CARA UNTUK MENGALAMI PERTUMBUHAN KEROHANIAN
A. DASAR PERTUMBUHAN KEROHANIAN
⭐Pahami Dasar Untuk Pertumbuhan Kerohanian ⭐
Perjalanan spiritual adalah jalan yang panjang dan berliku, ditandai dengan gunung yang harus didaki dan lembah yang harus dilalui.
Perangkap & karunia tersembunyi dan tersebar di seluruh. Setiap pengalaman dalam perjalanan, tinggi atau rendah, akan sangat terasa dalam jiwa.
Dengan Memahami perjalanan & menemukan bantuan otentik adalah kunci untuk berhasil menavigasi jalan masa depan. Temukan bantuan tulus pada mereka yang berpengalaman & kisah kesaksian mereka yang berhasil menavigasi perjalanan kerohanian mereka.
Beruntung mengetahui kesaksian orang lain yang telah mendahului kita, sehingga kita dapat belajar dari pengalaman mereka.
Janet Hagberg dan Robert Guelich memberi kita model untuk memahami perjalanan spiritual dalam bukunya ;
" PERJALANAN KRITIS "
Yang menjabarkan enam tahap perkembangan spiritual yang dapat kita gunakan untuk membimbing kehidupan pribadi saudara sendiri.
๐ฏ️ BERIKUT HAL PENTING SAUDARA KETAHUI ‼️
(1) TIDAK ADA FORMULA
Oleh Karena Itu Model Tidak Menentukan Bagaimana Untuk Maju. Ini Menyediakan Kerangka Kerja Tingkat tinggi untuk membantu menafsirkan pengalaman & pengembangan kami.
(2)PERJALANANNYA JARANG LINIER.
Orang dapat bergerak maju dan mundur atau menemukan diri mereka di lebih dari satu tahap pada satu waktu.
(3) BERSIPAT OPSIONAL
Pertumbuhan dan perkembangan rohani selalu bersifat opsional.
(4) SISTEM TERSEMBUNYI ‼️
Sering kali dibutuhkan krisis untuk mendorong kita keluar dari tahap yang kita rasa nyaman & Sadarilah bahwa selalu ada sistem yang tersembunyi di dalam sebuah masalah yang saudara hadapi ‼️
⭐ BERIKUT ENAM TAHAPAN PERJALANAN SPIRITUAL, MENURUT MODEL HAGBERG & GUELICH ⭐
TAHAP 1: PENGAKUAN TUHAN
Kebangkitan spiritual memicu tahap pertama. Rasa kagum menandainya saat individu menemukan makna yang lebih signifikan dalam hidup. Iman seperti anak kecil lahir, dan rasa tidak bersalah dipulihkan. Tahap 1 terasa seperti bulan madu dengan Tuhan. Iman dibangun melalui simbol dan cerita konkret yang membantu kita mengembangkan rasa yang kuat tentang benar/salah dan penghargaan/hukuman.
Pertumbuhan jarang berhenti di tahap satu kecuali sesuatu yang buruk terjadi pada atau di dalam individu. Keinginan untuk menjadi bagian dari kelompok dan menemukan pemimpin yang kuat untuk diikuti mendorong kami maju ke tahap dua.
TAHAP 2: KEHIDUPAN PEMURIDAN
Tahap kedua dari perjalanan spiritual ditandai dengan belajar dan disiplin. Belajar tentang Tuhan dan berpijak pada keyakinan mendasar, kita cenderung menerima dan berpegang pada interpretasi cerita secara literal. Kepercayaan yang kuat pada keadilan dan timbal balik alam semesta berkembang. Rasa aman berkembang saat kita menemukan makna menjadi bagian dari komunitas dan menemukan jawaban dalam pemimpin, tujuan, atau sistem kepercayaan yang kuat.
