Langsung ke konten utama

๐‡๐€๐Š ๐’๐„๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐๐„๐‹๐€๐˜๐€๐ ๐“๐”๐‡๐€๐

๐€๐˜๐€๐“ ๐๐€๐‚๐€๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ 
========================
 (1 ๐Š๐Ž๐‘๐ˆ๐๐“๐”๐’ 9: 1-14) 

Banyak Orang Yang Berpikir Bahwa Kehidupan Itu Sangat Menyenangkan, Seorang Pelayan Tuhan Berkecukupan.  
Bahkan Ada Orang Yang Mau Menjadi Seorang Pendeta Atau Penginjil, Karena Kehidupannya Akan Terjamin.  
Fenomena Seperti Ini Sering Kita Temukan Di Kota-kota Besar.  Namun, Jika Kita Melihat Lebih Luas, Kita Akan Menemukan Bahwa Banyak Pendeta Dan Penginjil Yang Hidupnya Paspasan Atau Bahkan Sangat Berharga.  

Tidak Sedikit Pendeta Atau Penginjil Yang Hidupnya Seolah-olah Hanya Dari Belas Kasihan Orang Lain.  
Mungkin Anda Berkata, "Kami Sangat Memperhatikan Kehidupan Para Pendeta Kami."  

Hal Itu Sangat Baik, Namun Tidak Sedikit Gereja Yang Kurang Memperhatikan Kehidupan Pendetanya.  Apa Yang Harus Diajarkan Melalui Nat-nat Tersebut Adalah Agar Kita Memperhatikan Kebutuhan Hamba-hamba Tuhan Yang Melayani Di Gereja Lokal Kita.  

๐๐„๐‘๐‡๐€๐“๐ˆ๐Š๐€๐ ๐€๐˜๐€๐“ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐  1 ๐Š๐Ž๐‘๐ˆ๐๐“๐”๐’ 9:1-14 (๐“๐)
1. Bukankah aku rasul? Bukankah aku orang bebas? Bukankah aku telah melihat Yesus, Tuhan kita? Bukankah kamu adalah buah pekerjaanku dalam Tuhan?
2.  Sekalipun bagi orang lain aku bukanlah rasul, tetapi bagi kamu aku adalah rasul. Sebab hidupmu dalam Tuhan adalah meterai dari kerasulanku.
3. Inilah pembelaanku terhadap mereka yang mengeritik aku. 
4. Tidakkah kami mempunyai hak untuk makan dan minum? 
5.  Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas?
6.  Atau hanya aku dan Barnabas sajakah yang tidak mempunyai hak untuk dibebaskan dari pekerjaan tangan? 
7. Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu? 
8. Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian? 
9.  Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan? 
10. Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.
11.  Jadi, jika kami telah menaburkan benih rohani bagi kamu, berlebih-lebihankah, kalau kami menuai hasil duniawi dari pada kamu?
12.  Kalau orang lain mempunyai hak untuk mengharapkan hal itu dari pada kamu, bukankah kami mempunyai hak yang lebih besar? Tetapi kami tidak mempergunakan hak itu. Sebaliknya, kami menanggung segala sesuatu, supaya jangan kami mengadakan rintangan bagi pemberitaan Injil Kristus.
13. Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu? 
14. Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu. 

 
DARI AYAT 1-3 PAULUS MENGAJUKAN BERBAGAI PERTANYAAN YANG MENEGASKAN KERASULANNYA.

Sekalipun Dia Mengajukan Pertanyaan, Namun Jawaban Dari Semua Pertanyaan Itu Bersifat Positif Yang Mengatakan Bahwa Paulus Merupakan Seorang Rasul. 

Sekalipun Ada Pihak Yang Meragukan Kerasulan Paulus, Namun Kehidupan Jemaat Di Korintus Merupakan Buah Dari Pelayanan Kerasulan Paulus. 

