dalam buku THE VISION ini, penulis (Rick Joyner) menceritakan pengalaman supranatural dalam bentuk mimpi ilahi dan penglihatan dimana penulis diperlihatkan oleh Tuhan Yesus mengenai peperangan yang terjadi di akhir zaman, mengenai Kerinduan dan Isi Hati Tuhan tentang Penghakiman-Nya, Kasih-Nya, Panggilan-Nya serta Rencana-Nya atas Gereja-Nya dan Bumi di akhir zaman, dan juga penulis diperlihatkan tentang orang-orang kudus, malaikat, kemuliaan surga dan kemuliaan TUHAN.

Buku Ini Sangat Bagus Dan Menantang Untuk Dibaca Oleh Setiap Umat Tuhan Yang Rindu Untuk Semakin Dewasa Didalam Dia Dan Menjalani Hidup Yang Berkenan Dihadapan Tuhan, Sehingga Tuhan Oleh Kasih Karunia-nya Berkenan Melibatkan Kita Dalam Agenda Nya Di Akhir Zaman.

Sangat Bijaksana Bila Kita Berdoa Supaya Roh Kudus Memurnikan Hati Serta Pikiran Kita Dan Memberikan Hikmat Serta Pengertian Kepada Kita Untuk Memahami Pesan-pesan-nya Dalam Buku The Vision Ini Untuk Kita Responi Dalam Kehidupan Kita. Lebih Dari Semuanya Itu, "Ujilah Segala Sesuatu Dan Peganglah Yang Baik". (1 Tesalonika 5 : 21).


I.THE VISION PENCARIAN TERAKHIR  & PANGGILAN

1️⃣ ROMBONGAN PASUKAN NERAKA SEDANG BERBARIS
(PASUKAN KEJAHATAN)

Saya Melihat Sebuah Pasukan Yang Jahat Dan Sangat Banyak, Sejauh Mata Memandang Tampak Mereka. Pasukan Itu Ada Divisi-divisinya Dan Masing-masing Membawa Panji Yang Berbeda. 

Pasukan Yang Paling Penting Dan Utama Adalah Harga Diri, Membenarkan Diri Sendiri, Minta Dihargai, Ambisi, Menghakimi Yang Tidak Bersalah Dan Yang Terlebih Besar Adalah Iri Hati. 

Pemimpin Pasukan Yang Besar Ini Adalah Penuduh Dari Saudaranya Sendiri. Saya Tahu Bahwa Masih Ada Banyak Kelompok Jahat Diluar Jangkauan Mata Saya, Tetapi Ini Adalah Pasukan Dari Neraka Yang Dilepaskan Untuk Melawan Gereja.

Senjata – Senjata Yang Dibawa Pasukan Ini Mempunyai Nama Yakni
1)Pedangnya Bernama Intimidasi,
2)Tombaknya Pengkhianatan Dan
3)Anak Panahnya Bernama Penuduh, Gossip, Fitnah Dan Pencari Kesalahan. Pengintai Dan
4)Pasukan Kecil Setan Bernama : Penolakan, Kepahitan, Ketidaksabaran, Tidak Untuk Mau Memaafkan Dan Nafsu, Segera Dikirim Mempersiapkan Serangan Utama. 
Saya Tahu Dalam Hati Bahwa Gereja Tidak Pernah Menghadapi Hal Ini Sebelumnya.

TUGAS UTAMA PASUKAN INI ADALAH:
√ Untuk Memecah Belah.
√ Untuk Menyerang Setiap Hubungan Di Dalam Gereja 
Satu Sama Lain, Jemaat Dengan Gembala, Suami Dan Isteri, Anak Dan Orang Tua, Bahkan Anak Yang Satu Dengan Yang Lainnya.
√ Untuk Membuka Celah Di Gereja,
Para Pengintai Dikirim Untuk Membuka Celah Di Gereja, Keluarga-keluarga Atau Individu-individu 
Dengan Penolakan, Kepahitan, Nafsu Dll, Yang Dapat Meledak Dan Membuat Lobang Besar Untuk Divisi-divisi Yang Akan Datang.

YANG PALING MENGEJUTKAN DALAM PENGLIHATAN SAYA:
1)Pasukan Ini Tidak Mengendarai Kuda, Tetapi Mengendarai Orang-orang Kristen.Banyak Dari Mereka Dari Kalangan Orang Kaya, Terhormat Dan Terpelajar. Mereka Adalah Orang-orang Kristen Yang Membuka Diri Mereka Sendiri Kepada Kuasa Kegelapan, Sehingga Dapat Dipakai Musuh Padahal... Mereka Berpikir Bahwa Mereka Sedang Dipakai Tuhan. Penuduh Tahu Bahwa Jika Rumah-tangga Terbagi – Bagi, Tidak Dapat Bertahan, Dan Pasukan Ini Merupakan Perwakilan Dari Pencobaan Terakhir Yang Memecah Belah Gereja Sehingga Mereka Benar-benar Jatuh.

1)ORANG HUKUMAN
Dibelakang Pasukan Yang Pertama Adalah Sejumlah Besar Orang-orang Kristen Yang Diseret-seret Dan Menjadi Tawanan. 
• Mereka Semua Terluka Dan Dikawal Oleh Setan Kecil Bernama > Ketakutan, Tampaknya Ada Lebih Banyak Tawanan Daripada Jumlah Setan Yang Mengawal. Yang Mengejutkan, Para Tawanan Ini Masih Membawa Pedang Dan Perisai, Tetapi Mereka Tidak Menggunakannya. Sangatlah Mengejutkan Bahwa Begitu Banyak Orang-orang Yang Ditawan Oleh Sejumlah Kecil Setan Bernama Ketakutan. 

Tentu Saja Setan-setan Kecil Ini Sangatlah Mudah Untuk Dihalau Atau Dihancurkan Dengan Senjata-senjata Mereka. Langit Di Atas Tawanan Tampak Gelap Tertutupi Oleh Burung - Bangkai Burung Pemakan Bernama Depresi. Yang Burung-burung Ini Hinggap Di Pundak Para Tawanan Dan Muntah Diatasnya. Muntahan Itu Adalah Penghukuman. Ketika Muntahan Itu Jatuh Disalah Satu Tawanan, Dia Akan Berdiri Dan Berbaris Lurus Sesaat Dan Kemudian Merosot, Semakin Lama makin Lemah Dari Sebelumnya. 
• Sekali Lagi, Saya Heran Para Tawanan Itu Tidak Memusnahkan Muntahan Itu Dengan Pedang Mereka Yang Dengan Mudah Dapat Mereka Gunakan. 

