๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐
========================
(1 ๐๐๐๐๐๐๐๐ 9: 1-14)
Banyak Orang Yang Berpikir Bahwa Kehidupan Itu Sangat Menyenangkan, Seorang Pelayan Tuhan Berkecukupan.
Bahkan Ada Orang Yang Mau Menjadi Seorang Pendeta Atau Penginjil, Karena Kehidupannya Akan Terjamin.
Fenomena Seperti Ini Sering Kita Temukan Di Kota-kota Besar. Namun, Jika Kita Melihat Lebih Luas, Kita Akan Menemukan Bahwa Banyak Pendeta Dan Penginjil Yang Hidupnya Paspasan Atau Bahkan Sangat Berharga.
Tidak Sedikit Pendeta Atau Penginjil Yang Hidupnya Seolah-olah Hanya Dari Belas Kasihan Orang Lain.
Mungkin Anda Berkata, "Kami Sangat Memperhatikan Kehidupan Para Pendeta Kami."
Hal Itu Sangat Baik, Namun Tidak Sedikit Gereja Yang Kurang Memperhatikan Kehidupan Pendetanya. Apa Yang Harus Diajarkan Melalui Nat-nat Tersebut Adalah Agar Kita Memperhatikan Kebutuhan Hamba-hamba Tuhan Yang Melayani Di Gereja Lokal Kita.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ 1 ๐๐๐๐๐๐๐๐ 9:1-14 (๐๐)
1. Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
2. Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
3. Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku.
4. Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum?
5. Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
6. Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan?
7. Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
8. Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
9. Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?
10. Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11. Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12. Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13. Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu?
14. Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu.
DARI AYAT 1-3 PAULUS MENGAJUKAN BERBAGAI PERTANYAAN YANG MENEGASKAN KERASULANNYA.
Sekalipun Dia Mengajukan Pertanyaan, Namun Jawaban Dari Semua Pertanyaan Itu Bersifat Positif Yang Mengatakan Bahwa Paulus Merupakan Seorang Rasul.
Sekalipun Ada Pihak Yang Meragukan Kerasulan Paulus, Namun Kehidupan Jemaat Di Korintus Merupakan Buah Dari Pelayanan Kerasulan Paulus.
Itulah Sebabnya Paulus Berkata Kepada Jemaat Di Korintus, "SEBAB HIDUPMU DALAM TUHAN ADALAH METERAI DARI KERASULANKU."
Paulus Memaparkan Hal Ini Dalam Ayat 1-3 Sebagai Pembelaan Terhadap Kerasulannya Yang Dikritik Oleh Pihak-pihak Tertentu.
Setelah Paulus Membuktikan Dan Menegaskan Kerasulannya Dalam Ayat 1-3, Kemudian Paulus Memaparkan Haknya Sebagai Seorang Rasul. Penegasan Inipun Dilakukan Paulus Dengan Pertanyaan, Yang Memiliki Jawaban Yang Positif.
Melalui Sederetan Pertanyaan Tersebut Paulus Hendak Mengatakan Bahwa Sebagai Seorang Rasul:
1.Paulus Memiliki Hak Untuk Makan & Minum.
2.Paulus Memiliki Hak Untuk Mendapat Kebutuhan Hidup Primer.
3.Paulus Mendapatkan Hak Untuk Mendapatkan Biaya Hidup Bagi Suami-istri.
4.Paulus Berhak Untuk Dibebaskan Dari Setiap Pekerjaan Tangan.
Untuk Memperjelas Hak Sebagai Rasul Yang Seharusnya Dia Peroleh, Paulus Membandingkannya Dengan Prajurit, Petani Dan Peternak.