Itulah Sebabnya Paulus Berkata Kepada Jemaat Di Korintus, "SEBAB HIDUPMU DALAM TUHAN ADALAH METERAI DARI KERASULANKU."

Paulus Memaparkan Hal Ini Dalam Ayat 1-3 Sebagai Pembelaan Terhadap Kerasulannya Yang Dikritik Oleh Pihak-pihak Tertentu. 

Setelah Paulus Membuktikan Dan Menegaskan Kerasulannya Dalam Ayat 1-3, Kemudian Paulus Memaparkan Haknya Sebagai Seorang Rasul. Penegasan Inipun Dilakukan Paulus Dengan Pertanyaan, Yang Memiliki Jawaban Yang Positif. 
Melalui Sederetan Pertanyaan Tersebut Paulus Hendak Mengatakan Bahwa Sebagai Seorang Rasul: 
1.Paulus Memiliki Hak Untuk Makan & Minum. 
2.Paulus Memiliki Hak Untuk Mendapat Kebutuhan Hidup Primer.
3.Paulus Mendapatkan Hak Untuk Mendapatkan Biaya Hidup Bagi Suami-istri. 
4.Paulus Berhak Untuk Dibebaskan Dari Setiap Pekerjaan Tangan. 

Untuk Memperjelas Hak Sebagai Rasul Yang Seharusnya Dia Peroleh, Paulus Membandingkannya Dengan Prajurit, Petani Dan Peternak. 

๐Ÿ—ฏ️ ๐—•๐—จ๐—ž๐—”๐—ก๐—ž๐—”๐—› 
Seorang  Prajurit  Negara Yang Terjun Dalam Peperangan Tidak Pernah Bertempur Dengan Biaya Sendiri...❓
Setiap Petani Yang Menanami Kebun Anggurnya Pasti Akan Memakan Buahnya ❓
Setiap Gembala Yang Menggembalakan Kawanan Domba Akan
Minum Susu Domba Tersebut ❓

Hal Ini Bukan Hanya Merupakan Pemikiran Yang Logis, Tetapi Juga Sesuai Dengan Firman Allah Yang Mengatakan Bahwa Tidak Boleh Memberangus Mulut Lembu Yang Sedang Mengirik. Hal Itu Juga Berarti Bahwa Kita Tidak Boleh Menahan Upah Dari Orang Yang Bekerja. 

Sekalipun Paulus Menguraikan Haknya Dengan Panjang Lebar Sebagai Seorang Rasul, Namun Hal Itu Dia Lakukan Bukan Untuk Menuntut Haknya. 

๐Ÿ”ฅ PAULUS MENJELASKAN HAL TERSEBUT SUPAYA JEMAAT Yang Di Korintus Sadar Bahwa Para Rasul Memiliki Hak Sebagai Pemberita Injil. 

Jemaat Yang Ada Di Korintus Tidak Boleh Mengabaikan Hak Para Rasul Yaitu Kehidupan Yang Baik. 

Sekalipun Paulus Dengan Panjang Lebar Menjelaskan Haknya Sebagai Rasul, Namun Dalam Ayat 12 Paulus Mengatakan Bahwa Dia Tidak Mempergunakan Hak Tersebut, Supaya Hal Itu Tidak Menjadi Rintangan Dalam Pekabaran Injil Kristus. Dalam Ayat 14 Paulus Menjelaskan Bahwa Tuhan Telah Menetapkan Bahwa Setiap Orang Yang Memberitakan Injil Harus Hidup Dari Pemberitaan Injil. 

NAMUN DEMIKIAN....
PAULUS TIDAK MEMPERGUNAKAN HAKNYA.