Adakalanya Para Tawanan Saling Bertubrukan Dan Jatuh. Secepat Mereka Jatuh Ke Tanah, Para Tawanan Yang Lain Akan Mulai Menusuk Mereka Dengan Pedang Dan Mencaci Maki Mereka. Mereka Akan Memanggil Burung- Burung Pemakan Bangkai Itu Untuk Mulai Memakan Mereka Yang Jatuh Sebelum Mati. 

Saat Saya Melihat, Saya Sadar Bahwa Para Tawanan Ini Percaya Bahwa Muntahan Penghukuman Itu Adalah Benar-benar Dari Tuhan. Kemudian Saya Mengerti Bahwa Para Tawanan Ini Berpikir Bahwa Mereka Adalah Pasukan Tuhan! 

Hal Inilah Yang Menyebabkan Mereka Tidak Membunuh Setan-setan Kecil Bernama Ketakutan Atau Burung-burung Pemakan Bangkai Yang Mereka Pikir Adalah Pembawa Pesan Tuhan. Kegelapan Awan Yang Disebabkan Banyaknya Burung Pemakan Bangkai Membuat Para Tawanan Ini Menerima Segala Sesuatu Yang Terjadi Seperti Berasal Dari Tuhan. 

Satu-satunya Makanan Yang Disediakan Untuk Para Tawanan Ini Adalah Muntahan Burung Pemakan Bangkai. Mereka Yang
Menolak Memakannya Akan Menjadi Lemah Sampai Mereka Jatuh. 

Mereka Yang Memakannya Akan Menjadi Kuat, Tetapi Kuat Oleh Kekuatan Iblis. 
Mereka Akan Saling Memuntahkan Satu Sama Lainnya. Ketika Salah Seorang Memulai Hal Ini, 

Salah Satu Setan Akan Menunggu Untuk Menungganginya Dan Kemudian Mereka Akan Maju Kebarisan Depan. Lebih Buruk Dari Muntahan Itu Adalah Kotoran Yang Menjijikkan Yang Berasal Dari Kencing Dan Buang Air Besar Setan-setan Yang Menunggangi Orang-orang Kristen Ini. 

Kotoran Ini Adalah Harga Diri, Ambisi, Dll. Dan Mereka Menjadi Bagian Dari Itu. Bagaimanapun Juga, Kotoran Ini Membuat Orang-orang Kristen Merasa Lebih Baik Dari Pada Dihukum, Dengan Mudah Mereka Mempercayai Bahwa Setan-setan Itu Adalah Utusan Tuhan Dan Mereka Juga Berpikir Bahwa Kotoran-kotoran Itu Adalah:
URAPAN ROH KUDUS.

Kemudian TUHAN Berbicara Kepada Saya : 
๐Ÿ—ฏ️ "Ini Adalah Awal Dari Pasukan-pasukan Musuh Di Hari-hari Akhir. 
Ini Adalah Muslihat Akhir Setan Dan Kekuatan Penghancurannya Yang Terakhir Dilepaskan Dengan Menggunakan Orang-orang Kristen Untuk Saling Menyerang, Menggunakan Pasukannya, Tetapi Belum Pernah Menggunakan Banyak Manusia Untuk Menjalankan Tujuan Iblisnya. 
Namun, Jangan Takut. AKU Punya Pasukan Juga. 

Sekarang Kamu Harus Berdiri Dan Bertanding Sebab Tidak Ada Lagi Tempat Untuk Sembunyi Dari Perang Ini. 
Kamu Harus Bertanding Untuk Kerajaanku, Kebenaran Dan Untuk Orang-orang Yang Sudah Ditipu". 
Saya Sungguh Terpukul Oleh Kebiadaban Pasukan Setan Ini, 
Sampai Saya Berpikir Bahwa Lebih Baik Mati Dari pada Hidup Dalam Dunia Seperti Ini. 

Tetapi Firman TUHAN Sangatlah Menguatkan Dan Kemudian Saya Segera Berteriak Bahwa Mereka Sudah Ditipu, Saya Berpikir Mereka Tidak Mendengar Saya. Ketika Saya Mulai Berteriak, Seluruh Pasukan Melihat Kepada Saya Dan Saya Tetap Berseru-seru. 

Saya Pikir Orang-orang Kristen Ini Akan Bangun Dan Menyadari Apa Yang Sudah Terjadi, Tetapi Banyak Dari Mereka Yang Kemudian Mulai Menembakkan Anak Panahnya Kepada Saya. 
Sedangkan Yang Lain Ragu-ragu Seakan-akan Mereka Tidak Tahu. Kemudian Saya Tahu Bahwa Saya Melakukan Hal Ini Terlalu Dini Dan Itu Adalah Kesalahan Yang Sangat Bodoh. 

2️⃣ PERANG DIMULAI
Kemudian Saya Berpaling Dan Melihat Pasukan Tuhan Berada Dibelakang Saya. Ada Ribuan Prajurit Tetapi Tidak Bisa Dihitung. Hanya Sejumlah Kecil Yang Berpakaian Lengkap, Berbaju Zirah Dan Memakai Ketopong Tetapi Sejumlah Besar Tidak Memakai Pelindung. Sejumlah Besar Pasukan Itu Terluka. Banyak Dari Mereka Yang Berbaju Zirah Tapi Hanya Memiliki Perisai Yang Kecil Sehingga Tidak Dapat Melindungi Mereka Dari Pembantaian Yang Datang. 

MAYORITAS PASUKAN INI ADALAH WANITA DAN ANAK-ANAK.
Dibelakang Pasukan Ini Adalah Kelompok Besar Orang, Sama Seperti Kelompok Tawanan Yang Mengikuti Pasukan Iblis Tetapi Keadaannya Sangatlah Berbeda. Tampaknya Mereka Adalah Orang-orang Yang Berbahagia, Mereka Bermain, Bernyanyi, Berpesta Dan Berjalan Dari Satu Kemah Ke Kemah Lainnya. 
Hal Ini Mengingatkan Saya Akan Keadaan Di Woordstock. 

Saya Mencoba Berteriak Mengatasi Mengingatkan Kepada Mereka Bahwa Ini Bukanlah Saat Yang Tepat, Perang Akan Segera Dimulai Tetapi Hanya Sedikit Orang Yang Mendengar Suara Saya. 
Merekalah Yang Memberikan "Tanda Damai" Kepada Saya Dan Berkata Bahwa Mereka Tidak Percaya Adanya Perang, Tuhan Tidak Akan Membiarkan Sesuatu Buruk Menimpa Mereka. 
Saya Mencoba Menjelaskan Bahwa Tuhan Memberikan Pakaian Perlengkapan Perang Dengan Satu Maksud, Tetapi Mereka Menjawab Dengan Ketus, Mereka Sudah Datang Ketempat Yang Penuh Sukacita Dan Damai Sejahtera Dimana Tidak Ada Sesuatupun Yang Akan Terjadi Pada Mereka. Saya mulai berdoa meminta Tuhan menambahkan iman (perisai) orang-orang yang memakai baju zirah, untuk melindungi mereka yang tidak siap adanya perang.  

