Langsung ke konten utama

๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐•๐’ ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐“๐”๐‡๐€๐

๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐
1. Apa Hubungan Antara Kerendahan Hati Dengan Kemuliaan TUHAN  ?
( Filipi 2:5-11 )

๐‰๐€๐–๐€๐๐€๐ 

1.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐€๐‘๐“๐ˆ๐๐˜๐€
Sebuah Proses Perubahan Karakter Seperti YESUS Dengan Waktu  Yang Panjang &  Harus Kita Jalani Yang Bermanfaat Membawa Kita Kepada Kemuliaan TUHAN.
Kerendahan Hati Adalah “Hal Utama Dari Para Orang Percaya  Dan Mereka Membiarkan Dirinya Dipenuhi Oleh ROH KUDUS.

๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐“๐”๐‡๐€๐ ๐€๐‘๐“๐ˆ๐๐˜๐€
Di Dalam Alkitab, Arti Kata "Kemuliaan" (GLORY), 
"KABOD" (Bahasa Ibrani) Adalah Mulia, Agung, Makmur, Berlimpah. "DOXA" (Bahasa Yunani): Semarak, Kecemerlangan, Kemasyhuran.
Kemuliaan >  Penghormatan Yang Asalnya Dari TUHAN.
Keindahan Yang Memancar Dari Karakter-Nya, Bersumber Penuh Dari-Nya( Yak 1:10).
ALLAH Menciptakan Kita Dalam Kemuliaan-NYA (Yes 43:7 )
Berarti Manusia “Memuliakan” ALLAH Karena Melalui Manusia Kemuliaan Allah Dapat Terlihat Dalam Segala Hal Seperti Kasih, Musik, Kepahlawanan, Dan Sebagainya – Hal-hal Yang Berasal Dari Allah Yang Kita Bawa “Dalam Bejana Yang “Mengandung” Kemuliaan-Nya. Tanah Liat” (2 Kor 4:7)
Melalui Cara Ini, Allah Menyatakan Diri-nya Kepada Manusia; Tidak Peduli Apa Ras, Budaya, Atau Lokasi (Maz 19:1-4 )

๐Š๐Ž๐๐Ž๐“๐€๐’๐ˆ  ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐ƒ๐”๐๐ˆ๐€ 
> Dalam Pandangan Duniawi, Kemuliaan Ialah Keindaha Yang Bertumpu Pada Hal Material Dari Dunia (Maz 37:20, Maz 49:17). Dalam Pandangan Tersebut, Kemuliaan Pasti Akan Lenyap. Alasan Kemuliaan Itu Lenyap Dikarenakan Hal Yang Terkait Materi Tidak Bersifat Kekal.

 ๐Š๐”๐‘๐€๐๐†๐๐˜๐€ ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐€๐‹๐‹๐€๐‡  ๐Œ๐„๐Œ๐๐”๐€๐“:
» Rusak Persekutuan Antara Allah Dengan Manusia 
» Mengancam Manusia Mengalami Kebinasaan Dalam Kuasa Maut (Roma 3:23)

I. ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐‡๐€๐๐˜๐€ ๐๐€๐†๐ˆ ๐“๐”๐‡๐€๐ ๐ƒ๐ˆ ๐ƒ๐”๐๐ˆ๐€ ๐ˆ๐๐ˆ ๐€๐‘๐“๐ˆ๐๐˜๐€:
ORANG PERCAYA  SEBAGAI  ALAT
> Dalam Kemuliaan Allah: Hadir Menjadi Berkat Untuk Menghadirkan Kasih Kekal Allah. Ini Adalah Tanggung Jawab Yang Tidak Boleh Diabaikan.
> Menunjukkan Fungsi Yang Baik Sebagai Mahkluk Yang Rohani Dan Beriman Serta Sebagai Makhluk Sosial Yang Ada Di Tengah Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara.
>  Membawa kemuliaan Allah Lewat Sikap Pola Hidup Yang Sesuai Dengan Kebenaran Sejati & Mengabaikan Sikap Hanya Untuk Mencari ‘Kemuliaan‘ Bagi Diri Sendiri.
> Dalam Kebenaran & Kesucian Hidup Yang Dijalani.
> Memuliakan Tuhan Lewat Kesatuan Hati umatNya.
> Menghadirkan Terang Di Tengah Kegelapan Dunia.

II. ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐‡๐€๐๐˜๐€ ๐๐€๐†๐ˆ ๐“๐”๐‡๐€๐ ๐ƒ๐ˆ ๐ƒ๐”๐๐ˆ๐€ ๐ˆ๐๐ˆ ๐€๐‘๐“๐ˆ๐๐˜๐€:
ORANG PERCAYA  SEBAGAI ROHANIWAN
 > Menjadikan Pelayanan Yang Dipercayakan Sebagai Wadah Dimana Kemuliaan Allah Dihadirkan. 
> Memiliki Kuasa Sebagai Pemimpin  Rohani Gereja, Seminari, Lembaga Kristen 
> Memiliki Kekuatan Untuk Membawa Setiap Orang Yang Dipimpin Tetap Memfokuskan Dirinya Hanya Untuk Memuliakan Allah.
> Memiliki Fungsi Ke Dalam (Sentripetal) Tetapi Juga Keluar (Sentrifugal).
> Melihat Dengan Iman( Yoh 11:40)

๐Œ๐€๐๐…๐€๐€๐“ ๐ƒ๐ˆ ๐๐€๐‹๐ˆ๐Š ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ
1.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐–๐”๐‰๐”๐ƒ ๐๐„๐๐†๐‡๐Ž๐‘๐Œ๐€๐“๐€๐ ๐๐€๐ƒ๐€ ๐“๐”๐‡๐€๐
( Roma 11 : 36).
2. ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ  ๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹ ๐ƒ๐€๐‘๐ˆ ๐๐„๐๐†๐„๐๐€๐‹๐€๐ ๐ƒ๐ˆ๐‘๐ˆ ๐๐€๐ƒ๐€ ๐“๐”๐‡๐€๐ (Daniel 4 : 37)
3. ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ  ๐๐”๐Š๐“๐ˆ ๐‡๐ˆ๐ƒ๐”๐ ๐๐„๐‘๐†๐€๐๐“๐”๐๐† ๐๐€๐ƒ๐€๐๐˜๐€
(Yak 4 : 10 ; Yoh 13:1-15). 
4.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐€๐‹๐€๐“ ๐Œ๐„๐‹๐„๐๐€๐’๐Š๐€๐ ๐ƒ๐ˆ๐‘๐ˆ ๐ƒ๐€๐‘๐ˆ ๐ƒ๐Ž๐’๐€ ๐’๐Ž๐Œ๐๐Ž๐๐†
(Luk 1 : 38 ; Rm 8:28 ; Ef 4 : 2)
5.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐  ๐’๐”๐Š๐€๐‚๐ˆ๐“๐€ &  ๐๐„๐‘๐Š๐€๐“ ๐Š๐„๐Š๐€๐˜๐€๐€๐ (Wahyu 3:8; Amsal 10:22 ; 22:4; Mat 5:5 ; Luk.12:15,21; Why.3:17)
6.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐ ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐“๐”๐‡๐€๐ 
(Mat. 23:12 ; Flp.2:9-11)
7.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐ ๐๐„๐๐ˆ๐๐†๐†๐ˆ๐€๐ (๐๐‘๐Ž๐Œ๐Ž๐’๐ˆ ๐“๐”๐‡๐€๐)

๐Š๐”๐‘๐€๐๐†๐๐˜๐€ ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ  ๐Œ๐„๐Œ๐๐”๐€๐“:
Kurangnya Kerendahan Hati Telah Mengakibatkan Banyak Kekacauan Dan Pertikaian, Kehancuran Antar Kelompok Dan Antar Individu, Misalnya: Raja Uzia – 2 Taw.26:12-21, Sebaliknya Dengan Menjadi Orang Yang Rendah Hati, Kita Menikmati Berkat Tuhan, Misalnya : Raja Nebukadnezar (Daniel 4:20-37)