๐ฏ️ ๐๐จ๐๐๐ก๐๐๐
Seorang Prajurit Negara Yang Terjun Dalam Peperangan Tidak Pernah Bertempur Dengan Biaya Sendiri...❓
Setiap Petani Yang Menanami Kebun Anggurnya Pasti Akan Memakan Buahnya ❓
Setiap Gembala Yang Menggembalakan Kawanan Domba Akan
Minum Susu Domba Tersebut ❓
Hal Ini Bukan Hanya Merupakan Pemikiran Yang Logis, Tetapi Juga Sesuai Dengan Firman Allah Yang Mengatakan Bahwa Tidak Boleh Memberangus Mulut Lembu Yang Sedang Mengirik. Hal Itu Juga Berarti Bahwa Kita Tidak Boleh Menahan Upah Dari Orang Yang Bekerja.
Sekalipun Paulus Menguraikan Haknya Dengan Panjang Lebar Sebagai Seorang Rasul, Namun Hal Itu Dia Lakukan Bukan Untuk Menuntut Haknya.
๐ฅ PAULUS MENJELASKAN HAL TERSEBUT SUPAYA JEMAAT Yang Di Korintus Sadar Bahwa Para Rasul Memiliki Hak Sebagai Pemberita Injil.
Jemaat Yang Ada Di Korintus Tidak Boleh Mengabaikan Hak Para Rasul Yaitu Kehidupan Yang Baik.
Sekalipun Paulus Dengan Panjang Lebar Menjelaskan Haknya Sebagai Rasul, Namun Dalam Ayat 12 Paulus Mengatakan Bahwa Dia Tidak Mempergunakan Hak Tersebut, Supaya Hal Itu Tidak Menjadi Rintangan Dalam Pekabaran Injil Kristus. Dalam Ayat 14 Paulus Menjelaskan Bahwa Tuhan Telah Menetapkan Bahwa Setiap Orang Yang Memberitakan Injil Harus Hidup Dari Pemberitaan Injil.
NAMUN DEMIKIAN....
PAULUS TIDAK MEMPERGUNAKAN HAKNYA.
Melalui Pembahasan Ini, Kita Menemukan Dua Pelajaran Yang Sangat Penting Yakni
1️⃣ YANG PERTAMA, Bagi Jemaat, Supaya Mereka Tidak Menelantarkan Hamba- Hamba TUHAN Yang Telah Melayanimu
Setiap Anggota Jemaat, Perlu Memperhatikan Kebutuhan Jasmani Dari Hamba-hamba Tuhan Yang Melayanimu.
Jemaat Perlu Memperhatikan Kesejahteraan Hamba-hamba Tuhan Yang Melayanimu, Supaya Para Hamba Tuhan Itu Dapat Melayani Lebih Baik.
Para Jemaat Perlu Memperhatikan Kebutuhan Hidup Hamba Tuhan Yang Melayani Mereka, Sehingga Para Hamba Tuhan Tersebut Dapat Lebih Memusatkan Perhatiannya Pada Pelayanan, Pelayanan Mereka Lebih Fokus, Tanpa Harus Mencari Pekerjaan Yang Lain Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Mereka.
2️⃣ YANG KEDUA YANG KITA DAPATKAN
Dalam Perikop Ini Adalah Bagi Hamba-hamba Tuhan.
Memang Benar Bahwa Mereka Berhak Untuk Menerima Penghidupan Yang Layak Dari Anggota Jemaat. Para Hamba Tuhan Berhak Menerima Biaya Hidup Dari Jemaat.
Namun Dalam Kondisi Tertentu, Dimana Jemaat Tidak Sanggup Memberikan Biaya Hidup Tersebut, Maka Para Hamba Tuhan Tidak Perlu Terlalu Menuntut.
Jika Mereka Harus Bekerja Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Mereka, Hal Itu Merupakan Keputusan Yang Baik. Yang Paling Utama Dalam Pikiran Mereka Adalah, Bagaimana Supaya Injil Itu Terus Diberitakan. Yang Paling Utama Adalah Bagaimana Supaya Firman Tuhan Terus Diajarkan.
Seorang Hamba Tuhan Tidak Boleh Berhenti Melayani, Dengan Alasan Tidak Ada Dana Yang Cukup Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya. Memang Harus Disadari Bahwa Jika Kebutuhan Hidup Tidak Mencukupi, Maka Seorang Hamba Tuhan Harus Bekerja Dengan Tangannya Sendiri. Namun Demikian Pelayananpun Tidak Boleh Ditelantarkan.