Seorang utusan muncul, memberikan sebuah terompet dan menyuruh saya untuk segera meluncurkannya.  Saya segera melakukannya dan orang - orang yang berbaju zirah segera merespon dan memberikan perhatian, Banyak baju zirah yang dibawa dan mereka segera memakainya.  Saya mengamati bahwa orang-orang yang terluka tidak memakai baju zirah di atas luka mereka, tetapi sebelum saya dapat berbicara sepatah katapun, panah-panah musuh menghujani kami.  
Setiap orang yang tidak berbaju zirah terluka.  
Mereka yang tidak segera menutup luka mereka, Sehingga kembali terluka ditempat yang sama.  Mereka yang terkena panah fitnah segera mulai memfitnah orang-orang yang tidak terluka.  yang terkena gosip panah segera mulai menggosip dan secepat itu terjadi perpecahan di mereka.  Kemudian burung-burung pemakan bangkai mengambil alih yang melukai dan mengirimkan mereka ke kemah tawanan.  Orang-orang yang terluka masih melukai pedang dan sebenarnya dapat dengan mudah menghancurkan burung pemakan bangkai itu, tetapi mereka tidak menggunakan pedang itu.  

Sebenarnya mereka diangkut tanpa paksaan karena mereka sangat marah kepada orang-orang yang masih tersisa (kami).  Keadaan mereka yang berada di belakang pasukan bantuan.  Tampak total.  Ribuan orang terluka dan merintih terbaring ditanah.  Banyak dari yang tidak terluka hanya duduk diam tidak percaya.  Mereka yang terluka dan duduk tidak langsung diangkut oleh burung pemakan bangkai.  Beberapa orang mencoba untuk membantu yang terluka dan mengusir pemakan bangkai itu, tetapi orang-orang yang terluka sangat marah, mereka mengancam dan mengusir orang-orang yang mencoba untuk membantu. Banyak orang yang tidak terluka berlari secepat mungkin menjauhi medang perang. Pertemuan pertama dengan musuh sangatlah singkat, sehingga saya tertarik untuk bergabung dengan mereka. Dengan sangat cepat orang-orang ini muncul kembali dengan berpakaian perang lengkap, baju zirah dan perisai yang besar.

Kegembiraan pesta berubah dengan cepat. Mereka mulai menempati tempat orang-orang yang jatuh dan mulai membentuk formasi baru untuk melindungi sekeliling. Segera 3 malaikat besar bernama Iman, Pengharapan dan Kasih muncul dan berdiri dibelakang kami dan perisai setiap orang mulai bertambah besar.

3️⃣ JALAN RAYA 
Kami mempunyai pedang yang bernama Firman Tuhan dan anak panah yang dinamakan Kebenaran Alkitabiah. Kami ingin menembak mereka kembali, tetapi kami tidak tahu bagaimana kami bisa menembak tanpa mengenai orang-orang Kristen yang sedang dikendarai setan-setan itu. Yang terjadi kemudian, jika orang-orang Kristen ini terkena anak panah kebenaran mereka akan tersadar dan berbalik menyerang yang menekan mereka. Saya melepaskan beberapa anak panah. Sebagian besar mengenai orang-orang Kristen. Ketika anak panah kebenaran mengenai mereka, mereka tidak bangun atau jatuh terluka, mereka akan menjadi marah dan setan yang namun mengendarai mereka akan bertambah besar. Hal ini mengejutkan setiap orang. 

Mereka mulai merasa mustahil untuk menang, tetapi Iman, Pengharapan dan Kasih sangat yakin bahwa paling tidak mereka berperang di tanah sendiri. Malaikat lainnya bernama Hikmat yang kemudian muncul dan menuntun kami untuk berperang dari gunung yang ada dibelakang kami. Diatas gunung ada tebing-tebing dengan Tingkat Yang Berbeda, Setinggi Mata Memandang. Pada Setiap Tingkat, Tebing Itu Menjadi Lebih Sempit Dan Mengeras Sehingga Dapat Dipijak. 

SETIAP TINGKAT DINAMAKAN KEBENARAN ALKITABIAH.
Tingkat Dibawah Dinamakan Sesuai Dengan Prinsip-prinsip Kebenaran Seperti, “keselamatan", "Pengudusan", "Doa", "Iman" Dll. Dan Ditingkat Yang Lebih Tinggi Dinamakan Dengan Kebenaran Alkitabiah Yang Lebih Lanjut. Semakin Tinggi Kami Naik, Perisai Dan Pedang Kami Semakin Bertumbuh Besar Dan Sedikit Anak Panah Yang Dapat Mencapai Kami. 

SEBUAH KESALAHAN YANG TRAGIS
Beberapa Orang Yang Masih Tinggal Di Tingkat Rendah Mulai Mengambil Anak Panah Dan Menembaki Musuh Kembali.  

Tetapi Ini Adalah Kesalahan Yang Tragis.  
Setan-setan Ini Dengan Mudah Menyerang Orang - Orang Kristen Kembali.
• Jika Salah Satu Terkena Panah Penuduh Atau Fitnah, Salah Satu Setan Kepahitan Atau Kemarahan Akan Terbang Dan Bertengger Di Atas Anak Panah Itu.  Kemudian Dia Akan Mulai Mengencingi Dan Buang Air Besar Di Atas Orang -orang Kristen Itu.
• Jika Salah Satu Orang Kristen Itu Sudah Dihinggapi Setan Bernama Harga Diri Dan Membenarkan Diri Sendiri, Maka 2 Atau 3 Setan Akan Ditambahkan Lagi, Dan Kemudian Dia Akan Berubah Bentuk Menjadi Setan Itu Sendiri.  Kami Dapat Melihat Hal Ini Terjadi Dari Tingkat Yang Lebih Tinggi, Tetapi Mereka Yang Berada Di Tingkat Lebih Rendah Tidak Bisa Melihatnya.
Setengah Dari Kami Memutuskan Untuk Tetap Naik, Sedangkan Setengahnya Turun Ke Tingkat Bawah Untuk Dijelaskan Kepada Mereka Yang Tinggal Disana Tentang Apa Yang Sudah Terjadi.  Setiap Orang Yang Diperingatkan Untuk Tetap Naik Dan Tidak Berhenti, Kecuali Beberapa Orang Yang Tinggal Di Setiap Tingkat Untuk Menjaga Setiap Prajurit Naik Lebih Tinggi.