๐๐„๐๐‰๐„๐‹๐€๐’๐€๐
1. ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐–๐”๐‰๐”๐ƒ ๐๐„๐๐†๐‡๐Ž๐‘๐Œ๐€๐“๐€๐ ๐๐€๐ƒ๐€ ๐“๐”๐‡๐€๐
Dalam Kehidupan Rohani Kekristenan, Kerendahan Hati Diartikan Sebagai 'nilai Yangdiperoleh Dari Penghormatan Yang Dalam Kepada Tuhan.' Hal Ini Melibatkan Pengenalan Akan 'tempat' Kita Yang Sebenarnya Dalam Hubungan Dengan Allah Sebagai Pencipta Dan Dengan Ciptaan-ciptaan Tuhan Yang Lain,  Dan Sikap Ini Menentukan Perbuatan Kita. Kerendahan Hati Juga Mengantar Kita Untuk Mengakui Bahwa Kita Dan Segala Ciptaan Di Dunia Ini Bukan Apa-apa Di Hadapan Tuhan, Dan Kerendahan Hati Mengarahkan Kita Untuk Hidup Sesuai Dengan Pemahaman Ini. 
Jadi, Kerendahan Hati Membantu Kita Untuk Melihat Segalanya Dengan Kaca Mata Tuhan: Kita Melihat Diri Kita Yang Sesungguhnya, Tidak Melebih-lebihkan Hal Positif Yang Ada Pada Kita, Namun Juga Tidak Mengingkari Bahwa Segalanya Itu Adalah Pemberian Tuhan. Dalam Hal Ini Kerendahan Hati Berhubungan Dengan Kebenaran Dan Keadilan, Yang Membuat Kita Mengasihi Kebenaran Lebih Daripada Kita Mengasihi Diri Sendiri. Kebenaran Ini Memberikan Kepada Kita Pengetahuan Akan Diri Sendiri, Dengan Kesadaran Bahwa Segala Yang Baik Yang Ada Pada Kita Adalah Karunia Tuhan. Dan Sudah Selayaknya Sesuai Dengan Keadilan, Kita Mempergunakan Karunia Itu Untuk Kemuliaan Tuhan (Roma 11 : 36). Dengan Perkataan Lain, Kebenaran Membuat Kita Mengenali Karunia-karunia Tuhan, Dan Keadilan Mengarahkan Kita Untuk Memuliakan Tuhan, Sang Pemberi.

2. ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ  ๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹ ๐ƒ๐€๐‘๐ˆ ๐๐„๐๐†๐„๐๐€๐‹๐€๐ ๐ƒ๐ˆ๐‘๐ˆ ๐๐€๐ƒ๐€ ๐“๐”๐‡๐€๐ 
Dasar Dari Kerendahan Hati Adalah Pengenalan Akan Diri Sendiri Dan Tuhan. Thomas Aquinas Mengatakan, Bahwa Pengenalan Akan Diri Sendiri Bermula Pada Kesadaran Bahwa Segala Yang Baik Pada Kita Datang Dari Allah Dan Milik Allah, Sedangkan Segala Yang Jahat Pada Kita Timbul Dari Kita Sendiri. Pengenalan Yang Benar Tentang Tuhan Menghantar Pada Pengakuan Bahwa Tuhan Telah Menciptakan Manusia Menurut Gambar-nya, Dan Bahwa Manusia Diciptakan Untuk Mengasihi, Sebab Allah Yang Menciptakannya Adalah Kasih. Dalam Kasih Ini, Allah Menginginkan Persatuan Dengan Setiap Manusia, Sehingga Ia Mengirimkan Putera-nya Yang Tunggal Untuk Menghapuskan Penghalang Persatuan Ini, Yaitu Dosa. Kesadaran Akan Hal Ini Membawa Kita Pada Kebenaran: Yaitu Bahwa Kita Ini Bukan Apa-apa, Dan Allah Adalah Segalanya. Di Mata Tuhan Kita Ini Pendosa, Tetapi Sangat Dikasihi Oleh-nya. Keseimbangan Antara Kesadaran Akan Dosa Kita Dan Kesadaran Akan Kasih Allah Ini Membawa Kita Pada Pemahaman Akan Diri Kita Yang Sesungguhnya. Kesadaran Ini Menghasilkan Kerendahan Hati, Yang Adalah Dasar Dari Bangunan Spiritual Atau 'Rumah Rohani' Kita. 

Itulah Yang Dialami Oleh Seorang Raja Yang Bernama Nebukadnezar, Sebelum Dia Mengenal Allah, Begitu Angkuh Kehidupannya, Dia Merasa Dirinya Yang Paling Terutama Lebih Dari Apapun Juga,  Sehingga Dia Direndahkan Oleh Tuhan Sebegitu Rupa Dan Kemudian Hidup Layaknya Binatang. Namun Setelah Dia Mengenal Allah, Dia Menyadari Bahwa Dirinya Tidak Ada Apa-pun Yang Dapat Ditonjolkan Dihadapan Allah, Dan Mulailah Dia Hidup Dalam Kerendah Hatian, Dengan Mengakui Kebesaran Allah (Daniel 4 : 37).

3. ๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ  ๐๐”๐Š๐“๐ˆ ๐‡๐ˆ๐ƒ๐”๐ ๐๐„๐‘๐†๐€๐๐“๐”๐๐† ๐๐€๐ƒ๐€๐๐˜๐€
Kerendahan Hati Membuat Kita Selalu Menyadari Kelemahan Kita Dan Bergantung Kepada Anugerah Tuhan. Dengan Kata Lain, Kerendahan Hati Adalah Sikap Hati Untuk Tunduk Dalam  Penyerahan Diri Kepada Tuhan Sehingga Kita Berusaha Untuk Menyenangkan Hati Tuhan (Bukan Diri Kita Sendiri) Di Dalam Segala Perbuatan Kita (Yak 4 : 10). 
Ciri Orang Yang Rendah Hati Adalah Mengandalkan Tuhan. Orang Yang Rendah Hati Mengerti Bahwa Kemampuannya Terbatas Sehingga Selalu Bergantung Kepada Tuhan, Yang Berarti Menyadari Bahwa Hidup Ini Seperti Tanah Liat Yang Siap Untuk Menerima Pembentukan Tuhan  (Diambil / Dipisahkan Dari Tanah Liat Asal, Dibanting, Dipukul-pukul, Ditata, Dijemur, Dibakar Sampai Semua Proses Itu Selesai). Kerendahan Hati Akan Membuat Kita Tidak Menjadi Tinggi Hati Ketika Tuhan Mengangkat Kita, Karena Kita Menyadari Semua Itu Adalah Kasih Karunia.  

Yesus Teladan Kerendahan Hati Yang Sempurna
Yesus Kristus Ingin Menunjukkan Kepada Kita Contoh Paling Baik Dari Kerendahan-hati. Pada Waktu Ditanyakan Oleh Para Pemuka Yahudi, Dengan Siapa Dia Menyamakan Diri-nya, Yesus Menjawab: “jikalau Aku Memuliakan Diri-ku Sendiri, Maka Kemuliaan-ku Itu Sedikit Pun Tidak Ada Artinya” (Yoh 8:54). Yesus Menghindar Dari Puji-pujian Dan Penghormatan Orang Banyak. Ia Juga Menanggung Dengan Sabar Segala Cemoohan, Ejekan, Siksa Dan Penganiayaan Atas Diri-nya. Malah Pada Malam Sebelum Kematian-nya Di Kayu Salib, Ia Membasuh Kaki Para Murid-nya (Lihat Yoh 13:1-15). Setelah Pembasuhan Kaki Itu, Yesus Berkata: “kamu Menyebut Aku Guru Dan Tuhan, Dan Katamu Itu Tepat, Sebab Memang Akulah Guru Dan Tuhan. Jadi Jikalau Aku Tuhan Dan Gurumu, Membasuh Kakimu, Maka Kamu Pun Wajib Saling Membasuh Kakimu; Sebab Aku Telah Memberikan Suatu Teladan Kepada Kamu, Supaya Kamu Juga Berbuat Sama Seperti Yang Telah Kuperbuat Kepadamu” (Yoh 13:14-15). 

Yesus Mengajarkan Kepada Para Murid-nya (Segala Zaman) Tentang Pentingnya Kerendahan Shati!  Setelah Permintaan Ibu Yakobus Dan Yohanes Agar Kedua Anaknya Ini Mendapat 'posisi' Penting Dalam Pemerintahan Yesus, Ia Mengajar Para Murid-nya: “siapa Saja Yang Ingin Menjadi Besar Di Antara Kamu, Hendaklah Ia Menjadi Pelayanmu, Dan Siapa Saja Yang Ingin Menjadi Yang Pertama Di Antara Kamu, Hendaklah Ia Menjadi Hambamu; Sama Seperti Anak Manusia Datang Bukan Untuk Dilayani, Melainkan Untuk Melayani Dan Untuk Memberikan Nyawa-nya Menjadi Tebusan Bagi Banyak Orang” (Mat 20:26-28). Yesus Bahkan Mati Di Kayu Salib, Suatu Kematian Yang Memalukan Di Mata Manusia.   

Satu Lagi Perkataan Yesus Yang Patut Dicatat Di Sini: “siapa Saja Yang Meninggikan Diri, Ia Akan Direndahkan Dan Siapa Saja Yang Merendahkan Diri, Ia Akan Ditinggikan” (Mat 23:12). 
Tuhan Telah Memberikan Pada Kita Contoh Yang Sempurna Dalam Hal Kerendahan Hati, Yaitu Melalui Yesus Kristus. Itu Sebabnya Yesus Sendiri Menyatakan : “….Dan Belajarlah Pada-ku Karena Aku Lemah Lembut Dan Rendah Hati,…” ( Mat 11 : 29 ). 

