I. LATAR BELAKANG SEJARAH PHILADELPHIA‼️
Dalam Kehidupan Nyata Situasi Philadelphia saat ini , Begitu Mencekam , karena Philadelphia yang Pernah Menjadi Ibu Kota Amerika Sebelum Washington Dc, telah mengalami
(1) Suasana Yang Mengerikan Karena Beberapa Penghuninya Bertingkah aneh seperti zombie karena sejumlah warga telah dirasuki.
(2) Philadelphia adalah kota terbesar di Pennsylvania, Amerika Serikat.
(3) Philadelphia adalah salah satu kota yang paling terpukul oleh masalah opioid. Pada 2019, kota ini mencatat 1.150 kematian akibat overdosis obat.
(4) Upaya Pemerintah Daerah Untuk Mengurangi Warganya Yang Terlantar Di Jalanan Adalah Dengan Menyediakan Shelter Atau Tempat Penampungan Khusus Bagi Pecandu Narkoba, tapi ternyata para pecandu masih memiliki kewarasan walau cuma 1% sehingga enggan tinggal di shelter yang disediakan pemerintah daerah, dan memilih mendirikan tenda di pinggir jalan ; Hal ini membuat kawasan Kensington terlihat kumuh.
(5) Kensington adalah pasar narkotika heroin terbesar di East Coast.
Kota narkoba ini Sedang Mengalami Krisis Opioid
(7) Philadelphia memiliki julukan atau Lambang Amerika Serikat sebagai kota yang ditinggalkan.
(8) Philadelphia area free buat dosa ; karena tidak ada polisi , polisi hanya akan datang jika terjadi sejumlah besar kematian .
(9) Philadelphia adalah sarang narkoba kekacauan dan kejahatan.
(10) Di Philadelphia ada mal grosir heroin, di mana Anda bisa membeli heroin murah ;
(11) Di Philadelphia Pecandu Di Sini Yang Telah Menjadi Atm Untuk Pengedar Narkoba, Hal ini akibat dari longgarnya kebijakan pemerintah Amerika Serikat sehingga melonggarkan hal anti narkoba.
(12) Mereka Yang Kecanduan Dibiarkan Berjuang Sendiri, Bukankah Jika Tidak Ada Intervensi Yang Kuat, Tempat Seperti Itu Hanya Akan Terus Diwariskan Dan Berkembang, Dan Menjadi Bumerang Bagi Bangsanya Sendiri.
B.KISAH SEJARAH DI JERMAN ‼️
Ketika Allah Terpisah Dari Pemerintah, Penghakiman Mengikuti
Hitler memang Tidak Melarang Orang Menghadiri Gereja. Tapi Hitler Seorang Katolik murtad, Telah Lama Meninggalkan Imannya, Awalnya dia memerintah bermu bermuda ut manis ; berkata Tidak Keberatan Jika Orang Lain Terus Menghadiri Gereja Selama Itu Tidak Mempengaruhi Cara Hidup Mereka & Nilai kehidupan Yang Mereka Pegang. !
Bahkan, Dia Secara Eksplisit Mengatakan Bahwa Dia Tidak Akan Mencampuri Doktrin Spesifik Gereja, Selama Gereja Mengajarkan Hal-hal Yang Selaras Dengan Kebaikan Orang Jerman. Dia Menyebut Ini "Kekristenan Yang Positif."
Tapi faktanya .... ?
Pandangan orang orang Kristen sejati yang mengerti kebenaran firman Tuhan Tidak Setuju Dengan Visi Hitler dan ini lah yang menjadi Tantangan Kekristenan Yang Kurang Gigih kala itu , sehingga hati Hitler yang busuk Percaya ; Bahwa Dia Dapat Menghancurkan Oposisi apa apapun pun bentuknya Yang akan Dia Hadapi !
Pada Dasarnya Hitler Melakukan Intimidasi & Mengendalikan para pendeta; karena di jerman Gaji pendeta negara ysng bayar !