4️⃣ KEAMANAN 
Ketika kami mencapai tingkat "Kesatuan Saudara Seiman" tidak membuat anak panah musuh dapat mencapai kami.  Banyak orang dari kami memutuskan untuk tidak naik lagi.  Hal ini dapat saya mengerti karena setiap tingkat yang baru semakin sulit untuk ditapaki.  juga, lebih tinggi saya naik, saya merasa lebih kuat dan lebih mampu dalam memegang senjata, jadi saya terus naik.  Dengan cepat saya mampu menembak setan tanpa mengenai orang-orang Kristen.  Saya merasa jika saya terus naik, saya akan dapat menembak para pemimpin-pemimpin pasukan neraka ini yang berada di belakang pasukan.  Saya menyesal ada banyak orang Kristen yang berhenti ditingkat bawah, mereka aman tetapi tidak bisa menembak musuh.  kekuatan dan karakter orang-orang yang tetap tumbuh dan membuat mereka menjadi Pemenang, yang setiap orang menghancurkan banyak musuh.  

Pada setiap tingkat ada banyak anak panah Kebenaran yang berhamburan yang berasal dari orang-orang yang jatuh dari posisinya.  Semua anak panah itu Mulus.  Beberapa orang enggan untuk mengambil anak -anak panah ini, tetapi saya tahu bahwa kami memerlukan semuanya sehingga kami dapat menghancurkan pasukan besar yang ada di bawah.  
Saya mengambil satu anak panah, menembak satu setan dan dengan mudah melenyapkannya, setelah itu baru orang-orang lain mulai mengambil anak-anak panah itu dan menembakkan musuh.  Serangan kami mulai membuat perpecahan musuh berkurang.  Karena hal ini, seluruh pasukan setan terfokus kepada kami.  Untuk sewaktu-waktu, semakin kami mencapai target, semakin kami dilawan.  Tugas kami seolah tiada akhir dan ini menjadi sangat melelahkan.  

5️⃣ FIRMAN TUHAN SEBAGAI SAUH KAMI
Pedang-pedang Kami Semakin Bertumbuh Besar Seiring Dengan Kami Mencapai Setiap Tingkat Baru. Hampir Saja Saya Tertinggal Sebab Tampaknya Saya Tidak Bisa Ke Tingkat Yang Lebih Tinggi. Akhirnya Saya Memutuskan Bahwa Pedang-pedang Ini Diberikan Untuk Satu Tujuan, Dan Saya Harus Tetap Maju. 

Saya Meletakkan Pedang Itu Di Tanah Dan Mengikat Diri Saya Sendiri Ke Pedang Itu Selagi Saya Menembaki Musuh-musuh. Kemudian Terdengar Suara Tuhan, “kamu Sudah Menggunakan Hikmat Yang Akan Memampukanmu Untuk Terus Naik. Banyak Orang Yang Jatuh Karena Tidak Menggunakan Pedang Dengan Selayaknya Yaitu Menjadi Sauh Bagi Diri Mereka Sendiri". 

Tampaknya Tidak Ada Seorangpun Yang Mendengar Suara Tuhan, Tetapi Banyak Orang Yang Melihat Apa Yang Saya Lakukan Dan Mereka Menirunya. Saya Heran Mengapa Tuhan Tidak Berbicara Kepada Saya Sebelum Saya Menentukan Pilihan. 
Kemudian Saya Merasa Bahwa Dia Sudah Berbicara Kepada Saya Entah Bagaimana. Lalu Saya Merasa Seluruh Hidup Saya Sudah Dilatih Untuk Beberapa Jam Mendengarkannya Dan Mematuhinya Seumur Hidup Saya. Saya Juga Tahu Karena Hikmat Dan Pengertian Saya, Sekarang Ini Tidak Dapat Diambil Selagi Dalam Medan Peperangan. 

Saya Sungguh Mengucap Syukur Untuk Setiap Pencobaan Yang Sudah Saya Alami Disepanjang Hidup Argainya Terlebih Lagi. Kemudian Kami Menembaki Setan-setan Dan Hampir Semuanya Tepat Sasaran. Kemarahan Bangkit Dari Pasukan Musuh Seperti Api Dan Batu Belerang. 
Saya Tahu Bahwa Orang-orang Kristen Yang Terjebak Dalam Pasukan Sekarang Merasakan Kemarahan Yang Hebat. Tidak Ada Satupun Yang Dapat Menembaki Kami Dan Sekarang Mereka Saling Menembaki Diri Mereka Sendiri. Karena Panah-panahnya Tidak Bisa Mengenai Kami, Mereka Sekarang Mengirim Burung Pemakan Bangkai Menyerang Kami. 

Orang-orang Yang Tidak Menggunakan. 
Pedang Mereka Sebagai Sauh Dapat Diserang Burung-burung Pemakan Bangkai Itu, Tetapi Mereka Juga Dapat Dijatuhkan Dari Tempat Mereka Berdiri. Beberapa Orang Jatuh Di Tingkat Yang Dibawahnya Tetapi Beberapa Orang Juga Jatuh Didasar Gunung, Kemudian Dibawa Burung-burung Itu Pergi. 

6️⃣ SEBUAH SENJATA BARU
Panah Kebenaran Sangat Jarang dapat menembus Burung-burung Pemakan Bangkai Itu, Tetapi Dapat Melukai Mereka Dan Membawa Kembali Orang-orang Yang Dibawa. Setiap Kali Mereka Kembali, Beberapa Dari Kami Dapat Naik Ke Tingkat Yang Lebih Atas. Ketika Kami Mencapai Tingkat Yang lebih tinggi yang tidak bisa dicapai burung-burung itu. Di tingkat ini, langit diatas kami hampir menyilaukan mata karena keindahan dan sinarnya. Saya merasakan damai sejahtera yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Sebelumnya, sebagian besar roh perlawanan saya dimotivasi oleh kebencian dan muak pada musuh, untuk kepentingan kerajaan, kebenaran dan kasih dari para tawanan. Tetapi di tingkat inilah saya menangkap Iman, Pengharapan, Kasih yang sebelumnya saya hanya ikuti dari kejauhan. Di tingkat ini saya diliputi oleh kemuliaan. Saat saya menangkap mereka, mereka berbalik kepada saya dan mulai memperbaiki dan membuat baju zirah saya bersinar. 