Kerendahan Hatinya Tercermin Dalam Dua Hal Utama: Pertama, Untuk Menyelamatkan Kita, Yesus Yang Adalah Tuhan Mau Menjelma Menjadi Manusia, Tergantung Sepenuhnya Kepada Allah Bapa. Alkitab Mengatakan Bahwa Yesus, “walaupun Dalam Rupa Allah, Tidak Menganggap Kesetaraan Dengan Allah Sebagai Sesuatu Yang Harus Dipertahankan, Melainkan Telah Mengosongkan Diri-nya Sendiri Dan Mengambil Rupa Seorang Hamba, Dan Menjadi Sama Dengan Manusia… Dan Ia Merendahkan Dirinya Dan Taat Sampai Mati Di Kayu Salib” ( Fil 2:5-8 ).

Kedua, Yesus Merendahkan Diri Dengan Ketaatan-nya Untuk Melaksanakan Tugas Misi Yang Diterima-nya Dari Allah Bapa, Yaitu Untuk Menyelamatkan Kita, Para Pendosa (Rom 5:8), Termasuk Dengan Segala Keadaan Yang Berkaitan Dengan Tugas Penyelamatan Itu. Seluruh Hidup-nya Adalah Cerminan Kerendahan Hati Yang Sempurna: Lahir Di Kandang Hewan, Hidup Miskin Sepanjang Hidupnya Di Dunia (2 Kor 8:9), Dipukuli, Dihina, Difitnah Padahal Tidak Bersalah, Dilucuti Pakaian-nya, Dianiaya Sampai Akhirnya Mati Di Salib.

4.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐€๐‹๐€๐“ ๐Œ๐„๐‹๐„๐๐€๐’๐Š๐€๐ ๐ƒ๐ˆ๐‘๐ˆ ๐ƒ๐€๐‘๐ˆ ๐ƒ๐Ž๐’๐€ ๐’๐Ž๐Œ๐๐Ž๐๐†
Kesombongan Telah Menjerumuskan Manusia Ke Dalam Dosa. Dari Kerendahan Hati Lahirlah Ketaatan, Seperti Teladan Maria (Luk 1 : 38). Dari Kerendahan Hati Meluaplah Rasa Syukur Dalam Segala Perkara, Karena Mengakui Dan Mempercayai Bahwa Tuhan Terus Berkarya Mendatangkan Kebaikan Lewat Suka Maupun Duka Hidup Ini (Bdk. Rm 8:28). Dari Kerendahan Hati Mengalirlah Kasih Dan Kepedulian Bagi Sesama Yang Membutuhkan Uluran Kasih Kita, Tak Hanya Dana Tetapi Juga Waktu, Sapaan Kasih, Dan Perhatian (Ef 4 : 2).

๐Ÿ› DARI KERENDAHAN HATI KITA MENJADI :

Belajar Menerima Kritik Dan Saran Yang Tidak Mengenakkan, Belajar Melayani Tanpa Mengharapkan Pujian Dan Penghargaan, 

Belajar Membantu Sekalipun Yang Dibantu Tidak Berterimakasih, Belajar Menahan Diri Bila Tersinggung Oleh Kelakuan Sesama, 

Belajar Mengampuni Serta Tetap Mengasihi Dan Bahkan Mendoakan Sesama Yang Sudah Melukai, 

Belajar Tidak Ingin Dihormati Dan Menjadi Terkenal Agar Nama Tuhan Saja Yang Dimuliakan, 

Belajar Mengekang Keinginan Fisik Supaya Lapar Jasmani Diubah Menjadi Lapar Akan Kasih Dan Hikmat Tuhan, 

Belajar Menomor-duakan Diri Demi Memberi Kesempatan Orang Lain Untuk Maju Dan Berkembang, 

Belajar Bersukacita Dengan Keberhasilan Orang Lain Dan Berprihatin Bersama Kesedihan Orang Lain, 

Belajar Mendengarkan Saat Orang Lain Berbicara, 

Belajar Tidak Membantah Dan Ngeyel Ketika Orang Lain Memberi Masukan, Belajar Menerima Perlakuan Yang Tidak Adil Dari Sesama, 

Belajar Tidak Membela Diri Ketika Orang Lain Memberikan Penilaian Yang Negatif Agar Kita Belajar Terus Dari Kekurangan Hidup Kita, 

Belajar Hidup Sederhana, Belajar Melakukan Tugas Dan Pekerjaan Yang Tidak Disukai Dengan Rela, 

Belajar Menerima Celaan Karena Sudah Berusaha Menegur Sesama Yang Bersalah, Bahkan Belajar Rela Dicap 'sok Suci' Demi Tegaknya Kebaikan.

