๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐
๐๐๐ ๐๐๐ :
๐๐๐ ๐. ๐๐๐๐ [๐๐๐๐ ] ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ [๐๐๐๐๐๐ ]
๐๐. ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ?
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ?
๐๐๐. ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ :
๐. ๐๐๐๐ [๐๐๐๐ ] ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ [๐๐๐๐๐๐ ]
Pandangan Yang Seimbang Tentang Allah
Untuk mendapatkan pandangan yang seimbang dan konsisten tentang Allah, kita harus mempertimbangkan seluruh tulisan dalam Alkitab. Kita akan mulai dengan beberapa referensi dari Alkitab untuk melihat apa kata Alkitab tentang Allah.
Ulangan 6:4 (TB) Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
Yesaya 44:6 (TB) Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.
Yesaya 45:5 (TB) Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
2 Samuel 7:22 (TB) Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami.
2 Samuel 22:32 (TB) Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu selain dari Allah kita?
1 Tawarikh 17:20 (TB) Ya TUHAN, tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami.
Mazmur 18:32 (TB) Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?
Kata "TUHAN" dalam ayat-ayat di atas adalah YHWH dalam manuskrip Alkitab PL. Dari ayat-ayat di atas kita telah melihat bahwa Allah [YHWH] tidak pernah menggambarkan diri-Nya sebagai tiga pribadi dalam satu esensi.
Apa Kata Yesus Tentang Allah?
Markus 12:29 (TB) Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Yohanes 10:30
ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.
3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Yohanes 5:30 (TB) Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
Yohanes 14:28 (TB) Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
Lukas 22:42 (TB) "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
Markus 13:32 (TB) Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja."
Apakah menurut ayat-ayat di atas, Yesus adalah "Pribadi Allah kedua" yang tunduk pada "Pribadi Allah pertama?" Kalau ada "pribadi" yang tunduk pada "prรญbadi" yang lain, berarti di dalam Allah trinitas ada "Allah atasan", dan ada "Allah bawahan?" Tetapi, doktrin tritunggal juga mengatakan bahwa ketiganya adalah setara dan sehakikat. Kalau "tiga pribadi" Allah setara dan sehakikat, seharusnya tidak ada "pribadi" yang memiliki otoritas lebih tinggi daripada "pribadi" lain, tidak ada pribadi yang lebih besar dari pribadi yang lain, tidak ada pribadi yang lebih pintar (lebih tahu) dibanding pribadi yang lain.
Selain memanggil "Bapa" kepada Allah, Yesus juga memanggil "Allah-Ku."
• Matius 27:46
• Yohanes 20:17
• Ibrani 10:7
• Wahyu 3:2
• Wahyu 3:12.
Kalau benar, "tiga pribadi" atau "tiga hypostasis" itu setara dan sehakikat, maka akan terjadi:
• Yesus juga akan memanggil Roh Kudus: "Allah-Ku."
• Bapa juga akan memanggil Yesus dan Roh Kudus: "Allah-ku"
• Roh Kudus juga akan memanggil Bapa dan Yesus: "Allah-Ku."
Fakta yang tertulis di Alkitab:
• Hanya Yesus yang memanggil/menyebut "Allah-Ku" kepada Bapa.
• Bapa dan Yesus tidak pernah berbicara kepada Roh Kudus.
Apa Kata Rasul Tentang Allah?
1 Korintus 8:6 (TB) namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.
Galatia 3:20 (TB) Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.
1 Timotius 2:5 (TB) Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
1 Korintus 8:4 (TB) Tentang hal makan daging persembahan berhala kita tahu: "tidak ada berhala di dunia dan tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa."
Yakobus 2:19 (TB) Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
Roma 16:27 (TB) bagi Dia, satu-satunya Allah yang penuh hikmat, oleh Yesus Kristus: segala kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.
Roma 3:30 (TB) Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman.
