Langsung ke konten utama

♥︎ LOVE SEX DATING PART II ♥︎

✦ PENDAHULUAN ✦
Love Sex Dating  Adalah Suatu Hal Yang Sangat Menarik Untuk Dibahas, Dipelajari, Diseminarkan Dan Sekaligus Dipraktekkan (Eit! Tunggu Dulu Bagi Yang Berhak Sesuai Firman Tuhan).

Ketiga Bagian Ini Merupakan Kegiatan Mahkluk Hidup (Manusia), Karena Ketiga Bagian Ini Sudah Melekat Dan Tidak Bisa Terpisahkan Lagi Dari Kegiatan Dan Perilaku Manusia Pada Umumnya. Daripada Ditutup-tutupi Alangkah Bijaksananya Materi Ini Dibuka Secara Umum Dengan Metode-metode Tertentu Yang Bersifat Ilmiah, Dan Alkitabiah. Agar Tidak Menjurus Kearah Penyesatan, Pornografi Dan Kenajisan, Sehingga Sasaran Yang Diinginkan Yaitu Agar Pembicaraan Ini Bersifat Mendidik (Pandagogi) Tercapai, Yang Pada Akhirnya Peserta Mempunyai Pengetahuan Ketiga Materi Tersebut, Bertambah Luas Untuk Bekal Kehidupan Mereka Sebagai Remaja Kristen Mempunyai Rasa Tanggung Jawab Didalamnya Dan Menjadi Alat Kristus.Untuk Itu Penulis Menyajikan Tulisan Ketiga Materi Tersebut Diatas Dalam Prospektif Alkitabiah, Sebab Penulis Juga Adalah Seorang Pendeta. Metode Tulisan Yang Dibuat Diusahakan Secara Menyeluruh (Komprehensif). Yaitu Dalam Bentuk Tinjauan Secara Etimologis (Asal Usul Kata), Teologis (Hubungan Dengan Tuhan), Psikologis (Tingkah Laku Manusia), Dan Eskhatologis (Yang Berhubungan Dalam Kekekalan). Agar Aspek Yang Paling Dasar Dan Yang Paling Dalam Bisa Sama-sama Dipahami Secara Menyeluruh, Tidak Parsial (Separuh-separuh).

Love Secara Etimologis

A. Love Kata Dasar Dari Bahasa Inggris Yang Artinya Cinta, Kasih Sayang ; Vb : Mencintai Dan Mengasihi. Lover : Yang Mencintai. Lovely : Cantik, Patut Dikasihi, Molek. Love Match : Perkawinan Karena Cinta. Love Sich : Sakit Karena Cinta, Sakit Birahi,

B. Dalam Bahasa Yunani / Latin Ada 6 Jenis Cinta :

Jenis Cinta Dan Ciri-cirinya

1.Eros : Cinta Mem Bara
(Passionate Love)

Saling Tertarik Begitu Saling Jumpa

2.Storge : Cinta Karib
(Companionate Love)

Persahabatan Yang Mendalam, Tidak Emosional, Tidak Misterius.

3.Ludus : Cinta Main-main

Mempunyai Lebih Dari Satu Pacar, Dan Mereka Tidak Boleh Saling Jumpa

4.Mania : Cinta Menuntut
(Possesif Love)

Tidak Bisa Tenang Kalau Saya Pikir Pacar Saya Berjalan Dengan Orang Lain

5.Pragma : Pragmatis Love
Tidak Mau Mengambil Resiko, Mencintai Hanya Dengan Suku Yang Sama

6.Agape : Cinta Yang Tidak
Mementingkan Diri Sendiri
Lebih Baik Saya Yang Menderita Daripada Orang Lain Yang Menderita.

Love Secara Teologis
Dalam Alkitab Tercatat 2 Hukum Yang Terutama Yaitu Markus 12:30-31 “kasihilah Tuhan, Allahmu, Dengan Segenap Hatimu Dan Dengan Segenap Jiwamu Dan Dengan Segenap Akal Budimu Dan Dengan Segenap Kekuatanmu. Dan Hukum Yang Kedua Ialah: Kasihilah Sesamamu Manusia Seperti Dirimu Sendiri. Tidak Ada Hukum Lain Yang Lebih Utama Dari Pada Kedua Hukum Ini." Dan Juga Di Matius 7:12 “segala Sesuatu Yang Kamu Kehendaki Supaya Orang Perbuat Kepadamu, Perbuatlah Demikian Juga Kepada Mereka. Itulah Isi Seluruh Hukum Taurat Dan Kitab Para Nabi.”

Membaca Perkataan Firman Allah Ini Berarti Kita Sebagai Manusia Harus Berusaha (Eksploitasi) Apa Yang Ada Didalam Diri Kita Untuk Dikeluarkan Dengan Wujud Ucapan Dan Kelakuan. Sebab Iman Tanpa Perbuatan Hakekatnya Adalah Mati (Yakobus 2:17)

Sesuai Firman Tuhan Dalam 1 Korintus 13:1-7 “sekalipun Aku Dapat Berkata-kata Dengan Semua Bahasa Manusia Dan Bahasa Malaikat, Tetapi Jika Aku Tidak Mempunyai Kasih, Aku Sama Dengan Gong Yang Berkumandang Dan Canang Yang Gemerincing. Sekalipun Aku Mempunyai Karunia Untuk Bernubuat Dan Aku Mengetahui Segala Rahasia Dan Memiliki Seluruh Pengetahuan; Dan Sekalipun Aku Memiliki Iman Yang Sempurna Untuk Memindahkan Gunung, Tetapi Jika Aku Tidak Mempunyai Kasih, Aku Sama Sekali Tidak Berguna. Dan Sekalipun Aku Membagi-bagikan Segala Sesuatu Yang Ada Padaku, Bahkan Menyerahkan Tubuhku Untuk Dibakar, Tetapi Jika Aku Tidak Mempunyai Kasih, Sedikit Pun Tidak Ada Faedahnya Bagiku. Kasih Itu Sabar; Kasih Itu Murah Hati; Ia Tidak Cemburu. Ia Tidak Memegahkan Diri Dan Tidak Sombong. Ia Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan Dan Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri. Ia Tidak Pemarah Dan Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain. Ia Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Tetapi Karena Kebenaran. Ia Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.” Jadi Love Itu Atau Kasih Atau Cinta Sangat Amat Penting.