Melalui Pembahasan Ini, Kita Menemukan Dua Pelajaran Yang Sangat Penting  Yakni 
1️⃣ YANG PERTAMA, Bagi Jemaat, Supaya Mereka Tidak Menelantarkan Hamba- Hamba TUHAN Yang Telah Melayanimu

Setiap Anggota Jemaat, Perlu Memperhatikan Kebutuhan Jasmani Dari Hamba-hamba Tuhan Yang Melayanimu. 
Jemaat Perlu Memperhatikan Kesejahteraan Hamba-hamba Tuhan Yang Melayanimu, Supaya Para Hamba Tuhan Itu Dapat Melayani Lebih Baik. 

Para Jemaat Perlu Memperhatikan Kebutuhan Hidup Hamba Tuhan Yang Melayani Mereka, Sehingga Para Hamba Tuhan Tersebut Dapat Lebih Memusatkan Perhatiannya Pada Pelayanan, Pelayanan Mereka Lebih Fokus, Tanpa Harus Mencari Pekerjaan Yang Lain Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Mereka. 

2️⃣ YANG KEDUA YANG KITA DAPATKAN
Dalam Perikop Ini Adalah Bagi Hamba-hamba Tuhan.
Memang Benar Bahwa Mereka Berhak Untuk Menerima Penghidupan Yang Layak Dari Anggota Jemaat. Para Hamba Tuhan Berhak Menerima Biaya Hidup Dari Jemaat. 
Namun Dalam Kondisi Tertentu, Dimana Jemaat Tidak Sanggup Memberikan Biaya Hidup Tersebut, Maka Para Hamba Tuhan Tidak Perlu Terlalu Menuntut.

Jika Mereka Harus Bekerja Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Mereka, Hal Itu Merupakan Keputusan Yang Baik. Yang Paling Utama Dalam Pikiran Mereka Adalah, Bagaimana Supaya Injil Itu Terus Diberitakan. Yang Paling Utama Adalah Bagaimana Supaya Firman Tuhan Terus Diajarkan.

Seorang Hamba Tuhan Tidak Boleh Berhenti Melayani, Dengan Alasan Tidak Ada Dana Yang Cukup Untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya. Memang Harus Disadari Bahwa Jika Kebutuhan Hidup Tidak Mencukupi, Maka Seorang Hamba Tuhan Harus Bekerja Dengan Tangannya Sendiri. Namun Demikian Pelayananpun Tidak Boleh Ditelantarkan. 

Mungkin Pelayanan Tidak Akan Berjalan Dengan Efektif Dalam Kondisi Ini, Namun Itu Tidaklah Menjadi Alasan Untuk Meninggalkan Pelayanan. Pada Saat Yang Sama, Jika Anggota Jemaat Menghendaki Pendetanya Lebih Fokus Untuk Pelayanan, Untuk Pemberitaan Injil Dan Untuk Pengajaran, Mereka Perlu Memperhatikan Kebutuhan Hidup Hamba Tuhan Yang Melayani Mereka. 

Apa Yang Dijelaskan Oleh Paulus Dalam Perikop Ini Bukanlah Untuk Dirinya Sendiri, Namun Merupakan Landasan Bagi Pelayanan Untuk Masa Kini Dan Pelayanan Dimasa Mendatang.

๐Ÿ”ฅ Alkitab, Perjanjian Baru, Memberi Indikasi Kuat Tentang “upah Lahiriah” Pelayanan Para Hamba Kristus Seperti Yang Tercatat Dalam I Korintus 9:13-14. Referensi Ayat Firman Allah Tersebut Memberitahukan Pada Kita Bahwa Tuhan Telah “Menetapkan Upah Kerja Para Hamba-Nya Tanpa Menentukan Persentasi Atau Pun Nominalnya.

Terbetiklah Sebuah Pertanyaan Logis Pada Benak Kita, “Mengapa Hanya Ada Tiga Bagian, Klasifikasi Upah Yang Dirancangkan Dan Disodorkan Sedangkan Yang Terlibat Dalam Memperlengkapi Orang-orang Kudus Bagi Pekerjaan Pelayanan Dan Pembangunan Tubuh Kristus Ada Lima Jawatan – Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Guru – Yang Kesemuanya Pasti Mengharapkan Upah?
DARI NAS HARI INI KITA MENDAPAT PELAJARAN YANG PENTING, YAKNI:

1️⃣ YANG MELAYANI DI TEMPAT KUDUS MENDAPAT PENGHIDUPANNYA DARI TEMPAT KUDUS. 