Sesaat saja, pakaian saya berubah total dan memancarkan kemuliaan yang ada pada mereka. Saat mereka menyentuh pedang saya, sinar kemuliaan memancar. Kasih berkata, "Orang-orang yang mencapai tingkat ini dipercayakan kuasa untuk menghadapi saat-saat seperti ini, tetapi Aku harus mengajarkanmu bagaimana menggunakannya". Jalan di tingkat “Galatia Dua Duapuluh" sangat lebar sehingga tidak ada bahaya jatuh. Juga ada banyak anak panah bernama Pengharapan. 

Kami melepaskan beberapa anak panah itu ke burung pemakan bangkai dan dengan mudah mengenainya. Hampir separuh yang mencapai tingkat ini tetap menembak dan sebagian membawakan anak panah-anak panah ini turun ke tingkat bawah. Burung-burung itu tetap berdatangan seperti gelombang diatas tingkat yang ada dibawah. 

Dari Galatia Dua Duapuluh kami dapat menembak pasukan musuh tetapi tidak pemimpinnya, karena dia masih berada diluar jangkauan. Kami memutuskan tidak menggunakan panah Kebenaran sampai kami bisa menghancurkan awan depresi yang sudah mereka ciptakan dan ini membuat kebenaran sedikit efektif. 

Hal ini memerlukan waktu yang cukup lama, tetapi kami tidak pernah merasa lelah.Iman, Pengharapan dan Kasih, bertambah besar seperti senjata kami sehingga setiap orang yang jauh pertempuranpun dapat melihatnya. Sinar mereka bahkan memancar ke kemah-kemah para tawanan yang masih berada dibawah langit yang dipenuhi burung pemakan bangkai. Kegembiraan itu memenuhi kami. Saya merasa bahwa berada dalam pasukan ini, peperangan ini merupakan petualangan terbesar di sepanjang hidup saya. 

Setelah menghancurkan sebagian besar burung pemakan bangkai yang menyerang gunung kami, kami mulai memunguti burung-burung pemakan bangkai yang menempel di para tawanan. 
Setelah awan kegelapan mulai dibersihkan, matahari mulai menyinari mereka dan mereka mulai tersadar seakan-akan mereka bangun dari tidur yang sangat lelap. dari medan Kemudian mereka mundur apalagi setelah sadar muntahan-muntahan burung pemakan bangkai masih menutupi mereka dan mereka mulai membersihkan diri mereka sendiri. Saat mereka mulai memegang Iman, Pengharapan dan Kasih, mereka melihat gunung tempat kami berada dan mulai berlari mendekat. 

Pasukan iblis masih menghujani mereka dengan anak panah Tuduhan dan Fitnah, tetapi mereka tetap berlari. Sebelum mereka mencapai gunung, ada banyak orang yang terkena lusinan atau lebih anak panah, tetapi tampaknya mereka tidak memperhatikan hal itu. Secepat mereka mulai mendekati gunung, luka mereka mulai sembuh. Bersama dengan awan depresi yang mulai disibakkan, segala sesuatu menjadi lebih mudah. 

7️⃣ JEBAKAN 
Para tawanan - tawanan yang terdahulu sangat bersukacita atas keselamatan mereka. Mereka sangat menghargai setiap tingkat gunung yang mereka naiki dan kami kebenaran itu. Dengan cepat kekuatan para tawanan melawan musuh bangkit. Mereka memakai baju zirah yang sudah tersedia dan meminta untuk diijinkan kembali melawan musuh. Kami memikirkan hal tersebut, tetapi kemudian kami putuskan untuk tetap tinggal di gunung dan melawan musuh. Sekali lagi Tuhan berfirman, "Sudah yang kedua kali engkau memilih hikmat. Engkau tidak akan menang di tempat musuh, tetapi engkau harus tinggal di Gunung KudusKu." Saya terkejut, kami sudah membuat keputusan lain hanya dengan berpikir dan membicarakannya dengan singkat. Kemudian saya memutuskan, yang terbaik adalah tidak membuat keputusan sebelum berdoa. Dengan cepat Hikmat ada pada saya, memegang kedua lengan saya dengan kuat dan memandang mata saya dan berkata, "Engkau harus melakukan ini!" Kemudian saya melihat sekalipun saya berada ditempat yang luas di "Galatia Dua Duapuluh", tetapi saya dapat pergi ke bagian pinggirnya tanpa saya ketahui dan dapat dengan mudah terjatuh. Saya menatap mata Hikmat dan dia berkata dengan serius, “Kalau engkau menyangka bahwa engkau teguh berdiri. hati-hatilah supaya engkau jangan jatuh. Di dunia ini engkau dapat jatuh dari tingkat manapun".

8️⃣ ULAR 
Untuk waktu yang lama kami terus membinasakan burung pemakan bangkai dan menembaki setiap setan yang menunggangi orang-orang Kristen. Kami menemukan bahwa panah panah dari Kebenaran yang berbeda-beda mempunyai efek yang berbeda dari setan yang berbeda pula. Kami tahu bahwa hal ini akan menjadi pertempuran yang panjang, tetapi sekarang kami tidak bisa santai dan kami sudah melewati tingkat "Kesabaran". Sekalipun setelah orang-orang Kristen menembaki setan-setan, hanya sedikit orang yang naik di gunung. Banyak orang yang dibawa setan-setan dan terus berkhayal.

Saat kegelapan yang melingkupi setan dikoyak, kami dapat melihat tanda yang ada disekitar kaki orang-orang Kristen ini bergerak. Kemudian saya melihat ternyata kaki-kaki mereka diikat ular yang bernama Malu. Kami menembakkan anak panah Kebenaran ke ular-ular itu, tetapi hanya sedikit yang terkena. Kemudian kami kembali mencoba menembakkan anak panah Pengharapan, tetapi juga tanpa hasil. Dari “Galatia Dua Duapuluh" sangatlah mudah untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, dan kami mulai menaiki tingkat yang lebih tinggi. Sesaat kemudian kami tiba pada sebuah taman yang paling indah yang pernah saya lihat. Di pintu masuk taman ini tertulis "Kasih Bapa Yang Tidak Bersyarat". Pintu itu adalah sebuah jalan masuk yang sangat megah dan mengundang kami untuk masuk, jadi kami masuk. Setelah kami masuk, kami melihat Pohon Kehidupan ada di tengah-tengah taman. Pohon itu dijaga oleh malaikat-malaikat yang luar biasa. Mereka terlihat seakan-akan sedang menunggu kami, jadi kami memberanikan diri melewati mereka dan berjalan kearah pohon. Salah satu malaikat itu berkata,"Mereka yang dapat masuk ke tingkat ini yaitu mereka yang mengenal Kasih Bapa, boleh memakannya".