Beratkah Semua Itu? 

Ya, Sangat...Berat !

Jalan Salib Memang Sungguh Berat. Namun Kristus Sudah Menang, Ia Selalu Membantu Kita Di Sepanjang Jalan Penyangkalan Diri Ini, Untuk Membentuk Kita Menjadi Kehidupan Yang Memiliki Kerendahan Hati.


5.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐  ๐’๐”๐Š๐€๐‚๐ˆ๐“๐€ &  ๐๐„๐‘๐Š๐€๐“ 
Kerendahan Hati Yang Yesus Perlihatkan Sepanjang Hidupnya Menghasilkan Berkat  Kekayaan Kewenangan Mutlak Dari Allah, Kekayaan Dari Tuhan Yaitu: Kaya Secara Materi Dan Kaya Secara Rohani-Ams 10:2, Luk.12:15,21; Why.3:17 :  Dalam Wahyu 3:8 (ILT)  Aku Tahu Perbuatan-perbuatanmu. Lihatlah, Aku Telah menempatkan di hadapanmu sebuah pintu yang terbuka dan tidak seorang pun dapat menutupnya, karena engkau memiliki kekuatan yang kecil, tetapi engkau memelihara firman-Ku dan tidak menyangkal Nama-Ku.
BAPA Bersukacita Melihat Putra Yang Dikasihi-nya Dengan Rendah Hati Menaati Dia. Para Murid Yesus Pun Disegarkan Oleh Kelembutan Dan Kerendahan Hatinya, Teladan Dan Ajarannya Mendorong Mereka Untuk Maju Secara Rohani. Yesus Juga Membantu Rakyat Jelata Dengan Mengajar Dan Menghibur Mereka, Serta Memberikan Apa Yang Mereka Butuhkan. Terlebih Lagi, Melalui Korban Yesus, Semua Orang Yang Beriman Kepadanya Memperoleh Berkat Dan Keselamatan Untuk Selama-lamanya.
Saat Ini Kita Belajar Dari Kerendahan Hati Yesus Dengan Membiarkan Kasihnya Yang Besar Menginspirasi Hidup Kita Agar Dapat Mengosongkan Diri Dan Tunduk Pada Firmannya, Dengan Menyatakan Kehendak Tuhan Lebih Besar Dari Kehendak Diri Kita Sendiri. Tentunya Hal Ini Menuntut Kita Untuk Meninggalkan  Kepentingan Pribadi Ketika Kita Melayani Tuhan. Dan Juga Mengharuskan Kita Untuk Memperhatikan Kebutuhan Sesama Dan Mendahulukan Kebutuhan Mereka Dibanding Kebutuhan Kita.

6.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐ ๐Š๐„๐Œ๐”๐‹๐ˆ๐€๐€๐ ๐“๐”๐‡๐€๐ 
Yesus Mengatakan Kepada Murid-muridnya, ”barang Siapa Merendahkan Dirinya Akan Ditinggikan.” (Mat. 23:12) Itulah Yang Terjadi Atas Diri Yesus. Paulus Mengatakan, ”allah Meninggikan [Yesus] Kepada Kedudukan Yang Lebih Tinggi Dan Memberinya Nama Di Atas Setiap Nama Lain, Sehingga Dengan Nama Yesus Semua Harus Bertekuk Lutut, Yaitu Mereka Yang Berada Di Surga, Di Bumi, Dan Di Bawah Bumi, Dan Setiap Lidah Harus Mengakui Secara Terbuka Bahwa Yesus Kristus Adalah Tuhan Bagi Kemuliaan Allah, Sang Bapa.” Karena Kerendahan Hati Dan Kesetiaan Yesus Sewaktu Hidup Di Bumi, Allah Bapa Meninggikan Putra-nya Dengan Memberinya Kuasa Atas Semua Makhluk Di Surga Dan Di Bumi.​ (  Flp.2:9-11 )