Ciri Hidup Didalam Kasih Karunia 1 Korintus 15:9-11 “karena Aku Adalah Yang Paling Hina Dari Semua Rasul, Bahkan Tidak Layak Disebut Rasul, Sebab Aku Telah Menganiaya Jemaat Allah. Tetapi Karena Kasih Karunia Allah Aku Adalah Sebagaimana Aku Ada Sekarang, Dan Kasih Karunia Yang Dianugerahkan-nya Kepadaku Tidak Sia-sia. Sebaliknya, Aku Telah Bekerja Lebih Keras Dari Pada Mereka Semua; Tetapi Bukannya Aku, Melainkan Kasih Karunia Allah Yang Menyertai Aku. Sebab Itu, Baik Aku, Maupun Mereka, Demikianlah Kami Mengajar Dan Demikianlah Kamu Menjadi Percaya.”

● Hidup Dalam Kesadaran Diri Terbentuk

● Pertobatan Muncul (Filipi 3:7-8)

● Mengenal Jalan-jalan Tuhan

● Berbalik Dari Kuasa Gelap Kepada Terang Kristus

● Ada Kerendahan Hati

● Percaya Dengan Kekuatan Kristus (Kis. 19:11)

● Kasih Karunia Tidak Membedakan Manusia Satu Dengan Manusia Lainnya

● Kasih Karunia Memampukan Manusia Menerima Kuasa Dan Mujizat. Karena Segala Sesuatu Allah Mau Mengerjakannya (Yoh. 14:14).

● Kasih Karunia Membuat Orang Jahat Menjadi Orang Yang Dibenarkan (Progesif)


Baca : Efesus 4:17 Sebab Itu Kukatakan Dan Kutegaskan Ini Kepadamu Di Dalam Tuhan: Jangan Hidup Lagi Sama Seperti Orang-orang Yang Tidak Mengenal Allah Dengan Pikirannya Yang Sia-sia Dan Pengertiannya Yang Gelap, Jauh Dari Hidup Persekutuan Dengan Allah, Karena Kebodohan Yang Ada Di Dalam Mereka Dan Karena Kedegilan Hati Mereka. Perasaan Mereka Telah Tumpul, Sehingga Mereka Menyerahkan Diri Kepada Hawa Nafsu Dan Mengerjakan Dengan Serakah Segala Macam Kecemaran. Tetapi Kamu Bukan Demikian. Kamu Telah Belajar Mengenal Kristus. Karena Kamu Telah Mendengar Tentang Dia Dan Menerima Pengajaran Di Dalam Dia Menurut Kebenaran Yang Nyata Dalam Yesus, Yaitu Bahwa Kamu, Berhubung Dengan Kehidupan Kamu Yang Dahulu, Harus Menanggalkan Manusia Lama, Yang Menemui Kebinasaannya Oleh Nafsunya Yang Menyesatkan, Supaya Kamu Dibaharui Di Dalam Roh Dan Pikiranmu, Dan Mengenakan Manusia Baru, Yang Telah Diciptakan Menurut Kehendak Allah Di Dalam Kebenaran Dan Kekudusan Yang Sesungguhnya. Karena Itu Buanglah Dusta Dan Berkatalah Benar Seorang Kepada Yang Lain, Karena Kita Adalah Sesama Anggota. Apabila Kamu Menjadi Marah, Janganlah Kamu Berbuat Dosa: Janganlah Matahari Terbenam, Sebelum Padam Amarahmu Dan Janganlah Beri Kesempatan Kepada Iblis. Orang Yang Mencuri, Janganlah Ia Mencuri Lagi, Tetapi Baiklah Ia Bekerja Keras Dan Melakukan Pekerjaan Yang Baik Dengan Tangannya Sendiri, Supaya Ia Dapat Membagikan Sesuatu Kepada Orang Yang Berkekurangan. Janganlah Ada Perkataan Kotor Keluar Dari Mulutmu, Tetapi Pakailah Perkataan Yang Baik Untuk Membangun, Di Mana Perlu, Supaya Mereka Yang Mendengarnya, Beroleh Kasih Karunia. Dan Janganlah Kamu Mendukakan Roh Kudus Allah, Yang Telah Memeteraikan Kamu Menjelang Hari Penyelamatan. Segala Kepahitan, Kegeraman, Kemarahan, Pertikaian Dan Fitnah Hendaklah Dibuang Dari Antara Kamu, Demikian Pula Segala Kejahatan. Tetapi Hendaklah Kamu Ramah Seorang Terhadap Yang Lain, Penuh Kasih Mesra Dan Saling Mengampuni, Sebagaimana Allah Di Dalam Kristus Telah Mengampuni Kamu.”

Love Secara Psikologis

Love Secara Psikologis Bisa Dijelaskan Demikian, Namanya Manusia Siapapun Dia Butuh Dicintai Dan Mencintai. Sebab Manusia Adalah Mahkluk Sosial, Yang Sangat Membutuhkan Satu Sama Lain. Kalau Diperhatikan Hidup Kita Sebenarnya Secara Permanen Baik Itu Emosional Dan Prilaku Adalah Hasil Dari Percontohan-percontohan Atau Dengan Kata Lain Tiruan-tiruan Atau Jiplakan-jiplakan Dari Sekelilingnya Yang Mana Mereka Hidup Ditengahnya.