Saya tidak sadar betapa laparnya saya. Saat saya merasakan buah itu, rasanya sangat lezat melebihi apapun yang pernah saya rasakan, tetapi rasanya juga tidak aneh. Makan buah ini membangkitkan kenangan saya pada matahari terbit, hujan, taman-taman yang indah, matahari terbenam diatas lautan terlebih terkenang pada orang-orang yang saya kasihi. Setiap gigitan, saya merasakan bertambah mengasihi segala sesuatu dan setiap orang. Kemudian saya teringat musuh-musuh saya (para tawanan iblis) dan saya juga mengasihi mereka. Perasaan itu menjadi lebih besar dari apapun juga, Lebih dari damai sejahtera yang saya alami di "Galatia Dua Duapuluh". Kemudian saya mendengar suara Tuhan dan Dia berkata,

"Sekarang inilah yang menjadi makananmu setiap hari. Tidak akan pernah diambil darimu. Kamu dapat memakannya sebanyak dan sesering yang kamu mau. Tidak ada akhir dari KasihKu". Saya mendongak keatas Pohon Kehidupan arah sumber suara dan melihat pohon itu dipenuhi dengan burung rajawali yang sangat putih. Mereka memiliki mata yang tajam dan indah yang pernah saya lihat. Mereka melihat kearah saya seakan-akan menunggu perintah. Salah satu dari malaikat malaikat penjaga berkata, permintaanmu. Rajawali-rajawali ini memakan ular-ular". Saya berkata, saudara-saudara kita". Burung-burung itu membuka sayapnya dan sebuah angin yang besar datang dan mengangkat mereka ke udara. Rajawali-rajawali ini memenuhi langit dengan kemuliaan yang menyilaukan. Sekalipun kami berada di ketinggian, saya dapat mendengar suara-suara kengerian dari perkemahan musuh saat rajawali-rajawali itu mendekati mereka.

 "Mereka akan melakukan “Pergilah! Telanlah malu yang mengikat Tuhan Yesus sendiri yang berdiri di tengah-tengah kami. Dia menyentuh setiap kami dan berkata, “Sekarang Aku harus
mengatakan kepadamu apa yang sudah Aku katakan dengan saudara-saudaramu setelah KenaikanKu ke Sorga- pesan dari KerajaanKu. Pasukan yang paling kuat dari musuh kita sekarang sudah di kocar-kacirkan tetapi tidak dihancurkan. Sekarang waktunya bagi kita untuk maju berbaris dengan Injil KerajaanKu. Rajawali-rajawali itu dilepaskan dan akan pergi bersama kita. Kita akan mengambil setiap anak panah yang ada di setiap tingkat tetapi sekarang Akulah Pedangmu dan Akulah Panglimamu. Sekaranglah waktunya Pedang Tuhan dihunus." Saya menoleh dan melihat seluruh pasukan Tuhan berdiri di taman. Ada banyak laki-laki, perempuan dan anak-anak dari segala bangsa dan segala suku, masing-masing membawa panji yang digerakkan angin dengan kesatuan yang sempurna. 

Saya tahu bahwa tidak ada seperti yang ini yang pernah saya lihat di bumi. Saya tahu bahwa musuh -musuh mempunyai pasukan yang semakin bertambah banyak dan benteng-bentengnya ada diseluruh bumi, tetapi tidak ada seorangpun yang dapat berdiri didepan pasukan yang sangat besar ini. 

Saya berbisik, "Ini pasti Harinya Tuhan". Sekumpulan besar pasukan ini menjawab dengan suara yang menggelegar, "Harinya Tuhan sudah datang". Kami berdiri di Taman Tuhan dibawah Pohon Kehidupan. Tampaknya seluruh pasukan ada disitu dan berlutut didepan Tuhan Yesus. Dia baru saja memberikan kekuatan bagi kami untuk kembali ke medan pertempuran dan membebaskan saudara-saudara kami yang masih terikat musuh dan untuk dunia yang masih dikasihiNya. Sungguh perintah yang luar biasa dan menyedihkan. Sangat luar biasa karena perintah ini berasal dari Tuhan. Sangat menyedihkan karena kami harus meninggalkan HadiratNya dan Taman yang sangat indah yang pernah saya lihat ini. Dan meninggalkan semua ini untuk kembali ke medan pertempuran. 

Tuhan meneruskan perintahNya: "Aku sudah memberikan kasih karunia dan kekuatan rohani, pemahamanmu akan Firman dan KerajaanKu akan bertambah-tambah, tetapi senjata terbesar yang baru diberikan kepadamu adalah Kasih Bapa. Sepanjang engkau berjalan didalam Kasih Bapa, engkau tidak akan pernah gagal. Buah dari Pohon Kehidupan adalah Kasih Bapa yang dinyatakan dalamKu. Kasih yang ada dalamKu harus menjadi makananmu sehari-hari". Ketampanan Tuhan tidaklah seperti yang kita bayangkan, sungguh dahsyat. Saat Dia bergerak dan berbicara, membuat Dia menjadi pribadi yang paling menarik yang pernah saya lihat. Dia ada diluar definisi manusia dalam martabat dan keanggunanNya. Tidak ada gambar atau lukisan yang pernah menggambarkan Dia seperti yang saya lihat, tetapi kebanyakan

lukisan-lukisan itu mirip Dia. Saya mulai berpikir bahwa Dia adalah segala sesuatu tentang Kasih Bapa dan mulia. Dia benar-benar penuh dengan keanggunan dan kebenaran. Ketika saya memakan buah dari Pohon Kehidupan, pikiran-pikiran tentang yang baik-baik memenuhi jiwa saya. Saat Yesus berbicara hal yang sama terjadi. Saya tidak akan pernah mau meninggalkan tempat ini. Saya teringat bagaimana saya pernah berpikir alangkah membosankannya untuk para malaikat-malaikat itu, tidak mengerjakan apapun tetapi hanya menyembah Dia di depan TahtaNya. Sekarang saya tahu bahwa tidak ada sesuatupun yang melebihi apapun daripada menyembah Dia. Hal itu tentu saja bagian yang paling baik di surga. Sangat sukar dipercayai bahwa saya berjuang melawan kebosanan selama pelayanan penyembahan. Saya tahu bahwa itu karena saya waktu itu berada diluar jangkauan kenyataan. 