7.๐Š๐„๐‘๐„๐๐ƒ๐€๐‡๐€๐ ๐‡๐€๐“๐ˆ ๐Œ๐„๐๐†๐‡๐€๐’๐ˆ๐‹๐Š๐€๐ ๐๐„๐๐ˆ๐๐†๐†๐ˆ๐€๐ (๐๐‘๐Ž๐Œ๐Ž๐’๐ˆ ๐“๐”๐‡๐€๐
Kerendahan Hati Juga Nyata Bila Kita Dengan Tulus Menempatkan Kepentingan Orang Lain Di Atas Kepentingan Sendiri, Menganggap Yang Lebih Utama Dari Pada Dirinya-fil.2:3. Yesus Berkata ”…barang Siapa Meninggikan Dirinya Akan Direndahkan, Dan Barang Siapa Merendahkan Dirinya Akan Ditinggikan.”
(Mat.23:11-12​.)
Kerendahan Hati Menghasilkan Keadaan Ditinggikan Di Mata Allah- Yak. 4:10. “Sebab Bukan Dari Timur Atau Dari Barat Dan Bukan Dari Padang Gurun Datangnya Peninggian Itu, Tetapi Allah Adalah Hakim: Direndahkan-nya Yang Satu Dan Ditinggikan-nya Yang Lain (Maz.75:7-8)

๐€๐๐‹๐ˆ๐Š๐€๐’๐ˆ
1. Sudahkah Anda berjalan dalam rencana dan tujuan Tuhan atas hidupmu?
2. Kemuliaan besar seperti apakah yang sudah Tuhan kerjakan atas hidupmu saat ini?
3. Komitmen apakah yang akan Anda lakukan untuk mencapai kemuliaan demi kemuliaan besar yang Tuhan sudah sediakan bagi hidupmu?


๐‘๐„๐๐”๐๐†๐Š๐€๐ & ๐ƒ๐Ž๐€๐Š๐€๐❗
Orang Yang Rendah Hati Adalah Orang Yang Berani Mengakui Bahwa Kekuatannya Tidak Seberapa, Ia Membutuhkan Firman TUHAN Sebagai Penuntun Langkah Hidupnya, Ia Menyadari Bahwa Semua Yang Ada Dan Semua Yang Dimilikinya Adalah Semata-mata Karena Anugerah TUHAN!
Kerendahan Hati Harus Menjadi Ciri Semua Orang Percaya.
Kita Dapat Melayani Karena Kita Terlebih Dahulu Dikasihi.

๐Ÿ› ๐๐‘๐€๐˜
JURUSELAMAT YANG AGUNG, aku ADALAH HAMBA-MU. 
Tolonglah Aku Untuk Hidup Dalam Kasih-Mu Dan 
Menjadi Berkat Bagi Orang Lain Hari Ini.

๐„๐’๐‘๐Ž๐  ๐Œ๐ˆ๐๐ˆ๐’๐“๐‘๐˜ ๐‚๐€๐‘๐„ 
[ PEDULI JIWA JIWA  ]
๐Ÿ’Konsultasi Keluarga & JODOH 
๐Ÿ’Doa (Rahasia Jamin)
๐Ÿ’Doa Kesembuhan
๐Ÿ’Doa Pelepasan
๐Ÿ’Kunjungan orang sakit
๐Ÿ’Ibadah Open House / Office
๐Ÿ’Kedukaan  Kematian / Penghiburan
๐Ÿ’Pelayanan Peti Jenazah (24 Jam )
๐Ÿ’Konseling Pra Nikah & Pemberkatan Nikah

#๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—ฌ๐—”๐—ก๐—œ ๐—”๐——๐—”๐—Ÿ๐—”๐—›  ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—จ๐—”๐—› ๐—ž๐—˜๐—›๐—ข๐—ฅ๐— ๐—”๐—ง๐—”๐—ก ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—”๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—ž๐—ฅ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—จ๐—ฆ ๐—ž๐—˜๐—ฃ๐—”๐——๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—ฆ๐—˜๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐——๐—œ ๐—•๐—˜๐—•๐—”๐—ฆ๐—ž๐—”๐—ก #

๐Ÿ“ฃ ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—›๐—”๐—ง๐—œ๐—ž๐—”๐—ก๐—Ÿ๐—”๐—›...
Semua Orang Harus Memberikan Sumbangan Sesuai Keadaan Mereka Untuk Mendukung & Memelihara Pelayanan Yang Ada. 
• Menahan Persepuluhan Disebut Menipu Allah (Mal. 3:8-10 ; Ibrani 7:1-10 )
• Mereka Yang Menerima Pengajaran Dalam Firman, Tetapi Tidak Membagi Segala Sesuatu Dengan Orang Yang Memberikan Pengajaran Itu, Maka Alkitab Mencatat Keadaan Orang Tersebut Lebih Buruk Daripada Orang-orang Farisi❗
• Fokus Utama Bukan Pada Persembahan Persepuluhan Melainkan Fokus Pada 
YESUS (KRISTOSENTRIS), Yang Mengajarkan Umat TUHAN Untuk Menjauhkan Diri Dari Ketamakan Atau Keserakahan

๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—›๐—”๐—ก
Persepuluhan Tidak Disebutkan Lagi Sebagai Aturan Khusus Dalam Perjanjian Baru, Namun Konsep 
Persembahan Persepuluhan Diperluas Lagi Dengan Memberi, Karena Hal Keuangan Merupakan Aspek 
Penting Dalam Pelayanan Yang Tidak Dapat Diabaikan.