Contoh Soal Pada Saat Balita Mereka Mencontoh Kedua Orang Tua Mereka Baik Emosional Maupun Kelakuan Orang Tuanya, Bahkan Dengan Sengaja Diajarkan Dan Diperlihatkan Oleh Orang Tuanya. Beranjak Dewasa Mereka Menyerap Dengan Sendirinya Apa-apa Yang Mereka Terima (Input) Untuk Diserap Ke Dalam Otak Dan Emosinya Sehingga Niscaya Turut Membentuk Prilaku Mereka (Pengaruh Lingkungan)


● Sehinga Kejiwaan Mereka Bagaimana Tergantung Lingkungan Mereka Berada.

● Pada Dasarnya Letupan-letupan Love Membentuk Manusia Untuk Tidak Brutal, Keras Dan Ganas, Sebaliknya Memberikan Damai Sejahtera Dan Sukacita.


Pertanyaannya, Bagaimana Seandainya Tidak Lagi Cinta Kasih Dijiwa Kita, Tidak Bisa Dibayangkan Apa Jadinya. Yang Sudah Pasti Muncul Kengerian-kengerian Bukan.


Love Secara Eskhatologis

“demikianlah Tinggal Ketiga Hal Ini, Yaitu Iman, Pengharapan Dan Kasih, Dan Yang Paling Besar Di Antaranya Ialah Kasih.” (1 Korintus 13:13).


Kasih Mempunyai Sifat Langgeng Dan Kekal Sehingga Keberadaanya Patut Dijunjung Tinggi Sebab Itu Juga Allah Adalah Kasih, Oleh Karena Allah Adalah Kasih Maka Ia Berfirman Dalam Yohanes 3:16 “karena Begitu Besar Kasih Allah Akan Dunia Ini, Sehingga Ia Telah Mengaruniakan Anak-nya Yang Tunggal, Supaya Setiap Orang Yang Percaya Kepada-nya Tidak Binasa, Melainkan Beroleh Hidup Yang Kekal.”


Tidak Bisa Dipungkiri Kasih Dengan Kekekalan Mempunyai Hubungan Yang Simetris, Sangat Erat Dan Tak Terpisahkan. Dengan Demikian Kasih Harus Dimiliki Oleh Setiap Mahkluk Hidup (Manusia Satu Dengan Yang Lainnya) Sebab Yang Tidak Memelihara Kasih Adalah Iblis. Yohanes 10:10 “pencuri Datang Hanya Untuk Mencuri Dan Membunuh Dan Membinasakan; Aku Datang, Supaya Mereka Mempunyai Hidup, Dan Mempunyainya Dalam Segala Kelimpahan.”


Untuk Itu Kita Jangan Ragu Untuk Memiliki Kasih Mempraktekkannya Dan Mempertahankannya Walaupun Ada Rintangan Yang Kita Hadapi. Seperti Sebuah Lilin, Oleh Karena Dirinya Cinta Akan Terang Ia Rela Habis Terbakar.

Mazmur 69:10 “sebab Cinta Untuk Rumah-mu Menghanguskan Aku, Dan Kata-kata Yang Mencela Engkau Telah Menimpa Aku.”

Love Yang Menyimpang

● Cinta Akan Uang Merusak Segalanya

● Cemburu Buta

● Cinta Yang Ekstrim

● Putus Cinta

● Cinta Membara

● Cinta Yang Tidak Proposional (Percampur Adukan)

● Cinta Palsu


Sex Secara Etimologis

Sex Dalam Bahasa Inggris Berarti Kelamin, Yaitu Perempuan Dan Laki-laki. Sexual Artinya Hubungan Jenis Kelamin (Pria-wanita).


Sex Secara Teologis

Alkitab Tidak Menuliskan Teori-teori Illahi Tentang Sexualitas. Karena Alkitab Tidak Menganjurkan Perbuatan Daging Untuk Dieksploitasi Atau Dikembangkan Lebih Lanjut Yang Notabene Pada Akhirnya Akan Memunculkan Suatu Dosa. Akan Tetapi Justru Alkitab Berbicara Soal Sexualitas Lebih Intensif Lagi Ke Arah Yang Tuhan Inginkan Yaitu :


● Pernikahan (Untuk Mengendalikan Dorongan Sexual)

● Kristus Berhubungan Dengan Jemaat (Gereja) Efesus Dan Kolose

● Kesucian Dan Kekudusan (1 Tesalonika 4:1-7) “akhirnya, Saudara-saudara, Kami Minta Dan Nasihatkan Kamu Dalam Tuhan Yesus: Kamu Telah Mendengar Dari Kami Bagaimana Kamu Harus Hidup Supaya Berkenan Kepada Allah. Hal Itu Memang Telah Kamu Turuti, Tetapi Baiklah Kamu Melakukannya Lebih Bersungguh-sungguh Lagi. Kamu Tahu Juga Petunjuk-petunjuk Mana Yang Telah Kami Berikan Kepadamu Atas Nama Tuhan Yesus. Karena Inilah Kehendak Allah: Pengudusanmu, Yaitu Supaya Kamu Menjauhi Percabulan, Supaya Kamu Masing-masing Mengambil Seorang Perempuan Menjadi Isterimu Sendiri Dan Hidup Di Dalam Pengudusan Dan Penghormatan, Bukan Di Dalam Keinginan Hawa Nafsu, Seperti Yang Dibuat Oleh Orang-orang Yang Tidak Mengenal Allah, Dan Supaya Dalam Hal-hal Ini Orang Jangan Memperlakukan Saudaranya Dengan Tidak Baik Atau Memperdayakannya. Karena Tuhan Adalah Pembalas Dari Semuanya Ini, Seperti Yang Telah Kami Katakan Dan Tegaskan Dahulu Kepadamu. Allah Memanggil Kita Bukan Untuk Melakukan Apa Yang Cemar, Melainkan Apa Yang Kudus.”