Para Pendeta Bergantung Pada kasih karunia pemerintahan jerman sehingga Hitler berkuasa untuk mengolok-olok para pendeta Protestan, dengan mengatakan bahwa mereka adalah anjing yang meringkuk yang akan melakukan perintahnya demi "gaji mereka yang sengsara".
Jadi, sejak awal Hitler berusaha meminggirkan gereja untuk menjamin bahwa tidak ada pengaruh Kristen yang diizinkan untuk menginformasikan kebijakan pemerintah. Ibadah harus menjadi urusan pribadi antara manusia dan Tuhannya; bagaimanapun juga, kebijakan resmi negara harus didasarkan pada prinsip-prinsip humanistik untuk memberikan kebebasan kepada Hitler untuk melakukan apa yang "terbaik" untuk Jerman. Dia mengatakan bahwa gereja-gereja harus "dilarang mencampuri urusan duniawi." Negara harus dibersihkan dari semua keyakinan dan nilai-nilai Kristen.
Karena orang Jerman selama berabad-abad merayakan Natal dan Paskah, Hitler harus menafsirkan ulang maknanya. Kristus mas diubah menjadi festival pagan total; sebenarnya, setidaknya untuk pasukan SS, tanggalnya diubah menjadi 21 Desember, tanggal titik balik matahari musim dingin. Doa sekolah dilarang, dan lagu-lagu Natal serta drama Natal dilarang di sekolah-sekolah; dan pada tahun 1938 bahkan nama Christmas diubah menjadi Yuletide. Salib disingkirkan dari ruang kelas.
Paskah berubah menjadi hari libur yang menandai datangnya musim semi. Jika agama ditoleransi, ia harus disekularisasikan agar sesuai dengan komitmen negara untuk kebaikan yang lebih besar dari kebangkitan Jerman. Sebagian besar gereja tunduk pada arus budaya dan mendukung "Kekristenan Positif" yang sejalan dengan kebijakan pemerintah. Tentu saja, niat sebenarnya Hitler tidak segera terungkap. Segera setelah dia dilantik sebagai kanselir, dia memberikan penghormatan kepada Kekristenan sebagai elemen penting untuk menjaga jiwa rakyat Jerman" dan berjanji untuk menghormati hak-hak gereja. Dia menyatakan ambisinya untuk memiliki "kesepakatan damai antara Gereja dan Negara." Dia menyatakan niatnya untuk meningkatkan hubungannya dengan Paus Pius XII. Dia juga membagikan sebuah gambar dirinya keluar dari pintu gereja untuk menunjukkan bahwa dia memiliki simpati agama.
Dia bersedia memberikan kebebasan kepada gereja-gereja, katanya, "selama mereka tidak melakukan sesuatu yang subversif terhadap negara." Tentu saja di balik janji itu terbentang definisinya sendiri tentang apa yang mungkin subversif. Tetapi janji yang dijaga ini, serta kesepakatan dengan Vatikan yang tampaknya menjamin kebebasan bagi Gereja Katolik, disambut baik. Pasal 24 dari platform partai menuntut, "kebebasan untuk semua denominasi agama di Negara Bagian sejauh mereka tidak membahayakan ... terhadap perasaan moral ras Jerman." Hitler berbicara menyetujui "Kekristenan Positif"-nya yang akan berkontribusi pada perjuangan Jerman. Dia memenangkan beberapa niat baik dengan tampil berdamai; gereja-gereja menyukai penggunaan kata kebebasan dan toleransi. Dia meyakinkan mereka bahwa dia melakukan yang terbaik untuk Jerman. Tentu saja, apa yang "terbaik" akan ditentukan olehnya, bukan oleh gereja-gereja, bukan oleh Alkitab, bahkan oleh hukum alam. Orang