Pada Kalimat Pertama Dari I Korintus 9:13-14 Tertulis, “mereka Yang Melayani Tempat Kudus Mendapat Penghidupannya Dari Tempat Kudus”. Siapakah “mereka” Itu? Alkitab Perjanjian Lama Mengatakan Bahwa Tuhan Mengangkat Imam Dari Kaum Lewi Untuk Pelayanan Di Tempat Kudus (Kel. 25:8-9, 28:1, 29, 29:29-30). 

Para Imam Bertanggungjawab Penuh Atas Terselenggaranya Kebaktian Umat Israel Dalam Kemah Pertemuan Yang Dibantu Oleh Para Lewi. Mereka Juga Bertindak Sebagai Juru-damai Antara Umat Pilihan (Israel) Dengan Allah, Pemimpin, Perawat Yang Sakit, Pemelihara, Penuntun Pertumbuhan Rohani, Bahkan Bertanggungjawab Atas Kekudusan Umat Di Hadapan Allah. Pada Prinsipnya, Mereka – Para Imam Dan Kaum Lewi – Melaksanakan Tugas “penggembalaan Dan Juga Pengajaran/Pendidikan”. 

Sehingga Dapatlah Disimpulkan Berdasarkan “benang Merah” Yang Nampak Pada Perjanjian Lama Untuk “mereka Yang Melayani Tempat Kudus” Adalah Para Gembala Dan Guru/Pengajar Jemaat. Dengan Demikian Jemaat Tuhan Diberi Tugas Untuk Memperhatikan Kebutuhan Atau Keperluan Para Gembala Dan Guru/Pengajar Jemaat Yang Ada Dalam Tempat Kudus.

2️⃣ YANG MELAYANI MEZBAH MENDAPAT BAGIAN DARI MEZBAH. 

Kalimat Selanjutnya, “mereka Yang Melayani Mezbah Mendapat Bahagian Mereka Dari Mezbah Itu”, Dapat Diidentifikasi Sebagai Tugas Pelayanan Para Nabi. Dalam Perjanjian Lama, Aktivitas Para Nabi Selalu Berhubungan Dengan Mezbah. Alasan Teologisnya Dimulai Dari Nabi Nuh, Seperti Yang Dapat Ditemukan Dalam Kejadian 8:20, “lalu Nuh Mendirikan Mezbah Bagi Tuhan; Dari Segala Binatang Yang Tidak Haram Dan Dari Segala Burung Yang Tidak Haram Diambilnyalah Beberapa Ekor, Lalu Ia Mempersembahkan Korban Bakaran Di Atas Mezbah Itu”, Kemudian Abraham, Ishak, Yakub (Kej. 12:7,26:25,35:1), Musa (Kel. 17:15), Saul (1sam. 14:35), Daud (2sam. 24:25), Salomo (1raja 9:25), Elia (1raja 18:31-39,19:10)

Pelayanan Mezbah Dapat Diartikan Secara Rohani Sebagai Pelayanan Kepada Pribadi-pribadi Yang Memiliki Kehidupan Yang Menyembah Dalam Roh Dan Kebenaran. Bila Mezbah Kehidupan Rohani Yang Kudus Ini Mulai Atau Telah Terkotori Dengan Kenajisan, Kedagingan, Pemberhalaan Yang Menjijikkan – Seperti Kisah Tragis Di Gunung Karmel – Maka Bukan Saja Diperlukan Suara Kenabian (Profetik) Tapi Seorang Nabi Yang Sesungguhnya Harus Tampil Untuk Merubuhkannya Dan Membangun Kembali Mezbah Kehidupan Rohani Yang Berkenan Kepada Allah.