Mungkin Pelayanan Tidak Akan Berjalan Dengan Efektif Dalam Kondisi Ini, Namun Itu Tidaklah Menjadi Alasan Untuk Meninggalkan Pelayanan. Pada Saat Yang Sama, Jika Anggota Jemaat Menghendaki Pendetanya Lebih Fokus Untuk Pelayanan, Untuk Pemberitaan Injil Dan Untuk Pengajaran, Mereka Perlu Memperhatikan Kebutuhan Hidup Hamba Tuhan Yang Melayani Mereka.
Apa Yang Dijelaskan Oleh Paulus Dalam Perikop Ini Bukanlah Untuk Dirinya Sendiri, Namun Merupakan Landasan Bagi Pelayanan Untuk Masa Kini Dan Pelayanan Dimasa Mendatang.
๐ฅ Alkitab, Perjanjian Baru, Memberi Indikasi Kuat Tentang “upah Lahiriah” Pelayanan Para Hamba Kristus Seperti Yang Tercatat Dalam I Korintus 9:13-14. Referensi Ayat Firman Allah Tersebut Memberitahukan Pada Kita Bahwa Tuhan Telah “Menetapkan Upah Kerja Para Hamba-Nya Tanpa Menentukan Persentasi Atau Pun Nominalnya.
Terbetiklah Sebuah Pertanyaan Logis Pada Benak Kita, “Mengapa Hanya Ada Tiga Bagian, Klasifikasi Upah Yang Dirancangkan Dan Disodorkan Sedangkan Yang Terlibat Dalam Memperlengkapi Orang-orang Kudus Bagi Pekerjaan Pelayanan Dan Pembangunan Tubuh Kristus Ada Lima Jawatan – Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Guru – Yang Kesemuanya Pasti Mengharapkan Upah?
DARI NAS HARI INI KITA MENDAPAT PELAJARAN YANG PENTING, YAKNI:
1️⃣ YANG MELAYANI DI TEMPAT KUDUS MENDAPAT PENGHIDUPANNYA DARI TEMPAT KUDUS.
Pada Kalimat Pertama Dari I Korintus 9:13-14 Tertulis, “mereka Yang Melayani Tempat Kudus Mendapat Penghidupannya Dari Tempat Kudus”. Siapakah “mereka” Itu? Alkitab Perjanjian Lama Mengatakan Bahwa Tuhan Mengangkat Imam Dari Kaum Lewi Untuk Pelayanan Di Tempat Kudus (Kel. 25:8-9, 28:1, 29, 29:29-30).
Para Imam Bertanggungjawab Penuh Atas Terselenggaranya Kebaktian Umat Israel Dalam Kemah Pertemuan Yang Dibantu Oleh Para Lewi. Mereka Juga Bertindak Sebagai Juru-damai Antara Umat Pilihan (Israel) Dengan Allah, Pemimpin, Perawat Yang Sakit, Pemelihara, Penuntun Pertumbuhan Rohani, Bahkan Bertanggungjawab Atas Kekudusan Umat Di Hadapan Allah. Pada Prinsipnya, Mereka – Para Imam Dan Kaum Lewi – Melaksanakan Tugas “penggembalaan Dan Juga Pengajaran/Pendidikan”.
Sehingga Dapatlah Disimpulkan Berdasarkan “benang Merah” Yang Nampak Pada Perjanjian Lama Untuk “mereka Yang Melayani Tempat Kudus” Adalah Para Gembala Dan Guru/Pengajar Jemaat. Dengan Demikian Jemaat Tuhan Diberi Tugas Untuk Memperhatikan Kebutuhan Atau Keperluan Para Gembala Dan Guru/Pengajar Jemaat Yang Ada Dalam Tempat Kudus.
2️⃣ YANG MELAYANI MEZBAH MENDAPAT BAGIAN DARI MEZBAH.