● Berketurunan (Prokreasi) Kejadian 1:28 “allah Memberkati Mereka, Lalu Allah Berfirman Kepada Mereka: "Beranakcuculah Dan Bertambah Banyak; Penuhilah Bumi Dan Taklukkanlah Itu, Berkuasalah Atas Ikan-ikan Di Laut Dan Burung-burung Di Udara Dan Atas Segala Binatang Yang Merayap Di Bumi."


Alkitab Menjelaskan Secara Prespektif Bahwa Manusia Dengan Kehidupannya Harus Dipandang Secara Keseluruhan Agar Kita Mempertajam Nilai-nilai Untuk Menuju Sasaran Kita (Progesif). Sesungguhnya Manusia Mempunyai Tubuh, Jiwa Dan Roh. Untuk Mengetahui Pesan Sebenarnya Dalam Alkitab Mengenai Sexualitas, Kita Melihat Bagaimana Sexualitas Kita Dan Kehidupan Sexualitas Kita Harus Dalam Kerangka Injil.


Dengan Demikian Kita Mempunyai Posisi Mengetahui Batasan-batasan Yang Utuh Didalam Kebebasan Dan Kebebasan Didalam Batasan-batasan Yang Ada Dari Kehidupan Sexual Kita Didalam Kristus. 1 Timotius 4:4 “karena Semua Yang Diciptakan Allah Itu Baik Dan Suatu Pun Tidak Ada Yang Haram, Jika Diterima Dengan Ucapan Syukur.” Dengan Nats Ini Artinya Kita Mencintai Yang Manusiawi Dan Membenci Yang Dari Dosa Dan Kejahatan. Agar Kita Mengembangkan Dan Mengetahui Suatu Persepsi Yang Baik, Mana Yang Berasal Dari Tuhan Dan Mana Yang Berasal Dari Si Jahat.

Sex Secara Psikologis


Sigmund Freud Adalah Seorang Pakar Psikologis Yang Mengatakan Bahwa Manusia Itu Sama Dengan Sifat Binatang. Suatu Pernyataan Yang Kasar Bukan. Tetapi Dengan Pernyataan Seperti Itu Kita Jangan Terburu-buru Tersinggung Dan Marah. Karena Pernyataan Itu Berdasarkan Pada Penelitiannya Yang Lama Dan Mendalam.


Kalau Sexualitas Hanya Dipandang Dari Suatu Hasrat Kedagingan Untuk Dibagikan Atau Diberika Berdasarkan Sifat-sifat Hewani Pernyataan Freud Benar Adanya.

Sesungguhnya Sexualitas Dalam Manusia Sulit Dikategorikan Karena Ia Menyangkut Hasrat, Nafsu, Keinginan-keinginan, Fantastis-fantastis Yang Begitu Banyak Lagi Pada Tingkat Kebutuhan Manusia Sebagai Mahkluk Yang Mempunyai Kepribadian Di Dunia Ini.

Kalau Sexualitas Kita Diarahkan Kepada Penciptaan (Berproses Keturunan/Pro Creation) Boleh Jadi Perasaan Kita Tentang Hal Itu Merupakan Bagian Dari Perasaan Tuhan Mengenai Apa Yang Dijadikannya. Walaupun Dalam Hasrat Sex Ada Suatu Golakan Atau Lonjakan Seperti Air Mancur Tetapi Tidak Memunculkan Suatu Distorsi Atau Pengurangan Nilai Bahwa Ada Penciptaan Yang Oleh Dosa.


Oleh Sebab Itu Janganlah Pandangan Soal Sex Tersebut Membenamkan Dan Membelenggu Kita Padahal Ada Dorongan-dorongan Yang Tidak Bisa Kita Hindari, Salurkanlah Pada Hal-hal Yang Positif.

Memang Mempertahankan Ciptaan Yang Baik Agar Tetap Terpisah Dari Ciptaan Yang Rusak Karena Dosa Bukanlah Hal Yang Mudah Untuk Itu, Hasrat-hasrat Yang Liar Seperti Hewan Harus Dihentikan Itulah Yang Harus Kita Lakukan.

Sex Secara Eskhatologis

Manusia Mempunyai 3 Dimensi Yaitu Tubuh, Jiwa Dan Roh.

● Tubuh Itu Menggambarkan Mengenai Dirinya (Pribadi)

● Jiwa Itu Menggambarkan Batiniahnya

● Roh Itu Menggambarkan Nafas/Nefes Tuhannya

Melihat Ketiga Bagian Ini Sedemikian Rupa Tindakan Kita Kedepan Apakah Satu Sama Lain Ketiga Dimensi Ini Bisa Berbuat Sewenang-wenang? Jawabnya Adalah Tidak! Karena Sex Menurut Kekristenan Bukannya Sebatas Hubungan Jenis Kelamin, Akan Tetapi Ada Suatu Dimensi Yang Dahsyat Yang Tidak Bisa Kita Lihat Tetapi Patut Kita Percaya. Seperti Kita Tidak Melihat Tuhan Namun Kita Percaya Adanya Tuhan.


● Tubuh Ini Bait Roh Kudus 1 Korintus 6:19 “atau Tidak Tahukah Kamu, Bahwa Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus Yang Diam Di Dalam Kamu, Roh Kudus Yang Kamu Peroleh Dari Allah, Dan Bahwa Kamu Bukan Milik Kamu Sendiri?”