Bergerak maju dari tahap dua terjadi secara alami ketika keinginan untuk berkontribusi pada tujuan dan menerima tanggung jawab mulai muncul di dalam. Kita mungkin terjebak dalam tahap ini jika kita adalah bagian dari kelompok yang sangat kaku dengan mentalitas "kita versus mereka". Berpindah komunitas atau kelompok spiritual dapat menyebabkan orang terjebak di sini juga.
TAHAP 3: KEHIDUPAN PRODUKTIF
Tahap ketiga ditandai dengan melakukan hal-hal untuk Tuhan. Memahami karunia rohani kita, kita melangkah keluar, menggunakan iman kita, dan belajar untuk melayani. Kami mengembangkan identitas dalam kelompok. Akibatnya, kita menyesuaikan diri tanpa bertanya karena ketakutan kita akan penolakan.
Banyak orang tinggal di tahap ini untuk waktu yang sangat lama. Banyak yang tidak pernah pergi. Melampaui tahap tiga biasanya dipicu oleh krisis iman, hilangnya kepastian, atau rasa ditinggalkan oleh Tuhan. Orang-orang yang didorong oleh kinerja, egois, terlalu bersemangat, atau takut kesepian dapat menemukan diri mereka terjebak dalam tahap ini.
TAHAP 4: PERJALANAN KE DALAM
Tahap empat berantakan, di mana kita menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan pola atau jawaban yang diberikan sebelumnya. Ini adalah tahap dekonstruksi. Namun, dengan bimbingan yang tepat dan ketabahan, iman dan Tuhan ditemukan kembali di tengah ketidakpastian.
Dengan hilangnya kepastian, pertanyaan muncul, dan hidup terasa tidak stabil. Terkadang tahap ini tidak terasa seperti pertumbuhan sama sekali. Rasanya seperti akhir. Menemukan diri kita mencari lagi, Tuhan dilepaskan dari kotak tempat kita memiliki dia. Pemahaman kita tentang Tuhan berubah secara radikal.
Jika kita hanya bertanya dan tidak mencari, kita menjadi tidak bergerak dan termakan oleh mencari ke dalam dan terjebak. Keluar dari tahap empat membutuhkan pelepasan ego spiritual dan kebutuhan kita akan kendali. Belajar untuk menyerah kepada Tuhan, dari waktu ke waktu, sangat penting.
* DINDING: EGO KITA BERTEMU TUHAN
Pada titik tertentu di tahap empat, banyak orang akan terbentur tembok ketika ego mereka berhadapan muka dengan Tuhan. Ketakutan, rasa bersalah, dan rasa malu muncul dalam upaya untuk menghentikan gerakan maju, dan kita harus melepaskan ilusi kendali dan belajar untuk percaya kepada Tuhan. Untuk melewati tembok itu, kita harus merasa nyaman dengan pemahaman yang lebih ambigu tentang Tuhan, dan kita harus hidup dalam tingkat penyerahan yang lebih besar. Menekan dinding membutuhkan merangkul ketidaknyamanan, kesadaran, pengampunan, dan penerimaan, mempelajari praktik kesendirian dan refleksi karena kita tidak hanya mendengarkan Tuhan tetapi belajar merasakannya. Doa menjadi lebih tentang mendengarkan daripada berbicara.
Musim dekonstruksi bisa menyakitkan dan berkepanjangan. Gereja institusional tidak diperlengkapi untuk membantu orang melalui fase ini. Itu ada terutama untuk mendukung tiga fase pertama perkembangan spiritual. Tanpa bimbingan yang tepat, beberapa berjalan menjauh dari iman mereka pada saat ini.
Dapatkan bantuan dan terus bergerak! Ini adalah musim untuk menemukan kembali siapa Anda dan siapa Tuhan.
TAHAP 5: PERJALANAN KELUAR
Sedangkan di tahap dua, kita belajar menyerah pada apa yang kita yakini, dan di tahap ketiga, kita mengabdi dari kekuatan kita. Pada tahap lima, kita menyerah pada apa yang tidak kita yakini, dan kita melayani dari kelemahan kita. Memahami bahwa kita tidak sehebat yang kita pikirkan, kita fokus pada orang lain dengan rasa penerimaan Tuhan yang diperbarui.