9️⃣ MENVEMBAH DALAM ROH DAN KEBENARAN

Saya diliputi perasaan untuk kembali dan memperbaiki waktu-waktu saya menyembah Dia tetapi pikiran saya mengembara dan penuh dengan hal-hal lain. Perasaan untuk mengungkapkan kekaguman saya pada Dia semakin tidak bisa itu karena saya waktu itu berada diluar jangkauan kenyataan. Menyembah dalam Roh dan Kebenaran Saya diliputi perasaan untuk kembali dan memperbaiki waktu-waktu saya menyembah Dia tetapi pikiran saya mengembara dan penuh dengan hal-hal lain. Perasaan untuk mengungkapkan kekaguman saya pada Dia semakin tidak bisa ditahan. Saya harus memuji Dia! Saat saya membuka mulut, saya terkejut dengan penyembahan spontan yang keluar dari mulut pasukan Tuhan pada saat yang sama. Saya hampir lupa bahwa ada orang lain disana, tetapi kami ada didalam kesatuan yang sempurna. 
Penyembahan yang agung ini tidak dapat dikatakan dalam bahasa manusia. Saat kami menyembah, sebuah sinar emas mulai memancar dari Tuhan, kemudian ada sinar -sinar perak yang mengitari emas itu. Warna-warni yang banyak sekali tidak pernah saya lihat membungkus kami. Dengan kemuliaan ini saya masuk alam emosi yang tidak pernah saya alami sebelumnya. Saya mengerti kemuliaan ini sudah ada disana sepanjang waktu, tetapi kami fokus pada Dia, cara kami menyembah dan kami mulai melihat KemuliaanNya. Semakin kami menyembahNya, semakin Kemuliaan itu tampak. Apabila ini adalah surga, maka ini adalah sangat amat baik melebihi apapun yang pernah saya impikan. 

๐Ÿ”Ÿ MENEMUKAN TEMPAT TINGGALNYA

Saya tidak tahu berapa lama penyembahan ini berlangsung. Mungkin dapat bulanan, hanya tidak mungkin memperkirakan waktu dalam kemuliaan ini. Untuk sesaat saya memejamkan mata sebab kemuliaan yang saya lihat dengan hati menjadi sebesar yang saya lihat dengan mata jasmani saya. Saat saya membuka mata, saya terkejut melihat Tuhan sudah tidak ada lagi disana, tetapi pasukan malaikat-malaikat berdiri ditempat Tuhan sebelumnya berada. Salah satu dari mereka maju kearah saya dan berkata, "Pejamkanlah matamu kembali". Saat saya melakukannya, kemuliaan Tuhan melingkupi saya dan saya sangat lega. Kemudian malaikat itu menjelaskan, "Apayang kamu lihat dengan mata hatimu adalah lebih dari kenyataan yang dapat sangat lega. 

Kemudian malaikat itu menjelaskan, "Apa yang kamu lihat dengan mata hatimu adalah lebih dari kenyataan yang dapat kamu lihat dengan mata jasmanimu". Seringkali saya mengatakan hal ini, tetapi betapa jarangnya saya benar-benar berjalan didalamnya.! Malaikat itu kemudian meneruskan, "Karena itulah Tuhan mengatakan kepada murid-muridNya yang pertama bahwa adalah lebih baik untuk Dia pergi sehingga Roh Kudus dapat datang. Tuhan tinggal didalam kamu. Kamu sudah diajarkan hal ini berulang kali, tetapi sekarang kamu harus hidup didalamnya sebab kamu sudah makan dari Pohon Kehidupan". Kemudian malaikat itu menuntun saya kembali ke pintu gerbang. Saya memprotesnya, saya tidak mau meninggalkan tempat ini. Tampak terkejut, malaikat ini memegang bahu saya dan memandang langsung ke mata saya. 

Kemudian saya mulai menganggapnya sebagai malaikat Hikmat. "Engkau tidak perlu meninggalkan taman ini. Taman ini ada didalam hatimu sebab Sang Pencipta Sendirilah yang ada didalammu. Engkau menginginkan hal yang terbaik, yaitu untuk menyembah dan diam dalam HadiratNya selama -lamanya dan itu tidak akan pernah diambil darimu". Saya memahami apa yang diucapkan Hikmat, kemudian saya melihat Pohon Kehidupan yang ada dibelakangnya. Saya ingin meraihnya sebelum pergi. Mengetahui pikiran menggoncangkan saya, "Jangan. Buah-buah yang dikumpulkan dalam ketakutan akan busuk. Buah dan pohon ini ada didalammu sebab Dia ada didalammu. Kamu harus percaya". 

Saya memejamkan mata saya dan mencoba melihat Tuhan kembali, tetapi tidak bisa. Saat saya membuka mata saya, Hikmat masih menatap saya. Dengan kesabaran yang luar biasa dia meneruskan, "Engkau sudah merasakan kenyataan surga dan tidak ada seorang pun yang ingin kembali ke medan pertempuran yang pernah mereka lewati. Ketika Rasul Paulus datang kesini, dia berjuang sepanjang hidupnya untuk tinggal dan bekerja bagi Tuhan, atau kembali masuk kesini sebagai warisannya, tetapi warisan ini akan terus membesar selama dia tinggal. 

Sekarang engkau mempunyai hati penyembah yang ingin selalu berada disini dan engkau dapat memasukinya melalui penyembahanmu yang benar. Semakin engkau fokus pada Tuhan, semakin nyata kemuliaan yang dapat engkau lihat dimanapun engkau berada". Kata-kata Hikmat akhirnya menenangkan saya. Sekali lagi saya memejamkan mata hanya untuk mengucap syukur atas pengalaman luar biasa dan kehidupan yang sudah Dia berikan kepada saya.Saat saya melakukan hal itu, saya mulai dapat melihat kemuliaan Tuhan kembali dan perasaan yang ada pada penyembahan sebelumnya kembali memenuhi jiwa saya. 

Kata-kata Tuhan sangat keras dan jernih dan saya yakin dapat saya dengar dengan telinga saya. "AKU TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKAN MU & MENGABAIKAN MU"
SAYA MERESPONINYA : 
"TUHAN, ampuni ketidakpercayaan saya," Tolong bantu saya untuk tidak pernah meninggalkan atau mengabaikanMu". 

II.BERJALAN DENGAN HIKMAT
Saat saya membuka mata, Hikmat masih memegang pundak saya. “Aku adalah karunia pertama yang diberikan kepadamu untuk pekerjaanmu, " kata Hikmat, jalan kepadamu, dan Aku akan menjaga engkau berjalan di atas jalan itu, tetapi hanya kasih yang dapat membuatmu setia. Hikmat terbesar adalah Kasih akan Tuhan". Kemudian Hikmat melepaskan pundak saya dan kami mulai berjalan melewati pintu gerbang. Saya mengikutinya dengan diam. Saya teringat nafas peperangan dan saat kami menaiki gunung dan itu menarik, tetapi tidak ada yang dapat menyamai Hadirat Tuhan dan penyembahan yang sudah saya alami. 