● Memuliakan Allah Sebagai Pribadi 1 Korintus 6:20 “sebab Kamu Telah Dibeli Dan Harganya Telah Lunas Dibayar: Karena Itu Muliakanlah Allah Dengan Tubuhmu!”

● Memberikan Diri Dibakar, Ia Memberikan Dirinya Sendiri Kepada Api 1 Korintus 13:3 “dan Sekalipun Aku Membagi-bagikan Segala Sesuatu Yang Ada Padaku, Bahkan Menyerahkan Tubuhku Untuk Dibakar, Tetapi Jika Aku Tidak Mempunyai Kasih, Sedikit Pun Tidak Ada Faedahnya Bagiku.”

● Mempersembahkan Dirinya Sebagai Ibadah Yang Sejati Kepada Allah Roma 12:1 “karena Itu, Saudara-saudara, Demi Kemurahan Allah Aku Menasihatkan Kamu, Supaya Kamu Mempersembahkan Tubuhmu Sebagai Persembahan Yang Hidup, Yang Kudus Dan Yang Berkenan Kepada Allah: Itu Adalah Ibadahmu Yang Sejati.”

● Hubungan Sexual Melibatkan Dua Orang Dalam Persekutuan Hidup, Itu Adalah Suatu Tindakan Yang Mempersatukan Hidup 1 Korintus 6:12-20 “segala Sesuatu Halal Bagiku, Tetapi Bukan Semuanya Berguna. Segala Sesuatu Halal Bagiku, Tetapi Aku Tidak Membiarkan Diriku Diperhamba Oleh Suatu Apa Pun. Makanan Adalah Untuk Perut Dan Perut Untuk Makanan: Tetapi Kedua-duanya Akan Dibinasakan Allah. Tetapi Tubuh Bukanlah Untuk Percabulan, Melainkan Untuk Tuhan, Dan Tuhan Untuk Tubuh. Allah, Yang Membangkitkan Tuhan, Akan Membangkitkan Kita Juga Oleh Kuasa-nya. Tidak Tahukah Kamu, Bahwa Tubuhmu Adalah Anggota Kristus? Akan Kuambilkah Anggota Kristus Untuk Menyerahkannya Kepada Percabulan? Sekali-kali Tidak! Atau Tidak Tahukah Kamu, Bahwa Siapa Yang Mengikatkan Dirinya Pada Perempuan Cabul, Menjadi Satu Tubuh Dengan Dia? Sebab, Demikianlah Kata Nas: "Keduanya Akan Menjadi Satu Daging." Tetapi Siapa Yang Mengikatkan Dirinya Pada Tuhan, Menjadi Satu Roh Dengan Dia. Jauhkanlah Dirimu Dari Percabulan! Setiap Dosa Lain Yang Dilakukan Manusia, Terjadi Di Luar Dirinya. Tetapi Orang Yang Melakukan Percabulan Berdosa Terhadap Dirinya Sendiri. Atau Tidak Tahukah Kamu, Bahwa Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus Yang Diam Di Dalam Kamu, Roh Kudus Yang Kamu Peroleh Dari Allah, -- Dan Bahwa Kamu Bukan Milik Kamu Sendiri? Sebab Kamu Telah Dibeli Dan Harganya Telah Lunas Dibayar: Karena Itu Muliakanlah Allah Dengan Tubuhmu!” (Matius 5:32; Matius 19:9; 1 Korintus 7:2; Efesus 5:3; 1 Tesalonika 4:5)


Dan Kemudian Kita Melihat Hubungan Sexual Suatu Perbuatan Yang Sangat Berarti Dan Mencari Suatu Kesatuan Yang Hakiki – Kesatuan Pribadi Yang Tidak Terpisahkan, Total, Yang Kita Sebut Pernikahan, Seperti Ada Firman Allah Yang Mengatakan Dalam Roma 8:35-39 Siapakah Yang Akan Memisahkan Kita Dari Kasih Kristus? Penindasan Atau Kesesakan Atau Penganiayaan, Atau Kelaparan Atau Ketelanjangan, Atau Bahaya, Atau Pedang? Seperti Ada Tertulis: "Oleh Karena Engkau Kami Ada Dalam Bahaya Maut Sepanjang Hari, Kami Telah Dianggap Sebagai Domba-domba Sembelihan." Tetapi Dalam Semuanya Itu Kita Lebih Dari Pada Orang-orang Yang Menang, Oleh Dia Yang Telah Mengasihi Kita. Sebab Aku Yakin, Bahwa Baik Maut, Maupun Hidup, Baik Malaikat-malaikat, Maupun Pemerintah-pemerintah, Baik Yang Ada Sekarang, Maupun Yang Akan Datang, Atau Kuasa-kuasa, Baik Yang Di Atas, Maupun Yang Di Bawah, Ataupun Sesuatu Makhluk Lain, Tidak Akan Dapat Memisahkan Kita Dari Kasih Allah, Yang Ada Dalam Kristus Yesus, Tuhan Kita.”


Sex Yang Menyimpang


Segala Sesuatunya Kita Harus Menempatkan Sebisanya Secara Fungsional. Menyimpang Dari Norma-norma Fungsional Adalah Suatu Pelecehan Atau Meremehkan Martabat Dari Fungsi-fungsi Tersebut Yang Dapat Berakibat Menyakitkan.

Demikian Pula Dengan Sex, Apabila Dilakukan Dengan Cara Melanggar Norma-norma Yang Ada Yang Sudah Disepakati Baik Secara Hukum Masyarakat Maupun Hukum Ketuhanan Pada Akhirnya Akan Memunculkan Masalah Besar. Melanggar Hukum Masyarakat :


● Dekandensi Moral (Pesta Pora, Free Sex)

● Keresahan Umum (Homo, Lesbian) Dsb.