Terjebak di tahap lima terjadi jika kita kehilangan hubungan dengan masalah praktis dan tersesat dalam menjadi spiritual. Bergerak melampaui tahap lima terjadi saat kita berhenti berjuang dan melepaskan diri untuk tumbuh lebih dalam, melihat Tuhan dalam semua kehidupan, dan menjadi pribadi Tuhan.
TAHAP 6: KEHIDUPAN CINTA
Sangat sedikit orang yang benar-benar mencapai tahap enam karena tahap ini melampaui kita. Tahap ini mencerminkan kehidupan yang dihayati dalam ketaatan total seperti Kristus kepada Allah. Terlepas dari hal-hal dan stres, kami menggunakan kebijaksanaan yang diperoleh dari perjuangan hidup untuk hidup bagi orang lain dengan penuh kasih. Menjalani kehidupan yang terbengkalai, kita dapat menyerahkan apa pun untuk Tuhan - keluarga, pekerjaan, uang, kenyamanan. Tahap ini ditandai dengan keterpisahan yang ekstrem dari dunia dan keterikatan yang kuat dengan Tuhan.
ESฦฆแดษด MIษดISแดฦฆส Cแดฦฆแด
[ Mแดสแดสแดษดษช Iษดแดแดสแด
แดษดแดแดษชษดแดsษช Gแดสแดแดแด ]
๐Konsultasi Keluarga & JODOH
๐Doa (Rahasia Jamin)
๐Doa Kesembuhan
๐Doa Pelepasan
๐Kunjungan orang sakit
๐Ibadah Open House / Office
๐Kedukaan Kematian / Penghiburan
๐Pelayanan Peti Jenazah (24 Jam )
๐Konseling Pra Nikah
๐Ibadah Pemberkatan Nikah
๐ญ APAKAH ANDA SIAP UNTUK SURGA ❓
http://esronministry.blogspot.com/2022/09/apakah-anda-siap-untuk-surga.html
๐จ️ Aแดแด Sแดแดแด Jแดษดษชs ~ Jแดษดษชs Dแดสษช Mแดแดสแดสษช ❓
(1)๐ ๐๐ ๐๐๐ฅ๐ ๐จ๐ก๐ง๐จ๐ ๐ฃ๐ฅ๐ข๐ ๐ข๐ฆ๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐
(2)๐ ๐๐ ๐๐๐ฅ๐ ๐ฆ๐๐๐ง ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐๐
(3)๐ ๐๐ ๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ ๐ข๐ฅ๐๐ก๐ ๐ ๐๐ฆ๐๐๐ก
Dแดแดสแดสแดsษช Kแดแดแดษดแดษดษขแดษด Kแดแดแด Dษช Iษดแด
แดษดแดsษชแด
http://esronministry.blogspot.com/2022/06/deklarasi-kemenangan-bagi-kota-indonesia.html
๐ฃ ๐ฃ๐๐ฅ๐๐๐ง๐๐๐๐ก๐๐๐ ‼️
• MEMBERI DALAM HAL KEUANGAN MERUPAKAN ASPEK PENTING DALAM PELAYANAN YANG TIDAK DAPAT DIABAIKAN & SESUAI KEADAAN MEREKA UNTUK MENDUKUNG & MEMELIHARA PELAYANAN YANG ADA.
• MENAHAN PERSEPULUHAN DISEBUT MENIPU ALLAH
(MALEAKHI 3:8-10 ; IBRANI 7:1-10 )
• JEMAAT TUHAN YANG MENERIMA PENGAJARAN DALAM FIRMAN TETAPI TIDAK MEMBAGI SEGALA SESUATU DENGAN ORANG YANG MEMBERI PENGAJARAN (PENDETA) MAKA ALKITAB MENCATAT KEADAAN ORANG TERSEBUT LEBIH BURUK DARI PADA ORANG FARISI (GALATIA 6:6 )
• FOKUS UTAMA PADA YESUS (KRISTOSENTRIS), YANG MENGAJARKAN UMAT TUHAN UNTUK MENJAUHKAN DIRI DARI KETAMAKAN / KESERAKAHAN.
