D͢A͢F͢T͢A͢R͢ I͢S͢I͢ :
1͢ ME͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ T͢I͢D͢A͢K͢ E͢N͢A͢K͢
2͢ ME͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ H͢A͢R͢U͢S͢ O͢B͢J͢E͢K͢T͢I͢F͢
3͢ M͢E͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ K͢R͢I͢S͢T͢U͢S͢ H͢A͢R͢U͢S͢ S͢I͢A͢P͢ M͢A͢T͢I͢
P̳E̳M̳B̳A̳H̳A̳S̳A̳N̳
APA ITU SAKSI ?
Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar kata "saksi?" Kebanyakan orang mungkin memikirkan seseorang di ruang sidang. Saksi adalah seseorang yang telah melihat sesuatu terjadi dan hadir untuk menceritakan semua yang mereka lihat, dengar, dan alami. Demikian juga sebagai orang Kristen, kita dipanggil untuk menjadi saksi Kristus yang memberikan kesaksian tentang kebenaran yang telah kita alami dan dengar .
1͢ ME͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ T͢I͢D͢A͢K͢ E͢N͢A͢K͢
Kristus berpesan bagi Kita orang Kristen, Umat Percaya Yesus Kristus : "kamu akan menjadi saksi-Ku..." (Kisah para rasul 1:8).
Konteks dari ayat alkitab diatas :
√ Kita ditunjuk untuk bersaksi tentang siapa Kristus &
√ Kita ditunjuk untuk menceritakan tentang apa yang telah DIA Perbuat
Tetapi bersaksi tidak sama dengan berbicara.
Bersaksi terjadi melalui kiprah hidup kita sehari-hari.
Kiprah sebenarnya berarti gerakan tarian cepat namun dengan perhitungan yang cermat dan tepat.
Berkiprah berarti melakukan kegiatan dengan gesit namun dengan berhati-hati & bersungguh-sungguh.
Mungkin sifat-sifat itu yang dimaksud dalam ucapan Kristus, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati"
(Matius 10:16).
✍ N͢O͢T͢E͢D͢
Harapan Penulis Kiranya Lewat Renungan Ini Setiap Kita Orang Kristen Dapat Memahami Bahwa Kehidupan Kita Haruslah Sebagai Suatu Kiprah Bagi Kristus Yesus
K͢E͢S͢A͢K͢S͢I͢A͢N͢ P͢E͢N͢U͢L͢I͢S͢
Saat seorang teman ingin bercerai karena mengalami kekerasan fisik & saat terjadinya hal tersebut, penulis melihat sendiri terjadinya percekcokan itu, Untuk membereskan perkaranya dipengadilan diperlukan saksi, Apakah kita mau menjadi saksinya?
Barangkali Agaknya kita enggan menjadi saksi karena menjadi saksi
itu hal yang banyak mengandung resiko & merepotkan.
Kita harus disumpah, Kita dimintai keterangan untuk menjawab 1001 pertanyaan dari polisi, jaksa, pembela dan juga hakim.
Sedikit salah ucap bisa menimbulkan persoalan, Mungkin ada pihak yang akan marah kepada kita, Atau mungkin ada pihak yang akan mengancam keselamatan kita, Padahal kita tidak berkepentingan apa-apa, Kalau begitu, apa perlunya menjadi saksi?
Lebih baik kita cepat-cepat menghindari supaya jangan diminta menjadi saksi.
Menjadi saksi juga tidak mudah, karena Kita harus ingat apa yang kita lihat, dengar & alami. Setiap hal-ihwal sekecil pun akan ditanya seperti:
(1) Bagaimanakekerasan fisik yang dilakukan ?
(2) Apa keduanya saling Baku hantam ?
(3) Siapa yang lebih dulu melakukan pemukulan ?
(4) Apa penyebab terjadinya pemukulan ?
(5) APA ada tanda tanda kekerasan fisik yang dialami so korban ?
Wah, tentunya penulis jadi pusing memikirkan semua pertanyaan tersebut !