Hubungan Antara Allah dan Tuhan Yesus
Menurut kitab suci, Yesus adalah gambaran Allah (2 Korintus 4:4; Kolose 1:15; Ibrani 1:3).
Kata, "gambar/gambaran" dalam Yunani adalah eikลn, yang memiliki arti: representasi atau sosok yang mewakili. Jadi, "gambaran Allah" artinya representasi Allah atau sosok yang mewakili Allah.
Sebagai representasi Allah, Tuhan Yesus memiliki sifat dan karakter Allah sepenuhnya (Kolose 2:9). Manusia bisa melihat seperti apa sifat dan karakter Allah melalui Tuhan Yesus. Itulah sebabnya Tuhan Yesus menegaskan:
• "Barangsiapa telah melihat Ku, dia telah melihat Bapa" (Yohanes 14:9)
• "Barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku" (Lukas 9:48)
• "Aku dan Bapa adalah satu" (Yohanes 10:30).
Tuhan Yesus bukan Allah sendiri, melainkan representasi atau sosok yang mewakili Allah alias utusan Allah. Pengakuan langsung dari Yesus bahwa Dia adalah UTUSAN Allah tertulis 42 kali dalam kitab PB.
๐๐๐๐๐ & ๐๐๐ ๐๐๐๐๐
Menurut Alkitab, Roh Kudus itu keluar dari Bapa (Yohanes 15:26). Dan Roh kudus itu adalah KUASA/KEKUATAN Allah.
• Hakim-hakim 14:6
• Hakim-hakim 14:19
• Hakim-hakim 15:14
• 1 Samuel 10:6 & 10
• 1 Samuel 11:6
• 1 Samuel 16:13
• Yehezkiel 3:14
• Yehezkiel 37:1
• Matius 12:28
• Markus 1:27
• Lukas 1:35
• Lukas 4:14
• Kisah Rasul 1:8
• Kisah Rasul 11:28
• Roma 15:19
• 1 Korintus 12:10
• Ibrani 2:4
• Wahyu 1:10
• Wahyu 4:2.
Roh Kudus itulah yang bekerja di dalam Manusia Kristus Yesus.
• Yesaya 42:1
• Yesaya 61:1
• Matius 3:16
• Matius 12:18 & 28
• Markus 1:10
• Lukas 2:26
• Lukas 3:22
• Lukas 4:1
• Lukas 4:14 & 18
• Yohanes 1:32
• Kisah Rasul 4:26-27
• Kisah Rasul 10:38
• Wahyu 11:15
• Wahyu 12:10.
Roh Kudus yang sama dikaruniakan kepada setiap pengikut Kristus.
• Roma 8:11
• 1 Tesalonika 4:8
• 1 Yohanes 4:13
• Yohanes 14:16
• 1 Korintus 6:17
• 2 Korintus 1:22
• Efesus 1:13
• 1 Petrus 1:23
• 1 Yohanes 5:13
• 1 Yohanes 10:28-29.
Bahkan Roh Kudus itu telah bekerja di dalam para nabi di zaman Perjanjian Lama.
• Keluaran 31:3
• Keluaran 35:31
• Bilangan 24:2
• 1 Samuel 10:10
• 1 Samuel 11:6
• 2 Tawarikh 15:1
• 2 Tawarikh 24:20.
Jadi, doktrin Allah Tritunggal sama sekali bertentangan dengan isi Alkitab!
๐๐. ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ?
๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ?
⏩ Yesus Adalah Hikmat Allah.
• 1 Korintus 1:24
• 1 Korintus 1:30
• 1 Korintus 2:7
• 1 Korintus 1:30.
➡ 'Hikmat" [Yesus] Adalah Ciptaan Pertama.
• Amsal 8:22-31
• Kolose 1:15
• Wahyu 3:14.
⏩ Yesus Adalah Anak Allah, "Diperanakkan" Oleh Allah.