Meninggalkan itu semua adalah pengorbanan terbesar yang pernah saya buat. Kemudian saya teringat bagaimana semuanya itu ada didalam saya, sangat mengherankan begitu cepat saya melupakannya. Saya mulai berpikir tentang peperangan besar yang menggusarkan hati saya, antara apa yang saya lihat dengan mata jasmani saya dan apa yang saya lihat dengan hati saya

Saya Maju Kedepan Sehingga Dapat Berjalan Disamping Hikmat Dan Bertanya, "Saya Sudah 26 Tahun Berdoa Untuk Dapat Pergi Ke Surga Tingkat Ke-3 Seperti yang dikatakan Rasul Paulus. 
๐Ÿ—จ️ Apakah Ini Surga Tingkat Ketiga Itu?" 
๐Ÿ—ฏ️ "Yah, Ini Adalah Salah Satu Bagian Dari Surga Tingkat Ketiga, "Jawabnya, "Tetapi Masih Banyak Yang Lainnya." 
๐Ÿ—จ️ "Apakah Saya Diijinkan Untuk Melihat Yang Lainnya?(Tanya SaHikmat

️ "Engkau akan melihatnya. 
Sekarang Aku akan membawamu melihatnya".. 

Saya mulai memikirkan Kitab Wahyu. 
๐Ÿ—จ️ "Apakah wahyu Yohanes tentang surga ketiga?"
 Tanya saya. "Sebagian wahyu Yohanes adalah surga ketiga, tetapi paling banyak itu adalah surga tingkat kedua. 

Surga tingkat kedua adalah alam rohani selama setan memerintah bumi. Surga ketiga adalah kasih dan tempat tinggal Bapa yang akan menang atas bumi melalui Rajamu". 

๐Ÿ—จ️ "Bagaimana dengan surga tingkat kesatu?" pinta saya, dan saat saya menanyakan hal itu saya merasakan hembusan udara dingin. "Ini bukan urusan Hikmat saat ini, " teman saya ini menjawab dengan serius saat pertanyaan saya mengejutkan dia. 

"Hikmat adalah untuk mengenal surga ketiga seperti kamu yang ingin mengetahuinya. Ada banyak yang engkau harus ketahui tentang surga ketiga dan ini adalah surga ketiga, kerajaan yang harus kamu kotbahkan sepanjang waktu. 

Di waktu-waktu yang akan datang, kamu akan diceritakan tentang surga pertama tetapi tidaklah menguntungkan jika kamu mengetahuinya sekarang". 

Saya teringat hembusan angin dingin yang saya rasakan dan Hikmat mengangguk, mengetahui pikiran saya. 

"Sungguh Engkau sangat luar biasa," saya harus mengatakan itu sebagai penghargaan pada malaikat ini. "Engkau akan menjagaku dijalan yang benar". "Ya, benar," jawabnya. 

Saya yakin, saya merasakan kasih keluar dari malaikat ini, kasih yang unik, yang tidak pernah saya rasakan dari malaikat yang lain, yang menunjukkan tugas lebih daripada kasih. 

Hikmat meresponi pikiran saya seakan-akan saya mengatakannya dengan lantang. "Ini adalah Hikmat untuk mengasihi dan Aku tidak akan menjadi Hikmat kalau Aku tidak mengasihimu.

Ini Juga Hikmatbuntuk Memegang Kebaikan Dan Kehebatan Tuhan. Ini Hikmat Untuk Mengasihi Tuhan Dan Takut Akan Dia. Engkau Bisa Melakukan Yang Sebaliknya. Ini Adalah Pelajaran Selanjutnya Yang Harus Engkau Pelajari." Malaikat Itu Mengatakan Dengan Sungguh-sungguh. "Saya Tahu Itu Dan Saya Sudah Mengajarkannya Berulangkali," Jawab Saya, Untuk Pertama Kalinya Saya Merasa Hikmat Benar-benar Tidak Mengenal Saya. "Aku Sudah Menjadi Temanmu Sepanjang Waktu Dan Aku Tahu Pengajaran-pengajaranmu," Kata Hikmat. "Sekarang Engkau Akan Belajar Apa Arti Pengajaran-pengajaranmu. Seperti Yang Sudah Engkau Katakan Berulang Kali, "Ini Bukanlah Tentang Mempercayai Pikiranmu, Tetapi Mempercayai Hatimu Sebagai Hasil Dari Kebenaran". 
Saya Meminta Maaf, Dan Merasa Malu Menanyakan Hal Ini Pada Hikmat. Segera Dia Menerima Permohonan Maaf Saya. Kemudian Saat Itu Saya Menyadari Bahwa Saya Sudah Menanyakan Dan Menantangnya Sepanjang Hidup Saya, Sering Kali Atas Sakit Hati Saya. 

III.BERJALAN DENGAN KASIH
"Ada Banyak Waktu Untuk Mengagumi Tuhan," Hikmat Meneruskan, "Dan Ada Banyak Waktu Untuk Menghormati Dia Dengan Takut Dan Penghargaan. Seperti Ada Waktu Untuk Menanam, Waktu Untuk Menuai Dan Hikmat Untuk Mengetahui Waktunya. Hikmat Yang Benar Mengetahui Waktu-waktu Dan Musim-musim Tuhan. Aku Membawamu Kesini Sebab Ini Adalah Waktu Menyembah Tuhan Dalam Kemuliaan Kasihnya. Sekarang Aku Membawamu Ke Tempat Lain Sebab Ini Adalah Waktu Penghakimannya. 
Sampai Engkau Mengerti, Keduanya Tidak Dapat Dipisahkan Satu Sama Lain". 

"Apakah Artinya Itu Kalau Saya Tetap Tinggal Didalam Untuk Menyembah Dia Dengan Takut Akan
penyembahan mulia, saya akan kehilanganmu?" Tanya saya tak percaya. "Ya. Aku akan dapat selalu mengunjunginya dengan kamu jika Aku bisa, tetapi kita akan jalan berseberangan. Memang sangat sulit untuk meninggalkan kemuliaan dan damai sejahtera seperti itu, tetapi itu bukan sepenuhnya wahyu tentang sang Raja. Dia adalah Singa dari Yehuda dan Anak Domba. Untuk yang masih anak-anak rohaninya dia adalah Anak Domba. Untuk yang sudah dewasa Dia adalah singa dari Yehuda. Untuk yang benar-benar sudah dewasa Dia adalah Singa dari Yehuda dan Anak Domba. 
Engkau sudah mengerti hal ini dalam pikiranmu dan Aku sudah mendengar engkau pernah mengajarkannya, tetapi sekarang engkau akan mengerti dalam hatimu dan engkau akan mengalami Kursi Pengadilan Kristus".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...