Jemaat Tuhan Pada Gereja Lokal Yang Mezbah Kehidupan Rohaninya Telah Dipulihkan Untuk Menyembah Tuhan Dalam Roh Dan Kebenaran Yang Sesungguhnya Pasti Dengan Sukacita Dan Sukarela Dalam Ketulusan Kasih Mau Memperhatikan Kehidupan Jasmaniah Dari Para Nabi Yang Melayani Bersama Gembala Dan Guru Untuk Pembangunan Dan Perkembangan Tubuh Kristus Supaya Ada Keseimbangan. Karena Itu, Marilah Memerhatikan Kehidupan Para Pelayan Tuhan Dengan Sebaik-baiknya. 

SELAMAT BERKARYA UNTUK TUHAN


๐„๐’๐‘๐Ž๐  ๐Œ๐ˆ๐๐ˆ๐’๐“๐‘๐˜ ๐‚๐€๐‘๐„ 
[MELAYANI INTERDENOMINASI GEREJA]
๐Ÿ’Konsultasi Keluarga & JODOH 
๐Ÿ’Doa (Rahasia Jamin)
๐Ÿ’Doa Kesembuhan
๐Ÿ’Doa Pelepasan
๐Ÿ’Kunjungan orang sakit
๐Ÿ’Ibadah Open House / Office
๐Ÿ’Kedukaan  Kematian / Penghiburan
๐Ÿ’Pelayanan Peti Jenazah (24 Jam )
๐Ÿ’Konseling Pra Nikah 
๐Ÿ’Ibadah Pemberkatan Nikah

#๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—ฌ๐—”๐—ก๐—œ ๐—”๐——๐—”๐—Ÿ๐—”๐—›  ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—จ๐—”๐—› ๐—ž๐—˜๐—›๐—ข๐—ฅ๐— ๐—”๐—ง๐—”๐—ก ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—”๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—ž๐—ฅ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—จ๐—ฆ ๐—ž๐—˜๐—ฃ๐—”๐——๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—œ ๐—•๐—˜๐—•๐—”๐—ฆ๐—ž๐—”๐—ก #

๐Ÿ“ฃ ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—›๐—”๐—ง๐—œ๐—ž๐—”๐—ก๐—Ÿ๐—”๐—›...
Semua Orang Harus Memberikan Sumbangan Sesuai Keadaan Mereka Untuk Mendukung & Memelihara Pelayanan Yang Ada. 
• Menahan Persepuluhan Disebut Menipu Allah (Maleakhi 3:8-10 ; Ibrani 7:1-10 )
• Mereka (Jemaat TUHAN) Yang Menerima Pengajaran Dalam Firman Tetapi Tidak Membagi Segala Sesuatu Dengan Orang Yang Memberikan Pengajaran Itu (Pendeta) Maka Alkitab Mencatat Keadaan Orang Tersebut Lebih Buruk Daripada Orang-orang Farisi❗
๐Ÿ”ฅ GALATIA 6:6 (TB)  
Dan Baiklah Dia, Yang Menerima Pengajaran Dalam Firman, Membagi Segala Sesuatu Yang Ada Padanya Dengan Orang Yang Memberikan Pengajaran Itu.
• Fokus Utama Bukan Pada Persembahan Persepuluhan Melainkan Fokus Pada 
YESUS (KRISTOSENTRIS), Yang Mengajarkan Umat TUHAN Untuk Menjauhkan Diri Dari Ketamakan Atau Keserakahan

๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—›๐—”๐—ก
Persepuluhan Tidak Disebutkan Lagi Sebagai Aturan Khusus Dalam Perjanjian Baru, Namun Konsep 
Persembahan Persepuluhan Diperluas Lagi Dengan Memberi, Karena Hal Keuangan Merupakan Aspek 
Penting Dalam Pelayanan Yang Tidak Dapat Diabaikan.