• Mazmur 2:7
• Kisah Para Rasul 13:33
• Ibrani 1:5
• Ibrani 5:5.
Kata "kuperanakkan/memperanakkan" dalam bahasa Ibrani (PL): yalad, dan dalam bahasa Yunani (PB): gennaรณ, keduanya berarti melahirkan (Inggeris: begotten).
Diperanakkan/dilahirkan berarti DARI TIDAK ADA MENJADI ADA. Tapi, Allah tidak mungkin "hamil" dan kemudian melahirkan. Karena itu, "diperanakkan/dilahirkan" sudah pasti artinya DICIPTAKAN.
Bandingkan:
Mazmur 90:2 (TB) Sebelum gunung-gunung DILAHIRKAN, dan bumi dan dunia DIPERANAKKAN, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.
⏩ Yesus adalah utusan Allah, representasi Allah (mewakili Allah).
• Matius 11:27
• Lukas 10:22
• Yohanes 5:22, 36
• Yohanes 5:30-31
• Yohanes 7:16-18
• Yohanes 8:28
• Yohanes 10:18
• Yohanes 12:49
• Yohanes 14:10
• Yohanes 17:11
• Kisah Rasul 2:22
• Roma 5:2, 11
• Kolose 1:16, 20
• Kolose 3:17
• Ibrani 7:25
• Pengakuan langsung dari Tuhan Yesus bahwa Dia adalah UTUSAN Allah tertulis 42 kali dalam kitab PB.
⏩ Sebagai utusan, Tuhan Yesus adalah pemegang mandat dari Allah yang DIURAPI/DIPENUHI dengan Roh Allah. [Kristus = Mesias artinya Yang Diurapi]
• Yesaya 42:1
• Matius 12:28
• Lukas 4:1
• Kolose 1:19-20
• Kisah Para Rasul 10:38
• Roma 8:11
• 1 Timotius 2:5.
➡ Kalau Tuhan Yesus adalah Allah, sekali pun sedang "berubah wujud", maka Dia tetap Allah yang tidak butuh diurapi.
⏩ Tuhan Yesus Adalah Manusia Pilihan Allah dan Dimuliakan/Ditinggikan/Dinobatkan Oleh Allah.
• Yohanes 1:14
• Yohanes 8:54
• Yohanes 17:22-24
• Kisah Rasul 2:22
• Kisah Rasul 10:42
• Roma 3:25
• Filipi 2:9
• Ibrani 1:4.
• Mazmur 2:6
• Kisah Para Rasul 2:36.
➡ Jika Tuhan Yesus adalah Allah, maka Dia tidak butuh ditinggikan oleh Allah.
⏩ Tuhan Yesus Adalah Hamba Allah.
• Yesaya 42:1
• Matius 12:18
• Yesaya 52:13-14
• Yesaya 53:11
• Kisah Para Rasul 3:13
• Kisah Para Rasul 3:26.
⏩ Tuhan Yesus adalah Manusia sorgawi (Adam sorgawi) yang diutus untuk menggantikan Adam pertama.
• 1 Korintus 15:45-49
• Roma 5:12-19
• 1 Korintus 15:21.
Adam diciptakan menurut RUPA dan GAMBAR Allah. Artinya, Adam diciptakan sebagai REPRESENTASI Allah (mewakili Allah). Allah yang TIDAK KELIHATAN ingin memperlihatkan kemuliaan-Nya (sifat, karakter dan kuasa-Nya) melalui Adam.
Karena Adam jatuh/berdosa, maka RUPA dan GAMBAR Allah (kemuliaan Allah) HILANG dari Adam.
Karena Allah KONSISTEN dengan rencana dan rancangan-Nya, maka Allah "MENGGANTI" Adam pertama yang telah jatuh dengan MENGUTUS Adam sorgawi.
Adam terakhir itulah yang dinubuatkan dalam kitab Perjanjian Lama sebagai MESIAS. Kata "Mesias" sama artinya dengan kata "KRISTUS", yakni YANG DIURAPI.