Kalimat Selanjutnya, “mereka Yang Melayani Mezbah Mendapat Bahagian Mereka Dari Mezbah Itu”, Dapat Diidentifikasi Sebagai Tugas Pelayanan Para Nabi. Dalam Perjanjian Lama, Aktivitas Para Nabi Selalu Berhubungan Dengan Mezbah. Alasan Teologisnya Dimulai Dari Nabi Nuh, Seperti Yang Dapat Ditemukan Dalam Kejadian 8:20, “lalu Nuh Mendirikan Mezbah Bagi Tuhan; Dari Segala Binatang Yang Tidak Haram Dan Dari Segala Burung Yang Tidak Haram Diambilnyalah Beberapa Ekor, Lalu Ia Mempersembahkan Korban Bakaran Di Atas Mezbah Itu”, Kemudian Abraham, Ishak, Yakub (Kej. 12:7,26:25,35:1), Musa (Kel. 17:15), Saul (1sam. 14:35), Daud (2sam. 24:25), Salomo (1raja 9:25), Elia (1raja 18:31-39,19:10)
Pelayanan Mezbah Dapat Diartikan Secara Rohani Sebagai Pelayanan Kepada Pribadi-pribadi Yang Memiliki Kehidupan Yang Menyembah Dalam Roh Dan Kebenaran. Bila Mezbah Kehidupan Rohani Yang Kudus Ini Mulai Atau Telah Terkotori Dengan Kenajisan, Kedagingan, Pemberhalaan Yang Menjijikkan – Seperti Kisah Tragis Di Gunung Karmel – Maka Bukan Saja Diperlukan Suara Kenabian (Profetik) Tapi Seorang Nabi Yang Sesungguhnya Harus Tampil Untuk Merubuhkannya Dan Membangun Kembali Mezbah Kehidupan Rohani Yang Berkenan Kepada Allah.
Jemaat Tuhan Pada Gereja Lokal Yang Mezbah Kehidupan Rohaninya Telah Dipulihkan Untuk Menyembah Tuhan Dalam Roh Dan Kebenaran Yang Sesungguhnya Pasti Dengan Sukacita Dan Sukarela Dalam Ketulusan Kasih Mau Memperhatikan Kehidupan Jasmaniah Dari Para Nabi Yang Melayani Bersama Gembala Dan Guru Untuk Pembangunan Dan Perkembangan Tubuh Kristus Supaya Ada Keseimbangan. Karena Itu, Marilah Memerhatikan Kehidupan Para Pelayan Tuhan Dengan Sebaik-baiknya.
SELAMAT BERKARYA UNTUK TUHAN
๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐
[MELAYANI INTERDENOMINASI GEREJA]
๐Konsultasi Keluarga & JODOH
๐Doa (Rahasia Jamin)
๐Doa Kesembuhan
๐Doa Pelepasan
๐Kunjungan orang sakit
๐Ibadah Open House / Office
๐Kedukaan Kematian / Penghiburan
๐Pelayanan Peti Jenazah (24 Jam )
๐Konseling Pra Nikah
๐Ibadah Pemberkatan Nikah
#๐ ๐๐๐๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐จ๐๐ ๐๐๐๐ข๐ฅ๐ ๐๐ง๐๐ก ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐ง๐๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐ ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ง๐จ๐ฆ ๐๐๐ฃ๐๐๐ ๐ฆ๐๐ฆ๐๐ข๐ฅ๐๐ก๐ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ฆ๐๐๐ก #
๐ฃ ๐ฃ๐๐ฅ๐๐๐ง๐๐๐๐ก๐๐๐...
Semua Orang Harus Memberikan Sumbangan Sesuai Keadaan Mereka Untuk Mendukung & Memelihara Pelayanan Yang Ada.