2͢ ME͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ H͢A͢R͢U͢S͢ O͢B͢J͢E͢K͢T͢I͢F͢
Tentunya hal Ini sulit, sebab mau tidak mau setiap orang tidak bisa bebas dari pikiran subjektif , Jika si pelaku itu musuh kita, sedangkan so korban yang alami kekerasan fisik itu sahabat kita, dapatkah kita betul-betul bersikap objektif ?
Melakukan hal yang Sejajar dengan kejadian itu, kita juga cenderung bersikap bias (= berbelok dari garis tempuhan, menyimpang dari yang sebenarnya). Jika sahabat kita itu sama sekali tidak cedera parah saat Alami kekerasan fisik tersebut, sedangkan pelaku malah Alami half yang lebih parah , mungkin kita cenderung membela pihak yang tampak lebih lemah, padahal barangkali justru dialah yang menjadi penyebab terjadinya pertikaian tersebut !
Kalau kesaksian kita tidak objektif dapat membuat kits menjadi merasa ditimpa rasa bersalah , Hati nurani kita mulai berbisik. Gara-gara kesaksianku ada pihak yang dirugikan.
Hal yang Lebih parah lagi jika kemudian hari ternyata kesaksian kita keliru, Lalu bagaimana?
Apa kita akan menarik kembali kesaksian itu ?
Rasanya malu bukan ? Nanti persoalannya akan menjadi lebih runyam.
Nah, kalau menjadi saksi perceraian saja sudah begitu pelik, apalagi menjadi saksi untuk perkara yang lebih besar.
3͢ M͢E͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢A͢K͢S͢I͢ K͢R͢I͢S͢T͢U͢S͢ H͢A͢R͢U͢S͢ S͢I͢A͢P͢ M͢A͢T͢I͢
Menjadi saksi bagi Kristus menyangkut perkara atau urusan yang sangat besar. Kita diangkat menjadi saksi atas hidup & karya Kristus. Tuhan Yesus menegaskan murid- murid-Nya, "... kamu akan menjadi saksi-Ku ..." (Kisah Para Rasul 1:8).
Menjadi saksi bagi Kristus pasti jauh lebih pelik daripada menjadi saksi di ruang pengadilan. Bersaksi untuk Kristus bukan hanya bercerita & berbicara, melainkan memperlihatkan sebuah gaya hidup ; karena tujuannya berbeda. Bersaksi di pengadilan bertujuan meluruskan kebenaran. Namun bersaksi untuk Kristus jauh lebih luas dari itu.
C͢O͢N͢T͢O͢H͢ D͢I͢ A͢L͢K͢I͢T͢A͢B͢
(1) Yohanes bersaksi dengan cara mengarang sejumlah buku dan tujuannya adalah: "... supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan su- paya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama- Nya" (Yoh. 20:31).
PERHATIKAN KEDUA TUJUAN ITU, YAKNI :
(1) Supaya orang menjadi percaya Kristus
(2) Supaya orang memperoleh hidup dalam Kristus atau memperoleh gaya & mutu hidup Kristus.
Yang menjadi Pertanyaan bagi kita ;
(1) Apa itu gaya dan mutu hidup Kristus?
Ada Beragam seperti hidup sederhana, bersahaja, damai, teduh, adil, tidak pilih kasih, memaafkan, jujur, tidak mata duitan, respek pada orang lain dan banyak yang lainnya.
(2) Apakah semua itu bisa terlaksana?
(3) Apakah ada orang yang bergaya hidup seperti itu?
(4) Apakah kita sendiri bergaya hidup begitu?
Tentunya hal ini , semakin pelik bagi kita.
Pokoknya, menjadi saksi untuk Kristus itu tidak mudah dan tidak enak. Risikonya banyak. Kalau menjadi saksi perceraian saja bisa mengakibatkan kita dibenci, dicurigai, diancam & diteror.
Apalagi Menjadi Saksi Bagi Kristus.
Lalu Bagaimana Seharusnya Kits Menyikapi Hal Ini ?
Apakah kita berkata, "Tidak enak! Tidak gampang! Banyak risikonya! Aku mau cepat-cepat kabur saja , Supaya jangan diminta menjadi saksi!" Segampang itu- kah kita melarikan diri dari tanggung jawab sebagai orang Kristen ?