DIURAPI = DIPENUHI dengan ROH KUDUS (Yesaya 61:1; Lukas 4:18).
Tuhan Yesus sama seperti Adam pertama merupakan GAMBAR WUJUD Allah (2 Korintus 4:4; Kolose 1:15; Ibrani 1:3).
Tuhan Yesus bukan Allah yang menjadi manusia, melainkan Manusia (Adam) sorgawi yang DIURAPI menjadi REPRESENTASI Allah (gambar wujud Allah).
Bukannya Allah menjadi manusia, melainkan Allah MENGEMBALIKAN rupa dan gambar-Nya seperti semula untuk selama-lamanya kepada manusia melalui "Adam sorgawi" yaitu Yesus Kristus.
๐๐๐. ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐
Seorang umat Tuhan hanya bisa memilih satu dari dua "standar hidup" yang diberikan oleh Tuhan, yakni:
A. Standar hukum Taurat (standar Perjanjian Lama),
B. Standar Kasih Karunia (standar Perjanjian Baru).
Dua standar tersebut di atas tidak bisa dicampuradukkan karena fokusnya sangat berbeda. Standar hukum Taurat berfokus pada "karya pribadi setiap umat", sedangkan standar kasih karunia berfokus pada karya Yesus yang sempurna.
Sedikit saja Anda memakai "perbuatan" Anda dengan maksud dan tujuan untuk "menambahi" karya Yesus, Anda hidup di luar standar kasih karunia (Roma 11:6); Anda menjadi "Antigrace" dan kembali ke standar hukum Taurat!
Tidak ada standar ganda dalam hubungan dengan Tuhan! Anda harus memilih "Abundance Grace" (Roma 5:17) atau memilih hukum Taurat 100℅ (Galatia 5:3).
Berikut ini beberapa perbedaan mencolok antara "hypergrace dan Antigrace":
๐.๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
1. Mengerjakan keselamatan dalam arti mendayagunakan keselamatan kekal [hidup kekal] yang sudah ada di dalam roh, agar keselamatan roh itu berdampak bagi keselamatan lahiriah.
2. Berbuat benar karena sudah dilahirkan kembali sebagai orang benar. Perbuatan benar adalah ekspresi (buah) dari identitas benar.
3. Hidup dengan perilaku kudus karena sudah dikuduskan satu kali untuk selamanya. Perilaku kudus adalah penyesuaian antara tindakan dengan status sebagai orang kudus.
4. Tidak mau diperbudak dosa lagi karena sudah dimerdekakan dari kekuasaan dan perbudakan dosa. Menolak "perintah" dosa karena bukan hamba dosa lagi.
5. Mengasihi karena sudah menerima curahan kasih dari Allah lebih dahulu. Kasih Allah yang telah diterima melalui Yesus, itulah yang disalurkan kepada sesama.
6. Berusaha memunculkan karakter Kristus karena sudah diciptakan baru serupa dengan Kristus. Ini bukan meniru perilaku Kristus, melainkan mengekspresikan Roh Kristus yang ada di dalam diri.
๐.๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐
1. Sibuk "mencari" hidup kekal dengan cara menjaga keselamatan supaya "keselamatannya tidak hilang." Berarti, jaminan keselamatan kekal bukan lagi karya Yesus, melainkan hasil karya sendiri. Berarti keselamatan roh bergantung pada prestasi daging.
2. Berbuat benar supaya bisa menjadi orang benar. Berarti identitas benar didapatkan melalui perbuatan benar, bukan melalui kelahiran kembali. Seolah-olah, perilaku bisa menentukan identitas. Seolah-olah, burung beo yang pintar berkokok bisa berubah menjadi ayam.
3. Berusaha hidup kudus untuk menjadi orang kudus. Berarti lagi-lagi usaha daging juga diandalkan untuk memperoleh identitas di hadapan Allah. "Identitas" kudus dianggap sebagai upah dari sebuah prestasi.