• Menahan Persepuluhan Disebut Menipu Allah (Maleakhi 3:8-10 ; Ibrani 7:1-10 )
• Mereka (Jemaat TUHAN) Yang Menerima Pengajaran Dalam Firman Tetapi Tidak Membagi Segala Sesuatu Dengan Orang Yang Memberikan Pengajaran Itu (Pendeta) Maka Alkitab Mencatat Keadaan Orang Tersebut Lebih Buruk Daripada Orang-orang Farisi❗
๐ฅ GALATIA 6:6 (TB)
Dan Baiklah Dia, Yang Menerima Pengajaran Dalam Firman, Membagi Segala Sesuatu Yang Ada Padanya Dengan Orang Yang Memberikan Pengajaran Itu.
• Fokus Utama Bukan Pada Persembahan Persepuluhan Melainkan Fokus Pada
YESUS (KRISTOSENTRIS), Yang Mengajarkan Umat TUHAN Untuk Menjauhkan Diri Dari Ketamakan Atau Keserakahan
๐ฃ๐๐ฅ๐ฆ๐๐ ๐๐๐๐๐ก
Persepuluhan Tidak Disebutkan Lagi Sebagai Aturan Khusus Dalam Perjanjian Baru, Namun Konsep
Persembahan Persepuluhan Diperluas Lagi Dengan Memberi, Karena Hal Keuangan Merupakan Aspek
Penting Dalam Pelayanan Yang Tidak Dapat Diabaikan.
๐๐ป ๐๐จ๐๐จ๐ก๐ ๐ฃ๐ฅ๐ข๐ฌ๐๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ง๐จ๐ฆ
๐๐๐ช๐๐ง ๐๐ข๐ & ๐๐๐ก๐
Dengan Menyumbang Saudara Telah Ambil Bagian
Dalam Memperlebar Kerajaan ALLAH.
• Dukungan Dana Dapat Berupa Bahan Material (Perbaikan Rumah DOA Bagi TUHAN )
• Dukungan Dana Dapat Berupa Dana Cash atau Transfer
Saudara Dapat Mentransfer Melalui Akun Gereja :
๐จ️ ๐ง๐ฅ๐๐ก๐ฆ๐๐๐ฅ ๐๐ก๐ฉ๐๐ฆ๐ง๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก~๐ก๐ฌ๐
๐๐๐ก๐ ๐๐๐ : 5790 4086 42
๐/๐ก : ๐๐ฆ๐ฅ๐ข๐ก.๐ฃ
๐๐๐ก๐ ๐๐๐ : 1392-3149-576
๐/๐ก : ๐๐ข๐๐ฌ ๐ฆ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ง
๐๐ข๐ก๐๐๐ฅ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐ก๐ฉ๐๐ฆ๐ง๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก๐ก๐ฌ๐:
VIA WA : 0851-0060-9654 ( Sekretariat Gereja )
๐ Atas Partisipasi, Kebaikan Dan Doa Dari Bapak/Ibu, Kami Ucapkan Terimakasih.
๐ ๐๐ ๐ ๐๐ข๐๐ฌ ๐ฆ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ง ๐๐ฆ๐ฅ๐ข๐ก ๐ ๐๐ก๐๐ฆ๐ง๐ฅ๐ฌ
๐ ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ถ ๐๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ผ๐บ๐ถ๐ป๐ฎ๐๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ท๐ฎ.
JL.TUPAREV 23 PULOMAS BARAT XII
JAKARTA TIMUR(13210)
☎️ (021)470 5725 &
๐ญ 0851 0060 9654 &
๐ฏ️ 0813 8787 9654
• ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐, ๐ต๐๐๐๐๐ข
๐จ️ ๐
ธ๐
ฝ๐
ต๐
พ ๐
ถ๐
ด๐๐
ด๐
น๐
ฐ ๐
ฒ๐
ผ๐
ฒ ๐
ท๐
พ๐
ป๐ ๐๐
ฟ๐
ธ๐๐
ธ๐
๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐ ๐๐๐ช๐๐ ๐๐ก๐ ⬇️
http://esronministry.blogspot.com/2021/11/blog-post_5.html
Komentar
Posting Komentar