● Penyakit-penyakit Yang Dimunculkan : Aids / Hiv, Raja Singa, Penyakit Menular, Kematian.

● Akibat-akibatnya : Anak Haram, Bunuh Diri, Penghancuran Hidup (Masa Depan Dll).

● Melanggar Hukum Tuhan


* Imamat 18:29 “karena Setiap Orang Yang Melakukan Sesuatu Pun Dari Segala Kekejian Itu, Orang Itu Harus Dilenyapkan Dari Tengah-tengah Bangsanya.”

* Wahyu 2:21-23 “dan Aku Telah Memberikan Dia Waktu Untuk Bertobat, Tetapi Ia Tidak Mau Bertobat Dari Zinahnya. Lihatlah, Aku Akan Melemparkan Dia Ke Atas Ranjang Orang Sakit Dan Mereka Yang Berbuat Zinah Dengan Dia Akan Kulemparkan Ke Dalam Kesukaran Besar, Jika Mereka Tidak Bertobat Dari Perbuatan-perbuatan Perempuan Itu. Dan Anak-anaknya Akan Kumatikan Dan Semua Jemaat Akan Mengetahui, Bahwa Akulah Yang Menguji Batin Dan Hati Orang, Dan Bahwa Aku Akan Membalaskan Kepada Kamu Setiap Orang Menurut Perbuatannya.”

* Wahyu 21:8 “tetapi Orang-orang Penakut, Orang-orang Yang Tidak Percaya, Orang-orang Keji, Orang-orang Pembunuh, Orang-orang Sundal, Tukang-tukang Sihir, Penyembah-penyembah Berhala Dan Semua Pendusta, Mereka Akan Mendapat Bagian Mereka Di Dalam Lautan Yang Menyala-nyala Oleh Api Dan Belerang; Inilah Kematian Yang Kedua."


Dating Secara Teologis

Kita Harus Menyadari Hidup Kita Milik Tuhan, Dan Tuhan Mempunyai Rencana Untuk Kita Semua. Untuk Itu Dalam Setiap Mengambil Keputusan Jangan Lupa Sertakan Tuhan, Termasuk Dalam Bergaul, Pacaran, Dan Pernikahan.

Berpacaran Adalah Awal Dan Juga Suatu Penentuan Bagi Seorang Remaja Untuk Mengenal Dan Kemudian Mendapatkan Jodoh Untuk Hidup Bersamanya Sebagai Pasangan Suami Istri Dikemudian Hari.


Apabila Seorang Remaja Mempunyai Konsep Ke Tuhanan Yang Miskin Sungguh Amat Berbahaya Bagi Kelanjutan Hidupnya Kelak, Sebab Bukan Tidak Mungkin Ia Akan Salah Dalam Memilih Pasangan Hidupnya Yang Pada Akhirnya Beresiko, Sengsara Seumur Hidup, Menyedihkan Bukan.

Dalam Alkitab Ada Bimbingan Bagi Remaja Bagaimana Harus Mengikuti Kehendak Tuhan Sebagai Berikut :


● 2 Korintus 6:14-15 “janganlah Kamu Merupakan Pasangan Yang Tidak Seimbang Dengan Orang-orang Yang Tak Percaya. Sebab Persamaan Apakah Terdapat Antara Kebenaran Dan Kedurhakaan? Atau Bagaimanakah Terang Dapat Bersatu Dengan Gelap? Persamaan Apakah Yang Terdapat Antara Kristus Dan Belial? Apakah Bagian Bersama Orang-orang Percaya Dengan Orang-orang Tak Percaya?”

● 1 Korintus 7:33-34 “orang Yang Beristeri Memusatkan Perhatiannya Pada Perkara Duniawi, Bagaimana Ia Dapat Menyenangkan Isterinya, Dan Dengan Demikian Perhatiannya Terbagi-bagi. Perempuan Yang Tidak Bersuami Dan Anak-anak Gadis Memusatkan Perhatian Mereka Pada Perkara Tuhan, Supaya Tubuh Dan Jiwa Mereka Kudus. Tetapi Perempuan Yang Bersuami Memusatkan Perhatiannya Pada Perkara Duniawi, Bagaimana Ia Dapat Menyenangkan Suaminya.”

● Keluaran 34:16 Apabila Engkau Mengambil Anak-anak Perempuan Mereka Menjadi Isteri Anak-anakmu Dan Anak-anak Perempuan Itu Akan Berzinah Dengan Mengikuti Allah Mereka, Maka Mereka Akan Membujuk Juga Anak-anakmu Laki-laki Untuk Berzinah Dengan Mengikuti Allah Mereka.”

● Ulangan 7:26 Dan Janganlah Engkau Membawa Sesuatu Kekejian Masuk Ke Dalam Rumahmu, Sehingga Engkau Pun Ditumpas Seperti Itu; Haruslah Engkau Benar-benar Merasa Jijik Dan Keji Terhadap Hal Itu, Sebab Semuanya Itu Dikhususkan Untuk Dimusnahkan."

● Nehemia 13:26-27 Bukankah Salomo, Raja Israel, Telah Berbuat Dosa Karena Hal Semacam Itu? Walaupun Di Antara Begitu Banyak Bangsa Tidak Ada Seorang Raja Seperti Dia, Yang Dikasihi Allahnya Dan Diangkat Oleh Allah Itu Menjadi Raja Seluruh Israel, Namun Dia Pun Terbawa Ke Dalam Dosa Oleh Perempuan-perempuan Asing Itu. Apakah Orang Harus Mendengar Bahwa Juga Kamu Berbuat Segala Kejahatan Yang Besar Itu, Yakni Berubah Setia Terhadap Allah Kita Karena Memperisteri Perempuan-perempuan Asing?”