4. Berusaha untuk tidak berbuat dosa agar bisa bebas dari kuasa dosa. Ibarat negara "jajahan" yang sedang berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.
5. Mengasihi supaya dikasihi Allah. Kasih manusiawi dipakai untuk "membeli" kasih Allah. Kasih manusia menjadi ukuran.
6. Berusaha untuk mencontoh Kristus. Berarti hanya memiliki ajaran Kristus, bukan memiliki Roh Kristus. Bukan mengekpresikan Kristus yang hidup di dalam diri, tapi meniru Kristus yang hidup 2000 tahun yang lalu.
Masih banyak lagi perbedaan-perbedaan pola pikir antara "hyperhrace" dengan "Antigrace" yang belum disebutkan di sini. Tapi intinya, "Hypergrace" sibuk mendayagunakan dan mengekspresikan apa yang mereka sudah dimiliki di dalam Yesus, sedangkan "Antigrace" sibuk mencari sesuatu yang belum mereka punya.
Kesibukan nampak sama, tetapi dasar/tujuan/motivasi sangat berbeda!
⏩ Yesus Adalah Anak Allah, "Diperanakkan" Oleh Allah.
• Mazmur 2:7
• Kisah Para Rasul 13:33
• Ibrani 1:5
• Ibrani 5:5.
Kata "kuperanakkan/memperanakkan" dalam bahasa Ibrani (PL): yalad, dan dalam bahasa Yunani (PB): gennaรณ, keduanya berarti melahirkan (Inggeris: begotten).
Diperanakkan/dilahirkan berarti DARI TIDAK ADA MENJADI ADA. Tapi, Allah tidak mungkin "hamil" dan kemudian melahirkan. Karena itu, "diperanakkan/dilahirkan" sudah pasti artinya DICIPTAKAN.
Bandingkan:
Mazmur 90:2 (TB) Sebelum gunung-gunung DILAHIRKAN, dan bumi dan dunia DIPERANAKKAN, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.
⏩ Yesus adalah utusan Allah, representasi Allah (mewakili Allah).
• Matius 11:27
• Lukas 10:22
• Yohanes 5:22, 36
• Yohanes 5:30-31
• Yohanes 7:16-18
• Yohanes 8:28
• Yohanes 10:18
• Yohanes 12:49
• Yohanes 14:10
• Yohanes 17:11
• Kisah Rasul 2:22
• Roma 5:2, 11
• Kolose 1:16, 20
• Kolose 3:17
• Ibrani 7:25
• Pengakuan langsung dari Tuhan Yesus bahwa Dia adalah UTUSAN Allah tertulis 42 kali dalam kitab PB.
⏩ Sebagai utusan, Tuhan Yesus adalah pemegang mandat dari Allah yang DIURAPI/DIPENUHI dengan Roh Allah. [Kristus = Mesias artinya Yang Diurapi]
• Yesaya 42:1
• Matius 12:28
• Lukas 4:1
• Kolose 1:19-20
• Kisah Para Rasul 10:38
• Roma 8:11
• 1 Timotius 2:5.
➡ Kalau Tuhan Yesus adalah Allah, sekali pun sedang "berubah wujud", maka Dia tetap Allah yang tidak butuh diurapi.
⏩ Tuhan Yesus Adalah Manusia Pilihan Allah dan Dimuliakan/Ditinggikan/Dinobatkan Oleh Allah.
• Yohanes 1:14
• Yohanes 8:54
• Yohanes 17:22-24
• Kisah Rasul 2:22
• Kisah Rasul 10:42
• Roma 3:25
• Filipi 2:9
• Ibrani 1:4.
• Mazmur 2:6
• Kisah Para Rasul 2:36.
➡ Jika Tuhan Yesus adalah Allah, maka Dia tidak butuh ditinggikan oleh Allah.