๐๐ป ๐ ๐๐ฅ๐ ๐๐จ๐๐จ๐ก๐ ๐ฃ๐ฅ๐ข๐ฌ๐๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ง๐จ๐ฆ ๐๐๐ช๐๐ง ๐๐ข๐ & ๐๐๐ก๐๐จ️ ๐ง๐ฅ๐๐ก๐ฆ๐๐๐ฅ ๐๐ก๐ฉ๐๐ฆ๐ง๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก~๐ก๐ฌ๐
๐๐๐ก๐ ๐๐๐ : 5790 4086 42
๐/๐ก : ๐๐ฆ๐ฅ๐ข๐ก.๐ฃ
๐๐๐ก๐ ๐๐๐ : 1392-3149-576
๐/๐ก : ๐๐ข๐๐ฌ ๐ฆ๐ฃ๐๐ฅ๐๐ง
๐๐ข๐ก๐๐๐ฅ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐ก๐ฉ๐๐ฆ๐ง๐๐ฆ๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐๐๐ก๐ก๐ฌ๐:
VIA WA : 0851-0060-9654
(Sekretariat Gereja )
๐ Atas Partisipasi, Kebaikan & Doa Dari Bapak/Ibu, Kami Ucapkan Terimakasih.
๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐
[Gแดสแดแดแด Jแดแด
แดส Mแดสแดสแดษดษช Kแดษดsแดสษชษดษข Pสษชสแดแด
ษช Pแดแดแดสษชสแดษด Cษชแดสแด Dษชสษช Pแดษชษดแด Uแดแดแดแด Uษดแดแดแด Bแดสแดแดแดสแดส Dแดสแดแด Kแดสแดสแดษดษชแดษด]
Jl. Pulo Mas Barat XII Tuparev 23, RT.4/RW.9, Kayu Putih, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, (13210)
๐M͟A͟P͟S͟ G͟E͟R͟E͟J͟A͟ G͟P͟K͟ H͟O͟L͟Y͟ S͟P͟I͟R͟I͟T͟ E͟S͟R͟O͟N͟ M͟I͟N͟I͟S͟T͟R͟Y͟
https://maps.google.com/?cid=11528244941421831351&entry=gps
H͟A͟L͟A͟M͟A͟N͟ F͟A͟C͟E͟B͟O͟O͟K͟
https://www.facebook.com/gerejaholyspiritesronministry/
(แตหกแตแตหขแต โฑโฟแตโฑแตแต )
☎️ 0818 77 9370
๐ญ 0851 0060 9654
๐ฏ️ 0852 1736 1142
๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐, ๐ต๐๐๐๐๐ข
๐จ️ ๐๐๐
๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐
๐๐๐๐ ๐๐๐ก๐ ๐๐ ๐๐๐ช๐๐ ๐๐ก๐ ⬇️
http://esronministry.blogspot.com/2022/05/blog-post_26.html
๐จ️ ๐๐จ๐ง๐จ๐ ๐๐๐ก๐ง๐จ๐๐ก ๐๐จ๐๐จ๐ ❓
๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐จ๐๐จ๐
( Pdt. Esron Panggabean c. SH , STh , MPd .)
[https://esronministry.blogspot.com/2021/08/blog-post_9.html]
๐ESRON & PARTNER BIRO HUKUM
๐ฆ๐๐๐ฃ ๐ ๐๐ ๐๐๐ก๐ง๐จ ๐(https://maps.app.goo.gl/LXp1ukc1m8BUd8Bm8)
Komentar
Posting Komentar