Jerman telah terbiasa dengan doktrin "dua bidang", yang ditafsirkan bahwa Kristus adalah Tuhan atas gereja, tetapi Kaiser (atau Kaisar), menurut cara berbicara, penguasa atas bidang politik. Kesetiaan pada bidang politik adalah tugas yang tinggi dan terhormat seperti kesetiaan seseorang kepada Tuhan. Memang, kesetiaan kepada Tuhan paling baik ditunjukkan dengan kesetiaan kepada Negara. Di dalam gereja Lutheran ada pietistik yang kuat
⭐⭐⭐
Gerakan Yang Menganjurkan Kembalinya Ke Kesalehan Alkitabiah, Penyembahan Tuhan Di Dalam Hati. Untuk Sebagian Besar Orang-orang Ini Menentang Beasiswa Alkitabiah (Terutama Dari Jenis Liberal) Dan Menarik Diri Dari Perdebatan Teologis Intelektual Di Jerman. Mereka Menyaksikan Kasih Karunia Kristus Yang Menyelamatkan Tetapi Percaya Bahwa Misi Gereja Hanya Untuk Memberitakan Kristus. Pietisme, Dengan Penekanannya Pada Pengabdian Pribadi Kepada Kristus, Digunakan Untuk Menyuntikkan Kehidupan Rohani Ke Dalam Gereja Lutheran Arus Utama. Tetapi Dengan Menegaskan Bahwa Iman Mereka Bersifat Pribadi Dan Tidak Boleh Dibawa Ke Ranah Politik, Pietisme Memiliki Pengaruh Yang Kecil Dalam Membendung Gelombang Nazi ; Jadi mereka yang dengan patuh menoleransi ekses rezim Nazi, tetapi hanya terus belajar Alkitab untuk menjaga hati yang hangat, harus dipuji karena melakukannya dengan setengah benar. Tentu saja mereka jauh lebih efektif daripada mereka yang berhenti mempelajari Alkitab mereka dan dengan antusias mendukung rezim tersebut. Orang-orang Kristen yang saleh ini berpikir bahwa jika mereka meninggalkan Hitler sendirian, dia akan meninggalkan mereka sendirian. Tetapi mereka menemukan bahwa itu tidak mungkin. Hitler juga menekan mereka agar anak-anak mereka diindoktrinasi di sekolah-sekolah negeri dan, berkat tekanan budaya, gereja-gereja mereka tidak memperlengkapi anggotanya untuk melawan pelanggaran yang berkembang di sekitar mereka.
⭐⭐⭐
Politik Busuk Hitler Menggunakan Gereja
Sebelum Hitler bergerak untuk menghancurkan gereja, dia memutuskan untuk berdamai dengannya dan menggunakannya untuk tujuannya sendiri. Pada tanggal 21 Maret 1933, ia mengatur tontonan yang mengesankan untuk pembukaan sesi baru Reichstag (Parlemen Jerman) di Ketika Tuhan Terpisah dari Pemerintah, Penghakiman Mengikuti Gereja Garnisun di Potsdam. Dengan kemegahan dan upacara, dia berusaha meyakinkan bangsanya bahwa dia bisa mengikuti jalan konservatif dan mencari harmoni dengan gereja-gereja. Dua hari setelah upacara, Reichstag mengesahkan apa yang disebut Undang-Undang Pengaktifan di mana kekuatan Reichstag dikurangi menjadi papan suara untuk pesta. Mayoritas yang diperlukan untuk mengesahkan RUU tersebut dijamin dengan penangkapan beberapa anggota parlemen oposisi dan ancaman terhadap yang lain. Pada bulan Juli, Hitler memproklamirkan Nazi sebagai satu-satunya partai di Jerman ; Meskipun awalnya berdamai, Hitler kemudian mencoba melenyapkan gereja. Pada akhirnya, dia ingin mengubah gereja secara menyeluruh sehingga setiap sisa-sisa Kekristenan akan dihancurkan. Tidak ada cukup ruang di gereja untuk salib dan swastika. Seperti yang dia sendiri renungkan, "Satu tuhan harus mendominasi yang lain." Mengingat kelemahan gereja, tujuannya tampaknya berada dalam jangkauan, meskipun itu tidak akan semudah yang dia pikirkan.