๐ G̳E̳R̳E̳J̳A̳ L̳O̳K̳A̳L̳ A̳D̳A̳L̳A̳H̳ :
๐ Komunitas Orang Percaya Yang Berkomitmen Satu Sama Lain Dalam Hubungan Rohani Sejati Yang Dihasilkan Dari Alkitab &
๐ Hidup Dengan Setia Satu Sama Lain Dalam Firman, Doa, Persekutuan, & Perjamuan Kudus.
๐ G̳E̳R̳E̳J̳A̳ J̳O̳D̳O̳H̳ H̳O̳L̳Y̳ S̳P̳I̳R̳I̳T̳ E̳S̳R̳O̳N̳ M̳I̳N̳I̳S̳T̳R̳Y̳
๐ A͢L͢A͢T͢ P͢E͢R͢P͢A͢N͢J͢A͢N͢G͢A͢N͢ T͢U͢H͢A͢N͢ D͢A͢L͢A͢M͢ P͢E͢R͢J͢O͢D͢O͢H͢A͢N͢ U͢M͢A͢T͢N͢Y͢A͢ A͢G͢A͢R͢ M͢E͢N͢I͢K͢A͢H͢ S͢E͢P͢A͢D͢A͢N͢
๐ D͢I͢B͢U͢T͢U͢H͢K͢A͢N͢ P͢E͢M͢U͢L͢I͢H͢A͢N͢ C͢I͢T͢R͢A͢ D͢I͢R͢I͢ S͢E͢B͢A͢G͢A͢J͢ T͢A͢H͢A͢P͢ A͢W͢A͢L͢ U͢N͢T͢U͢K͢ B͢E͢R͢T͢U͢M͢B͢U͢H͢ D͢A͢L͢A͢M͢ K͢E͢R͢O͢H͢A͢N͢I͢A͢N͢
๐ K͢E͢D͢E͢W͢A͢S͢A͢N͢ R͢O͢H͢A͢N͢I͢ M͢E͢N͢J͢A͢D͢I͢ S͢Y͢A͢R͢A͢T͢ U͢T͢A͢M͢A͢ D͢A͢L͢A͢M͢ P͢E͢R͢N͢I͢K͢A͢H͢A͢N͢ K͢R͢I͢S͢T͢E͢N͢
G̳E̳R̳E̳J̳A̳ J̳O̳D̳O̳H̳ H̳O̳L̳Y̳ S̳P̳I̳R̳I̳T̳ E̳S̳R̳O̳N̳ M̳I̳N̳I̳S̳T̳R̳Y̳
Jl. Pulo Mas Barat XII Tuparev 23, RT.4/RW.9, Kayu Putih, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, (13210)
๐G̳ M̳A̳P̳S̳
https://maps.google.com/?cid=11528244941421831351&entry=gps
F͢O͢L͢L͢O͢W͢ G͢E͢R͢E͢J͢A͢ J͢O͢D͢O͢H͢ E͢S͢R͢O͢N͢ M͢I͢N͢I͢S͢T͢R͢Y͢
Y͢O͢U͢T͢U͢B͢E͢: https://youtube.com/@esronministrychanel2039
B͢L͢O͢G͢: http://gerejajodohholyspiritesronministry.blogspot.com/
F͟A͟C͟E͟B͟O͟O͟K͟: https://www.facebook.com/gerejaholyspiritesronministry
I͢N͢S͢T͢A͢G͢R͢A͢M͢: https://instagram.com/gerejaholyspiritesronministry
I͢N͢F͢O͢ D͢O͢A͢ & K͢O͢N͢S͢E͢L͢I͢N͢G͢ P͢R͢I͢B͢A͢D͢I͢ ( 24 JAM ๐)
Saat Teduh Bersama gerejaholyspiritesronministry
Setiap Jumat Pukul 19.00 WIB
Di YOUTUBE @esronministrychanel
INSTAGRAM LIVE @ gerejaholyspiritesronministry
FACEBOOK gerejaholyspiritesronministry
K͢O͢N͢T͢A͢K͢ S͢E͢K͢R͢E͢T͢A͢R͢I͢A͢T͢ G͢E͢R͢E͢J͢A͢ :
☎️ 0818 77 9370
๐ญ 0851 0060 9654
๐ฏ️ 0852 1736 1142
Komentar
Posting Komentar