⏩ Tuhan Yesus Adalah Hamba Allah.
• Yesaya 42:1
• Matius 12:18
• Yesaya 52:13-14
• Yesaya 53:11
• Kisah Para Rasul 3:13
• Kisah Para Rasul 3:26.
⏩ Tuhan Yesus adalah Manusia sorgawi (Adam sorgawi) yang diutus untuk menggantikan Adam pertama.
• 1 Korintus 15:45-49
• Roma 5:12-19
• 1 Korintus 15:21.
Adam diciptakan menurut RUPA dan GAMBAR Allah. Artinya, Adam diciptakan sebagai REPRESENTASI Allah (mewakili Allah). Allah yang TIDAK KELIHATAN ingin memperlihatkan kemuliaan-Nya (sifat, karakter dan kuasa-Nya) melalui Adam.
Karena Adam jatuh/berdosa, maka RUPA dan GAMBAR Allah (kemuliaan Allah) HILANG dari Adam.
Karena Allah KONSISTEN dengan rencana dan rancangan-Nya, maka Allah "MENGGANTI" Adam pertama yang telah jatuh dengan MENGUTUS Adam sorgawi.
Adam terakhir itulah yang dinubuatkan dalam kitab Perjanjian Lama sebagai MESIAS. Kata "Mesias" sama artinya dengan kata "KRISTUS", yakni YANG DIURAPI.
DIURAPI = DIPENUHI dengan ROH KUDUS (Yesaya 61:1; Lukas 4:18).
Tuhan Yesus sama seperti Adam pertama merupakan GAMBAR WUJUD Allah (2 Korintus 4:4; Kolose 1:15; Ibrani 1:3).
Tuhan Yesus bukan Allah yang menjadi manusia, melainkan Manusia (Adam) sorgawi yang DIURAPI menjadi REPRESENTASI Allah (gambar wujud
1. Sibuk "mencari" hidup kekal dengan cara menjaga keselamatan supaya "keselamatannya tidak hilang." Berarti, jaminan keselamatan kekal bukan lagi karya Yesus, melainkan hasil karya sendiri. Berarti keselamatan roh bergantung pada prestasi daging.
2. Berbuat benar supaya bisa menjadi orang benar. Berarti identitas benar didapatkan melalui perbuatan benar, bukan melalui kelahiran kembali. Seolah-olah, perilaku bisa menentukan identitas. Seolah-olah, burung beo yang pintar berkokok bisa berubah menjadi ayam.
3. Berusaha hidup kudus untuk menjadi orang kudus. Berarti lagi-lagi usaha daging juga diandalkan untuk memperoleh identitas di hadapan Allah. "Identitas" kudus dianggap sebagai upah dari sebuah prestasi.
4. Berusaha untuk tidak berbuat dosa agar bisa bebas dari kuasa dosa. Ibarat negara "jajahan" yang sedang berjuang untuk memperoleh kemerdekaan.
5. Mengasihi supaya dikasihi Allah. Kasih manusiawi dipakai untuk "membeli" kasih Allah. Kasih manusia menjadi ukuran.
6. Berusaha untuk mencontoh Kristus. Berarti hanya memiliki ajaran Kristus, bukan memiliki Roh Kristus. Bukan mengekpresikan Kristus yang hidup di dalam diri, tapi meniru Kristus yang hidup 2000 tahun yang lalu.
Masih banyak lagi perbedaan-perbedaan pola pikir antara "hyperhrace" dengan "Antigrace" yang belum disebutkan di sini. Tapi intinya, "Hypergrace" sibuk mendayagunakan dan mengekspresikan apa yang mereka sudah dimiliki di dalam Yesus, sedangkan "Antigrace" sibuk mencari sesuatu yang belum mereka punya.
Kesibukan nampak sama, tetapi dasar/tujuan/motivasi sangat berbeda!
Komentar
Posting Komentar