⭐⭐⭐
Niemoller Bertemu Hitler
Martin Niemoller dan Dietrich Bonhoeffer ; mengumpulkan penentangan terhadap campur tangan Hitler ke dalam urusan gereja. Ketika Hitler mendengar bahwa mungkin ada perpecahan gereja karena beberapa pendeta keberatan dengan agendanya, dia memanggil para pemimpin gereja ke sebuah konferensi pribadi yang dihadiri Niemoller pada 25 Januari 1934. Niemoller dan anggota klerus lainnya berjalan melewatinya. penjaga SS ke Kanselir Reich di Berlin dan segera diantar ke ruang kerja Hitler ; Hitler mulai dengan mencela tamunya, memperlakukan mereka dengan omelan tentang bagaimana dia disalahpahami. "Damai," katanya, hanya itu yang dia inginkan. "Perdamaian antara Gereja dan negara." Dia menyalahkan mereka karena menghalangi dia, menyabotase usahanya untuk mencapainya.
"Kau Membatasi Diri Kepada Gereja. Aku Akan Menguasai Orang Jerman." ⭐⭐ Hitler ⭐⭐
II. Dampak Lingkaran Setan Teretorial Di Philadelphia Membuat
Bangsa Lupa Tuhan Sehingga Yang Terjadi Membuahkan Hasil Dari Dampak Deindustrialisasi Yakni:
(1) Menjadikan daerah tersebut kawasan Lingkaran Setan yang berkuasa di Philadelphia.
(2) Menjadi Kota Terbengkalai karena TUHAN meninggalkan BANGSA Tersebut Sehinhga Tanah Di Negeri Tersebut Dikutuk
(3) Banyak Rakyat Biasa Kehilangan Di Amerika Serikat Kehilangan Pekerjaan
(4 ) Miskin kasih di antara sesama Bangsa Amerika
III. Alasan penulis membagikan ini !
Saat melihat video yang dibagikan Vincent Hullu di Chanel YouTubenya, suasana di kawasan itu terlihat begitu miris ; Banyak orang tergeletak di pinggir jalan karena pengaruh dari kosumsi obat-obatan terlarang (narkoba berupa heroin)
๐ฏ️ Sontak penulis miris hati mrlihat keadaan manusia zaman now , keadaan nya semakin tambah parah, penulis pun langsung bersafaat pada Bapa Roh Kudus untuk segera datang memulih kan kondisi bangsa bangsa yanh tidak mengenal kebenaran !
๐๐ป Penulis masih lebih bersyukur kepada negeri tercinta Indonesia dimana bangsanya , memegang harkat ,toleransi , kepedulian, gotong royong, sehingga jika ada warga yang bermasalah dan perlu dibantu mereka saling peduli seperti video berikut ini !
https://fb.watch/gH9wIEhdTM/rbih
✍️ Bahan Perenungan Bagi Kita Semua ; Ketika Suatu Bangsa Melupakan Tuhan !
Sejarah mendorong kita untuk berbicara, mengambil tindakan percaya kepada Tuhan. Hal ini sangat penting ; bagi kita karena menjelaskan : (1) Kejatuhan Setiap Bangsa; Sehingga Kehilangan Kasih Karunian Tuhan, Awal Dari Kejatuhan Kita Sendiri.
(2) Kekacauan Pemerintahan Bangsa , Ekonomi, Perangkap Hukum, Dan Propaganda Serta Menunjuk Kepada Tuhan Yang Selalu Memiliki Rencana Atas Kehidupan Kita Umatnya
(3) Memperingatkan Kita Tentang Masa Depan Yang Tidak Ingin Kita Lihat.