๐Ÿ™๐Ÿป ๐——๐—จ๐—ž๐—จ๐—ก๐—š ๐—ฃ๐—ฅ๐—ข๐—ฌ๐—˜๐—ž ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก ๐—ž๐—ฅ๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—จ๐—ฆ
๐—Ÿ๐—˜๐—ช๐—”๐—ง  ๐——๐—ข๐—” & ๐——๐—”๐—ก๐—” 
Dengan Menyumbang Saudara Telah  Ambil Bagian 
Dalam Memperlebar Kerajaan ALLAH.
• Dukungan Dana  Dapat Berupa Bahan Material (Perbaikan Rumah DOA Bagi TUHAN ) 
• Dukungan Dana  Dapat Berupa Dana Cash atau Transfer
Saudara Dapat Mentransfer Melalui Akun Gereja : 

๐Ÿ—จ️ ๐—ง๐—ฅ๐—”๐—ก๐—ฆ๐—™๐—˜๐—ฅ  ๐—œ๐—ก๐—ฉ๐—˜๐—ฆ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก~๐—ก๐—ฌ๐—”
๐—•๐—”๐—ก๐—ž  ๐—•๐—–๐—” : 5790 4086 42
๐—”/๐—ก : ๐—˜๐—ฆ๐—ฅ๐—ข๐—ก.๐—ฃ
๐—•๐—”๐—ก๐—ž ๐——๐—ž๐—œ : 1392-3149-576
๐—”/๐—ก : ๐—›๐—ข๐—Ÿ๐—ฌ ๐—ฆ๐—ฃ๐—œ๐—ฅ๐—œ๐—ง

๐—ž๐—ข๐—ก๐—™๐—œ๐—ฅ๐— ๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—œ๐—ก๐—ฉ๐—˜๐—ฆ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก๐—ก๐—ฌ๐—”:
VIA WA : 0851-0060-9654 ( Sekretariat Gereja )
๐Ÿ™ Atas Partisipasi, Kebaikan Dan Doa Dari Bapak/Ibu, Kami Ucapkan Terimakasih. 

๐Ÿ’’ ๐—–๐— ๐—–  ๐—›๐—ข๐—Ÿ๐—ฌ  ๐—ฆ๐—ฃ๐—œ๐—ฅ๐—œ๐—ง ๐—˜๐—ฆ๐—ฅ๐—ข๐—ก ๐— ๐—œ๐—ก๐—œ๐—ฆ๐—ง๐—ฅ๐—ฌ
๐— ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ถ ๐—œ๐—ป๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ถ๐—ป๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ ๐—š๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ท๐—ฎ.
JL.TUPAREV 23 PULOMAS BARAT XII 
JAKARTA TIMUR(13210)
☎️ (021)470 5725  &  
๐Ÿ’ญ 0851 0060 9654 & 
๐Ÿ—ฏ️ 0813 8787 9654
• ๐š‚๐š‘๐šŠ๐š›๐šŽ ๐šƒ๐š˜  ๐šˆ๐š˜๐šž๐š›  ๐™ต๐š›๐š’๐šŽ๐š—๐š, ๐™ต๐šŠ๐š–๐š’๐š•๐šข

๐Ÿ—จ️ ๐Ÿ…ธ๐Ÿ…ฝ๐Ÿ…ต๐Ÿ…พ ๐Ÿ…ถ๐Ÿ…ด๐Ÿ†๐Ÿ…ด๐Ÿ…น๐Ÿ…ฐ ๐Ÿ…ฒ๐Ÿ…ผ๐Ÿ…ฒ ๐Ÿ…ท๐Ÿ…พ๐Ÿ…ป๐Ÿ†ˆ ๐Ÿ†‚๐Ÿ…ฟ๐Ÿ…ธ๐Ÿ†๐Ÿ…ธ๐Ÿ†ƒ
๐—ž๐—Ÿ๐—œ๐—ž ๐—Ÿ๐—œ๐—ก๐—ž ๐——๐—œ ๐—•๐—”๐—ช๐—”๐—› ๐—œ๐—ก๐—œ ⬇️
http://esronministry.blogspot.com/2021/11/blog-post_5.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...