KESAKSIAN PENULIS PAGI INI RABU 06 APRIL 2022
Saat Penulis Melihat Postingan Ini Di FB
https://www.facebook.com/100075915002312/posts/140670711806762/
Penulis Tiba Tiba Miris Hati & Berdoa Dalam Roh Memohon Belas Kasihan Tuhan Di Nyatakan Atas Seluruh Umat Nya Di Muka Bumi Ini ❗
Setelah Berdoa Dalam Roh Penulis Ingin Deklarasi Kan
Firman Tuhan, Penulis Di Tuntun Roh Kudus Membuka
Alkitab Ratapan 5 : 1 -22
(Dengan Deraian Air Mata Penulis Membacanya)
DOA UNTUK PEMULIHAN
Ratapan 5:1-22 (TB)
Ingatlah, ya TUHAN, apa yang terjadi atas kami, pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami.
Milik pusaka kami beralih kepada orang lain, rumah-rumah kami kepada orang asing.
Kami menjadi anak yatim, tak punya bapa, dan ibu kami seperti janda.
Air kami kami minum dengan membayar, kami mendapat kayu dengan bayaran.
Kami dikejar dekat-dekat, kami lelah, bagi kami tak ada istirahat.
Kami mengulurkan tangan kepada Mesir, dan kepada Asyur untuk menjadi kenyang dengan roti.
Bapak-bapak kami berbuat dosa, mereka tak ada lagi, dan kami yang menanggung kedurjanaan mereka.
Pelayan-pelayan memerintah atas kami; yang melepaskan kami dari tangan mereka tak ada.
Dengan bahaya maut karena serangan pedang di padang gurun, kami harus mengambil makanan kami.
Kulit kami membara laksana perapian, karena nyerinya kelaparan.
Mereka memperkosa wanita-wanita di Sion dan gadis-gadis di kota-kota Yehuda.
Pemimpin-pemimpin digantung oleh tangan mereka, para tua-tua tidak dihormati.
Pemuda-pemuda harus memikul batu kilangan, anak-anak terjatuh karena beratnya pikulan kayu.
Para tua-tua tidak berkumpul lagi di pintu gerbang, para teruna berhenti main kecapi.
Lenyaplah kegirangan hati kami, tari-tarian kami berubah menjadi perkabungan.
Mahkota telah jatuh dari kepala kami. Wahai kami, karena kami telah berbuat dosa!
Karena inilah hati kami sakit, karena inilah mata kami jadi kabur:
karena bukit Sion yang tandus, di mana anjing-anjing hutan berkeliaran.
Engkau, ya TUHAN, bertakhta selama-lamanya, takhta-Mu tetap dari masa ke masa!
Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami demikian lama?
Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala!
Atau, apa Engkau sudah membuang kami sama sekali? Sangat murkakah Engkau terhadap kami?
✍️ NOTE
Ratapan Kelima Ini Berupa Sebuah Doa Yang Dipanjatkan Kepada TUHAN (Pendoa Meminta Belas Kasih TUHAN Serta Pengampunan Dosa)
Is any afflicted? Let him pray; and let him in prayer pour out his complaint to God. The people of God do so here; they complain not of evils feared, but of evils felt. If penitent and patient under what we suffer for the sins of our fathers, we may expect that He who punishes, will return in mercy to us. They acknowledge, Woe unto us that we have sinned! All our woes are owing to our own sin and folly. Though our sins and God's just displeasure cause our sufferings, we may hope in his pardoning mercy, his sanctifying grace, and his kind providence. But the sins of a man's whole life will be punished with vengeance at last, unless he obtains an interest in Him who bare our sins in his own body on the tree.
Komentar
Posting Komentar