๐ฏ️Inilah Alasan Mengapa Dunia Menjadi Lebih Baik jika Adanya Pendeta Yang Mendoakan bangsa dan negara serta Keluarga anda ;
Ingat Tuhan mengingatkan kita kepada sejarah alkitab sebagai perenungan diri kita akan masa depan yang tidak ingin kita lihat.
Bukti Dari Perkenanan Tuhan Bagi HambaNya, Banyak Di Kasihi Sesama Warga Kerajaan Surga & Bukti Tanda Dari Kudus dalam diri orang tersebut Aktif ๐️ ! Selalu Peduli Pada Sesamanya & tidak hanya ego pentingkan kebutuhan dirinya sendiri ‼️
๐ GEREJA LOKAL ADALAH :
Komunitas Orang Percaya Yang Berkomitmen Satu Sama Lain Dalam Hubungan Rohani Sejati Yang Dihasilkan Dari Alkitab & Hidup Dengan Setia Satu Sama Lain Dalam Firman, Doa, Persekutuan, & Perjamuan Kudus.
ESฦฆแดษด MIษดISแดฦฆส Cแดฦฆแด
[ Mแดสแดสแดษดษช Iษดแดแดสแด
แดษดแดแดษชษดแดsษช Gแดสแดแดแด ]
๐Konsultasi Keluarga & JODOH
๐Doa (Rahasia Jamin)
๐Doa Kesembuhan
๐Doa Pelepasan
๐Kunjungan orang sakit
๐Ibadah Open House / Office
๐Kedukaan Kematian / Penghiburan
๐Pelayanan Peti Jenazah (24 Jam )
๐Konseling Pra Nikah
๐Ibadah Pemberkatan Nikah
๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐
[Gแดสแดแดแด Jแดแด
แดส Mแดสแดสแดษดษช Kแดษดsแดสษชษดษข Pสษชสแดแด
ษช ]
๐ Pแดแดแดสษชสแดษด Cษชแดสแด Dษชสษช Pแดษดแดษชษดษข Uษดแดแดแด Bแดสแดแดแดสแดส Kแดสแดสแดษดษชแดษด ๐
๐M͟A͟P͟S͟ G͟E͟R͟E͟J͟A͟ G͟P͟K͟ H͟O͟L͟Y͟ S͟P͟I͟R͟I͟T͟ E͟S͟R͟O͟N͟ M͟I͟N͟I͟S͟T͟R͟Y͟
https://maps.google.com/?cid=11528244941421831351&entry=gps
Jl. Pulo Mas Barat XII Tuparev 23, RT.4/RW.9, Kayu Putih, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, (13210)
H͟A͟L͟A͟M͟A͟N͟ F͟A͟C͟E͟B͟O͟O͟K͟
https://www.facebook.com/gerejaholyspiritesronministry/
H͟A͟L͟A͟M͟A͟N͟ INSTAGRAM
@gerejaholyspiritesronministry.
https://www.instagram.com/invites/contact/?i=6u7vpiid378m&utm_content=4sjfkfl
INFO DOA & KONSULTASI
( 24 JAM ๐)
☎️ 0818 77 9370
๐ญ 0851 0060 9654
๐ฏ️ 0852 1736 1142
๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐ต๐๐๐๐๐, ๐ต๐๐๐๐๐ข
๐จ️ ๐๐จ๐ง๐จ๐ ๐๐๐ก๐ง๐จ๐๐ก ๐๐จ๐๐จ๐ ❓
๐๐ฃ๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐จ๐๐จ๐
( Pdt. Esron Panggabean c. SH , STh , MPd .
๐ESRON & PARTNER BIRO HUKUM
๐ฆ๐๐๐ฃ ๐ ๐๐ ๐๐๐ก๐ง๐จ ๐(https://maps.app.goo.gl/LXp1ukc1m8BUd8Bm8)
Komentar
Posting Komentar