Dalam Hal Ini Kalau Dipaksakan Remaja Kristen Berpacaran Dengan Orang Yang Tidak Seiman, Dengar Nasihat Bijak Dari Pendeta D.L Moody “sangat Sukar Orang Yang Suci, Untuk Menarik Ke Atas Orang Yang Berdosa. Tetapi Sangatlah Mudah Orang Suci Untuk Turun Pada Orang Yang Berdosa.” Butuh Kerja Keras Bukan?


Sesungguhnya Remaja Harus Menyadari Benar Bahwa Keinginan Hati (Instink) Mereka Tidak Selamanya Baik Dan Benar Untuk Itu Butuh Bimbingan Tuhan. Modal Awal Yang Baik Dalam Berpacaran Adalah Cari Orang :

● Takut Akan Tuhan / Seiman

● Lihat Kegiatan Gerejanya

● Lihat Tingkah Lakunya Diluar Gereja


Dating Secara Psikologis


Keterikatan Secara Kelakuan, Emosi, Dan Lingkungannya Yang Tak Terpisahkan Ada Dalam Diri Manusia. Manusia Adalah Mahkluk Yang Saling Membutuhkan Satu Sama Lain. Manusia Bisa Saling Belajar, Mengasihi, Mencintai, Saling Tolong Menolong, Saling Memberdayakan.


Friendship Adalah Satu Langkah Awal Untuk Menuju Kepada Yang Namanya Pacaran. Sebaiknya Janganlah Terburu-buru Untuk Mengatakan Saya Berpacaran Dengan Si Anu, Sebelum Benar-benar Dipikirkan Dan Dijajaki Secara Matang. Sebab Ada Fase-fase Yang Harus Dijalankan :


● Masing-masing Harus Lebih Dahulu Mengembangkan Identitas (Intelektual, Emosi Yang Dipunyainya)

● Masing-masing Harus Mengembangkan Rasa Sosialnya (Bekerjasama Dengan Yang Lainnya)

● Masing-masing Mengeluarkan Karakter Pribadinya (Akal Budi) Yang Mungkin Perlu Diangkat Kepermukaan (Bakat-bakat Terpendam)


Kegagalan Dengan Fase-fase Tersebut Akan Memunculkan Penolakan Satu Sama Lain Yang Pada Akhirnya Muncul Keputusasaan. Begini Nasib Jadi Bujangan (Koes Plus)

Kalau Proses Diatas Bisa Dilalui Baru Kita Tentukan Untuk Menjadi Pacar. Setelah Itu Menuju Orientasi Saat-saat Berpacaran. Menurut Yakub B Susabda Ada 2 Konsep Berpacaran Yaitu Non Kristen Dan Kristen

Konsep Non-kristen

Motivasi Dari Pergaulan, Pacaran, Pernikahan :

1. Memenuhi Kebutuhan Sexuil Instinct.
2. Mengatasi Loneliness.
3. Mengatasi Sosial Pressure.
4. Mengisi Waktu, Mencari Pengalaman.

Tujuannya :
A. Untuk Mendapatkan “rasa Bahagia”

* Kepuasan Sexuil

* Status Sosial

* Mendapat Penyaluran Kebutuhan-kebutuhan Neurotic (Misal : Minta Terus Dilayani)

* Mendapat Pemenuhan Dari Parental Instinct (Punya Anak-anak, Dsb)

* Mendapat Pemenuhan Dari Kebutuhan Materialistic, Dsb.

B. Untuk Mengatasi “konflik-konflik Batiniah”

* Melarikan Diri Dari Tekanan Rumah Tangga Orang Tua.

* Menyelesaikan Kasus Pregnancy.

* Mengatasi Guilty Feeling Atas Perbuatannya Pada Teman Wanitanya, Dsb.


Konsep Kristen
Motivasi :

1. Proses Pertumbuhan Dan Kematangan
2. Pengenalan Akan Kebenaran Firman Allah.

Tujuannya :

A. Pengucapan Syukur Atas Anugerah Allah Dalam Tuhan Yesus Kristus

B.Memikul Tanggung Jawab Kehidupan Yang Semakin Besar.

Kebahagiaan Dan Kepuasaan Adalah ‘hadiah’ Yang Disediakan Allah Bagi Mereka Yang Mengasihi Allah. (Mat. 6:31-32; Roma 5:6-11) Dan Bukan Tujuan Dari Pacaran Dan Pernikahan.


Kemudian Prosesnya Bagaimana?


1. Subjektif Love & Objektif Love

● Subjek : Manipulasi (Memberi Ada Maunya)

● Objek : Memberi Sesuai Kerelaan Yang Dibutuhkan Si Penerima


2. Envious & Jelaous Love

● Envious : Kedengkian

● Jelaous Love : Menuntut Haknya


3. Romantis & Realistis Love

● Romantis : Sifat Khayalannya Tinggi

● Realistis Love : Lihat Kenyataan


4. Berpusat Pada Aktifitas Dan Dialog

● Aktifitas : Nonton, Jalan-jalan, Ketempat-tempat Rekreasi, Dan Beraktifitas Dosa.

● Dialog : Suatu Interaksi Yang Positif


5. Tujuan Sex & Personal

● Sex : Duniawi (Melampiaskan Kebutuhan Sexualnya)

● Personal : Mengenal Lebih Dalam Pribadinya


Kesimpulan
Love, Sex, Dating Secara Teologis, Psikologis Dan Eskhatologis Tidak Bisa Dipisahkan Satu Dengan Yang Lain. Dari Tinjauan Yang Sudah Dipaparkan Sedemikian Rupa, Penulis Mengharapkan Kaum Remaja Kristen Bertambah Lagi Wawasan Cara Berpikir Dan Bertindak Yang Kemudian Berkomitmen Untuk Menjadi Orang Yang Berguna Di Masyarakat Maupun Di Gereja Dibandingkan Dengan Sebelumnya. Hendaknya Gambaran Yang Utuh Untuk Mempermuliakan Tuhan Sudah Jelas Terlihat Dan Tidak Lagi Samar-samar. Baca Kolose 1:16 “karena Di Dalam Dialah Telah Diciptakan Segala Sesuatu, Yang Ada Di Sorga Dan Yang Ada Di Bumi, Yang Kelihatan Dan Yang Tidak Kelihatan, Baik Singgasana, Maupun Kerajaan, Baik Pemerintah, Maupun Penguasa; Segala Sesuatu Diciptakan Oleh Dia Dan Untuk Dia.”