๐Ÿ™๐Ÿป ๐——๐—จ๐—ž๐—จ๐—ก๐—š ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ฌ๐—˜๐—ž ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก ๐—ž๐—ฅ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—จ๐—ฆ
๐—Ÿ๐—˜๐—ช๐—”๐—ง  ๐——๐—ข๐—” & ๐——๐—”๐—ก๐—” 
Dengan Menyumbang Saudara Telah  Ambil Bagian 
Dalam Memperlebar Kerajaan ALLAH.
• Dukungan Dana  Dapat Berupa Bahan Material (Perbaikan Rumah DOA Bagi TUHAN ) 
• Dukungan Dana  Dapat Berupa Dana Cash atau Transfer
Saudara Dapat Mentransfer Melalui Akun Gereja : 

๐Ÿ—จ️ ๐—ง๐—ฅ๐—”๐—ก๐—ฆ๐—™๐—˜๐—ฅ  ๐—œ๐—ก๐—ฉ๐—˜๐—ฆ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก~๐—ก๐—ฌ๐—”
๐—•๐—”๐—ก๐—ž  ๐—•๐—–๐—” : 5790 4086 42
๐—”/๐—ก : ๐—˜๐—ฆ๐—ฅ๐—ข๐—ก.๐—ฃ
๐—•๐—”๐—ก๐—ž ๐——๐—ž๐—œ : 1392-3149-576
๐—”/๐—ก : ๐—›๐—ข๐—Ÿ๐—ฌ ๐—ฆ๐—ฃ๐—œ๐—ฅ๐—œ๐—ง

๐—ž๐—ข๐—ก๐—™๐—œ๐—ฅ๐— ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—œ๐—ก๐—ฉ๐—˜๐—ฆ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก๐—ก๐—ฌ๐—”:
VIA WA : 0851-0060-9654 ( Sekretariat Gereja )
๐Ÿ™ Atas Partisipasi, Kebaikan Dan Doa Dari Bapak/Ibu, Kami Ucapkan Terimakasih. 

๐Ÿ’’ ๐—–๐— ๐—–  ๐—›๐—ข๐—Ÿ๐—ฌ  ๐—ฆ๐—ฃ๐—œ๐—ฅ๐—œ๐—ง ๐—˜๐—ฆ๐—ฅ๐—ข๐—ก ๐— ๐—œ๐—ก๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—ฅ๐—ฌ
๐— ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ถ ๐—œ๐—ป๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ.
JL.TUPAREV 23 PULOMAS BARAT XII 
JAKARTA TIMUR(13210)
☎️ (021)470 5725  &  
๐Ÿ’ญ 0851 0060 9654 & 
๐Ÿ—ฏ️ 0813 8787 9654
• ๐š‚๐š‘๐šŠ๐š›๐šŽ ๐šƒ๐š˜  ๐šˆ๐š˜๐šž๐š›  ๐™ต๐š›๐š’๐šŽ๐š—๐š, ๐™ต๐šŠ๐š–๐š’๐š•๐šข

๐Ÿ—จ️ ๐Ÿ…ธ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ต๐Ÿ…พ ๐Ÿ…ถ๐Ÿ…ด๐Ÿ†๐Ÿ…ด๐Ÿ…น๐Ÿ…ฐ ๐Ÿ…ฒ๐Ÿ…ผ๐Ÿ…ฒ ๐Ÿ…ท๐Ÿ…พ๐Ÿ…ป๐Ÿ†ˆ ๐Ÿ†‚๐Ÿ…ฟ๐Ÿ…ธ๐Ÿ†๐Ÿ…ธ๐Ÿ†ƒ
๐—ž๐—Ÿ๐—œ๐—ž ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—ž ๐——๐—œ ๐—•๐—”๐—ช๐—”๐—› ๐—œ๐—ก๐—œ ⬇️
http://esronministry.blogspot.com/2021/11/blog-post_5.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...