✦ INGAT 4 T ✦
Tepat Waktu, Tepat Sasaran, Tepat Guna Dan Tepat Tujuan. 
Jangan Buang Waktu!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

♥ ๐Œ๐„๐๐‰๐€๐ƒ๐ˆ ๐Œ๐€๐๐”๐’๐ˆ๐€ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ๐Œ๐„๐๐”๐‘๐”๐“ ๐๐€๐๐ƒ๐€๐๐†๐€๐ ๐€๐‹๐Š๐ˆ๐“๐€๐ ♥

ส€แด‡ษดแดœษดษขแด€ษด ส€แด€ส™แดœ, 21 า“แด‡ส™ส€แดœแด€ส€ษช 2024 | แด€สŸษชษด_แด‡sส€แดษด | 19 แดแด‡ษดษชแด› ส€แด‡แด€แด… ๐Ÿ—ฏ️ Bagaimanakah Caranya Untuk Memiliki Kehidupan Kristen_Yang Produktif ? ๐‘ท๐‘น๐‘ถ๐‘ณ๐‘ถ๐‘ฎ Renungan ini terinspirasi saat penulis sedang komunikasi tentang seorang pelayan Tuhan ( Gembala Umatv) yang seharusnya menjadi teladan bagi manusia tapi malah menjadi biang kerok bagi sesama ! ๐Ÿ—ฏ️ Kenapa Biang Kerok ? ๐Ÿ—จ️ Karena Menerut Penulis Pribadi Manusia yang tidak produktif perusak dimata Tuhan & keluarga serta sesama . Baiklah tidak usah panjang lebar kita akan bahas apa itu produktif & kenapa orang kristen harus produktif, silakan dengar sampai habis Produktivitas adalah topik yang marak dibicarakan hari ini. Begitu banyak artikel dan buku ditulis untuk menolong kita hidup produktif.[1] Produktivitas biasanya dikaitkan dengan kuantitas yang dihasilkan dalam satu kurun waktu tertentu. Makin banyak yang dihasilkan, makin produktif seseorang. Sebagian orang menyamakan hidup yang sibuk dengan bentuk hidup yang pro...

♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥

✦๐‘๐„๐๐”๐๐†๐€๐ ๐‰๐ฎ๐ฆ๐š๐ญ, 30 ๐€๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ฌ 2024.✦ ♥ ๐Ž๐‘๐€๐๐† ๐Š๐‘๐ˆ๐’๐“๐„๐ ๐˜๐€๐๐† ๐๐‘๐Ž๐ƒ๐”๐Š๐“๐ˆ๐… ♥ ๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘ ๐ˆ๐’๐ˆ : 1. Bagaimana Menjadi Orang Kristen Yang Produktif ? 2. Mengapa Kita Perlu Bekerja Untuk Mencari Penghidupan ? 3. Mengapa Kita Perlu Berjuang Untuk Bertahan Hidup ? 4. Apakah Perbuatan Kita Penting Bagi Tuhan ? ๐๐„๐Œ๐๐€๐‡๐€๐’๐€๐ : Dengan produktif, rasa malas dalam jiwa akan tersingkir. Produktif merupakan aktivitas yang bermanfaat untuk mengembangkan diri. Menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk  dapat menjadi lebih baik. Sebab, waktu yang kamu miliki tidak terbuang sia-sia. Selain itu, orang yang produktif cenderung memiliki target dan prioritas yang jelas untuk masa depannya. ๐Ÿ—ฏ️ ๐๐„๐‘๐“๐€๐๐˜๐€๐€๐  1. BAGAIMANA MENJADI ORANG KRISTEN YANG PRODUKTIF ?  Firman Tuhan memerintahkan dalam 2 TESALONIKA 3:10-12 (TSI3.2) 10 karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak b...

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎

♥︎KESEMBUHAN ILAHI♥︎ http://alinesron.blogspot.com/2024/03/kesembuhan-ilahi.html ✦Tersedia Dalam Korban Penebusan YESUS Untuk Semua Orang Yang Percaya✦ FIRMANNYA DALAM ; KELUARAN 15:26 (ILT3)   Lalu berfirmanlah Dia, “Jika engkau mendengarkan dengan sungguh-sungguh suara YAHWEH, Elohimmu, dan engkau melakukan apa yang benar di mata-Nya, engkau memerhatikan perintah-Nya dan menjaga ketetapan-Nya, Aku tidak akan menimpakan ke atasmu semua tulah yang telah Aku timpakan kepada orang Mesir, karena Akulah YAHWEH, yang menyembuhkan kamu.” DAFTAR ISI A. Pendahuluan B. Dari mana datangnya penyakit? C. Maksud dari kesembuhan ilahi D. Dasar alkitabiah untuk kesembuhan ilahi E. langkah-langkah menerima kesembuhan dari Kristus F. Mengapa ada orang yang tidak menerima kesembuhan ilahi G. Penutup A. Pendahuluan Tentang kesembuhan ilahi ini, ada orang yang beranggapan (dari gereja-gereja tertentu) bahwa kesembuhan ilahi hanya terjadi pada masa Tuhan Yesus masih berada di bumi yait...